11
1
0
Level2
8
4
2013-05-20 437 views
Beberapa waktu yang lalu saya diundang ke opening salah satu restoran Korea baru yang bernama Seigo Dakgalbi. Tidak seperti kebanyakan restoran Korea yang mengunggulkan Korean BBQnya, maka Seigo Dakgalbi justru mengangkat Dak Galbi menjadi menu andalan mereka.Secara harfiah, Dak Galbi dapat diartikan sebagai "tulang rusuk ayam", tapi jangan harap menemukan tulang rusuk ayam dalam hidangan ini. Dak Galbi sendiri merupakan masakan yang terbuat dari ayam yang ditumis dengan saus gochujang yang agak
Read full review
Beberapa waktu yang lalu saya diundang ke opening salah satu restoran Korea baru yang bernama Seigo Dakgalbi. Tidak seperti kebanyakan restoran Korea yang mengunggulkan Korean BBQnya, maka Seigo Dakgalbi justru mengangkat Dak Galbi menjadi menu andalan mereka.

Secara harfiah, Dak Galbi dapat diartikan sebagai "tulang rusuk ayam", tapi jangan harap menemukan tulang rusuk ayam dalam hidangan ini. Dak Galbi sendiri merupakan masakan yang terbuat dari ayam yang ditumis dengan saus gochujang yang agak pedas bersama dengan irisan sayur-sayuran segar. Biasanya Dak Galbi dimasak di atas meja pemesannya langsung, untuk itu diperlukan bahan - bahan baku yang segar demi menjamin kelezatan rasa dakgalbi.

Environment
60 views
0 likes
0 comments
Restoran ini menempati lokasi yang cukup luas, separuh ruangannya didominasi oleh jendela-jendela kaca yang besar. Jika datang saat malam hari, kita dapat menikmati pemandangan lampu-lampu yang berasal dari padatnya kendaraan di salah satu jalan protokol dan jalan tol Jakarta. Kesan minimalis dan bersih muncul saat memasuki Seigo, sentuhan warna biru dan merah pada furnitur mempercantik ambiancenya. Panggangan tersedia hampir di setiap meja yang nantinya digunakan jika pengunjung memesan Dakgalbi.

Food & Beverages
Seigo Dakgalbi menawarkan aneka makanan dan street food khas Negeri Ginseng tersebut dalam menunya. Untuk citarasanya sebagian memang sudah disesuaikan dengan orang Indonesia agar lebih cocok di lidah, namun dengan tidak menghilangkan rasa orisinil khas Korea.
91 views
1 likes
0 comments
Nun Sungi Ice (25,909K)
Saya memesan minuman yang menjadi salah satu minuman yang direkomendasikan. Nun Sungi Ice ini terbuat dari jelly ball dan jelly yang berbentuk mie dengan ice cream nangka. Rasanya lezat, creamy dengan manis yang tidak berlebihan dan terdapat rasa gurih dari es krim serta aroma wangi nangka yang samar-samar.
Yu Cha Cha (22,886K) & Yache Juice (22,886K)
Yu Cha Cha merupakan minuman yang terbuat dari jeruk lengkap dengan parutan kulitnya untuk menambah intens rasa dan aromanya. Rasanya asam manis menyegarkan!
Sedangkan Yache juice merupakan minuman sehat yang terdiri dari campuran buah dan sayur segar yang dijus. Saya kurang suka dengan minuman yang satu ini karena aroma & rasa sayurnya masih dominan.
110 views
0 likes
0 comments
Dakkochi (33,250K)
Sate ayam ala Korea ini digoreng tepung hingga renyah dan disajikan dengan saus pedas manis. Ayamnya lezat, tidak overcooked, tapi tidak ada yang spesial pada menu yang satu ini.
Odeng Duikim (3,886K)
Bola odeng yang berisi telur dan kemudian digoreng dan dimakan dengan saus pedas manis. Rasanya juga tidak terlalu istimewa.
Sengson Duikim (24,182K) & Seewo Odeng (8,205K)
Sengson Duikim merupakan daging fillet ikan yang digoreng tepung dengan saus mayo-lime. Mayo limenya tidak terlalu terasa, ikannya cukup enak, tapi lagi-lagi tidak terlalu istimewa.
Seewo Odeng adalah udang yang dililit odeng dan kemudian digoreng. Udangnya cukup juicy tapi saya tidak terkesan dengan (lagi-lagi) odeng yang digoreng. Saus pedas manisnya mampu mengangkat rasa Seewo Odeng.
103 views
0 likes
0 comments
Bulgogi (35,341K)
Bulgogi adalah masakan khas Korea yang terbuat dari daging sapi yang dimasak mirip dengan yakiniku. Rasanya gurih manis dengan irisan paprika merah dan hijau yang bertaburan di sela sela dagingnya. Biasanya di Korea, bulgogi dimakan dengan daun selada/daun wijen dan juga kimchi. Satu suka menu yang satu ini, manis gurihnya balance!
Toekbuki (38K)
Toekbuki merupakan salah satu Korean street food yang cukup terkenal. Biasanya toekbuki terbuat dari tepung beras dan berbentuk silinder yang dipotong-potong. Teksturnya kenyal, disajikan dengan saus khas yang bercitarasa pedas manis. Saya suka rasa dan tekstur toekbukinya walaupun menurut saya kuah/sausnya masih terlalu encer.
90 views
1 likes
0 comments
Sundubu Jigae (43,182K)
Semacam sup tahu khas Korea yang berisi egg tofu, bihun korea (dangmyeon), seafood dan telur dan disajikan di dalam hotbowl. Rasanya perpaduan antara gurih dan sedikit pedas.
Kimbab Beef (47,068K)
Kalau Jepang punya sushi, maka Korea punya kimbab. Sebagai negara satu rumpun, maka wajar saja apabila beberapa masakan khas negara mereka juga hampir mirip. Kimbab ini merupakan nasi yang digulung dengan nori dan berisi irisan daging sapi, crabstick, timun, wortel, telur dan odeng. Sebagai pengganti shoyu, Kimbab dinikmati dengan saus yang bercitarasa asin gurih.

Bibimbab (48,795K)
82 views
1 likes
0 comments
Bibimbab ini merupakan nasi campur ala Korea. Hidangan ini berisi nasi, beef, tauge, wortel, pumpkin, jamur enoki dan pakcoy dengan tambahan saus korea dan telur setengah matang. Di beberapa restoran, seringkali telur yang dihidangkan merupakan telur mentah agar nanti menjadi matang dengan sendirinya saat diaduk di hotbowl. Saya suka dengan rasanya yang gurih manis dengan tekstur sayuran yang masih segar.

Odeng (34,977K)
110 views
2 likes
0 comments
Seperti yang telah sempat disinggung sebelumnya, odeng merupakan makanan Korea yang terbuat dari tepung terigu dan daging ikan dan berbentuk lembaran. Odeng ini kemudian ditusuk dan direbus serta disajikan dengan kuah kaldu. Odeng ini salah satu menu favorit saya di Seigo Dakgalbi, rasanya yang gurih dan sedikit chewy serta gurihnya kaldu sangat cocok dimakan ketika cuaca sedang dingin.

Dakgalbi (50,091K - 101,477K)
108 views
1 likes
0 comments
Belum pas rasanya jika bertandang ke Seigo tanpa mencoba menu Dakgalbinya. Terdapat tiga macam Dakgalbi yaitu Original (ayam), Seafood (Udang, cumi, ayam) dan Vegetables (toek/ rice cake) dengan dua ukuran yaitu regular (2-3 orang) dan large (4-5 orang).

Sebagai pelengkapnya, kita dapat memilih nasi, mie bahkan extra cheese agar rasanya semakin kaya. Rasanya gurih dengan rasa pedas yang cukup kuat. Saya sendiri sangat menikmati Dakgalbi ini. One of my favorite dish at Seigo.

Jika kita akan memesan Dakgalbi ini maka sang chef akan langsung memasakkan di atas meja. Pengunjung memang tidak diperbolehkan memasak sendiri karena proses memasak Dakgalbi yang kurang tepat akan mengakibatkan kelezatannya tidak maksimal. Biasanya jika tidak terlatih memasaknya, maka kematangan Dakgalbi ini bisa jadi tidak merata.

Dari sekian banyaknya restoran Korea yang menjamur, sepertinya Seigo Dakgalbi mampu memikat hati para penggemar kulinernya melalui Dakgalbinya yang terbilang masih jarang ditemui di restoran restoran Korea sejenisnya. pelayanan servicenya pun ramah dan cukup cepat dalam menyajikan aneka hidangan lezat, belum lagi staf dan para chef yang ditraining khusus langsung di Korea. Jadi sepertinya tidak ada alasan untuk tidak mencoba Seigo Dakgalbi!











Seigo Dakgalbi

www.facebook.com/seigodakgalbiresto
https://twitter.com/SeigoDakgalbi

Tebet Green Mall UG Floor A1 Jakarta
(021)2938 0753/ 3938 0754
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Date of Visit
2013-01-27
Spending Per Head
Rp100000 (Lunch)
Recommended Dishes
  • Dakgalbi
  • Bulgogi
  • Sundubu Jigae