4
1
0
Level4
2012-01-04 78 views
Liburan Natal dan Tahun Baru lalu saya manfaatkan dengan pergi ke kota kelahiran ayah, Jogjakarta. Dalam liburan kali ini, wisata kuliner tetap ada dalam list saya. Setiba nya di Jogja, atas rekomendasi om saya, saya mencoba satu panganan Jogja yang cukup unik (karena belum pernah saya jumpai sebelumnya) yang bertempat di Jln. Wulung Lor, daerah Samirono.Tempat makan ini hanya berupa warung tenda dengan pilihan tempat duduk lesehan di tikar pinggir jalan serta tempat duduk biasa menggunakan meja
Read full review
Liburan Natal dan Tahun Baru lalu saya manfaatkan dengan pergi ke kota kelahiran ayah, Jogjakarta. Dalam liburan kali ini, wisata kuliner tetap ada dalam list saya. Setiba nya di Jogja, atas rekomendasi om saya, saya mencoba satu panganan Jogja yang cukup unik (karena belum pernah saya jumpai sebelumnya) yang bertempat di Jln. Wulung Lor, daerah Samirono.

Tempat makan ini hanya berupa warung tenda dengan pilihan tempat duduk lesehan di tikar pinggir jalan serta tempat duduk biasa menggunakan meja kursi kayu. Sangat sederhana. Spanduk bertuliskan "Ayam Geprek Bu Rum" menghiasi tempat makan ini. Antrian yang mengular nampak di depan tempat makan, menambah rasa penasaran saya.

Nasi + Sayur Sup + Ayam Geprek + Es Teh Manis Rp 8.500,-
24 views
0 likes
0 comments
Tidak hanya makanannya, pelayanan di tempat ini juga unik, pembeli mengambil sendiri nasi, sayur (yang terdiri dari pilihan sayur sup dan tumis kacang panjang) serta lauk (yang terdiri dari ayam goreng tepung, tempe serta tahu goreng) di piring terpisah. Kemudian, lauk yang sudah dipilih tersebut akan "digeprek" atau diulek sampai tercabik dagingnya bersama sambal sederhana yang dibuat fresh untuk masing-masing pembeli.
28 views
0 likes
0 comments
Inilah dia ternyata menu Ayam Geprek. Tadinya saya sangka hanya seperti ayam penyet biasa, ternyata ayam goreng nya merupakan ayam goreng tepung yang diulek bersama cabai rawit, garam ditambah sedikit terasi. Karena cabai rawit yang digunakan adalah cabai rawit Jawa berwarna cerah, jangan tanya pedasnya! Tapi karena sambalnya dibuat fresh untuk masing-masing pembeli, pembeli dapat menyesuaikan jumlah cabai sesuai dengan keinginannya. Saya sendiri hanya menggunakan 4 butir cabai, tapi ssshhh....hah pedas crispy nya menu ayam geprek yang bercampur dengan gurihnya nasi dan sayur sup mampu memaksa kening mengeluarkan bulir-bulir keringat. Pedas nya nikmat, walaupun ayam goreng tepungnya kurang berbumbu menurut saya. Mungkin juga karena tertutup rasa pedas dari sambalnya.

Harga yang ditawarkan untuk menu ini pun membuat saya sedikit tercengang. Seporsi ayam geprek beserta nasi putih, sayur sup serta es teh manis hanya dibanderol Rp 8.500,- saja. Wow, rasanya tidak mungkin mendapat menu serupa di Jakarta dengan harga yang sama hehe...
(The above review is the personal opinion of a user which does not represent OpenRice's point of view.)
Post
DETAILED RATING
Taste
Decor
Service
Hygiene
Value
Date of Visit
2011-12-30
Spending Per Head
Rp10.000
Recommended Dishes
  • Ayam Geprek