6
0
0
Telephone
(021) 31931250
Good For
Family Gathering
Opening Hours
Mon - Sun 10:00 - 22:00
Payment Method
Cash / Tunai
Other Info
Parking Area
Review (6)
Level4 2015-09-06
210 views
Openricer kali ini saya mau mereview satu tempat makan yang menyajikan masakan tradisional Indonesia tetapi dengan penyajian dan rasa yang bintang lima, biasanya kalaunkita makan di resto atau dihotel lebih banyak menyajikan makanan utamanya western atau menuninternasioanal sedangkan yang tradsional disajikan biasa saja bahkan seadanya saja, jadi kalau mau merasakan makanan tradiaional naik kelas ya di Tesate ini, lokasinya deket jalan, Sam Ratulangi dari arah Taman Menteng terus saja arah ke Monas, letaknya dipersimpangan jalan jadi sangat srtategis, tempatnya juga sangat bersih dan pelayanannya juga pasti oke, desain gedungnya yang cukup besar dengan suasana yang cozy ada tempat makan didalam ada juga yang berada diluar tapi biasanya kalau malam batu banyak yang makan di luar ruangan , tempatnya memang enak dan bagus deh cocok untuk menjamu tamu apalagi tamu dari luar yang ingin mencicipi masakan khas Indonesia. Menu disini utamanya memang satenya, menu sate disini menpunyai beberapa jenis sate dari berbagai sate dari seluruh daerah di Indonesia, ada dari Madura, ponorogo dan lainnya sebagai penghasil sate. Dari sate ayam maupun sapi, semua satenya disajikan dengan penampilan yang berbeda.Selain satenya yang enak enak disini juga masih banyak menu tradisional lain yang bisa dijadiakan kebanggaan kita memiliki kuliner tersebut.Salah satu menu yang saya anggap unik yaitu, Rujak Pengantin makanan satu ini biasanya disediakan saat acara perkawinan makanan ini seperti asinan yang dicampur dengan gado gado, berisi salad dengan kuah kentalnya gado gado rasanya memang enak dan segar.Menu ini memang jarang kita temui diresto resto kebanyakan memang tersedia pada masakan lokal tertentu saja seperti di Bogor lebih banyak dijumpai tapi kalau di Jakarta agak sulit juga nyarinya.Untuk pelayanan disini sangat baik dan ramah ramah dan tempatnya sangat bersih untuk malam suasana lebih cozy lagi terlebih terdengar suara live gending yang dimainkan oleh beberapa orang sebagai hiburan, gak kalah sperti cafe cafe. continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2015-02-10
114 views
Pas sehabis pulang dari tempat kerjaan saya dan teman saya mencari tempat makan untuk mengisi perut kami yang sedang laper laper nya..hehe..dan setelah keliling keliling akhir nya kami pun singgah ke tempat mkn tesate..dan saat kami kesini tempat makan tesate sedang lagi ada orang yang cukup banyak orang..dan menu yang saya pesan Adalah iga gulai nya dan rasa daging iga nya pun cukup meresap bumbu gulai nya dan dimakan dengan nasi putih nikmat bgt rasanya.. continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2013-07-10
269 views
Lagi diajak temen nih untuk acara makan makan. Saya mah akan selalu hadir dan bisa untuk acara makan makan, selama makanan itu saya suka dan saya bisa makan . Teman saya sih bilangnya mau makan sate. Saya sih masih berpikir dulu karena kalau cuma sate mah dideket rumah ada, tapi temen saya ini tetep maksa jadinya ya saya mau mau aja deh toh ini rame rame.Setelah sampai di restoran yang bernama Tesate ini langsung saya berubah pikiran. Ini karena restoran ini dari luar saja sudah cukup mewah dan bagus lah untuk restoran yang menjual sate. Kesannya nyaman dan bikin gak mau pulang deh kalau udah duduk di restoran ini. Pelayannya ini juga melayani dengan ramah dan juga cepat. Kebersihan juga tidak luput dari yang namanya bersih.Teman teman saya sih bilang kalau disini itu ada sate yang cukup unik dan beda dari yang lain yaitu Sate Ayam Blora. Kalau blora sih saya sudah tau tapi sate ayam blora saya gak tau bentuk sate ini itu seperti apa. Dan sayapun memesan SateAyam Blora ini. Dan ternyata sate ini itu cukup unik juga dan saya suka yah dengan tampilannya. Ini adalah sate ayam yang disajikan juga dengan telur. Wah, karena saya itu suka dengan telur jadinya oke banget dengan perpaduan yang ini. Untuk jumlah tusuknya ini juga hanya 6 tusuk kalau tidak salah. Tapi jangan salah yah karena dagingnya ini juga sudah cukup gede gede yah. Untuk ayamnya ini juga empuk dan terasa banget dah rasa khas gurih ayamnya. Ayamnya ini juga matang dan gak alot saat dimakan. Untuk sausnya ini juga sudah enak dan pas. Kalau untuk telurnya sih saya suka suka aja yah karena rasa telurnya ini udah enak dan juga oke dipadu dengan sausnya maupun duet dengan daging ayamnya ini.Pengalaman saya dengan sate ayam blora ini sunggu menyenangkan juga yah. Satenya ini enak dan juga pas rasanya. Apalagi ada surprise dari telornya yang bikin sate ini terasa sangat istimewa. Daging ayamnya juga enak dan cukup empuk. Well, suka dengan dengan sate di Tesate ini.. continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2013-06-24
144 views
Menu andalan di resto ini adalah menu sate nya,maka nya resto ini menggunakan nama tesate pada merek dagang resto nya,tapi meski demikian di resto tesate ini tidak hanya ada tersedia menu makanan sate saja yang enak tapi di resto ini masih banyak menu yang enak yang lain nya...Dan kebanyakan sajian menu ini adalah sajian menu khas nusantara yang bumbu nya cukup berasa yummy dan pada waktu makan di restoo ini setelah mengamati menu menu yang ada di resto ini saya pun tertarik untuk memesan menu :Ikan bakar dabu dabu yang saya pesan ini ukuran ikan nya berukuran sedang dan pada bagian atas ikan bakar nya diberi taburan bumbu rempah rempah nya yang membuat daging nya yang lembut ini ada rasa asem dan ada rasa spicy yang cukup nikmat rasanya dan untuk rasa dari menu yng saya pesan ini cukup lezat sekali rasanya.Sate lilit yang ada di resto ini untuk batang sate nya menggunakan batang dari pohon gitu yang dimana daging nya dililitkan ke batang nya dan ukuran daging sate nya pun cukup padat isi nya dan pas saya makan daging sate lilit ini terasa cukup yummy dan enak banget rasa dari sate lilit nya...Iced tea yang saya pesan di resto ini disajikan dengan gelas kaca yang berukuran cukup besar dan pada minuman ini aroma teh nya pun terasa sangat wangi dan minuman ini terasa sangat menyegarkan sekali rasa nya dan dahaga haus saya pun hilang dengan segera. continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice's point of view.)
Diajak kakak pertama saya yang sedang berpuasa Syawal untuk berbuka puasa (sekaligus makan malam) di Tesate Menteng, bersama dengan beberapa saudara lainnya.SUASANAKetika kami tiba di Tesate langit masih terang. Lokasi Tesate di hoek persimpangan Jl.Sam Ratulangi - Jl.HOS Cokroaminoto dan Jl.Gereja Theresia sangat mudah terlihat. Tepat juga di depan SPBU. Ruangan resto-nya boleh dikatakan semi outdoor karena pengunjung dapat dilihat dengan mudah dari jalanan. Pintu dan jendela kaca yang besar terbuka semua , ventilasi udara-nya sangat baik, dan untungnya sih walaupun daerah tersebut banyak dilalui kendaraan bermotor namun nggak berdebu atau berisik. Tenang dan sejuk di tengah kota. Atau karena kami datang di sore hari ya? hehe...Tapi saya merasakan suasana yang agak beda deh, seakan makan di pinggir jalan, view beberapa gedung tinggi khas Jakarta - tapi kok ya tenang ya? Begitu menapaki di jalan masuk keponakan saya berkomentar,"Kayak di Bali deh...". Yup, di kanan kiri jalan setapak terdapat taburan bunga mawar merah dan putih berikut lilin kecil yang berpijar. Memasuki ruangan yang terbuka lebar yang terasa adalah suasana bersih. Awalnya interior terkesan seperti cafe modern minimalis, tetapi begitu diperhatikan akan terlihat jelas traditional dominan Jawa. Pertama lihat saja ke kap lampu-nya yang ternyata bertuliskan huruf Sansekerta.Hihihi, Ibu saya tuh yang masih bisa baca huruf seperti itu Di salah 1 sisi ruangan juga terdapat perangkat mini gamelan (Hiiii...pengen punya juga deh saya di rumah!)MAKANANKarena nama resto-nya Tesate, maka kami memilih menu utama SATE dong... Walaupun banyak menu pilihan lainnya terutama khas Jawa yang tertulis dalam menu tersebut.Yang bikin "seru" sate disajikan diatas tungku tanah liat dengan keadaan api kecil yang masih menyala. Ini nih bikin bumbu sate jadi meresap dan gurihnya merata.Untuk tasty snack kakak saya memesan Klapper Taart sebagai tajilan berbuka puasa. Kali ini saya sedang ingin makan Nasi Merah bersama si sate, bukan dengan lontong seperti biasanya. Saat itu saya memilih menu SATE BLORA ,special request saya memesan tanpa kulit ayam. Jadi sate tersebut terdiri dari daging ayam dan telor ayam muda. Dalam 1 porsi Sate hanya ada 6 tusuk, nggak sampai 10 sate seperti biasa. Kalau menurut saya yang sudah terbiasa makan sate di Sate Khas Senayan (Resto sate favorit keluarga) sejak saya masih TK, bumbu Sate Blora yang halus rasanya hampir sama. Kedua-nya (Tesate dan Sate Khas Senayan) memang bernaung dalam 1 grup di Sari Rasa Grup.Beberapa anggota keluarga saya memilih Sate Ayam Ponorogo dan Sate Ayam MaduraKeren banget ya Indonesia...itu baru dari sebagian kecil Jawa saja kami dalam 1 meja bisa menyantap 3 sate dengan kekhas-an daerah masing-masing. Padahal masih buaaanyaak sate khas daerah di Indonesia lainnya ditawarkan di Tesate, misalnya : Sate Sapi Makassar, Sate Sapi Ungaran, Sate Lilit dan Sate Kambing.Oh ya, saudara saya yang lain juga memesan SATE BEBEK yang ada semacam sayur nangka tapi bukan gudeg. Sate-nya juga ditaburi dengan kelapa.PELAYANANKalau soal pelayanan oke banget kok. Jarak antara meja dengan tempat petugasnya standby sangat dekat sehingga jika kita memerlukan sesuatu nggak pakai teriak-teriak... Mereka akan sigap melayani jika kita memerlukan sesuatu, misalnya : nanya toilet,musholah, tempat cuci tangan. Penyambutannya juga ramah.Di Tesate kita juga bisa membeli komik asli Indonesia.HARGASetelah saya perhatikan harga di Tesate memang diatas rata-rata, tetapi jika dibandingkan dengan pelayanan, rasa, kebersihan dan suasana....hhmmm reasonable-lah. Saat makan kami datang berenam, total harga yang harus dibayar sekitar Rp 600rb-an. Jadi boleh dibilang rata-rata perkepala membayar Rp 100rb-an. Nggak mahal-lah, karena kami puas dengan semua yang ada kok continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice's point of view.)