8
3
0
Telephone
(0341) 364052
Good For
Family Gathering
Opening Hours
Mon.-Sun. 10:00-22:00
Payment Method
Cash / Tunai
Other Info
Parking Area
Restaurant Website
http://www.tokooen.com
Signature Dishes
Bistik Hamburg Es Krim Tuty Fruty Nasi Goreng Spesial Ham Oen's Symphony
Review (11)
Level4 2016-03-22
93 views
Toko Oen adalah sebuah restoran yang sudah berdiri sejak tahun 1930. Toko Oen terkenal dengan es krimnya yang khas. Selain es krim, toko Oen juga menjual masakan Indo-Belanda dengan nuansa tempo doeloe seperti nasi goreng, gado-gado, beef steak, dan lain-lain. Dulu saya pernah membaca artikel tentang toko Oen di sebuah harian nasional. Karena tertarik dengan nuansa tempo doeloe yang masih dipertahankan toko ini, maka saya memasang niat jika ke Malang lagi maka saya ingin mencoba es krim di toko Oen. continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2015-12-28
13 views
restoran dan bakery ini menjual aneka masakan indo belanda dan kue yang bernuansa jaman dahulumelihat banyak rekomendasi orang-orang akan kelezatan aneka masakannya seperti bitterballen, nasi goreng, beef steak, gado-gado dan lainnyakarena sudah cukup kenyang maka kami memutuskan untuk menikamti es krimnya saja dan minum di tempat inisetelah melihat menu akhirnya diputuskan yang dipesan adalah menu poffertjes ice creamuntuk poffertjes ice cream ini harganya termasuk yang mahal dibandingkan dengan menu es krim lainnya di tempat ini, tapi cukup penasaran dengan rasa poffertjesnya, jadi akhirnya kita coba menu yang satu inimenu ini adalah yang paling terakhir datang, dan ternyata porsinya cukup besar saudara-saudara, cukup untuk dinikmati 2 orang nihtersaji di dalam piring berukuran cukup besar, ada deretan poffertjes dengan taburan gula halus, yang diatasnya diberi eskrimnya, tak lupa ada whipped cream homemadenya, dan terakhir disiram oleh saus strawberry dan coklatsetelah dihitung, ada kurang lebih sepuluh buah poffertjesnya.es krimnya sendiri ada 3 scoop dengan rasa strawberry, coklat dan vanillauntuk rasa poffertjesnya sendiri ternyata standar saja, tidak terlalu spesial, tapi setelah dicampur dengan es krimnya, rasanya jadi cukup enakkarena poffertjesnya masih panas, maka es krimnya jadi cepat meleleh dan harus buru-buru menghabiskan menu es krim yang satu inioverall masih cukup enak rasa poffertjes ice cream di tempat ini dan masih layak untuk dicoba continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice's point of view.)
Saya sudah beberapa kali singgah ke restoran yang cukup beken di kota Malang ini dan pada kunjungan terakhir ke Resto Oen ini saya agak kecewa dengan pelayanannya yang sedikit menurun dibandingkan awal-awal kunjungan saya. Jika dulu, para petugasnya sangat jeli mengenali tamu sehingga tamu segera disambut dan diberikan daftar menu. Selain itu, dulu sangat mudah untuk menambah pesanan atau meminta sesuatu. Mungkin karena sekarang pengunjungnya lebih banyak sehingga petugasnya kerepotan. Pada kunjungan sebelumnya saya sampai keluar dari restoran karena sudah sekian lama tidak dilayani ataupun ditegur tapi pada kunjungan terakhir saya lebih bersabar karena kangen dengan rasa es krim dan bistiknya.Bersantap di Toko Oen, paling asyik saat hari kerja bukan saat weekend atau musim liburan. Karena pada masa-masa inilah kita bisa merasa seperti raja dan dilayani dengan baik. Kita juga lebih nyaman menikmati suasana Oen yang ber-setting ala kolonial masa lalu. Ada sambutan selamat datang dengan bahasa Belanda. Kursinya pun tetap sama seperti dulu, ala-ala jaman Belanda. Di sini seringkali juga banyak turis asing yang bersantap di sini. Menu-menunya juga percampuran antara masakan Belanda dan Indonesia. Yang paling beken adalah nasi goreng, bistik, aneka cake, dan es krimnya.Untunglah dari segi rasa Toko Oen tidak banyak berubah. Favorit saya di sini adalah es krim yang mereka buat sendiri tanpa bahan pengawet. Pada kunjungan terakhir saya menyantap bistik lidah dan es krim dua skop, strawberry dan cokelat.Es krimDi sini kita bisa membeli es krim per-skoop atau membeli menu es krim seperti banana split dan sebagainya. Kalau saya lebih suka membeli es krim per skoop karena makanannya sudah berat. Pernah, saya memesan es krim banana split dan hampir tidak habis karena kekenyangan hehehe. Es krimnya memang tidak selembut es krim bermerk, namun rasa cokelat dan strawberry-nya sangat terasa. Rasa cokelatnya tidak terlalu manis dan samar-samar terasa pahitnya.Bistik LidahNah, ini dia salah satu masakan Toko Oen yang terkenal. Bistik lidah ini semacam semur tapi dengan kuah yang kental dan sedikit. Bistik lidah dilengkapi dengan kentang goreng dan wortel seperti steak. Lidahnya empuk dengan bumbu bistik yang meresap. Satu porsi bistik lidah bisa dimakan berdua karena menurut saya porsinya cukup besar. Bistik lidah dan es krim Toko Oen sangat pas sebagai ajang pelepas kangen saat pulang kampung ke kota Malang yang sejuk. continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice's point of view.)
Katanya belum pernah ke malang kalau belum ke Toko Ice Cream Yang Melegenda ini. Yap! Kali ini saya akan me review, took es legendaries, Toke OEN!Lokasinya berada di tengah kota. Deket sarinah, dan deket took buku gramdiaUntuk Eksteriornya, dari luar keliatan bangunan bekas belanda yang masih asli bangetBegitu masuk interiornya juga jaman dulu banget dan katanya emang itu masih asli peninggalan belanda. Banyak banget bule yang makan es disini Untuk Menu, sebenernya ada main course nya juga, tapi yang lebih legendaries disini itu ice creamnya.Dan kami saat itu memesan1 Scoop ice cream strawberry : Ya memang Cuma satu scoop yang disajikan diatas gelas mini yang imut. Rasa Ice cream strawberrynya enak, dan lembut. Tapi beda sama ice cream2 biasa, rasanya sangat autentikChocolate parfait : Ini menu enak banget, coklatnya benar benar kerasa orisinil dan asli, Enak banget! Harus coba deh kalau misalnya kesiniUntuk harga ice cream disini diatas 10 ribu semua ya lumayan mahal sih, tapi gak nyesel dehPelayanan cukup cepat dan ramah. Apalagi pakaian pelayannya lucu, ala ala belanda gitu deh Tempat yang nyaman + kalau anda pengen merasakan suasana ala belanda jaman dahulu continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level3 2013-05-29
12 views
Like Zangrandi in Surabaya or Ragusa in Jakarta, Malang also has its own legendary ice cream palace, which was established in 1930. They serve Dutch food like Bitterballen, Zuppa Soup, etc, and of course ice cream. The atmosphere of the restaurant brings us back to the colonial era. The ice cream is all homemade, without any addition of any preservative.Napolitan is a big pieces of strawberry and vanilla ice cream. The ice cream is not to sweet - like typical Dutch ice cream. Me likey! Oen's Special consisted of 3 scoops of ice cream with different flavors (we can choose 3 of them), with chocolate wafer, whipped cream and cherry. Great for sharing Overall, this place is worth a visit for everyone spending holiday in Malang, especially for culinary lover continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice's point of view.)