11
1
0
Telephone
(021) 29380754
Good For
Family Gathering
Opening Hours
Mon - Sun 10:00 - 22:00
Payment Methods
Cash / Tunai
Other Info
Delivery Service
Parking Area
Reservation
Sales Tax
Service Charge
Signature Dishes
Korean Coctail Nun Sungi Ice Kimbab Odeng Yu Cha Cha Tteokppeoki
Review (15)
Level3 2014-08-30
916 views
Mari kita bahas makanan korea lagi disini.Resto Korea rasanya ga lengkap kalau tak menyediakan menu ini. Yup 'Bibimbab' nasi campur nya Korea.Konon katanya menu 'Bibimbab' selalu jadi incaran para k-popers dalam berburu kuliner Korea (karena banyak muncul di serial drama,hehe)Bibimbab , menu khas korea yang dihidangkan dengan hot bowl, berisi nasi, Sayuran, daging dengan saus khas korea dan telur setengah matang sebagai topping nya.Nah sebelum di santap, kita harus aduk aduk secara perlahan namun rata menggunakan sepasang sumpit khas drama Korea yang kerrrennn (you know what, katanya 60 set sumpit hilang tiap harinya , w.e.w)Oia kenapa penyajiannya di hot bowl, selain agar tetap hot si hot bowl nya membantu proses pematangan si telur setengah matang itu. It's completely delicious.Recommended and worth.Then, porsi Bibimbab nya cukup besar jadi jangan pernah dateng ke Seigo dakgalbi sendirian, hampir semua menu berkonsep sharing (makan rame2) , selain harga jadi terasa ringan kalo sharing, bisa bantu photo2 di spot2 lucu yang ada di resto ini.Fyi, kata pemilik resto seigo dakgalbi, si Bibimbab ada rencana akan di konsep bisa home delivery, so bisa experience aduk2 bibimbab sendiri dirumah.Gak sabar kapan launchingnya yaw.Harga : Rp.59.000,- continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level3 2014-08-15
586 views
Korea I'm in love! Untuk review kali ini, #eatandstructure memilih satu tempat makan khas Korea yang unik dan menarik. Konsep tempat makan yang Minimalist dan Modern ini diadopsi langsung dari buah pemikiran akan ide tempat makan yang mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Sehingga artinya apa?! Nah kalian betul, semua jenis hidangan khas Korea yang mereka sajikan disini tentunya adalah 100% Halal loh. Jadi bagi kalian yang tertarik akan hidangan khas Korea dan berpikiran bahwa hidangan Korea selalu menghadirkan jenis hidangan pork saja, kali ini kalian bisa menghapuskan keraguan kalian tersebut dan bergegas mengunjungi tempat makan khas Korea yang satu ini. Tidak hanya nuansa tempat makan yang Minimalist untuk ditawarkan disini, melainkan cita rasa berbagai menu hidangan khas Korea yang sudah diadopsi dengan lidah masyarakat Indonesia juga membuahkan hasil positif dan lezat loh. Jadi sebaiknya anda segera mengunjungi tempat makan khas Korea yang satu ini untuk mencicipi berbagai jenis hidangan asli Korea yang tentunya cukup enak dan lezat. Ohiya, tidak lupa #eatandstructure ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar - besarnya atas undangan ataupun invitation daripada Gathering Open Rice kali ini yang diadakan pada tempat makan khas Korea yang satu ini. This Gathering was awesome guys! And now here is it, a Minimalist and Unique Korean Spot in town called...Seigo Dakgalbi ;) continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Nah Kali ini gw pengen nge review salah satu Restoran Korea yang ada di Jakarta nih. Lebih tepatnya di Tebet Green Lt. UG, Jl. MT Haryono, Tebet. Namanya adalah Seigo Dakgalbi.Hmmm... Kita liat dari namanya, okelah 'Dakgalbi' itu memang bahasa Korea yang artinya Dak dan Galbi yang berarti ayam panggang. Kalo Seigo nya apa ya? Eng ing eng... Ternyata Seigo itu diambil dari kata dalam Bahasa jawa yaitu Sego yang artinya Nasi Dan Seigo dakgalbi ini Halal loh, 100%.Seigo Dakgalbi ini menyediakan makanan-makanan Korea yang 'katanya' sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia. Wow! Let's see apakah benar pernyataan tersebut Dakgalbi Regular (IDR 65K)Nah yang unik disini adalah dakgalbinya dimasakin sama pegawainya loh. Jadi seperti Open kitchen. Ohiya semua alat masak di Seigo Dakgalbi ini asli dari Korea.Untuk rasanya sendiri, Enak! Jujur biasanya gw gak suka saus Dakgalbi yang dihidangkan di resto-resto Korea, tapi Untuk saus dakgalbi di Seigo itu enak dan gw suka. Ayam dan Sayurnya matang dengan sempurna, sausnya pun benar-benar meresap. Reccomend deh apalagi ditambahin keju mozarella! :9Corn Dog (IDR 23K)Corn Dog... Pertama kali denger kan? Gw juga Pas pertama kali makanan ini disebutkan, gw sempet bertanya-tanya 'Corn Dog... Dog?'Well, ternyata nama ini diambil dari nama makanan Hot Dog karena bentuknya yang memang serupa, yaitu Lonjong dengan ditusuk sate. Corn Dog ini terbuat dari kentang yang dipotong-potong kemudian didalamnya terdapat sosis. Yang gw bingung dari makanan ini sih gak ada rasa Jagungnya. Rasanya Not bad dan IMHO Corn Dog ini akan lebih akan terasa lebih enak kalau di cocol ke sambal mungkin ya :9Odeng (IDR 40K)Pertama kali gw liat, Odeng itu seperti kulit sapi yang dibikin sate tapi ternyata terbuat dari tepung ikan dengan kuah. Untuk rasa termasuk enak, ikannya terasa dan kuahnya enak. Hmmm... It's kinda Mpek-mpek taste? KimchiUntuk Kimchi... Uhuk... I'm not a big fan of Kimchi I hate the taste of it, Bukan hanya di Seigo ya, tapi Kimchi dimana pun juga. Jadi gw hanya mencoba sedikit and for me it's enough.Bibimbab (IDR 59K)Here it is! Salah satu yang menarik perhatian 'lidah' gw. Bulgogi nya terdiri dari telur ceplok, daigng sapi, toge, wortel yang dipotong tipis dan sayuran lainnya yang disajikan di dalam Bowl Panas. Siap di aduk? Let's go..Nah yang mengaduk karyawannya lagi loh. Untuk rasa? Uenaaaaak! Campuran dari daging, telur, sayur dan nasinya bener-bener pas, Ditambah aroma panggangan hasil dari panas Bowlnya tersebut. Yes it's a really good meal!Tteokpeoki (IDR 44K)Baca nya gimana ya? Simply call it Tokpoki sih. Ini pertama kalinya gw mencoba Tokpoki. Nah tokpoki ini awalnya gw kira adalah kepiting yang biasanya ada di shabu-shabu, tapi ternyata terbuat dari tepung beras (rasanya sih seperti menggunakan sagu) sehingga jadi kenyal. Well, I'm not really into it.Bogum Dalk (IDR 44K)First try and I amazed with the tase! Enak, banget! Bogum dalk ini adalah potongan daging ayam yang ditumis dengan bumbu khas korea, pedasnya bener-bener enak. I'll try it again for sure!Kimchi Jigae (IDR 55K)Setelah Bogum Dalk, Disajikanlah Kimchi Jigae. Another Kimchi huh? Kimchi Jigae ini berisi kimchi Seigo Palgan dengan slice beef dan tahu sutra. Untuk Tahu sutra dan dagingnya gw suka. Tapi untuk kimchi serta kuahnya, Again I'm not really into it. Kuahnya sendiri terbuat dari kaldu ikan. So buat yang suka kaldu ikan dan kimchi, you might like it Chajang Myeon (IDR 49K)Makanan terakhir yang disajikan adalah Chajang Myeon ini. Chajang Myeon sendiri adalah Mie khas dari Korea yang terbuat dari kacang kedelai Hitam dan daging sapi serta ayam. Cara makannya seperti Spaghetti Bolognaise, yaitu diaduk hingga meraka. Chajang Myeon ini rasanya enak, mie nya kenyal dan dagingnya gurih dengan bubumnya yang terasa khas. Perpaduan yang tepat. You gotta try it! Sekarang kita Review MinumannyaYu Cha Cha (IDR 28K)Yu Cha Cha ini adalah perpaduan sisa jeruk(semacam kulitnya), ditambah dengan madu. Rasanya ada sedikit pait dari kulit jeruknya, tapi manis dari madunya bener-bener menambah rasa dari minuman ini sendiri.Yache Juice (IDR 26K)Yache Juice ini adalah jus campuran dari sayuran. Dan menurut managernya Seigo, buat orang yang gak suka sayuran bisa ketagihan minum ini... Hmmm Apakah benar? Well setelah gw coba memang benar Yache Juice ini enak, gak terlalu berasa loh sayurannya. Jadi buat yang gak suka sayuran, boleh tuh coba Yache Juice.Pat Bing Soo (IDR 38K)Dessert time! Dari penampilannya aja Pat Bing So ini udah menggoda banget loh *lirik topping ice creamnya*. Dan ternyata gak cuma tampilannya aja yang menggoda, tapi rasanya juga menggoyang lidah. Selain ice cream, ada juga potongan strawberry dan kiwi serta red bean dan jelly, gak lupa juga susu coklatnya. That's a perfect fit! A-must-try :9 Ohiya, untuk yang suka komik Korea atau Manhwa, Seigo Dakgalbi punya 5 Ambassador loh! Yaitu kelima karakter yang dapat kalian liat di buku menu serta di tembok area restoran ini (Sst... Karakter ini ide dari ownernya loh)Setelah baca review gw ini, yakin gak mau coba Seigo Dakgalbi? Yuk langsung jalan ke Tebet Green lantai UG, ajak Keluarga, Teman atau saudara kalian. Karena selain menyajikan makanan Korea yang enak dan sudah disesuaikan dengan lidah Indonesia, serta minuman-minumannya yang unik. Suasan Seigo Dakgalbi sendiri juga sangan cozy. Paling cocok untuk kumpul bareng keluarga ataupun teman-teman kalian. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Hi Openricers.Lately I've been writing so much about Asian cuisines. And most of them are Korean cuisines. Well, Korean restaurants are quite plenty in Jakarta, but most of them serve Korean BBQ, right? But this particular Korean restaurant which I visited the other day had a different concept. It also serves affordable Korean street foods. I was pretty anxious hearing this.So without further delay, let me tell you about my exciting visit to Seigo Dakgalbi.The name Seigo Dakgalbi is a derivative from Seigo (which was taken from a Javanese word, "Sego", which means rice) and Dakgalbi (Korean: Dak (chicken) and Galbi (grill))Seigo Dakgalbi is located at Tebet Green Mall. It occupies quite a large space in the UG floor. The concept of the interior is somewhat modern-casual. The main element that dominated the interior is wood. Cheerful colors were also incorporated in the chair's cushions and the hanging paper lanterns. There are also numerous glass windows occupying almost half of the space, so when you come there at night you can see the scenery of the busy street and city lights. It's really cozy inside and certainly comfortable. Here I give you some of the interior pictures I took that day.The service was impeccable. The staffs were friendly and they have excellent knowledge of the restaurant's menu. I personally asked quite a lot of questions to the staffs and I got some satisfying answers.The menus in Seigo Dakgalbi are all halal, they don't contain pork, so you don't have to worry or have any concerns to order your favourite Korean food here. Also, the flavors have been adjusted to the Indonesian palate, so you might find the taste to be friendly here.Now let's check out some of the foods I tried.The main star of the restaurant is the Dakgalbi. Here you can find that the Dakgalbi is available in 2 version (Original and Seafood) and also 2 sizes (regular and large). Let me break it down for youakgalbi Original Regular - Rp. 65.500Dakgalbi Original Large - Rp. 83.500Dakgalbi Seafood Regular - Rp. 82.500Dakgalbi Seafood Large - Rp. 117.500The regular portion could fit for 2-3 persons, while the large could fit for 4-5 persons. So don't be surprised by the price tag because yes this is a sharing menu, so it's quite worth it.The one I tried was the Dakgalbi Original which uses chicken and vegetables. The seafood version has an addition of prawn and squid.When you order the Dakgalbi, the staff will cook it for you on the grill which is available on each table. You are not allowed to cook the Dakgalbi by yourself because it is not cooked correctly there will be raw ingridients left uncooked. So it's best just let the staff or the chef cook it for you. The cooking process itself takes about 7 minutes.After 7 minutes there it was. Voila! Chicken mixed together with gochujang sauce and vegetables such as sweet potatoes, cabbages, potatoes, carrots, and mushrooms. The overall flavor was exquisite. Tasty. Had a bit punch of spiciness, but not overwhelming. It's so savory and nice. Seasoned to perfection.You can also add extra ingridients for the Dakgalbi. The choices are between rice, ramen and cheese. I added Cheese - Rp. 23.000 to the Dakgalbi. The cheese used was mozzarella, which will melt as it is cooked. At first, I thought it might tasted weird, but after I tried it actually it tasted great. The cheese enhanced the flavor, and give a touch of saltiness and boosted up the savoriness of the dish. Excellent!The Seigo Palgam Kimchi - Rp. 8.500 was another side dish you can order. It tasted quite good, although the level of sourness was a bit overpowering the spiciness. The Bibimbab - Rp. 59.000 in Seigo was quite remarkable. Served in a large hotbowl consisting of rice, bibimbab sauce, beef, enokitake (enoki mushroom), bean sprouts, carrots, pumpkins, and pak choi, with a soft boiled sunny side up egg on the top.So the way to eat Bibimbab is to mixed all the ingridients together while it's still hot. What made me amazed was that there's no rice crust I found inside the dish. I personally don't like chewing on hard-crusted rice, so for me it was a good thing that I didn't find any. The overall taste was sweet and savory. It's quite delicious.As you might guess looking from those big chunks of chilli pepper in this dish. Yes, the Bogum Dalk - Rp. 44.000 is pretty spicy. The chicken used for this menu, however, was so tasty and savory. The meat was tender and quite juicy. If you're a fan of spicy foods, you will love this dish. Actually I'm not a big fan of spicy food, but I have to admit liking this dish.The Kimchi Jigae - Rp. 55.000 is actually a fusion between the Seigo Palgam Kimchi with beef and silk tofu. The soup tasted sour and spicy because of the kimchi. The silk tofu was excellent. Chewy and tender, and also very juicy. The level of spiciness was quite mild. Overall it was pretty tasty for my palate.The Chajang Myeon - Rp. 49.000 is a kind of Korean noodle dish topped with a thick sauce made of chunjang (a salty black soybean paste), diced chicken and beef. The original Chajang Myeon (or Jajangmyeon in Korean) uses pork, but since Seigo only serves halal dishes then the pork is substituted by chicken and beef. The taste of the noodle dish was very delicious. I have to say it's my favourite that day. The noodle was cooked beautifully, well done, and not too squishy. The soybean paste was delicious. Perfect thickness. The seasoning was good, nothing was too overwhelming. Do remember to mix the soybean paste with the noodles before starting to eat them.Besides those menus I reviewed earlier, don't forget to try some of the Korean street foods served in Seigo Dakgalbi. I had the chance to tried some of them.Korean Corn Dog - Rp 23.000/pcs. Beef sausage covered in a thick batter with potato fries. The taste was good. It's delicious. The batter was filled with so many slices of potato fries. For my consideration I would love it more if only the batter has more crunchy texture. It could have gone maybe with a little more time in the fryer.Odeng - Rp. 40.500. If you're a fan of Korean movie, you might notice this particular Korean street food. It is made from imported fish flour from Korea, since the specific flour isn't available in Indonesia. The Odeng was served in a bowl of fish stock and accompanied by a small bowl of salty soy sauce as the dipping sauce. The Odeng had a nice chewy and tender texture, no fishy smell and the taste was delicious too. I loved it and couldn't stop chewing it. Yup, it's that good.Tteokpeoki - Rp. 44.000. This is also a very typical Korean street food. It is a chewy-textured rice cake that tasted sweet and spicy. I loved the flavor. The level of spiciness was decent and not too strong. The texture of the rice cake was good, perfect fluffiness. For me, maybe the sauce was a bit too sloppy. It could have gone with more thick sauce.Yeayy! My favourite part of dining must be dessert time. The Pat Bing Soo - Rp. 38.000 is a great option for that. It is a Korean shaved-ice dessert with toppings such as red bean, pearls, vanilla ice cream with chocolate sauce, and slices of strawberries and kiwi fruits.It's so sweet tooth! I am loving this dessert. The shaved-ice was put at the bottom of the glass, so you might find this dessert a bit awkward because you didn't see the shaved-ice. But trust me, it's there. This is so recommended. Do order this if you ever go to Seigo. I'm loving it and I bet you will too.For you who would love to live healthy you might want to try the Yache Juice - Rp. 26.500 as your choice of beverage. It is a juice made from green cabbage, apple, lemon and pineapple. The overall taste was sweet. I couldn't barely feel the taste of the cabbage though. But it had a very strong veggie aroma. Personally I don't really like a drink with that kind of aroma. But the taste is quite decent.The Yu Cha Cha - Rp. 28.000 definitely is my favourite drink. It is one of Korean signature beverages, made from orange peel extract. There are even slices of orange peel inside. It tasted sweet and refreshing. Didn't taste sour at all. For me it's really good and I loved this drink. You can opt to have it hot or cold too.Overall conclusion, this was a very incredible dining experience for me.A great place, with superb service and wonderful food. There's nothing else to say other than this restaurant offers a complete satisfying dining experience.Finding a Korean restaurant sertificated halal is like a bonus. And that's what you'll get here.Prices are fair. Once you've tried the food you'll find that you've paid a good deal of money for good food.So Korean food lovers, why don't you come and have a taste of the food at Seigo Dakgalbi? You might enjoy it. I know I have.Keep on chewing!Jazzy DeeFor more of my culinary journey, visit: http://designerdoyanmakan.blogspot.comTwitter: @jzzydeeInstagram: @jzzydeeQuestions: http://ask.fm/jzzydee continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2014-08-10
269 views
Annyeonghasaeyo Openricers ^_^Kali ini aku berkesempatan kembali untuk mengikuti gathering yang diadakan oleh Openrice, tepatnya di Seigo Dakgalbi. Seigo Dakgalbi sendiri merupakan restoran yang menyajikan masakan Korea. Bagi yang suka dengan K-Pop maupun drama Korea pasti setidaknya pernah melihat makanan Korea itu seperti apa. Sedikit perkenalan tentang Seigo Dakgalbi, restoran ini pertama membuka cabangnya di Tebet Green pada tanggal 3 Februari 2013 dan telah membuka cabang keduanya di Citragran Mall, Cibubur, pada tanggal 7 Desember 2013. Sebenarnya sebelum mengikuti gathering bersama Openrice, udah tahu tentang restoran yang satu ini, tapi karena lokasi yang agak jauh jadi belum ada waktu untuk mengunjungi Seigo Dakgalbi ini. Pas tahu, Openrice mengadakan gathering di sini, langsung excited pengen ikutan. Oh yah untuk teman – teman Muslim yang ingin menikmati makanan Korea, tapi takut ga halal, tenang saja, di Seigo Dakgalbi ini, semua makanannya halal, jadi ga perlu takut buat nyobain yah. Kalau kalian bertanya-tanya, kenapa sih restoran ini dinamai dengan Seigo Dakgalbi, ini aku kasih penjelasan sedikit yah, “Seigo” berasal dari Bahasa Jawa “ Sego” yang mempunyai arti nasi dan “Dakgalbi” berasal dari Bahasa Korea yang terdiri dari kata “Dak” yang mempunyai arti ayam dan “Galbi” yang mempunyai arti panggang atau makanan khas Korea yang sangat popular di Korea, dengan campuran daging ayam dan berbagai macam sayuran dicampurkan dengan bumbu khas sehingga menghasilkan rasa yang sangat enak, pedas, manis dan gurih.Untuk tempatnya sendiri bisa dibilang cukup luas. Penggunaan dinding kaca juga membuat restoran ini terlihat lebih spacious. Di tiap meja tersedia alat untuk memasak dakgalbi. Ada juga tiang bulat (binggung sebutnya apa XP) di situ kita bisa menulis pesan kesan kita di notes dan nantinya ditempelkan di sana. Yang bikin betah di sini juga diputar video idol-idol Korea di LCD Tvnya. Oh yah, semua alat, baik masak maupun makananya, asli dari Korea. Pas waktu gathering pada demen sama sumpitnya.Minuman yang satu ini merupakan minuman sari jeruk yang disajikan beserta kulitnya. Tersedia dalam hot atau iced, tergantung pilihan kita. Rasa minumannya enak, walaupun ada pahit dari kulit jeruknya, tapi ini pahitnya, pahit yang enak. Rasanya juga mengingatkan aku dengan permen lemon favorit aku. Iya, kalau menurut aku rasa lebih mirip lemon. Wajib di coba kalau ke Seigo Dakgalbi yah.Ini merupakan signature dish di Seigo Dakgalbi. Dakgalbi sendiri merupakan makanan khas Korea, Di Korea sendiri terdapat kawasan yang bernama Dakgalbi Street, dimana di sepanjang jalan/kawasan tersebut, kita dapat menjumpai banyak restoran yang khusus hanya menjual menu dakgalbi saja. Dakgalbi ini merupakan makanan yang dimakan bersama, dimasak di depan costumer dan server yang akan bertanggung jawab atas semua proses pemasakan, hingga dakgalbi ini bisa disantap oleh costumer.Di sini kita bisa memesan dakgalbi dengan varian orginial yang tersedia dalam ukuran regular (Rp 65.500) atau large (Rp 83.500). Adapun varian lain yaitu seafood, juga tersedia dalam ukuran regular (Rp 82.500) dan large (Rp 117.500) Dakgalbi ini terdiri dari kol, bawang Bombay, wortel, ubi korea, daun kenip (daun wijen) dan potongan daging ayam yang sudah dimarinasi selama 1 hari. Untuk proses pemasakan dakgalbi ini, ada 4 step yang harus dilakukan. Total waktu yang dibutuhkan untuk memasak dakgalbi adalah 7 menit. Eh aku rada-rada lupa, jadi aku ga tulis deh stepnya, lagian waktu itu di meja masing-masing pasti udah lihat sendiri cara masaknya. Untuk rasa menurut aku lumayan, tapi ga begitu favorit buat aku. Kita juga bisa minta ditambahin nasi, ramyun atau keju di dakgalbi kita.Kimchi ini merupakan salah satu makanan khas Korea banget, biasanya kalau di restoran BBQ Korea akan disajikan sebagai banchan atau side dish. Di Korea sendiri, kalau ga ada kimchi, ibaratnya ga makan, kayak orang Indonesia aja, kalau ga ada sambal, berasa ada yang kurang gitu. Kimchi sendiri merupakan sayuran yang difermentasikan, biasanya menggunakan sawi putih, lobak dan kol yang akan dicampuran dengan saus gochujang atau pasta cabai yang biasa banyak digunakan dalam masakan Korea. Untuk kimchi di sini, kalau menurut aku asamnya kayak ada berasa bawang putihnya dan tidak begitu pedas. Untuk kimchi di sini, dibuat secara homemade dan difermentasi selama 2 hari.Odeng ini merupakan jajanan khas Korea yang bisa kita jumpai di sepanjang jalan (street food). Odeng sendiri terbuat dari ikan, kalau di Seigo Dakgalbi ini, di menunya sih tertulis terbuat dari tepung ikan dan menggunakan kaldu ikan. Odeng ini ditemani oleh saus kecap, rasanya mirip seperti shoyu (kecap asin Jepang) Jangan ketuker sama odennya Jepang yah, kalau odennya Jepang, konsep makanannya sama, menggunakan kuah, hanya saja untuk varian oden Jepang lebih banyak. Untuk rasa sih suka banget sama Odeng di sini, enak banget.Makanan ini adalah sosis sapi yang dibalut tepung dan potongan kentang goreng crispy. Rasanya cukup enak, sayang udah ga begitu crunchy kentang gorengnya dan better ada sausnya deh, biar lebih enak makannya.Tteokpeoki juga merupakan salah satu Korean street food, hampir bisa dipastikan, kita bisa menemukan tteokpeoki di sepanjang jalanan Korea. Tteokpeoki sendiri merupakan rice cake yang dimakan bersama saus pedas manis biasanya terdapat tambahan fish cake, telur dan keju. Tergantung dari cara penyajian si penjual. Tteokpeoki sendiri merupakan favorit aku, dan aku bisa bilang kalau tteokpeoki di sini tuh enak banget, rice cakenya ga plain dan chewy banget, ga susah untuk dikunyah, sausnya juga mengcompliment dengan baik si rice cakenya. Satu yang kurang, kurang banyak XDBibimbap boleh dibilang juga seperti nasi campur Korea. Isinya terdapat nasi dengan berbagai macam topping di atasnya, ada tauge, wortel, sawi hijau, jamur enoki, timun dan beef. Di bagian atasnya ditaruh lagi telur setengah matangdan dilengkapi dengan saus khas Korea. Sebelum disantap bibimbap ini harus diaduk terlebih dahulu agar semua komponen menyatu dengan baik. Selain tteokpeoki, menurut aku bibimbapnya juga juara banget. Enak banget rasanya, bumbunya pas, pokoknya enak deh. Kalau udah enak kayaknya binggung juga mau dikomenin apa lagi. Pokoknya kalau ke Seigo Dakgalbi, wajib banget pesan bibimbapnya. Dan bibimbap ini juga udah dapat pengakuan juga dari Orang Korea aslinya lho, jadi jangan ragu untuk pesan yah.Potongan daging ayam yang ditumis bersama bumbu khas korea dan cabai rawit yang banyak. Aku suka menu yang satu ini, bumbunya meresap dengan baik ke dalam daging ayamnya. Menurut aku ga begitu pedas, pas pertama makan memang tidak terasa pedas, beberapa saat kemudian baru terasa pedasnya, tapi pedasnya ini juga cepat hilang kok. Wajib pesan bagi penyuka pedas.Chajang Myeon, merupakan mi dengan pasta kacang keledai hitam, kalau di Korea sana yang dipakai adalah daging babi, kalau di sini karena mengusung konsep halal, jadinya menggunakan daging ayam dan daging sapi. Sebelum dimakan harus diaduk terlebih dahulu yah, agar mi dan pasta kacang kedelai hitam, tercampur rata. Di Korea, orang – orang yang belum memiliki pacar akan memakan hidangan ini pada black day. Cerita sedikit yah, aslinya chajang myeon ini merupakan makanan dari cina yang bernama zhajianmian dan saus yang dipakai lebih beragam dan biasanya menggunakan daging babi untuk isiannya. Untuk rasanya, chajangmyeon ini enak dan ga terlalu tajam rasa pasta kacang kedelainya. Baru pertama kali juga nyobain chajangmyeon, soalnya takut sama warna pasta kacang kedelai hitamnya yang pekat banget, takut ga cocok di lidah. Tapi, di sini enak dan cocok di taste aku.Makanan ini berupa sup pedas, yang terdapat kimchi, tahu putih, daun bawang dan beef. Untuk rasa menurut aku kurang bold dan agam berasa asam di lidah aku. Tapi, tahu putihnya enak dan lembut. Kita juga bisa menyantap kimchi jigae ini dengan semangkuk nasi.Juice ini terdiri dari campuran sawi, apel, nanas dan lemon. Walaupun warnanya hijau banget, tapi rasanya enak lho. Tidak berasa sayuran sama sekali, wajib dicoba nih kalau pengen minuman yang enak tapi menyehatkan.Sebelumnya aku mau minta maaf nih kalau sok tahu tentang pat bing soo di Seigo Dakgalbi ini. Karena setahu aku pat bing soo itu adalah es serut dan biasanya memakai kacang merah sebagai toppingnya dan kalau di Korea dessert yang satu ini sangat popular dan biasanya dimakan pada saat musim panas. Untuk sekarang ini tidak hanya kacang merah saja yang dipakai sebagai topping, kita bisa menambahkan es krim, yoghurt, sirup, agar-agar, maupun buah-buahan. Kalau di Seigo Dakgalbi ini isian pat bing soonya ada, es krim vanilla, strawberry, kacang merah, pearl dan ada buah kuning, ga tahu apaan, kayaknya si jeruk dan di atasnya dituang susu kental manis coklat. Rasanya enak dan menyegarkan, paling suka sama pearlnya. Pearlnya kenyal terus ada harum kopinya sewaktu dikunyah. Remains me of my favorite coffee snack in my childhood, kopilo. Wondering it’s still available now.ConclusionOverall senang banget bisa gathering di Seigo Dakgalbi. Makanan dan minumannya enak. Orang-orangnya baik- baik banget, dari pihak owner maupun pihak openrice. Tidak lupa sama Aska yang supel dan ceria banget, kamu lucu banget sih dek.. Pokoknya senang banget deh gathering kali ini. Maaf juga kalau aku ada salah kata, ucapan maupun penulisan yah. Thanks banget buat Openrice aku diundang lagi ke gatheringnya. Jangan bosan-bosan undang aku lagi yah XD Buat penyuka makanan Korea, ga usah ragu, di sini enak-enak banget makanannya kok, harganya juga terjangkau. Dan buat teman-teman Muslim juga ga usah takut, di sini beneran halal kok. Rugi deh kalau ga nyoba. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)