1
1
0
Level4
683
2
2014-10-07 87 views
Soto Ayam Kenari ini kata Ibu saya memang sotonya enak. Karena melewati depotnya dan saya beserta keluarga sudah kelaparan jadilah mobil kita belok ke depotnya. Pengunjungnya cukup banyak dan bermobil semua. Tempatnya tidak terlalu luas, yaaah seperti depot-depot kebanyakan. Rombong sotonya diletakkan di depan depotnya. Setelah dduduk langsung deh pramuniaganya datang dan menanyakan ingin memesan apa. Sekitar 5 menitan menunggu, soto ayamnya pun datang juga. Sotonya terlihat enak karena kuahnya
Read full review
Soto Ayam Kenari ini kata Ibu saya memang sotonya enak. Karena melewati depotnya dan saya beserta keluarga sudah kelaparan jadilah mobil kita belok ke depotnya. Pengunjungnya cukup banyak dan bermobil semua. Tempatnya tidak terlalu luas, yaaah seperti depot-depot kebanyakan. Rombong sotonya diletakkan di depan depotnya. Setelah dduduk langsung deh pramuniaganya datang dan menanyakan ingin memesan apa. Sekitar 5 menitan menunggu, soto ayamnya pun datang juga. Sotonya terlihat enak karena kuahnya banyak dan ga pelit. Irisan daging ayamnya pun juga banyak. Kuahnya seger dan gurih, apalagi dicampur dengan koyahnya jadi tambah gurih dan sedap banget. Kalau koyahnya kurang bisa ambil sendiri karena di tiap-tiap meja sudah disediakan. Memang betul-betul enak dan memang benar kata ibu saya, hehehe..

16 views
2 likes
0 comments
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Waiting Time
5 Minutes (Dine In)
Level3
64
0
2011-07-13 217 views
Yup, langsung aja ya ke topik:Seperti biasa, nama Kenari diambil dari nama jalan bukan komposisi/isi dari makanannya. Dulunya pemiliknya jualan di Jalan Kenari (belakang hotel INA Simpang), dekat jalan Simpang Dukuh juga sih, tetapi karena jalan Kenari tersebut ditutup, mereka pindah ke Jl. Simpang Dukuh.Aku pesan, soto ayam dan es jeruk.Yang beda dari soto ayam ini adalah potongan kentang rebusnya. Seingatku, dulu waktu kecil banyak penjual soto ayam (khusunya soto ayam Lamongan) menambahkan k
Read full review
Yup, langsung aja ya ke topik:

Seperti biasa, nama Kenari diambil dari nama jalan bukan komposisi/isi dari makanannya. Dulunya pemiliknya jualan di Jalan Kenari (belakang hotel INA Simpang), dekat jalan Simpang Dukuh juga sih, tetapi karena jalan Kenari tersebut ditutup, mereka pindah ke Jl. Simpang Dukuh.

Aku pesan, soto ayam dan es jeruk.

Yang beda dari soto ayam ini adalah potongan kentang rebusnya. Seingatku, dulu waktu kecil banyak penjual soto ayam (khusunya soto ayam Lamongan) menambahkan kentang rebus dalam sotonya, tetapi belakangan hampir ga ada lagi. Ternyata di Soto Ayam Kenari ini masih ada kentang rebusnya
, jadi ingat masa kecil deh.

Taste : enak, bumbunya terasa.

Tempat: agak kecil, pas jam makan siang berjubel dan terasa panas
, nilainya 2 aja ya.

Harga: 10rban/porsi.

Kebersihan: ya, kadang penjualnya habis terima uang atau memberi kembalian, terus lanjutin siapin porsi sotonya. Bagi saya sih masih bisa terima, tapi yang lain belum tentu. Mudah-mudahan bisa diperbaiki masalah ini. Terpaksa kali ini aku kasih nilai 2.

Tempat parkir: agak terbatas, di sisi tepi kali, karena lokasi rumah makan ini agak dekat di tikungan, harus hati-hati kalo nyebrang.

(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Date of Visit
2011-04-08
Spending Per Head
Rp15000 (Lunch)
Recommended Dishes
  • soto
  • ayam
  • kentang