14
1
0
Level4
2014-02-06 985 views
Minggu lalu senang sekali saya dapat diundang untuk datang ke Outback Steakhouse cabang Kuningan City, Jakarta Selatan. yang tepatnya dibuka pada bulan September 2012 lalu. Restoran ini merupakan cabang ke-tiga yang ada di Jakarta, setelah cabang Ratu Plaza (December 2001) dan Pondok Indah. Outback Steakhouse merupakan restoran steak asal Amerika bergaya Australia, yang pada awalnya didirikan di Tampa, Florida.Memasuki Mall, restoran Outback Steakhouse sudah nampak dari depan lobi, sehingga tida
Read full review
Minggu lalu senang sekali saya dapat diundang untuk datang ke Outback Steakhouse cabang Kuningan City, Jakarta Selatan. yang tepatnya dibuka pada bulan September 2012 lalu. Restoran ini merupakan cabang ke-tiga yang ada di Jakarta, setelah cabang Ratu Plaza (December 2001) dan Pondok Indah. Outback Steakhouse merupakan restoran steak asal Amerika bergaya Australia, yang pada awalnya didirikan di Tampa, Florida.

Memasuki Mall, restoran Outback Steakhouse sudah nampak dari depan lobi, sehingga tidak sulit menemukan tempat ini. Tempat terlihat besar, luas, dan menarik. Design kaca yang mengelilingi restoran membuat pencahayaan alami masuk ke area restoran membuat suasana menjadi semakin nyaman dan terasa hangat. Ornamen bernuansa kayu dengan style Aborigin - Australia mewarnai tempat ini, Terdapat 45 meja yang siap menampung 180 tamu pada satu waktu. Ketika saya memasuki area restoran beberapa waiters seketika menyambut kami dengan ramah.

Menu Outback Steakhouse cukup bervariasi mulai dari Seasoned Steaks, Prime Rib, Chicken, Seafood, dan juga Pasta. Selain menu makanan berat untuk dikonsumsi Outback Steakhouse juga menyediakan meja bar yang nampak mewah dibagian depan beserta LCD TV, untuk sekedar memesan beer ataupun menu alkohol lainnya.
41 views
1 likes
0 comments
34 views
1 likes
0 comments
Walaupun sedikit telat, beruntunglah ternyata saya tidak ketinggalan pengenalan #steakopedia dari Mr. Dilip, beliau banyak sekali menjelaskan penjelasan mengenai steak dan bagian–bagiannya. Diantaranya,
40 views
1 likes
0 comments
35 views
1 likes
0 comments
Beef Grading
Daging steak yang baik bisa dipengaruhi oleh banyak hal, diantaranya melalui tingkat kelembutan dari daging tersebut, juiciness, dan rasa. Usia hewan juga turut mempengaruhi tingkat ketegasan dan tekstur dari daging tersebut, yang biasa disebut pola marbling , yakni garis pada daging yang terlihat seperti pola pada marmer, mengandung lemak intraotot, yang membuat rasa manis pada daging. Semakin muda usia hewan tersebut semakin baik pula tingkatannya.

BEEF CUTS (Potongan/ Bagian dari aneka Daging)
Disini kita belajar mengenai istilah / nama-nama potongan jenis daging, setidaknya setelah penjelasan ini saya bisa lebih mengenal jenis daging yang akan saya pilih ketika saya memesan steak di sebuah steak house atau pun di market place.

Filet mignon (Berasal dari potongan tenderloin) - jenis daging ini sangat ramping dan lembut, dari sekian besar tubuh Sapi, bagian ini merupakan part yang sangat kecil, sehingga termasuk salah satu menu steak termahal.

Tenderloin adalah potongan daging yang paling lembut (karena itu biasanya juga cukup mahal). Bagian tenderloin dapat ditemukan di tengah-tengah bagian belakang antara sirloin dan tulang rusuk/rib. Tenderloin sangat lembut karena otot-otot yang membentuk tenderloin jarang digunakan oleh sapi.

T-Bone adalah potongan tulang di steak dari pinggang pendek. Dipotongan ini memiliki tulang yang berbentuk T yang memisahkan bagian tenderloin dari bagian yang lebih besar dari pinggang atas.

Porterhouse adalah steak besar dari ujung tebal pinggang pendek yang masih menyisakan tulang berbentuk T dan potongan besar tenderloin. Porterhouse steak adalah salah satu jenis yang paling populer steak.Yang membedakannya dengan T-Bone adalah ukuran Porter lebih besar.

Sirloin potongan dagingnya diambil dari dekat pantat. Daging sirloin terasa lebih keras dari potongan yang diambil dari pinggang/loin atau tulang rusuk/rib.Rib-Eye adalah potongan tulang rusuk sapi.

Rib-eye adalah salah satu steak yang paling populer, juicy dan mahal di pasar. Daging lembut dari bagian rusuk/rib lebih berlemak. Lemak ini yang menyebabkan dagingnya lebih beraroma. Steak rib-eye juga disebut Fillet Scotch.

Strip atau Top Loin adalah daging Porterhouse atau T-bone steak yang telah dilucuti tulangnya dan diambil dari bagian tenderloin pilihan.

Flank steak dipotong dari bagian bawah bawah. Tidak selembut daging yang dipotong dari tulang rusuk atau pinggang.

Tingkat kematangan steak (STEAK DONESS) pun bisa di request di Outback Steakhouse, berikut adalah istilah-istilahnya,
43 views
1 likes
0 comments
1. RARE. Warna luar akan abu abu kecoklatan, daging dalam masih berwarna merah dan sedikit hangat.
2. MEDIUM RARE. Warna daging didalam sudah menjadi merah muda/ pink.
3. MEDIUM. Daging sudah agak matang dan hanya menyisakan sedikit warna merah muda di inti daging.
4. MEDIUM WELL DONE. Menyisakan sedikit sekali warna merah muda di dalam daging karena hampir terbakar sempurna. Diluar warnanya sudah mulai abu abu coklat tua.
5. WELL DONE. Nampak hangus diluar dan sangat kering didalam daging.
6. OVERCOOK/ OVER WELL DONE. Bisa dibilang agak gosong,sangat kering dan daging akan terasa pahit.

Mr. Dilip menerangkan untuk di Indonesia ketika kita memesan steak sebaiknya dimasak aman di tingkatan MEDIUM RARE, kenapa? Dikarenakan tingkat kematangan seperti itulah kita bisa menikmati rasa steak tersebut. Jika sudah Well Done, rasa dari steak tidak keluar, steak akan terasa keras, dan sama saja seperti daging biasanya.

Tetapi sebaiknya pula kita harus berhati-hati dalam pemilihan tingkat kematangan dari Rare sampai ke Medium Rare, dikarenakan kita harus bisa melihat faktor restoran dan tingkat kepercayaan kita pada restoran tersebut. Tentunya Outback Steakhouse menjadi salah satu restoran steak yang bisa dipercaya dalam hal ini.

Outback Steakhouse sudah menjadi pemenang dalam kategori Best Steak dari Zagat, sepanjang tahun 2009, 2010, 2011 berturut-turut. Outback Steakhouse hanya menyajikan daging kualitas USDA Certified Angus beef.

WHY we choose OUTBACK?
Daging Outback Steakhouse di-import dalam keadaan potongan perbagian yang dibungkus rapih dalam keadaan beku dan utuh. Daging diletakan di dalam lemari pendingin dengan temparatur spesifik untuk diawetkan selama 3-5 hari dan dapat digunakan 2-3 hari setelahnya, lalu daging tersebut dapat dipotong dengan ukuran yang pas dan diletakan dalam rak secara teratur.
34 views
1 likes
0 comments
Selain itu Outback Steakhouse juga menggunakan 17 macam bumbu rahasia yang membuat rasa lebih maksimal.
37 views
1 likes
0 comments
Proses memanggang pada Outback Steakhouse menggunakan Flat Top/ Chargrill. Flat Top terbagi menjadi 3 bagian temperatur, yang memastikan hasil steak sesuai dengan pesanan masing-masing pelanggan (Well Done, Medium, Rare)
25 views
1 likes
0 comments
Menurut saya pengetahuan ini cukup berkesan, karena tidak hanya teori yang disampaikan, tetapi kami pun diajak melihat dan berkeliling di bagian dapur untuk bisa melihat dan bertanya langsung.
44 views
1 likes
0 comments
30 views
1 likes
0 comments
34 views
1 likes
0 comments
       ~ Feel so excited? Yes, off course!

Semakin kagum saya dibuatnya, area restoran tampak sangat rapih dan bersih, “tidak boleh ada genangan air, atau hal kotor lainnya, hal ini sangat terlarang untuk area dapur Outback Steakhouse” ujar salah satu chef disini.
43 views
1 likes
0 comments
27 views
1 likes
0 comments
Suara desis-an daging yang sedang dipanggang, dan aroma-aroma semerbak lainnya turut mewarnai perjalanan kami didapur Outback Steakhouse. Tak lama setelah nya, makanan kami pun sudah menunggu untuk dinikmati, diantaranya:
Wheat Bread (Complimentary Bread)
Wheat Bread
27 views
1 likes
0 comments
Wheat Bread
36 views
1 likes
0 comments
Roti berwarna coklat ini disajikan manis diatas nampan berwarna cokelat, dengan sepiring kecil butter, untuk rasa rotinya sendiri akan terasa manis jika dicampurkan dnegan butter yang memang sedikit asin, perpaduan yang menarik.

SOUP OF THE DAY – IDR 29.9 K (Cup) | IDR 34.9 K(Bowl)
Creamy Mushroom Soup..
Untuk menu pertama yang dihidangkan, saya langsung jatuh cinta, walaupun saya memakan nya dengan perlahan dikarenakan sambil mendengarkan Mr. Dilip yang sedang presentasi, alhasil soup saya terlanjur dalam keadaan dingin, namun tidak menutup rasanya, cream cukup kental, lembut serta potongan jamur nya juga cukup banyak. Aroma jamur terasa kuat dan rasanya creamy lezat!
         Pastinya sangat lezat jika langsung disantap dalam keadaan hangat ^^
Creamy Mushroom Soup
38 views
1 likes
0 comments
For APPETIZERS we try :
SPINACH ARTHICOKE DIP
Dip yang hangat memang pilihan tepat saat ini, apalagi bahan yang dipilih oleh Outback Steakhouse adalah bahan yang benar-benar terjamin. Dibuat dari perpaduan potongan bayam, artichokes, dan beberapa jenis keju yang membuat menu ini seperti membangkitkan selera makan saya.
SPINACH ARTHICOKE DIP
53 views
1 likes
0 comments
Spinach Arthicoke Dip disajikan diatas piring besar dikelilingi oleh Crispy Tortilla Chips (Nachos).

Awal nya nama Arthicoke cukup baru buat saya, setelah saya telusuri ternyata artichoke merupakan jenis sayuran tersehat di dunia yang berasal dari dataran Eropa. Untuk gambarannya arthicoke merupakan kuncup bunga yang belum mekar, kaya akan serat, vitamin dan mineral, namun harganya juga cukup mahal.
Spinach Arthicoke Dip dari Outback Steakhouse disajikan hangat, cocok sebagai menu pembuka selagi menunggu hidangan utama.

CRISPY FRIED MUSHROOMS – IDR 69.9 K
CRISPY FRIED MUSHROOMS
64 views
1 likes
0 comments
Hahaha.. Yup pertama kali dihidangkan saya sempat berpikir ini menu ini adalah chicken wings atau potongan ayam, dan ketika disantap.. “Aww” Ternyata jamur shitake.. Briliant sekali, rasanya sangat crispy dibagian luar , namun juicy dibagian dalam nya.
CRISPY FRIED MUSHROOMS
35 views
1 likes
0 comments
Crispy Fried Mushroom
33 views
1 likes
0 comments
Jamur disajikan dengan dressing yang agak terasa sedikit pedas.

Main Course:
PRIME RIBS 8oz (225g) – IDR 249.9 K | IDR 289.9 (10oz) | IDR 40 K (ev +2oz)
Dikarenakan partner saya sudah lebih dahulu memilih Outback Special, saya pun memilih menu lainnya yakni Prime Ribs.
PRIME RIBS - 8 oz (Medium Well)
47 views
1 likes
0 comments
Saat menu saya tiba cukup terkejut juga ternyata potongan daging dari Prime Ribs – 8oz ini sudah terlihat besar. Dan uniknya ukuran potongan daging dimenu ini bisa diatur sesuai porsi masing-masing, jika kalian merasa 8oz tidak lah cukup, bisa ditambahkan sesuai selera, tentu nya ada tambahan biaya setiap 2oz nya sebesar IDR 40 K. Namun, percayalah untuk porsi normal 8oz sudah cukup besar, puas dan mengenyangkan.
PRIME RIBS - 8 oz ( Rare)
44 views
1 likes
0 comments
Prime Ribs disajikan dengan potongan sayuran seperti brokoli dan wortel, namun sayangnya sayuran saya masih terasa keras. Untuk pilihan kentang saat itu saya tidak sempat ditanya untuk dapat memilih penyajian kentang seperti apa, normal nya ditempat ini penyajian kentang bisa diserved baked, goreng biasa, ataupun masih potato. Waiters nya bilang kalau normal nya menu ini disajikan dengan kentang goreng biasa, walaupun melihat meja sebelah memesan baked potato yang tampak cukup menggairahkan saya tetap sangat menikmati menu ini.

Untuk saus, tidak seperti saus biasa nya yang creamy-creamy, saus yang disajikan tampak bening seperti kecap asin - namun ini berasal dari tetesan ketika daging dipanggang yang disebut au jus, rasanya sedikit asin, cocok sekali untuk penambah rasa dari potongan daging saya yang sengaja dimasak secara Medium Well, feel really juicy..!
PRIME RIBS - 8 oz (Medium Well)
57 views
1 likes
0 comments
OUTBACK SPECIAL 8oz – IDR 219.9 K
Merupakan signature sirloin dari Outback Steakhouse, untuk penyajian dan pelengkap tidak jauh berbeda dengan Prime Ribs, potongan daging memang terlihat lebih kecil, namun lebih tinggi. Daging memang terasa lebih keras, namun tetap empuk dan berserat. Bumbu pilihan Outback Steakhouse membuat rasa dari daging tersebut lebih terasa nikmat, dan sangat tidak mengecewakan..
OUTBACK SPECIAL 8oz (Medium Well)
47 views
1 likes
0 comments
dan yang terakhir Dessert - CHOCOLATE THUNDER from DOWN UNDER – IDR 69.9 K
CHOCOLATE THUNDER from DOWN UNDER
61 views
1 likes
0 comments
Setelah puas dengan menu-menu sebelumnya, kami masih dihidangkan dengan seporsi besar potongan brownies cokelat yang dipadu dengan 1 scoop besar ice cream Vanila, whipped Cream dan yang terakhir dan yang paling membuat menggugah selera yakni dressing melted dark chocolate nya.. Hmppppp… soooo yummy…
28 views
1 likes
0 comments
Puas dengan semua menu yang disajikan, ditambah dengan souvenir berupa notes book + voucher gift 1 porsi Chocolate Thunder untuk kunjungan berikutnya, saya sangat berterima kasih kepada Outback Steakhouse dan Openrice yang sudah menggundang, banyak ilmu-ilmu baru yang didapat, dan pengalaman kuliner yang special^^ Thanks a lot all. Xoxo..

Other Info. : Tip for enjoying perfectly cooked steak is never well-done them. Let the ingredients speak for themselves!
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Date of Visit
2014-02-01
Waiting Time
05 Minutes (Dine In)
Spending Per Head
Rp200000 (Lunch)
Dining Offer
Tasting Event
Recommended Dishes
Creamy Mushroom Soup
SPINACH ARTHICOKE DIP
CRISPY FRIED MUSHROOMS
PRIME RIBS - 8 oz (Medium Well)
CHOCOLATE THUNDER from DOWN UNDER