21
7
0
Level4
117
6
Weekend kemarin, saya sengaja mengajak pasangan pergi ke daerah Cikini. Saya ingin sekali kangen-kangenan dengan Pempek Megaria yang berada di kompleks Bioskop Metropole. Sudah lama juga saya tidak kesini, padahal sewaktu masih kost di daerah Kemayoran, hampir setiap bulan saya kesini.Tujuan saya bukan untuk menonton film di bioskop, namun makan pempek, hihi. Pempek Megaria ini cukup terkenal karena sudah berdiri sejak tahun 1989. Saat saya baru bisa berjalan sepertinya. Terlihat sih, dari bentu
Read full review
Weekend kemarin, saya sengaja mengajak pasangan pergi ke daerah Cikini. Saya ingin sekali kangen-kangenan dengan Pempek Megaria yang berada di kompleks Bioskop Metropole. Sudah lama juga saya tidak kesini, padahal sewaktu masih kost di daerah Kemayoran, hampir setiap bulan saya kesini.

Tujuan saya bukan untuk menonton film di bioskop, namun makan pempek, hihi. Pempek Megaria ini cukup terkenal karena sudah berdiri sejak tahun 1989. Saat saya baru bisa berjalan sepertinya. Terlihat sih, dari bentuk bangunannya yang memang seperti bangunan tua dan masih dipertahankan keaslian bangunannya hingga kini. Namun, untuk bangunan bioskopnya sendiri sudah banyak mengalami renovasi dan perubahan agar mengikuti perkembangan jaman.

Seperti biasa, pempek ini selalu ramai oleh pengunjung. Biasanya pengunjung merupakan orang-orang yang menunggu waktu tayang bioskop. Ataupun orang-orang yang sengaja datang seperti saya ini, hehe. Dahulu tempatnya sangat sempit dan kecil ukurannya, sekitar 3x3 meter persegi saja. Sehingga banyak pengunjung yang harus waiting list ataupun terpaksa membungkus pempeknya. Akhirnya dilakukanlah pelebaran kesamping sehingga kini tempatnya cukup luas.
42 views
1 likes
0 comments
62 views
1 likes
0 comments
Seperti kebiasaan saya, saya pasti memesan Pempek Kapal Selam (Rp. 13.000) dan saya tak tahan mata untuk tidak memesan beberapa pempek kecilnya. Akhirnya saya pun memesan Pempek Kulit (Rp. 3.000/bh) dan Pempek Keriting (Rp. 3.000/bh) sebagai tambahan. Habisnya, display macam-macam pempek yang dijadikan contoh menu, semuanya menarik minat saya untuk memakannya sih, hehe. Selain berbagai jenis pempek, ada juga menu khas Palembang lain yang bisa dipilih disini seperti otak-otak bakar dan tekwan.
74 views
1 likes
0 comments
55 views
1 likes
0 comments
60 views
1 likes
0 comments
Pempek kapal selam disini cukup besar ukurannya. Berisi telur rebus yang sangat menggugah selera. Ditambahkan dengan bumbu cuka pedas yang memang telah disediakan pada masing-masing meja, so yummy. Namun jangan harap akan mendapatkan irisan mentimun ataupun mie kuning sebagai pelengkap ya. Disini tidak disajikan demikian, hanya ada tambahan ebi saja. Favorit saya sebenarnya adalah pempek kulit, namun dengan memakan sebuah kapal selam saja, saya sudah kekenyangan. Akhirnya saya minta untuk dibawa pulang. Untuk minumnya, saya memesan Es Teh Manis (Rp. 3.000) yang rasanya tidak terlalu manis menurut saya.
57 views
1 likes
0 comments
Soal pelayanan dan kebersihan disini, jangan khawatir. Para waiter sangat membantu semua permintaan kita. Kebersihan pun selalu dijaga disini.
So, penggemar pempek? Jangan lewatkan untuk coba pempek yang legendaris ini ya..


(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Date of Visit
2013-09-08
Spending Per Head
Rp25000 (Lunch)
Recommended Dishes
  • Pempek Kapal Selam
  • Pempek Kulit