0
0
0
Telephone
(031) 5663828
Good For
Dating / Couple
Family Gathering
Opening Hours
Mon - Sun 09:00 - 21:00
Payment Methods
Cash / Tunai
Other Info
Parking Area
Signature Dishes
Iga Bakar
Review (1)
Level1 2014-08-16
112 views
Selain makanan berkuah seperti Soto dan Rawon, Surabaya juga terkenal dengan penyetannya. Sederhana saja, nasi, sambal, lalapan, plus lauk yang dipilih sesuai selera penikmatnya.Tadi malam usai halal bihalal bersama teman-teman, saya meluncur ke sebuah tempat makan yang bernama Desa Cafe. Lokasinya berada di Jl. Kutai No. 29. Penasaran karena setiap lewat jalan ini Cafe ini selalu ramai.Namanya saja Desa Cafe tapi menu yang ditawarkan tidak begitu 'ndeso-ndeso' banget malahan cenderung khas lidah orang kota. Tapi ada juga sih menu legendarisnya, pecel salah satunya.Menu khas yang ditawarkan Desa Cafe ini adalah Iga. Macam-macam jenis makanan ada disini dengan bahan utamanya Iga. Konsumen bisa memilih mau Iga di bakar atau digoreng. Tetapi dari berbagai macam menu yang ditawarkan saya tertarik dengan menu khas Cafe ini, namanya Nasi Sambel Macan Nangis. Hmm seperti apa sih rasanya, macan aja bisa nangis, apalagi manusia?Nasi Sambel Macan Nangis terdiri dari paduan nasi, lalap, dan Iga digoreng (saya minta Iga goreng) yang penuh dengan lumuran sambal. Melihat penampakannya hal pertama yang saya lakukan adalah mencicipi sambalnya. Saya penasaran dengan sambal berwarna gelap yang sekilas terlihat bakalan 'menjajah lidah'. Jangan-jangan saya dibikin nangis seperti Macan. Dan ternyata sambalnya memang pedas. Pedas banget. Tapi bumbu-bumbunya  kuat sehingga rasa pedasnya tidak begitu terasa kalau hanya satu suap. Catat ya, hanya satu suap. Saya tidak jamin sampai suapan terakhir. Saran saja bagi yang tidak suka pedas jangan sekali-sekali pesan makanan ini soalnya bakalan nangis hihiSedangkan daging Iganya sendiri empuk dan gurih. Makan Iga disini tidak akan membuat serat daging tertinggal dilidah karena empuknya Iga empuk banget. Salutlah sama teknik memasaknya bisa maknyus begitu.Meski lokasinya dipinggir jalan, tapi suasananya cukup nyaman. Pelayannannya cepat, mejanya panjang, dan kursinya banyak. Menu-menunya juga banyak. Sayangnya dikertas daftar makanan tak tertulis harga makanannya sehingga merasa was-was kalau-kalau harganya gak masuk diakal. Satu porsi Nasi Sambel Macan Nangis ini dihargai Rp. 33.000! continue reading
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)