26
3
0
All Branches (19)
Telephone
(021) 23580835
(021) 23580845
Good For
Family Gathering
Opening Hours
Mon.-Sun. : 10:00-22:00
Payment Methods
Visa Master AMEX Cash / Tunai Debit Card
Number of Seats
100
Other Info
Delivery Service
Parking Area
Reservation
Sales Tax
VIP Rooms
Signature Dishes
Deep Fried Dim Sum Hongkong Noodle Steamed Rice Roll The Duck King Beverages The Duck King Dessert The Duck King Porridge
Review (29)
Level4 2015-12-27
509 views
Pas hari minggu pagi saya jadi kepengen makan bebek yang ada di duck king..saya pun akhirnya memutuskan untuk memesan menu bebek yang ada di duck king lewat fasilitas go food dan menu pesanan saya sampai nya juga ga perlu waktu yang lama..dan daging bebek nya dimasak dengan bumbu lada hitam dan kulit bebeknya digulung dengan kulit gitu dan rasanya pun cukup yummy dimakan bersama dengan nasi putih.. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2013-12-16
1393 views
Kalau mendengar The Duck King, mungkin OpenRicers tidak asing lagi ya. Restoran ini cukup mewah dan tersebar di beberapa mall kelas atas di Jakarta. Nah kebetulan waktu itu kami datang ke cabang Duck King di Grand Indonesia Shopping Town di lantai 3A. Lokasi resto ini memang agak menyudut dan suasana depannya agak gelap. Tapi karena cukup besar dan tulisannya pun besar, kami tidak sulit untuk mencarinya. Dengar-dengar sih harganya juga mahal sehingga kami menunggu promosi dari sebuah kartu kredit bank sehingga bisa lebih murah deh hehe..Harus diakui, suasananya memang high class banget. Semua meja ditata rapi dan bersih. Bahan meja dan kursinya pun lux banget. Waktu itu memang tidak terlalu ramai sehingga kesannya private banget deh makan di sini. Alat dan perlengkapan makan seperti tissue pun disajikan sedemikian rupa sehingga kita merasa wah banget. Kami pun memesan bebek panggang yang memang menjadi andalan Duck King. Sesuai namanya juga, rajanya bebek. Setelah kami lihat memang harganya agak tinggi ya sekitar Rp.150.000 untuk 1/2 ekor bebek panggang. Pas dateng pun kami tersenyum lebar karena disajikan di atas piring yang sangat besar, walaupun isinya tetap aja gak berubah hehe. Sebenarnya porsinya standard layaknya 1/2 ekor bebek panggang. Pas dirasa, jujur kami tidak terlalu impressed ya. Rasanya enak, tapi gak spektakuler. Dibanding dengan suasana dan pelayanan tempatnya, rasanya agak kurang sesuai dengan harganya. Kebetulan bebek kami agak kurus sehingga dagingnya tidak terlalu tebal.Overally sih kami cukup senang bisa mencoba Duck King, terlebih ada harga promosi. Tapi kalau disuruh balik lagi, mungkin kami akan berpikir 2 kali, karena rasa bebek panggang Duck King enak, tapi belum bisa menjadi 'raja bebek' di benak dan lidah kami continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level1 2013-10-01
1063 views
Open ricers! kemarin saya (akhirnya) mencoba makan di the duck king GI bareng teman2 (16 orang). Awalnya saya kira restorannya kecil, dan gak cukup untuk banyak orang, ternyata begitu masuk...wuaaah..restorannya gede juga. Padahal lokasinya ada di dalam mall. Walaupun datang kesini rame2, gak perlu reservasi, hihihi..Begitu datang kita langsung disuguhi buku menu dan cemilan. Entah apa nama cemilannya, seperti ikan kecil yang digoreng garing dengan balutan tepung bumbu.. Cemilannya aja udah enak, apalagi makanannya, hehehe.. Restoran ini menyajikan berbagai menu seafood dan sayuran2 khas chinese food, tapi buat yang alergi seafood ada menu ayam kok.Ini dia menu2 makanan yang saya pesan:Bebek peking 1 ekor dengan saus kungpao (338k), kepiting soka goreng gandum (68k), ayam goreng cabe rawit & lada (58k), Mun tahu ayam (62k), mun tahu jamur shimeji (62k), tumis baby buncis (68k), baby kailan cah sapi (168k), baby kailan kepiting (78k), cumi goreng cabe garam (76k). Minumnya chinese tea (12k/orang, bisa refil smp kembung). Karena porsinya kecil2, jadi harus memesan banyaak... Walaupun harga agak menguras dompet, tapi untuk rasa dan pelayanan dijamin deh! Gak akan nyesel makan di sana. Terutama menu bebek pekingnya, wajib dicoba! Yang kemarin agak mengecewakan sih kepiting sokanya. Karena kl dari foto di menu, kepitingnya kan utuh (ada cangkangnya), eh tnyata pas disajikan sudah dipotong dan dilapisi tepung...gak terlihat kepitingnya.. rasa kepitingnya juga sudah gak terasa. Untuk menu lainnya juga enak, tapi yang paling berkesan ya bebek pekingnya, secara dia nama restonya The Duck King pasti andalannya bebek continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2013-07-02
659 views
The Duck King, iyapp kalo secara arti resto ini memiliki nama rajanya bebek. Kali ini aku mampir di The Duck King. outlet The Duck King yang ada disini ukurannya lumayan luas, bahkan bisa dibilang luas banget soalnya biasanya di mall kan biasanya outletnya standart. pelayanan disini lumayan cepat dan juga ramah, jadinya kita juga enak makan disini.Di The Duck King ini menu yang dijual macem-macem loh enggak cuma menu bebek doank, menu yang disediain disini ada mulai dari Deep Fried Dim Sum, Hongkong Noodle, Steamed Rice Roll, The Duck King Beverages, The Duck King Dessert, The Duck King Porridge, nah banyak banget kan, kamu bisa pilih mana yang sesuai dengan selera kamu, lalu pesan deh dan kali ini aku nyobain mie bebek panggangnya.Mie bebek panggang di The Duck King ini rasanya manteb banget, biasanya kan mie ayam, kalo ini mie bebek, jadi yang dimasak ini yang lalu diberi suwiran bebek. Kebetulan aku pilih yang basah jadi ada kuahnya. oia, Kuahnya ini juga pakai kuah daging bebek kayaknya soalnya lebih gurih daripada ayam. Rasa asin gurihnya ini pas, enak deh. mienya juga rasanya kenyal tai tetep lembut. suwiran bebeknya juga lumayan banyak, jadinya aku suka. porsinya juga cukup mengenyangkan, enak deh pokoknya. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2013-06-02
555 views
Nama asli retoran ini sebenernya The Duck King, tapi berhubung di Grand Indonesia restonya super besar, namanya jadi The Grand Duck King.Isinya nggak terlalu beda jauh dengan Duck King yang lain. Begitu kita masuk, kita dapat menebak bahwa restoran ini menyajikan chinese food. Karena suasana di dalamnya sangat mencerminkan resto chinese. Namun design ruangan di sini sangat berkelas.Ada satu spot yang berisi akuarium, dan kita boleh melihat-lihat sembari menunggu makanan yang kita pesan. Dari sini terlihat bahwa makanan yang disajikan di The Grand Duck King terutama sea food sangat fresh, jadi gak heran lah ya rasanya juga super enak. Service dan pelayanan yang diberikan sangat baik. Pelayannya ramah dan melayani kita sebaik mungkin. Pernah satu kali saya menanyakan tentang bahan yang digunakan dalam satu masakan, chef yang bertugas disana mendatangi meja kami dan menjelaskan tentang makanan tersebut. Jarak waktu antara pemesanan dan penyajian juga tidak terlalu lama. Kebersihan juga sangat dijaga di restoran ini, namun suasananya agak sesak karena restoran ini hampir tidak pernah sepi.Makanan yang waktu itu saya pesan adalah peking duck, of course karena restoran ini terkenal dengan peking ducknya yang luar biasa. Lalu saya pesan udang goreng mayonaise, tumis buncis bawang putih, dan beberapa makanan lain yang saya gak inget namanaya.Peking duck disini memang juara. Saat memesan, kita akan ditanya, kulitnya akan disatukan dengan bebek, atau dijadikan lumpia. Jika dijadikan lumpia, akan disajikan menjadi semacam dim sum, dan diberikan saus berwarna hitam, yang merupakan kecap asin dan bahan2 lain. Tapi waktu itu saya tidak pesan untuk dijadikan lumpia, jadi peking duck saya masih ada kulitnya.Bebek ini disajikan dengan saus yang sama dengan lumpia, yaitu kecap asin, yang bisa kita tambahkan dengan sambal buatan duck king sendiri. Bebeknya sangat empuk, dimasakn dengan sempurna, dimana kita tidak perlu susah-susah melepaskan dagingnya dari tulangnya, dan bumbunya meresap ke dalam daging, bahkan, kita masih bisa merasakan bumbu di tulangnya. Sangat enak, dimana biasanya bebek yang dijual di tempat lain biasanya alot dan agak amis, Bebek disini sama sekali tidak berbau. Kulit yang saya bicarakan tadi, dipanggang hingga garing. Saya termasuk orang yang tidak terlalu menyukai kulit ayam atau bebek karena agak kenyal jika tidak dimasak dengan baik. Namun saya suka sekali kulit bebek disini. Sangat gurih dang garing. Totally recommended dish Awalnya saya pikir Udang goreng mayonaise disini tidak berbeda dengan resto lain. Awalnya juga sedikit menyesal karena harganya yang agak mahal, namun porsimya hanya sedikit yaitu hanya 8 udang mayonaise dengan ukuran udang sedang. Mayo yang diberikan melimpah memang, dan mereka menggunakan mayonaise yang biasa digunakan untuk sushi, namun agak dimodifikasi sedikit oleh mereka, sehingga rasanya tidak terlalu gurih, ada rasa manis yang ditambahkan yang menurut saya mereka menggunakan madu dalam pembuatannya.sehingga ada keseimbangan antara rasa gurih, asam dan manis dalam mayo itu sendiri.Ketika dicoba, udang mayonaise ini tidak ada duanya. Tepungnya sangat menempel di udangnya, garing dan tidak berminyak sama sekali. Biasanya di resto lain, jika udangnya garing, maka akan berminyak. Namun di restoran ini udangnya kering dari minyak, sehingga, tidak menimbulkan rasa eneg akibat minyak yang telalu banyak. Karena saya penasaran, saya bertanya pada chef disana, kenapa tepungnya bisa sangat menempel, garing dan tidak berminyak. Chef disana mengatakan bahwa tepung yang digunakan memang di impor dari luar negeri, jadi agak susah dicari disini. Cara memasaknya sama, namun bahan yang dipilih memang berkualitas baik. Udang mayonaise disini saya acungi jempol untuk rasanya, namun harganya lumayan mahal, Rp 75.000++ untuk 8 udang ukuran sedang.Tumis buncis bawang putih disini, tidak berbeda jauh dengan resto lain. Kematangan buncisnya pas, dan buncis yang digunakan adalah baby buncis. Ketika dimakan buncisnya masih garing karena tidak dimasak terlalu lama,. Bahan yang sangat terasa di menu ini adalah bawang putih tentunya, saus tiram, minyak wijen, lada, dan kecap asin. continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)