14
5
1
Level4
101
0
2015-06-21 110 views
IKEA, salah satu toko furnitur terbesar di dunia yang baru buka di Alam Sutera setahun yang lalu. Kali itu saya ke IKEA lagi untuk menemani sepupu saya yang ingin berbelanja perabot rumah tangga untuk mengisi rumah barunya. Karena saat itu kami datang bukan di hari libur/weekends, kami bisa mendapatkan tempat parkir dengan mudah. Begitu masuk ke dalam IKEA, kami langsung menuju restorannya untuk mengisi perut terlebih dahulu. Karena saat itu masih pagi, restoran di IKEA ini masih sepi banget. De
Read full review
IKEA, salah satu toko furnitur terbesar di dunia yang baru buka di Alam Sutera setahun yang lalu. Kali itu saya ke IKEA lagi untuk menemani sepupu saya yang ingin berbelanja perabot rumah tangga untuk mengisi rumah barunya. Karena saat itu kami datang bukan di hari libur/weekends, kami bisa mendapatkan tempat parkir dengan mudah. Begitu masuk ke dalam IKEA, kami langsung menuju restorannya untuk mengisi perut terlebih dahulu. Karena saat itu masih pagi, restoran di IKEA ini masih sepi banget. Dengan mudahnya kami menuju ke tempat pengambilan trolley, dan mengelilingi counter makanan untuk mengambil beberapa makanan yang sudah siap disana. Setelah membayar, kami segera mencari tempat duduk yang nyaman. Ini dia makanan yang kami makan disana.
Meatball-Siomay-Waffle-Drumstick
20 views
0 likes
0 comments
Ice Cream
17 views
0 likes
0 comments
Makanan yang kami makan lumayan banyak ya, ada bakso goreng (Swedish Meatball), ada waffle dengan sirup cokelat, ada chicken drumstick dan ada siomay ayam. Bakso gorengnya ini rasanya sama, menurut teman saya rasanya enak dan mengenyangkan. Satu piring ada 10 butir bakso goreng, dengan graavy sauce dan mashed potatonya. Saya hanya mencicipi mashed potatonya, dan menurut saya kentangnya enak dan lembut banget. Di piring swedish meatball ini ada acar timunnya loh, yang menurut teman saya rasanya asem banget. Siomaynya itu siomay ayam ya, ukurannya lumayan besar. Siomaynya ini direbus, dan ketika saya gigit, siomaynya ini lembut dan daging ayamnya juga banyak, jadi gak Cuma tepung aja. Siomaynya ini masih hangat, enak deh. Sayang aja gak ada saos kacang, jadi saya makan dengan sambal botol saja. Berikutnya ada waffle. Sejak awal, waffle ini yang paling menarik perhatian saya, makanya saya ambil. Saya juga menuangkan syrup cokelat yang banyak banget di atasnya. Begitu saya coba potong, ternyata wafflenya ini keras, dan padet banget, seperti motong karet. Wafflenya sepertinya bantet, atau kalau waffle swedia bentuknya seperti itu, saya gak akan mengambilnya. Dari segi rasa, waffle ini manisnya pas, tapi sayang teksturnya saya tidak suka. Syrup cokelatnya enak banget. Lalu kami juga mengambil dua potong chicken drumstick. Chicken drumstick ini adalah ayam goreng bagian paha yang warnanya merah banget ya. Saat saya rasakan, ayamnya ini lembut, manis dan pedas. Suka banget sama ayam drumstick ini. Kalau tau begitu, harusnya tadi ambil lebih banyak. Selain itu, kami juga membeli es krim di snack store, letaknya ada di depan kasir. Es krimnya ini enak ya, manis dan teksturnya pas. Harga : harga makanan disini cukup terjangkau, dan pecahannya ribuan, gak ada yang ratusan. Pelayanan : konsepnya self service, dan kalau mau bawa pulang makanannya, sebaiknya bawa plastik/kotak makan sendiri.
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Date of Visit
2015-06-19
Dining Method
Dine In
Spending Per Head
Rp50000
Recommended Dishes
Meatball-Siomay-Waffle-Drumstick
Ice Cream