1
0
1
Level1
1
0
2013-07-02 68 views
Pada kunjungan saya yg pertama kali ke Kopi Kitchen, saya memesan Buttermilk Fried Chicken With Mashed Potatoes dan Taro Milk Tea. Sementara pacar saya memesan Mac & Cheese. Saat makanan disajikan, saya kaget melihat tampilan dari makanan yang saya pesan. Fried Chickennya terlihat sangat kering, dan persis sperti fried chicken di resto fast food. Saat saya mencoba gigitan pertama. Kayak ayam tepung tanpa bumbu. Mashed potatosnya pun tidak halus, dan tidak ada rasa susunya, hanya kentang, direbus
Read full review
Pada kunjungan saya yg pertama kali ke Kopi Kitchen, saya memesan Buttermilk Fried Chicken With Mashed Potatoes dan Taro Milk Tea. Sementara pacar saya memesan Mac & Cheese. Saat makanan disajikan, saya kaget melihat tampilan dari makanan yang saya pesan. Fried Chickennya terlihat sangat kering, dan persis sperti fried chicken di resto fast food. Saat saya mencoba gigitan pertama. Kayak ayam tepung tanpa bumbu. Mashed potatosnya pun tidak halus, dan tidak ada rasa susunya, hanya kentang, direbus, lalu di-mashed. Gravy nya terlalu asin. Lalu saya mencicip makanan yang dipesan pacar saya, Mac & Cheese nya mostly memakai keju kraft. Overall, menurut saya Kopi Kitchen berusaha mencoba meniru konsep restoran2 lainnya, dapat dilihat dari gerainya. Harga sangat overpriced, tidak sebanding dengan kualitas makanannya. Para waiter juga agak sedikit lambat bekerjanya. Bahkan waiter yg melayani meja saya tidak tahu menu. Dia harus melihat dulu menu yg saya tunjuk, dan dia tidak dapat menjelaskan ingredients dari menu yg saya tanyakan.
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Spending Per Head
Rp75000 (Lunch)