1
1
0
Level4
Kelapa Gading menyimpan ratusan spot-spot kuliner yang mampu memanjakan para pemburu makanan nikmat. Tidak hanya di jalan Boulevard saja. Apabila kita menelusuri jalan-jalan kecil atau kompleks-kompleks perumahan maka bisa ditemui rumah-rumah makan yang menawarkan hidangan lezat.Menelusuri jalan Summagung III di Kelapa Gading saya bertemu dengan sebuah rumah makan yang "rumahan". Kenapa saya bilang begitu? Ya karena memang rumah makan ini ada di sebuah rumah tinggal yang bagian depannya disulap
Read full review
Kelapa Gading menyimpan ratusan spot-spot kuliner yang mampu memanjakan para pemburu makanan nikmat. Tidak hanya di jalan Boulevard saja. Apabila kita menelusuri jalan-jalan kecil atau kompleks-kompleks perumahan maka bisa ditemui rumah-rumah makan yang menawarkan hidangan lezat.

Menelusuri jalan Summagung III di Kelapa Gading saya bertemu dengan sebuah rumah makan yang "rumahan". Kenapa saya bilang begitu? Ya karena memang rumah makan ini ada di sebuah rumah tinggal yang bagian depannya disulap menjadi rumah makan.
Mengambil nama Rumah de'Dare Lombok, rumah makan ini berani mengajukan diri sebagai rumah makan yang menyajikan kuliner khas Lombok yang mampu membuat lidah anda berdecak. Well. are they up to the challenge? Let's see.
4 views
1 likes
0 comments
Seperti saya katakan tadi, rumah makan ini memang terletak dalam sebuah kompleks perumahan. Jadi mencari area parkir cukup menjadi kesulitan disini. Jalan hanya cukup untuk 2 mobil berlawanan arah, jadi bila openricers mempertimbangkan untuk naik mobil mungkin harus parkir agak jauh sedikit. Lain halnya bila menaiki motor.
Interior rumah makan sendiri tidak bisa dibilang terlalu "wah". Cukup nyaman dan terasa aura "rumahan". Ada beberapa meja dengan kursi-kursi diletakkan di halaman depan rumah untuk pengunjung. Dapurnya sendiri terletak di bagian depan rumah. Agak sedikit mengganggu ketika mereka sedang membakar ayam pesanan pengunjung, karena asapnya cukup tebal dan mengganggu. Bila openricers tidak ingin terganggu, bisa minta untuk dine-in di dalam ruangan rumah. Ada sebuah ruangan di dalam rumah untuk pengunjung yang mungkin tidak ingin makan di area luar.
Pelayannya ada 3 orang, dan cukup sigap. Kebersihan boleh dibilang cukup baik, walaupun ini rumah tinggal tapi tidak terlihat kotor. Ada juga kursi ayun untuk bersanntai sambil menunggu makanan datang.
8 views
1 likes
0 comments
4 views
1 likes
0 comments
11 views
1 likes
0 comments
3 views
1 likes
0 comments
Makanan khas Lombok yang tentu sangat terkenal apalagi kalau bukan Ayam Taliwang. Kenapa namanya Ayam Taliwang? Karena asalnya memang dari Kampung Karang Taliwang di Nusa Tenggara Barat. Makanan ini dulunya adalah makanan kerajaan, dan kini bertransformasi menjadi makanan rakyat.
10 views
1 likes
0 comments
Rumah de'Dare Lombok pun menyajikan Ayam Taliwang, bahkan menyatakan menu tersebut sebagai "superstar" mereka. Let's try.
Ayam Taliwang
16 views
1 likes
0 comments
Ini dia superstarnya. Ayam Taliwang 1 ekor utuh seharga Rp. 44.500.
Kata orang kalau makan Ayam Taliwang yang benar-benar enak hanya yang ada di Lombok, bukan di tempat lain. Jadi apakah Rumah de'Dare Lombok cukup bisa mematahkan mitos tersebut, apalagi dengan meletakkan status "superstar" di menu andalan mereka?
Saya rasa cukup bisa dibilang begitu.
Pakem dari Ayam Taliwang sendiri diikuti dengan baik oleh Rumah de'Dare Lombok. Ayam Taliwang mereka seperti bisa dilihat dibuat dari ayam kampung. Bentuknya tidak terlalu besar, sedang saja, karena untuk Ayam Taliwang memang harus menggunakan ayam yang belum tua, mungkin sekitar umur 3-4 bulan.
Ayamnya sendiri saya pilih dengan cara pengolahan dibakar, bukan digoreng. Bumbu plecingan untuk ayam saya minta sedikit soft dan tidak terlalu pedas, karena saat itu memang saya lagi sariawan

Setelah dicicipi memang enak. Daging ayamnya lembut, dan bumbunya meresap ke dalam daging. Dibakar dengan menggunakan kayu, sehingga memang bumbu lebih meresap dikarenakan waktu pengolahan yang sedikit lebih lama. Rasa pedasnya juga enak, terasa bumbu dari cabai merah dan aroma terasinya pun menggiurkan. Cocok menyandang status superstar.
Sayur Asem
9 views
1 likes
0 comments
Tahu dan Tempe Goreng
13 views
1 likes
0 comments
Nasi Putih
24 views
1 likes
0 comments
Menemani Ayam Taliwang saya pesan Sayur Asem seharga Rp. 7.500, Tahu dan Tempe Goreng Rp. 5.000/2 pcs, dan Nasi Putih seharga Rp. 5.000.
Idealnya teman setia dari Ayam Taliwang adalah Plecing Kangkung. Di Rumah de'Dare Lombok pun bisa didapati Plecing Kangkung seharga Rp. 10.500 tapi sekali lagi keadaan mulut yang menderita sariawan harus membuat saya menahan keinginan mencicipi Plecing Kangkung khas Rumah de'Dare Lombok. Sebagai gantinya saya pesan sayur asem yang "sederhana". Betul, sederhana. Isian dari sayur asem boleh dibilang tidak seramai semestinya. Tidak ada jagung, belimbing sayur, dan kacang panjang. Hanya ada nangka muda, daun melinjo, kacang tanah (sedikit), melinjo (sedikit juga), dan labu siam. Rasanya cukup segar, hanya saja sayangnya disajikan dalam keadaan dingin. Andai disajikan panas tentu lebih menggugah selera.
Tahu dan tempe goreng bisa dibilang tidak ada yang istimewa. Empuk, dan digarami dengan wajar. Sekali lagi sayangnya, disajikan dalam keadaan dingin.
Nasi putih yang saya pesan cukup ramai. Ada beberapa irisan mentimun, dan juga disertai dengan 2 kuah santan yang mirip dengan kuah rendang untuk disiram di atas nasi. Nasinya sendiri cukup pulen sehingga ketika dicampur dengan kuah sampingannya, enak sekali.

Satu lagi sajian khas Lombok yang jangan sampai openricers pesan kalau mampir kesini adalah Sambal Beberuk Terong seharga Rp. 10.500.
Sambal Beberuk Terong
34 views
1 likes
0 comments
Walaupun saya melewatkan plecing kangkung, tapi saya tidak boleh sampai melewatkan beberuk terong ini. Beberuk Terong dan Ayam Taliwang adalah paduan yang sempurna. Ibaratnya mereka adalah duet maut. Bila pesan Ayam Taliwang yang super pedas, maka Beberuk Terong adalah companion istimewa yang pas.
Beberuk terong adalah sambal, atau lalapan, dari terong yang diiris kecil-kecil, diaduk dengan kacang panjang, lalu disiram dengan sambal tomat. Tidak ketinggalan pula diberi jeruk nipis untuk menambah sedikit kadar keasaman. Rasanya super pedas, openricers, dan juga segar. Sebagai cocolan sambal untuk Ayam Taliwang yang sudah pedas, beberuk terong semakin menambah sensasi kepedasan yang dalam hal ini bisa dibilang nikmat di lidah.

Puas menikmati makanan khas Lombok dengan kondisi lidah saya yang cukup terbakar karena kepedasannya, saatnya mencoba minuman baru yang belum lama ini dikeluarkan Rumah de'Dare Lombok. Es Timun namanya. Dibandrol dengan harga Rp. 10.000.
Es Timun
10 views
1 likes
0 comments
Seperti terlihat ini memang terbuat dari mentimun yang diblender dengan dicampur gula. Diblendernya sepertinya tidak halus, meninggalkan biji-biji mentimun yang masih terpotong kasar. Dan sepertinya tidak disaring ampasnya, sehingga memang lebih banyak ampas yang menimbun di dasar gelas, ketimbang sari buahnya sendiri yang dapat saya minum.
Rasanya sendiri manis dan sedikit asam. Sebagai penetralisir kepedasan makanan saya sebelumnya, saya rasa cukup berhasil.

Overall, sebagai penyedia makanan khas Lombok yang memang nelum begitu banyak ada di Jakarta, saya rasa rumah makan ini punya kualitas yang cukup baik, walaupun saya berharap masih bisa ditingkatkan, karena ada ruang-ruang kecil dalam makanan yang butuh perbaikan.
Kekurangannya mungkin hanya di soal lokasi yang tidak berada di tempat strategis, dan juga ketersediaan tempat parkir yang minim. Soal rasa boleh diacungi jempol dan pelayanan juga cukup baik. Harga terbilang sangat bersahabat pula.
Bila berminat mencoba makanan pedas, masakan khas Lombok juaranya, dan Rumah de'Dare Lombok bisa menyediakan itu. So, silakan dicoba, openricers.
Other Info. : Pastikan kalau pesan Ayam Taliwang, pesan yang pedas, dan jangan lupa Beberuk Terongnya.
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Date of Visit
2014-02-02
Dining Method
Dine In
Spending Per Head
Rp50000 (Dinner)
Recommended Dishes
Ayam Taliwang
Sayur Asem
Tahu dan Tempe Goreng
Nasi Putih
Sambal Beberuk Terong
Es Timun
Level2
19
1
2013-09-24 48 views
ini pertama kalinya loh gw nyobain makanan khas lombokMinggu lalu gwdan keluarga maen-maen ke daerah gading, kebetulan gw beli voucher makan di disdus , jd pas banget kemarin itu bisa sekalian nukerin vouchernya…Lumayan agak muter-muter nyari ” rumah de’dare lombok ” berbekal tanya sana sini .. akhirnya ketemu juga, ternyata lokasinya di dalem perumahan … Kalau dari luar, kita melihat sebuah rumah yang dijadikan rumah makan yang cukup kecil. Di Bagian luar ada dua meja tamu , 1 meja model ca
Read full review
ini pertama kalinya loh gw nyobain makanan khas lombok

Minggu lalu gwdan keluarga maen-maen ke daerah gading, kebetulan gw beli voucher makan di disdus , jd pas banget kemarin itu bisa sekalian nukerin vouchernya…

Lumayan agak muter-muter nyari ” rumah de’dare lombok ” berbekal tanya sana sini .. akhirnya ketemu juga, ternyata lokasinya di dalem perumahan … Kalau dari luar, kita melihat sebuah rumah yang dijadikan rumah makan yang cukup kecil. Di Bagian luar ada dua meja tamu , 1 meja model cafe dan ada hanging sofa di luar loh… ponakan gw seneng banget sampe tidur-tiduran di situ berasa kayak rumah sendiri
, tapi ternyata didalamnya masih ada tempat lagi dan lebih nyaman karena ada AC nya. Jadi, buat yang mau makan di tempat, kalau siang hari datangnya lebih baik masuk aja ke dalam biar bisa makan lebih nyaman daripada diluar karena diluar cuma kalo malam hari kayaknya sih lebih enak diluar, karena banyak lampu lampu kelap kelip, hehe apa sihhhh

Begitu kita ber-4 duduk .. seorang pegawai dari Rumah Makan De dare Lombok ini datang menghampiri kita untuk memberikan menunya
Karena kita datang dengan voucher
jadi menu nya sudah ditetapkan , dengan harga idr 75.000 apa aja yang kita dapet ?

- 4 porsi nasi putih

- 4 pcs tahu + sambal kecap

- 1 ekor ayam bakar taliwang

- 1 ekor ayam bakar pelecing

- 1 pelecing kangkung

- 1 sambal beberuk terong

- 2 sayur asam

- 2 rujak

Lumayan banyak ya , tapi belum termasuk minuman …. jadi masing-masing dari kita order :

- jeruk peras dingin idr 10.000

- milo idr 7.500

- es teh tawar idr 2.000

- teh tarik idr 7.500

Yuk mari kita ulas satu persatu…

untuk minumannya.. jeruk perasnya segar, enakkkk… kalau es milonya menurut ponakan saya sih ya enak-enak aja, untuk teh tariknya disajikan dingin dengan es rasanya beda dengan teh tarik yang biasa gw minum, ini terlalu manis

1. Ayam Bakar Taliwang
Ayam taliwang ini ayam kampung pejantan yang umurnya masih muda, karena katanya dagingnya akan lebih empuk, benar juga sih ..pas gw cicip… hmmm tekstur dagingnya lembut, aroma bumbu rempah rempah cukup terasa menyerap sampai ke dalam tulang, tapi agak sedikit asin, ayam yang ini bukan fav gw sih.. hehe… gw lebih suka ayam yang satunya ayam bakar plecing

2. Ayam Bakar Plecingan
ayamnya empuk dan kita request untuk jangan terlalu pedas karena ada anak kecil, ayam yang dibakar sudah dikasih bumbu yang membuat rasa ayamnya jadi sangat gurih dan nikmat , lumayanlahhh …

sambel pendampingnya pedass….

3. sayur asam
sayur asam disajikan hangat, gw ga sempat icip icip karena udah kenyang, cuma kalau kata mertua gw, rasa asamnya kurang nendang


4. Pelecing Kangkung
Pelecing kangkung memang biasanya disajikan dengan ayam taliwang, ini pertama kalinya gw coba pelecing kangkung, agak mirip kayak urap ya ? Plecing Kangkung terdiri dari kangkung yang direbus, dan tambahan sayuran seperti tauge , plus ada tambahan bumbu urap dan kacang tanah goreng, nahh yang merah itu
sambalnya dibuat dari rajikan cabai rawit, garam, terasi, dan tomat , sambelnya ini sambel mentah tapi enak..
kangkungnya warnanya masih hijau terang tapi udah matang ga berasa alot walaupun kita makan sampai ke batangnya

5. sambel beberuk terong
sambel beberuk terong itu terong yg dipotong dadu halus yg dimasak dengan sambel dan terasi, rasanya lumayan… tapi mertua dan ipar kurang suka, kalo gw sih suka-suka aja


6. rujak buah
rujaknya disajikan di piring kecil, buahnya masihh segar cuma sayangnya bumbu rujaknya manis, tidak ada campuran kacang di dalem bumbu rujaknya


well, sekian reviewnya… kesimpulannya untuk voucher senilai 75.000 ya lumayan lah … lumayan kenyang maksudnya…
18 views
1 likes
0 comments
11 views
1 likes
0 comments
13 views
1 likes
0 comments
12 views
1 likes
0 comments
14 views
1 likes
0 comments
39 views
1 likes
0 comments
29 views
1 likes
0 comments
14 views
1 likes
0 comments
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Date of Visit
2013-09-20
Spending Per Head
Rp75000
Recommended Dishes
  • plecing kangkung
  • plecing ayam