0
0
0
Level1
2
0
2014-08-16 112 views
Selain makanan berkuah seperti Soto dan Rawon, Surabaya juga terkenal dengan penyetannya. Sederhana saja, nasi, sambal, lalapan, plus lauk yang dipilih sesuai selera penikmatnya.Tadi malam usai halal bihalal bersama teman-teman, saya meluncur ke sebuah tempat makan yang bernama Desa Cafe. Lokasinya berada di Jl. Kutai No. 29. Penasaran karena setiap lewat jalan ini Cafe ini selalu ramai.Namanya saja Desa Cafe tapi menu yang ditawarkan tidak begitu 'ndeso-ndeso' banget malahan cenderung khas lida
Read full review
Selain makanan berkuah seperti Soto dan Rawon, Surabaya juga terkenal dengan penyetannya. Sederhana saja, nasi, sambal, lalapan, plus lauk yang dipilih sesuai selera penikmatnya.

Tadi malam usai halal bihalal bersama teman-teman, saya meluncur ke sebuah tempat makan yang bernama Desa Cafe. Lokasinya berada di Jl. Kutai No. 29. Penasaran karena setiap lewat jalan ini Cafe ini selalu ramai.Namanya saja Desa Cafe tapi menu yang ditawarkan tidak begitu 'ndeso-ndeso' banget malahan cenderung khas lidah orang kota. Tapi ada juga sih menu legendarisnya, pecel salah satunya.

Menu khas yang ditawarkan Desa Cafe ini adalah Iga. Macam-macam jenis makanan ada disini dengan bahan utamanya Iga. Konsumen bisa memilih mau Iga di bakar atau digoreng. Tetapi dari berbagai macam menu yang ditawarkan saya tertarik dengan menu khas Cafe ini, namanya Nasi Sambel Macan Nangis. Hmm seperti apa sih rasanya, macan aja bisa nangis, apalagi manusia?

Nasi Sambel Macan Nangis terdiri dari paduan nasi, lalap, dan Iga digoreng (saya minta Iga goreng) yang penuh dengan lumuran sambal. Melihat penampakannya hal pertama yang saya lakukan adalah mencicipi sambalnya. Saya penasaran dengan sambal berwarna gelap yang sekilas terlihat bakalan 'menjajah lidah'. Jangan-jangan saya dibikin nangis seperti Macan.
Dan ternyata sambalnya memang pedas. Pedas banget. Tapi bumbu-bumbunya  kuat sehingga rasa pedasnya tidak begitu terasa kalau hanya satu suap. Catat ya, hanya satu suap. Saya tidak jamin sampai suapan terakhir. Saran saja bagi yang tidak suka pedas jangan sekali-sekali pesan makanan ini soalnya bakalan nangis hihi

Sedangkan daging Iganya sendiri empuk dan gurih. Makan Iga disini tidak akan membuat serat daging tertinggal dilidah karena empuknya Iga empuk banget. Salutlah sama teknik memasaknya bisa maknyus begitu.
Nasi Sambel Macan Nangis
34 views
1 likes
0 comments
Meski lokasinya dipinggir jalan, tapi suasananya cukup nyaman. Pelayannannya cepat, mejanya panjang, dan kursinya banyak. Menu-menunya juga banyak. Sayangnya dikertas daftar makanan tak tertulis harga makanannya sehingga merasa was-was kalau-kalau harganya gak masuk diakal. Satu porsi Nasi Sambel Macan Nangis ini dihargai Rp. 33.000!
41 views
1 likes
0 comments
Other Info. : Awalnya bikin was-was karena tidak ada acuan daftar harganya. Saran saya sih didaftar menu dikasih harga per item
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Date of Visit
2014-08-15
Waiting Time
60 Minutes (Dine In)
Spending Per Head
Rp35.000 (Dinner)
Dining Offer
Tasting Event
Recommended Dishes
  • Nasi Sambel Macan Nangis