0
0
1
Level1
4
0
2014-02-03 96 views
Gue udah lama mau nyoba restoran ini karena sering lewat, dari luar gedungnya bagus dan modern banget, kayaknya suasana restorannya oke.Gue dateng hari minggu malam, jam 8 kurang. Restorannya cukup ramai. Waiternya banyak yang trainee tapi menurut saya servicenya sudah cukup baik. Di depan pintu masuk ada tulisan besar "Viavo" dan di bawahnya tertera "Asian Fusion Dining". Gue ga ngerti maksudnya apa kecuali bagian asian.Waktu gue buka menunya memang menunya sangat variatif, dari asian, western
Read full review
Gue udah lama mau nyoba restoran ini karena sering lewat, dari luar gedungnya bagus dan modern banget, kayaknya suasana restorannya oke.

Gue dateng hari minggu malam, jam 8 kurang. Restorannya cukup ramai. Waiternya banyak yang trainee tapi menurut saya servicenya sudah cukup baik. Di depan pintu masuk ada tulisan besar "Viavo" dan di bawahnya tertera "Asian Fusion Dining". Gue ga ngerti maksudnya apa kecuali bagian asian.

Waktu gue buka menunya memang menunya sangat variatif, dari asian, western dan mexican ada. Mereka juga ada menu dessert yang isinya menurut gue biasa aja, tapi tampilannya cukup menggiurkan.

Setelah cukup lama melihat-lihat menu akhirnya gue pesen 2 appetizers :

1. Classic Caesar Salad --------> Rp. 39.800,00
Porsinya besar, cukup buat 2+ orang. Sayangnya gue tidak mencoba karena waktu mau nyoba udah diabisin sama yang lain


2. Gratinated Fries -------------> Rp. 27.800,00 
Nama lainnya cheese fries, beda dengan yang gue coba sebelumnya, kentangnya kurus-kurus dan kecil. Cheesenya hanya di permukaan saja dan kejunya kurang terasa. Mereka menyajikan dengan saus merah (antara tomat atau sambal) dan mayonnaise. Mayonnaisenya cukup enak.

Untuk main course, gue mesen :

1. Fettucine Carbonara ---------> Rp. 49.800,00
Selama ini pasta carbonara yang gue coba selalu kental/creamy, ada jamur dan smoke beefnya. Fettucine Carbonara yang gue coba sausnya cair, bahkan hampir seperti kuah. Di piring gue ada beberapa helai fettucine yang kurang mateng (masih sedikit keras). Gue kecewa, padahal carbonara itu menu sederhana, hampir bisa ditemukan di semua restoran western. Jumlah smoke beefnya cukup, jamurnya sedikit.

2. Soup Wonton Noodle -------> Rp. 22.800,00
Beda dengan fettucine, mienya sedikit kematangan sehingga jadi lembek. Kuahnya kaldu udang tapi baunya amis. Pangsitnya berbentuk siomay.

3. Dory with Lemon Butter ----> Rp. 69.800,00
Ikan dory di lumuri saus lemon dan butter. Gigitan awal enak, tapi lama kelamaan agak eneg juga karena sausnya terlalu kecut sehingga ikannya gak kerasa. Disajikan dengan baby potato. Harusnya komponen utamanya ikan tapi malah baby potatonya yang lebih ada rasa. Gue memang bukan penggemar makanan yang kecut-kecut tapi yang satu ini terlalu kecut.

Untuk dessert gue pesen Choco Crunchy Ice Cream (17ribuan). Jadi itu ice cream coklat di taburi corn flakes. Ice creamnya rasanya familiar dengan ice cream yang suka keliling-keliling.  Corn flakesnya rada melempem.

Other Info. : Gue sangat kecewa dengan taste restoran ini. Padahal tempatnya hip, suasananya juga enak, pas banget buat gaul-gaulan. Servicenya juga bagus, makanan gue keluar dengan cepat padahal restorannya cukup ramai.
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Date of Visit
2014-02-02
Waiting Time
10 Minutes (Dine In)
Spending Per Head
Rp300000 (Dinner)