2
0
0
Telephone
085842387373
Opening Hours
Mon - Sun 10:00 - 22:00
Payment Method
Cash / Tunai
Other Info
Sales Tax
VIP Rooms
Review (2)
Level4 2014-10-23
90 views
jalan2 keluar kota tepatnya ke temanggung pastinya harus cobain makanan khas daerahnya dong nah kata temenku disini dikota ini ada soto yang khas namanya soto tauto wah seperti apa ya selama ini saya hanya merasakan macam soto seperti soto betawi, soto kudus, ataupun soto mie bogor belum pernah saya merasakan yang namanya soto khas pekalongan yang pendudukan setempat menyebutnya dengan tauto. bila anda berkunjung ke kota pekalongan, tidak ada salahnya kalau mampir untuk sekedar mencicipi soto khas pekalongan. banyak sekali penjual tauto di kota ini, salah satunya tauto bang dul yang terletak di jalan Dr Sutomo, depan asrama brimob, tempatnya berada di pinggir jalan persis jadi gampang di cari dan dibagian depan terdapat spanduk bertluiskan soto bang dul untuk yang membawa kendaraan pribadi untuk parkir juga gampang kok.untuk tempatnya memang terlihat kecil, tapi begitu masuk ternyata luas dengan dinding bercat pink agak orange dan banyak tempelan seperti kalender, jam ataupun tulisan menunya. meja dan kursi kayu kokoh yang tertata rapih dan tersedia cukup banyak. untuk pelayanannya standart rumah makan, lumayan ramah dan baik.kebetulan saya memesan tauto dengan daging sapi disini terdapat dua pilihan ada ayam atau daging sapi katanya sih ada juga beberapa warung tauto lainnya yang menggunakan daging kerbau setelah menunggu sekitar 5menit akhirnya soto tautonya jadi semangkuk tauto dengan kuahnya yang menggoda tersaji di meja dan siap saya santap. kuahnya masih panas berwarna pekat coklat agak merah seperti kuah kare. terlihat beberapa daging sapi yang hanya berbentuk suwiran mungkin karena di masak terus menerus supaya kuahnya tetap panas. isinya hanya ada bihun, daun bawang, bawang goreng dan siram kuah lalu di tambahkan tautonya. tidak ada kol seperti soto kebanyakan rasanya sangat khas dan enak harum aroma tautonya juga lumayan tajam apalagi makannya dilengkapi dengan tempe mendoan wis eunak tenan pagi2 sarapan yang seger kayak gini endes dah.   continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice's point of view.)
Level4 2012-11-22
11 views
hampir setiap daerah mempunyai ragam kuliner yang khas, soto misalnya.. ada beberapa macam soto yang bahan dan cara penyajiannya dari derah satu ke daerah lain agak berbeda, seperti soto betawi, soto kudus, soto sulung, ataupun soto khas pekalongan yang pendudukan setempat menyebutnya dengan tauto. bila anda berkunjung ataupun melewati kota pekalongan, tidak ada salahnya kalau mampir untuk sekedar mencicipi soto khas pekalongan. banyak sekali penjual tauto di kota ini, salah satunya tauto bang dul yang terletak di jalan Dr Sutomo, depan asrama brimob, tempatnya berada di pinggir jalan persis..jadi gampang di cari.. dibagian depan terdapat spanduk bertluiskan soto bang dul. jika di lihat dari depan tempatnya memang terlihat kecil, tapi begitu masuk ternyata besar..dengan dinding bercat pink agak orange dan banyak tempelan seperti kalender, jam ataupun tulisan menunya. meja dan kursi kayu kokoh yang tertata rapih dan tersedia cukup banyak. untuk pelayanannya standart rumah makan, lumayan ramah dan baik. di sini saya memesan tauto dengan kuah daging, ada dua pilihan tauto..yaitu pakai kuah ayam atau daging..yang di maksud daging disini adalah daging sapi, ada juga beberapa warung tauto lainnya yang menggunakan daging kerbau. serving timenya sangat cepat, sekitar 5 menitan.. semangkuk tauto dengan kuahnya yang menggoda tersaji di meja dan siap saya santap. kuahnya masih panas..berwarna pekat coklat agak merah seperti kuah kare. terlihat beberapa daging sapi yang hanya berbentuk suwiran mungkin karena di masak terus menerus supaya kuahnya tetap panas. isinya hanya ada bihun, daun bawang, bawang goreng dan siram kuah lalu di tambahkan tautonya. tidak ada kobis seperti soto kebanyakan.. rasanya sangat khas.. harum aroma tautonya juga lumayan tajam..enak..kuliner yang baru pertama kali saya coba.. continue reading
(The above review is the personal opinion of an user which does not represent OpenRice's point of view.)