1
0
0
Level1
1
0
2013-09-01 870 views
Nah ini dia juaranya. Tempat makan malam favorit saya. Kalau malam kan pengennya makan yang enak tapi ngga kenyang-kenyang banget. Kalau jalan-jalan ke Medan, biasanya dibilang, jangan lupa makan durian di Ucok Durian, atau makan mie Aceh di Titi Bobrok. Nah ada satu lagi yang ngga boleh ketinggalan. Makan di Nelayan. Di Medan, ada beberapa cabang Restoran Nelayan, di tiap mall pasti ada. Tapi yang paling asik sih yang di Merdeka Walk. Karena letaknya di udara terbuka. Terus dikelilingi oleh tem
Read full review
Nah ini dia juaranya. Tempat makan malam favorit saya. Kalau malam kan pengennya makan yang enak tapi ngga kenyang-kenyang banget.

Kalau jalan-jalan ke Medan, biasanya dibilang, jangan lupa makan durian di Ucok Durian, atau makan mie Aceh di Titi Bobrok. Nah ada satu lagi yang ngga boleh ketinggalan. Makan di Nelayan.

Di Medan, ada beberapa cabang Restoran Nelayan, di tiap mall pasti ada. Tapi yang paling asik sih yang di Merdeka Walk. Karena letaknya di udara terbuka. Terus dikelilingi oleh tempat-tempat makan yang lain. Merdeka Walk itu suatu kawasan makan yang terletak di tepi lapangan merdeka. Persis di depan bangunan-bangunan tua bersejarah, kayak gedung Lonsum, gedung BI dan kantor pos yang sudah berusia ratusan tahun. Di pinggirannya terdapat pohon-pohon gede dengan diameter kambium yang super lebar. Di batang-batangnya digantungin lampu-lampu cantik yang menambah semarak kawasan Merdeka Walk. Kalau di Bandung, mirip Ciwalk lah.

Nelayan, atau bisa juga Jala-Jala, adalah restoran dengan masakan cina. Menu andalannya aneka dimsum, dimsum goreng maupun dimsum steam. Mungkin dikota-kota lain juga ada dimsum, tapi yang membedakan adalah saus sambalnya. Hmmm, maknyuss banget. Pedes banget, bikin lidah melintir. Saya beberapa kali makan dimsum di Jakarta, tapi ngga ada yang bisa nyamain saus sambelnya Nelayan. Enaaak banget, bikin kita mendesis-desis. Suami saya ngga pernah nyentuh ni sambel.

Dari semua dimsum yang ada. Wajib banget dicoba adalah Leng Hong Kien, dimsum goreng campuran udang dan kepiting, dengan mayones yang lembuut dan rasanya pas sekali. Satu porsi ngga akan cukup. Kalau dimsum steamnya harus coba siomay nelayan atau kadang disebut siomay tiga rasa. Terbuat dari campuran, udang, kepiting dan ayam. Mantaaaap. Dicocolin saus yang pedes itu, top markotop.

Leng Hong Kien

Siomay rumput laut nya juga oke punya, dan pangsit gorengnya sayang untuk dilewatkan. Setelah puas menyantap dimsum. Jangan pernah pulang sebelum mencoba aneka dessertnya. Ada aneka pudding dan pancake. Very Recommended pancake durian. Pancake dengan isi durian utuh, yang enaaaak banget. Kalau makan durian kan bisa saja ketemu yang ngga enak. Kalau pancake udah dijamin pasti enak. Makannya, berasa mati masuk surga, mati lagi, masuk surga lagi sankingkan enaknya ( ini kata Raditya Dika ).

Selain aneka dimsum, ada juga makanan yang beratnya. Kayak aneka mie, nasi goreng, bebek peking, sup kepiting, sapi lada hitam, kerang , wah banyak deh. Tapi kalau yang kayak gitu kan biasa di restoran lain juga ada, makanya yang saya rekomendasikan dimsumnya deh.

Bagi orang Jakarta, ngga perlu jauh-jauh ke Medan, di mall Taman Anggrek lantai GF juga ada kok.

Masalah harga, sekitar 16 ribu sampai 18 ribu seporsi dimsum yang terdiri dari 3 atau empat potong dengan ukuran sedang. Yang paling mahal pancake duriannya, seporsi 2 potong seharga 26 ribu ( belum termasuk pajak). Tapi dibanding rasanya dan pelayanannya ngga mahal deh.

Oya saya belum cerita, pelayanannya tuh ngga biasa. Jadi si pelayan akan mondar-mandir membawa satu nampan besar berisi aneka dimsum, dessert, pudding dan mendatangi tiap meja. Kita tinggal tunjuk-tunjuk saja. Seperti display berjalan, jadi ngga sekedar lihat di halaman menu. Kalau kita ngga tau apa isinya, tinggal tanya aja sama pelayannya, mereka akan memberitahu apa aja komposisi dimsum tersebut. Dan biasanya mereka akan merekomendasikan yang paling sering dipesan tamu, gitu. Jadi kalau baru pertama kali, jangan khawatir, ngga akan kecele.

Setiap pulang ke Medan, saya pasti ngga pernah absen kesini. Sekalian menikmati kota Medan di Merdeka Walk. Kalau malam minggu bisa buka sampai tengah malam, jadi pas juga buat yang insomnia trus kelaperan. Untuk temen nonton bola juga oke.

Tapi sebenarnya kalau di Medan sih, semua tempat makan hanya ada dua rasa, enak dan enaak banget. Jadi kemanapun anda makan, selama masih di kota Medan, tetap juara lah. Mau makan Padang?. Rumah makan ACC sip banget. Atau mau makan makanan Mandailing, rumah makan sidempuan pilihannya. Selain yang khas-khas gitu, semuanya ngga ada yang ngga enak.

Ayo ke Medan, dan manjakan lidahmu di kotanya si Feri AFI dan Rini Idol ini ( salah focus ).
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Date of Visit
2013-08-30
Spending Per Head
Rp50000 (Night Snack)
Recommended Dishes
  • Leng hong Kien
  • sapi lada hitam