19
3
1
Level2
9
0
2013-12-15 340 views
Oceanic Cafe, cafe dengan swimming pool di tengahnya, dan ada dermaga extension di bagian belakang. Pertama masuk, suasana oke. Pelayanan so so. Desainnya agak tua, tapi masih oke.Karena lagi gerimis, gw duduk di sebelah swimming pool. Ada air mancur kecil, suaranya bikin suasananya berbeda. Pelayan ngasih daftar menu, gw order, pesanan dateng 10 menit kemudian. Speednya oke deh. Berikut detail makanan yg gw order :1. Fetuccine Carbonara (33K) : Fetuccininya overcooked jadi lembek, cream-nya kay
Read full review
Oceanic Cafe, cafe dengan swimming pool di tengahnya, dan ada dermaga extension di bagian belakang. Pertama masuk, suasana oke. Pelayanan so so. Desainnya agak tua, tapi masih oke.
Karena lagi gerimis, gw duduk di sebelah swimming pool. Ada air mancur kecil, suaranya bikin suasananya berbeda. Pelayan ngasih daftar menu, gw order, pesanan dateng 10 menit kemudian. Speednya oke deh. Berikut detail makanan yg gw order :

1. Fetuccine Carbonara (33K) : Fetuccininya overcooked jadi lembek, cream-nya kayaknya kebanyakan pake blackpepper jadi rasanya agak absurd. Penyajiannya agak "unik", gw dikasih tambahan sumpit buat makan pasta, tapi ada sendok garpu juga. Ketika dimakan, eneg maksimal karena rasanya aneh, cream + blackpepper. Gw ga terbiasa, jadi menurut gw ini Fetuccine Carbonara yang fail.

2. Crispy Chicken : Gw lupa sih nama lengkapnya, ini temen gw yg makan. Sebelum makan dia nyium bau aneh, dan ketika dimakan, ayamnya kurang mateng. Akhirnya kita panggil pelayan dan ayamnya diganti. Setelah diganti, katanya sih rasanya biasa aja.

3. (Gw lupa namanya, mirip Cordon Bleu tapi ukurannya kecil) : Cordon Bleu nya lumayan oke. Hanya ini yang oke.

4. Banana Split (26K) : 3 scoops ice cream rasa vanilla, chocolate, dan strawberry disajiin dgn pisang, dikasih whipped cream dan cherry, plus wafer roll rasa coklat. Bole la.

Ada live music juga, yang menurut gw agak (kalau bukan sangat) absurd. Seharusnya live musiknya jangan deket-deket swimming pool, karena jadinya tabrakan sama suara air mancur. Awalnya band-nya mainin lagu agak jazz gitu. Absurdnya, ketika band-nya break selama 30 menit, kita diputerin lagu trance semacam di klub Crown. Setelah itu entah bagaimana, ada anak kecil dengan suara pemula juga karaoke nyanyi lagunya Bruno Mars, lalu dilanjutkan dengan pemutaran lagu dangdut disertai beberapa orang berjoged bersama di sekitar panggung. I was speechless.

Setelah cepat-cepat menyudahi acara makan di sana, gw jalan2 ke dermaganya. Gw recommend kalau mau makan di dermaga nya aja, stay away dari live music stage deh. Dermaganya kelihatannya oke. Btw sorry gaada foto, soalnya suasananya gelap.
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Date of Visit
2013-12-14
Spending Per Head
Rp50000 (Dinner)