11
1
0
Level4
2014-08-10 270 views
Annyeonghasaeyo Openricers ^_^Kali ini aku berkesempatan kembali untuk mengikuti gathering yang diadakan oleh Openrice, tepatnya di Seigo Dakgalbi. Seigo Dakgalbi sendiri merupakan restoran yang menyajikan masakan Korea. Bagi yang suka dengan K-Pop maupun drama Korea pasti setidaknya pernah melihat makanan Korea itu seperti apa. Sedikit perkenalan tentang Seigo Dakgalbi, restoran ini pertama membuka cabangnya di Tebet Green pada tanggal 3 Februari 2013 dan telah membuka cabang keduanya di Citrag
Read full review
19 views
1 likes
0 comments
Annyeonghasaeyo Openricers ^_^

Kali ini aku berkesempatan kembali untuk mengikuti gathering yang diadakan oleh Openrice, tepatnya di Seigo Dakgalbi. Seigo Dakgalbi sendiri merupakan restoran yang menyajikan masakan Korea. Bagi yang suka dengan K-Pop maupun drama Korea pasti setidaknya pernah melihat makanan Korea itu seperti apa. Sedikit perkenalan tentang Seigo Dakgalbi, restoran ini pertama membuka cabangnya di Tebet Green pada tanggal 3 Februari 2013 dan telah membuka cabang keduanya di Citragran Mall, Cibubur, pada tanggal 7 Desember 2013. Sebenarnya sebelum mengikuti gathering bersama Openrice, udah tahu tentang restoran yang satu ini, tapi karena lokasi yang agak jauh jadi belum ada waktu untuk mengunjungi Seigo Dakgalbi ini. Pas tahu, Openrice mengadakan gathering di sini, langsung excited pengen ikutan. Oh yah untuk teman – teman Muslim yang ingin menikmati makanan Korea, tapi takut ga halal, tenang saja, di Seigo Dakgalbi ini, semua makanannya halal, jadi ga perlu takut buat nyobain yah. Kalau kalian bertanya-tanya, kenapa sih restoran ini dinamai dengan Seigo Dakgalbi, ini aku kasih penjelasan sedikit yah, “Seigo” berasal dari Bahasa Jawa “ Sego” yang mempunyai arti nasi dan “Dakgalbi” berasal dari Bahasa Korea yang terdiri dari kata “Dak” yang mempunyai arti ayam dan “Galbi” yang mempunyai arti panggang atau makanan khas Korea yang sangat popular di Korea, dengan campuran daging ayam dan berbagai macam sayuran dicampurkan dengan bumbu khas sehingga menghasilkan rasa yang sangat enak, pedas, manis dan gurih.
16 views
1 likes
0 comments
20 views
1 likes
0 comments
22 views
1 likes
0 comments
Untuk tempatnya sendiri bisa dibilang cukup luas. Penggunaan dinding kaca juga membuat restoran ini terlihat lebih spacious. Di tiap meja tersedia alat untuk memasak dakgalbi. Ada juga tiang bulat (binggung sebutnya apa XP) di situ kita bisa menulis pesan kesan kita di notes dan nantinya ditempelkan di sana. Yang bikin betah di sini juga diputar video idol-idol Korea di LCD Tvnya. Oh yah, semua alat, baik masak maupun makananya, asli dari Korea. Pas waktu gathering pada demen sama sumpitnya.
Yu Cha Cha Rp 28.000
25 views
2 likes
0 comments
Minuman yang satu ini merupakan minuman sari jeruk yang disajikan beserta kulitnya. Tersedia dalam hot atau iced, tergantung pilihan kita. Rasa minumannya enak, walaupun ada pahit dari kulit jeruknya, tapi ini pahitnya, pahit yang enak. Rasanya juga mengingatkan aku dengan permen lemon favorit aku. Iya, kalau menurut aku rasa lebih mirip lemon. Wajib di coba kalau ke Seigo Dakgalbi yah.
Dakgalbi
35 views
2 likes
0 comments
Dakgalbi - Additional Cheese
41 views
2 likes
0 comments
Ini merupakan signature dish di Seigo Dakgalbi. Dakgalbi sendiri merupakan makanan khas Korea, Di Korea sendiri terdapat kawasan yang bernama Dakgalbi Street, dimana di sepanjang jalan/kawasan tersebut, kita dapat menjumpai banyak restoran yang khusus hanya menjual menu dakgalbi saja. Dakgalbi ini merupakan makanan yang dimakan bersama, dimasak di depan costumer dan server yang akan bertanggung jawab atas semua proses pemasakan, hingga dakgalbi ini bisa disantap oleh costumer.Di sini kita bisa memesan dakgalbi dengan varian orginial yang tersedia dalam ukuran regular (Rp 65.500) atau large (Rp 83.500). Adapun varian lain yaitu seafood, juga tersedia dalam ukuran regular (Rp 82.500) dan large (Rp 117.500) Dakgalbi ini terdiri dari kol, bawang Bombay, wortel, ubi korea, daun kenip (daun wijen) dan potongan daging ayam yang sudah dimarinasi selama 1 hari. Untuk proses pemasakan dakgalbi ini, ada 4 step yang harus dilakukan. Total waktu yang dibutuhkan untuk memasak dakgalbi adalah 7 menit. Eh aku rada-rada lupa, jadi aku ga tulis deh stepnya, lagian waktu itu di meja masing-masing pasti udah lihat sendiri cara masaknya. Untuk rasa menurut aku lumayan, tapi ga begitu favorit buat aku. Kita juga bisa minta ditambahin nasi, ramyun atau keju di dakgalbi kita.
Kimchi
24 views
1 likes
0 comments
Kimchi ini merupakan salah satu makanan khas Korea banget, biasanya kalau di restoran BBQ Korea akan disajikan sebagai banchan atau side dish. Di Korea sendiri, kalau ga ada kimchi, ibaratnya ga makan, kayak orang Indonesia aja, kalau ga ada sambal, berasa ada yang kurang gitu. Kimchi sendiri merupakan sayuran yang difermentasikan, biasanya menggunakan sawi putih, lobak dan kol yang akan dicampuran dengan saus gochujang atau pasta cabai yang biasa banyak digunakan dalam masakan Korea. Untuk kimchi di sini, kalau menurut aku asamnya kayak ada berasa bawang putihnya dan tidak begitu pedas. Untuk kimchi di sini, dibuat secara homemade dan difermentasi selama 2 hari.
Odeng Rp 40.500
29 views
2 likes
0 comments
Odeng ini merupakan jajanan khas Korea yang bisa kita jumpai di sepanjang jalan (street food). Odeng sendiri terbuat dari ikan, kalau di Seigo Dakgalbi ini, di menunya sih tertulis terbuat dari tepung ikan dan menggunakan kaldu ikan. Odeng ini ditemani oleh saus kecap, rasanya mirip seperti shoyu (kecap asin Jepang) Jangan ketuker sama odennya Jepang yah, kalau odennya Jepang, konsep makanannya sama, menggunakan kuah, hanya saja untuk varian oden Jepang lebih banyak. Untuk rasa sih suka banget sama Odeng di sini, enak banget.
Korean Corn Dog Rp 23.000 / Pcs
17 views
1 likes
0 comments
Makanan ini adalah sosis sapi yang dibalut tepung dan potongan kentang goreng crispy. Rasanya cukup enak, sayang udah ga begitu crunchy kentang gorengnya dan better ada sausnya deh, biar lebih enak makannya.
Tteokpeoki Rp 44.000
28 views
1 likes
0 comments
Tteokpeoki juga merupakan salah satu Korean street food, hampir bisa dipastikan, kita bisa menemukan tteokpeoki di sepanjang jalanan Korea. Tteokpeoki sendiri merupakan rice cake yang dimakan bersama saus pedas manis biasanya terdapat tambahan fish cake, telur dan keju. Tergantung dari cara penyajian si penjual. Tteokpeoki sendiri merupakan favorit aku, dan aku bisa bilang kalau tteokpeoki di sini tuh enak banget, rice cakenya ga plain dan chewy banget, ga susah untuk dikunyah, sausnya juga mengcompliment dengan baik si rice cakenya. Satu yang kurang, kurang banyak XD
Bibimbap Rp 59.000
32 views
1 likes
0 comments
Bibimbap boleh dibilang juga seperti nasi campur Korea. Isinya terdapat nasi dengan berbagai macam topping di atasnya, ada tauge, wortel, sawi hijau, jamur enoki, timun dan beef. Di bagian atasnya ditaruh lagi telur setengah matangdan dilengkapi dengan saus khas Korea. Sebelum disantap bibimbap ini harus diaduk terlebih dahulu agar semua komponen menyatu dengan baik. Selain tteokpeoki, menurut aku bibimbapnya juga juara banget. Enak banget rasanya, bumbunya pas, pokoknya enak deh. Kalau udah enak kayaknya binggung juga mau dikomenin apa lagi. Pokoknya kalau ke Seigo Dakgalbi, wajib banget pesan bibimbapnya. Dan bibimbap ini juga udah dapat pengakuan juga dari Orang Korea aslinya lho, jadi jangan ragu untuk pesan yah.
Bogum Dalk Rp 44.000
35 views
1 likes
0 comments
Potongan daging ayam yang ditumis bersama bumbu khas korea dan cabai rawit yang banyak. Aku suka menu yang satu ini, bumbunya meresap dengan baik ke dalam daging ayamnya. Menurut aku ga begitu pedas, pas pertama makan memang tidak terasa pedas, beberapa saat kemudian baru terasa pedasnya, tapi pedasnya ini juga cepat hilang kok. Wajib pesan bagi penyuka pedas.
Chajang Myeon Rp 49.000
47 views
4 likes
0 comments
Chajang Myeon, merupakan mi dengan pasta kacang keledai hitam, kalau di Korea sana yang dipakai adalah daging babi, kalau di sini karena mengusung konsep halal, jadinya menggunakan daging ayam dan daging sapi. Sebelum dimakan harus diaduk terlebih dahulu yah, agar mi dan pasta kacang kedelai hitam, tercampur rata. Di Korea, orang – orang yang belum memiliki pacar akan memakan hidangan ini pada black day. Cerita sedikit yah, aslinya chajang myeon ini merupakan makanan dari cina yang bernama zhajianmian dan saus yang dipakai lebih beragam dan biasanya menggunakan daging babi untuk isiannya. Untuk rasanya, chajangmyeon ini enak dan ga terlalu tajam rasa pasta kacang kedelainya. Baru pertama kali juga nyobain chajangmyeon, soalnya takut sama warna pasta kacang kedelai hitamnya yang pekat banget, takut ga cocok di lidah. Tapi, di sini enak dan cocok di taste aku.
Kimchi Jigae Rp. 55.000
16 views
1 likes
0 comments
Makanan ini berupa sup pedas, yang terdapat kimchi, tahu putih, daun bawang dan beef. Untuk rasa menurut aku kurang bold dan agam berasa asam di lidah aku. Tapi, tahu putihnya enak dan lembut. Kita juga bisa menyantap kimchi jigae ini dengan semangkuk nasi.
Yache Juice Rp 26.500
32 views
3 likes
0 comments
Juice ini terdiri dari campuran sawi, apel, nanas dan lemon. Walaupun warnanya hijau banget, tapi rasanya enak lho. Tidak berasa sayuran sama sekali, wajib dicoba nih kalau pengen minuman yang enak tapi menyehatkan.
Pat Bing Soo Rp 38.000
39 views
4 likes
0 comments
Sebelumnya aku mau minta maaf nih kalau sok tahu tentang pat bing soo di Seigo Dakgalbi ini. Karena setahu aku pat bing soo itu adalah es serut dan biasanya memakai kacang merah sebagai toppingnya dan kalau di Korea dessert yang satu ini sangat popular dan biasanya dimakan pada saat musim panas. Untuk sekarang ini tidak hanya kacang merah saja yang dipakai sebagai topping, kita bisa menambahkan es krim, yoghurt, sirup, agar-agar, maupun buah-buahan. Kalau di Seigo Dakgalbi ini isian pat bing soonya ada, es krim vanilla, strawberry, kacang merah, pearl dan ada buah kuning, ga tahu apaan, kayaknya si jeruk dan di atasnya dituang susu kental manis coklat. Rasanya enak dan menyegarkan, paling suka sama pearlnya. Pearlnya kenyal terus ada harum kopinya sewaktu dikunyah. Remains me of my favorite coffee snack in my childhood, kopilo. Wondering it’s still available now.

Conclusion
Overall senang banget bisa gathering di Seigo Dakgalbi. Makanan dan minumannya enak. Orang-orangnya baik- baik banget, dari pihak owner maupun pihak openrice. Tidak lupa sama Aska yang supel dan ceria banget, kamu lucu banget sih dek.. Pokoknya senang banget deh gathering kali ini. Maaf juga kalau aku ada salah kata, ucapan maupun penulisan yah. Thanks banget buat Openrice aku diundang lagi ke gatheringnya. Jangan bosan-bosan undang aku lagi yah XD Buat penyuka makanan Korea, ga usah ragu, di sini enak-enak banget makanannya kok, harganya juga terjangkau. Dan buat teman-teman Muslim juga ga usah takut, di sini beneran halal kok. Rugi deh kalau ga nyoba.
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Dining Method
Dine In
Recommended Dishes
Yu Cha Cha Rp 28.000
Dakgalbi
Dakgalbi - Additional Cheese
Odeng Rp 40.500
Tteokpeoki Rp 44.000
Bibimbap Rp 59.000
Bogum Dalk Rp 44.000
Chajang Myeon Rp 49.000
Yache Juice Rp 26.500
Pat Bing Soo Rp 38.000