1
0
0
Telephone
(0271) 648313
Opening Hours
Mon.-Sun. 10:00-22:00
Payment Methods
Cash / Tunai
Other Info
Parking Area
Signature Dishes
Kacang Ijo Sekoteng Wedang Asle Wedang Dongo Wedang Kacang Putih
Review (1)
Level4 2012-12-16
260 views
Main ke daerah Jawa Tengah belum lengkap rasanya bila belum mencicipi minuman khasnya, wedang. Wedang di beberapa daerah di Jawa Tengah memiliki nama dan jenis yang berbeda-beda. Yang paling terkenal ya wedang jahe atau wedang ronde, namun di Solo namanya Wedang Dongo. Wedang Dongo di Solo tersebar hamper di tiap sudut kota ini. Namun, wedang yang terkenal enaknya dan bahkan sudah pernah masuk ke beberapa liputan media, ada di daerah Keprabon. Saya menelusuri daerah Keprabon kearah selatan Jalan Teuku Umar, disana terdapat deretan warung tenda nasi liwet dan wedangan, yang saya cari ada di sudut jalan sebelah kanan tepatnya sebelum Optik Atlas, Wedang Dongo Keprabon, namanya. Jika bingung mencarinya, yang membedakan warung ini dengan yang lain adalah tendanya, jika rata-rata bertenda satu, waarung ini memiliki dua tenda dengan warna merah putih menyolok bertuliskan Wedang Dongo Keprabon dan ada cap Wisata Kuliner Telkomsel-nya. Warung wedang ini sudah berdiri 20 tahun dan sekarang sudah dipegang oleh generasi kedua. Si pemilik, kebetulan ibunya teman saya, bernama ibu Naniek Yulianti. Bu Naniek yang terlihat berusia kepala empat ini terlihat masih segar dan ramah melayani kami. Ada dua meja panjang di tiap tenda, yang satu dijadikan tempat untuk meletakkan wadah dan toples berisi bahan-bahan campuran wedang. Sebenarnya memang sangat tradisonal dan sederhana sekali tempatnya, tapi cukup bersih dan nyaman aja kok walau dipinggir jalan. Maklumlah Solo masih bersih, beda kan sama pinggir jalan di Jakarta hehe..Wedang yang ditawarkan disini ada wedang dongo, wedang asle, wedang kacang putih, dan kacang hijau, wedang sekoteng dan es klengkeng. Saya pun langsung memesan minuman andalan disini, wedang dongo, wedang kacang putih, dan es klengkeng. Wedang dongo ini berupa ronde kacang, kacang sangrai, dan kolang-kaling yang di siram air gula hangat. Hmmm…sudah pasti tau kan lezat dan hangatnya minuman ini. Manisnya pas dan rondenya juga lembut. Pas banget diminum di udara malam Solo yang sedang dingin. Bedanya dengan wedang dongo, Wedang Kacang Putih dipakaikan ketan putih dan warna putih airnya itu karena telah dicampur kacang putih yang sebelumnya dikukus dengan daun pandan hingga warnanya menjadi sangat putih. Rasanya manis seperti minum bubur ketan dengan santan hehehe….Sedangkan, si Es Klengkeng ini sebenarnya sangat simple pembuatannya, si ibu malah menggunakan buah klengkeng kalengan kemudian dicampur dengan air gula dan es batu. Rasanya yam anis dan segar. I love this one, soalnya air gula home made bu Naniek ini manisnya nggak membuat saya eneg. Harga aneka minuman yang ditawarkan disini juga murah banget, rata-rata semua wedang dibanderol Rp7.000 saja. Dengan pelayanan Bu Naniek yang snangat cepat apalagi beliau sudah hapal bertahun-tahun respenya, jadi cara minum wedang disini benar-benar nikmat mulai dari harga, rasa, dan keramahan pelayanannya deh!Nah, pernah nyobain wedang yang lebih enak dari ini, eaters? Monggo di share disini pengalamannya… continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)