6
0
0
Telephone
(021) 3918690
Good For
Big Group
Family Gathering
Opening Hours
Mon - Sun 10:00 - 22:00
Payment Methods
Visa Master Cash / Tunai
Number of Seats
300
Other Info
Alcoholic Drinks
Corkage Fee
Delivery Service
Outdoor Seats
Parking Area
Reservation
Sales Tax
Service Charge
VIP Rooms
Restaurant Website
http://www.tuguhotels.com
Signature Dishes
Iga Bungkus Daun Pandan Little Miriam Martabak Bourekash Pasar Sate Sop Buntut
Review (6)
Level4 2013-11-10
234 views
Tema kali ini adalah Timur Tengah. Nah saat itu saya diajakin makan di restoran timur tengah oleh sepupu saya ini. Merasa tertantang yah tentu saja dikarenakan saya saat itu bosen dengan makanan yang itu itu aja, hehe, intinya pengen suasana yang baru itu. Tibalah kami di Samarra Restaurant.Untuk restorannya sendiri sih yang pasti itu nyaman. Di tempat ini memang enggak terang benderang yah, cenderung agak gelap gitu deh yang pasti. Pelayannya juga cukup prima kok saat melayani pengunjung. Disini juga telah menjaga kebersihannya dengan baik.Bingung itu udah pasti yah mau pilih menu apa. Saat itu juga saya melihat ada chicken curry jadinya saya pesan yang ini aja deh. Toh, saya rasa lidah saya cocok dengan chicken curry ini karena sudah cukup sering makan chicken curry. Jadinya ada pengalaman deh, gak kaget dengan rasanya nanti, hehe. Well, untuk chicken curry di Samarra Restaurant ini porsinya udah cukup besar juga yah. Ayamnya ini gede dengan size yang memuaskan, hehe. Untuk rasanya juga enak. Kuah karinya ini mantap deh. Untuk luarannya ini aja udah menarik. Berwarna kecoklatan cerah gitu. Untuk rasanya yang pasti gurih pedas berbumbu gitu deh. Masuk banget bumbunya ini kepada si ayamnya. Untuk ayamnya ini untung saja empuk yah dagingnya sehingg pas dimakan itu enggak susah sama sekali. Ayamnya ini gurih juga rasanya dan dimakan dengan kuah karinya ini jadi makin asik aja rasanya.Yeah, puas deh makan chicken currynya Samarra Restaurant ini. Rasanya ini mantap dan juga rasa khas timur tengahnya ini cukup terasa di makanannya dan juga di suasana restorannya tentu saja. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
OpenRicers, ini kali pertama saya mencicipi kuliner di Samarra Restaurant. Saya tahu tentang restoran ini dari sebuah majalah wanita. Kebetulan, saya sedang mencari restoran yang menyajikan menu ala Timur Tengah. Jadilah Rabu siang lalu saya mampir kemari. Suasana restoran dari luar kelihatan sepi. Saya masuk dan diajak naik oleh pelayan. Ruangannya temaram karena diterangi oleh lampu bercahaya kuning. Kalau diperhatikan, sepertinya, bagian bawah restoran adalah bar. Berbagai minuman disusun rapi di dalam lemari antik. Beberapa peralatan shisa diletakkan di atas meja bar. Tidak ada pembeli sama sekali. Hanya ada seorang pelayan di balik meja bar. Di lantai atas, sejumlah meja makan tertata rapi. Ada sekitar sepuluh orang pengunjung duduk mengelilingi meja bulat panjang. Dekorasi Samarra Restaurant benar-benar khas Timur Tengah, OpenRicers. Mejanya saja berbentuk unta hehehe. Ornamen-ornamen lain seperti patung laki-laki bersorban atau perempuan berkerudung di sana-sini semakin mendukung nuansa Timur Tengah ini. Di atas meja, peralatan makan tersusun rapi. Serbet merah dibentuk seperti kelopak bunga. Ada yang beda, nih. Peralatan makannya, yakni sendok dan garpu, terbuat dari kuningan asli. Kata pelayannya, sih, peralatan makan ini diimpor khusus dari Thailand. Kalau pesan pun tidak langsung ada. Harus menunggu beberapa bulan. Wow. Saya membaca buku menu panjang berwarna biru dan memesan beberapa menu yang terdengar agak asing di telinga. Saya lagi pengin makan daging kambing. Jadi, menu yang saya pesan serba-kambing, namun yang belum pernah saya coba sebelumnya.Menu pertama adalah Sate Kambing Kapuran Camaram (Semarang). Satu porsi berisi sepuluh tusuk sate. Harganya Rp48.000,00. Sate kambing berbumbu kecap ini ditaburi bawang goreng yang renyah dan gurih. Bagian atasnya dihiasi daun kemangi dan buah jeruk. Rasanya lumayan enak. Daging kambingnya besar-besar dan empuk. Menu disajikan di wadah yang terbuat dari terakota. Unik. Menu kedua adalah Krengsengan Kambing Samarra. Harga satu prosinya Rp68.000,00. Wah, saya tidak menyangka satu porsinya banyak begini. Krengsengan Kambing Samarra kuahnya berasa asam manis. Ada gurihnya juga, sih, soalnya bersantan. Daging kambingnya pipih semua. Tidak ada tulang sama sekali. Empuuuk banget. Love it! Kuahnya dilengkapi potongan tomat, cabai, emping dan baby potatoes. Yang kuning-kuning itu emping ya, OpenRicers. Lidah saya cocok banget sama menu ini. Apalagi daging kambingnya banyak pula. Puas. Kenyaaang. Baidewei, acarnya lain daripada yang lain. Ini memang acar khas Timur Tengah. Isinya paprika merah, parika hijau, dan nenas. Semuanya diiris panjang-panjang. Ada kismis juga. Rasa asamnya beda karena acar ini difermentasi dulu. Segaaarrr. Bikin enggak enek setelah makan daging kambing. Minumannya? Saya pesan Es Campur Air Tebu. Harganya Rp40.000,00. Benar-benar, deh, saya tidak salah pilih minuman ini. Enak banget! Air tebu manis dicemplungi macam-macam potongan buah berbentuk segi empat seperti melon, nenas, pepaya, semangka, dan ada cincau hijau juga. Bagian atasnya dikasih es serut, kemudian disiram markisa. Jadi, biji-biji markisa mempercantik penampilan es serutnya. Setengah potong jeruk nipis juga tidak ketinggalan. Jadi, selain manis, ada rasa asamnya juga. Daun mint disematkan di pinggir gelas. Perfecto! Kapan-kapan saya pengin bikin sendiri di rumah, ah, hihihi. Pengalaman pertama makan di Samarra Restaurant menyenangkan sekali, OpenRicers. Pelayannya rapi dan berseragam. Ramah-ramah semuanya. Tempatnya juga bersih. Tidak heran kalau pernah meraih penghargaan sebagai Indonesia Best Restaurants tahun 2009 versi majalah Indonesia Tatler. Restoran ini terletak di pinggir jalan Kebon Sirih. Mudah dijangkau kendaraan. Kapan-kapan saya pasti ke sini lagi. Soalnya, masih banyak menu yang belum saya coba. Terutama, kuliner daging kambingnya. Yuuuk. [] Haya Aliya Zaki continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2013-01-11
91 views
Samarra Restaurant merupakan restoran khas Timur Tengah. Lokasinya berada di jalan Kebon Sirih Raya no 77 - 79 Menteng. Semuanya ala ala timur tengah deh, mulai dari dekorasi, hiasan dinding, patung dan lukisannya. Rasanya seperti kita lagi berada didunia 1001 malam. Tempatnya kerkesan romantis, cocok buat pasangan yang mau nge-date. Tempat duduknya terdiri dari sofa sofa empuk berwarna merah, kursi kursi kayu dan juga ada tempat lesehan dengan bantal bantal besar yang nyaman.Untuk makanan mereka menyajikan masakan indonesia loh...Pas saya lagi nge date sama pasangan disini, biar tambah romantis dan bisa makan sepiring berdua, kita pesen menu Pasar Sate. Isinya adalah berbagai macam sate, mulai dari sate udang, sate ikan, sate cumi, sate kerang, sate kambing, sate ayam dan sate daging. Penyajiannya cantik, disatu tempat terbuat dari kayu yang seperti tempat bakaran sate. Warna warna dari sate dan aroma sate yang keluar dari berbagai macam jenis satenya sangat menggairahkan dan bikin kita berselera untuk langsung menyantapnya. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2012-08-15
66 views
Restoran timur tengah di jakarta ini emang bisa dibilang belum terlalu terkenal kalo dibandingkan dengan masakan lainnya ya. Padahal restoran2nya itu selalu menyajikan makanan yang enak ditambah dengan citarasa yang sangat kuat. Nah salah satu restoran yang menurut saya patut untuk dicoba tentu adalah si Samarra ini yang sudah cukup lama buka juga.SuasanaUntuk tempatnya sendiri bisa dibilang termasuk sebuah restoran yang sangat timur tengah banget dengan desain yang bener-bener wah loh ya. Terlihat banget kalo restoran ini termasuk sebuah restoran kelas atas. Nuansanya kok agak cocok juga buat tempat pacaran karena agak gelap-gelap gitu ditambah dengan rasa yang sangat nyaman tentunya ya.MakananMungkin agak kurang familiar mengingat makanan yang ada di restoran timur tengah rata-rata tuh namanya aneh ya. Tapi paling aman sih pesan aja chicken curry ga usah repot deh. Warna yang agak kemerahan sudah memperingati saya bahwa makanan ini bakalan terasa pedasss. Yah tapi namanya makanan timur tengah tu biarpun pedas tapi biasanya sih rasanya didominasi oleh rasa rempah-rempah gitu ya. Daging ayamnya sendiri berukuran cukup besar ditambah dengan bumbunya yang tentunya menyerap sampai ke dalam nya. Sangat cocok dimakan dengan nasi briyani yang selalu dipesan sebagai pengganti nasi putih di sini ya. Wah memang kayaknya juru masaknya juga asli dari timur tengah nih. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Suasana :Suasana resto ini bergaya ala timur tengahMulai dari meja, kursi, peralatan makan, hingga ukiran-ukiran yang ada..Sangat terkonsep sekali membuat sensi tersendiri makan d siniā€¦Makanan :A piaos ketupat disajikan dengan peyek, udang rebon, sate serundeng, sayur labu dan ayam,sedangkan once a year lamb gulai bisa di nikmati dengan ketupat dan sambal yang pasti menu ini bikin gw bikin nagih dan pengen nambah..Pelayanan elayanan di sini ok kok.. hehee.. yang pasti pesanan gue cepet loh datangnya.. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)