1
1
0
Level3
64
0
2011-07-13 214 views
Yup, langsung aja ya ke topik:Seperti biasa, nama Kenari diambil dari nama jalan bukan komposisi/isi dari makanannya. Dulunya pemiliknya jualan di Jalan Kenari (belakang hotel INA Simpang), dekat jalan Simpang Dukuh juga sih, tetapi karena jalan Kenari tersebut ditutup, mereka pindah ke Jl. Simpang Dukuh.Aku pesan, soto ayam dan es jeruk.Yang beda dari soto ayam ini adalah potongan kentang rebusnya. Seingatku, dulu waktu kecil banyak penjual soto ayam (khusunya soto ayam Lamongan) menambahkan k
Read full review
Yup, langsung aja ya ke topik:

Seperti biasa, nama Kenari diambil dari nama jalan bukan komposisi/isi dari makanannya. Dulunya pemiliknya jualan di Jalan Kenari (belakang hotel INA Simpang), dekat jalan Simpang Dukuh juga sih, tetapi karena jalan Kenari tersebut ditutup, mereka pindah ke Jl. Simpang Dukuh.

Aku pesan, soto ayam dan es jeruk.

Yang beda dari soto ayam ini adalah potongan kentang rebusnya. Seingatku, dulu waktu kecil banyak penjual soto ayam (khusunya soto ayam Lamongan) menambahkan kentang rebus dalam sotonya, tetapi belakangan hampir ga ada lagi. Ternyata di Soto Ayam Kenari ini masih ada kentang rebusnya
, jadi ingat masa kecil deh.

Taste : enak, bumbunya terasa.

Tempat: agak kecil, pas jam makan siang berjubel dan terasa panas
, nilainya 2 aja ya.

Harga: 10rban/porsi.

Kebersihan: ya, kadang penjualnya habis terima uang atau memberi kembalian, terus lanjutin siapin porsi sotonya. Bagi saya sih masih bisa terima, tapi yang lain belum tentu. Mudah-mudahan bisa diperbaiki masalah ini. Terpaksa kali ini aku kasih nilai 2.

Tempat parkir: agak terbatas, di sisi tepi kali, karena lokasi rumah makan ini agak dekat di tikungan, harus hati-hati kalo nyebrang.

(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Date of Visit
2011-04-08
Spending Per Head
Rp15000 (Lunch)
Recommended Dishes
  • soto
  • ayam
  • kentang