OpenRice Index
  
Sherly
This is Sherly . I am a Business ManagerI like to hang out in Sudirman, Thamrin, Kelapa Gading. Sunda, Chinese, Jepang, Korean are my favorite cuisines. I also love Restaurant, Cafe and Pizza & Pasta, Seafood, Sushi, Dim Sum.
Member 6 First(s)
No. of Review7 Review(s)
編輯推介數目6 Editor's Choice
Recommended3 Recommended
Popularity12119 View(s)
Replies in Forum1 Comment(s)
Upload Photos358 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews8 Recommended Review(s)
My Restaurant30 My Restaurant(s)
Follow91 Following
粉絲238 Follower(s)
Sherly  Level 2
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date   Editor's Choice  Smile Cry  Cry Cry  Overall Score 
 
 
 
 
Showing 6 to 8 of 8 Recommended Reviews in Indonesia
soya2
275 Review(s)
Level 4
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Kedai Kopi & Teh | Halal | Business Meeting

 
Lokasi Djournal Coffee di Grand Indonesia memang sangat strategis. Terletak di lantai dasar West Mall Grand Indonesia ini cukup dilalui oleh banyak pengunjung. Terlebih penampilannya yang sangat memukau. Dengan didekorasi cukup apik dan rapih, Djournal Coffee ini menarik hati para pengunjung yang melewati tempat ini. Tempat untuk menikmati hidangan di Djournal Coffee ini bisa dikatakan dibagi menjadi tiga bagian.

 

 
Bagian pertama adalah bagian di depan outlet yang berada di samping jalan. Pada bagian ini kita bisa menikmati makanan atau minuman sembari melihat orang yang berlalu-lalang. Kemudian bagian ke-2 adalah tempat yang di belakang kasir. Pada tempat ini, kita bisa menikmati hidangan dari Djournal Coffee dengan lebih private. Pada bagian ini kita bisa melihat dekorasi yang lebih cantik dan menarik. Terlihat sebuah bar yang terdapat aneka peralatan untuk membuat kopi. Terakhir adalah bagian yang dikhususkan bagi anda yang merokok. Tempat ini berada di area luar mall yang dihubungkan dengan pintu di belakang Djournal Coffee.

Djournal Coffee memang serius dalam menghias ruangannya. Mereka dengan cerdas memadupadankan warna coklat, hitam, hijau dan hijau toska ke dalam dekorasinya. Tidak luput juga pilar-pilar konstruksi mereka tutup dengan karung yang membuatnya menjadi menyatu dengan dekorasi yang lain. Penggunaan meja dan kursinya juga dipikirkan secara matang oleh Djournal Coffee ini. Terdapat berbagai jenis meja dan kursi yang tersebar, tetapi kesemuanya itu berhasil menciptakan suasana cantik dan menambah daya tarik Djournal Coffee ini.

 

 

 
Jika anda singgah ke tempat ini, anda harus mendekati counter Djournal Coffee yang berada di depan untuk memesan. Pada bagian kasir akan terdapat pekerja Djournal Coffee yang langsung menyapa dengan hangat begitu kita mendekatinya. Pada bagian samping dari kasir terdapat pula tumpukkan cookies dari Collete & Lolla yang cantik dan menarik. Kemudian di sampingnya lagi terdapat lemari pendingin yang berisikan aneka dessert dan croissant yang cantik dan menarik.

Memang, menu yang ditawarkan oleh Djournal Coffee ini lebih mengutamakan minuman-minumannya. Akan tetapi mereka juga menyediakan berbagai makanan snack yang bisa dimakan sendiri atau beramai-ramai serta beberapa jenis spaghetti diperuntukkan untuk anda yang sedang lapar berat.

Keunikan dari Djournal Coffee, mereka menyediakan beberapa jenis pembuatan kopi hitam. Yaitu dengan “pour over”, “Syphon” dan “Cold Drip”. Setelah sempat bertanya-tanya dengan sang kasir atau barista, mereka dengan senang hati akan menjelaskan proses-proses pembuatannya.

 
LONG BLACK IDR 29,000
Karena saya hendak mencoba “houseblend” dari Djournal Coffee ini, maka saya lebih memilih Long Black. Hal ini dikarenakan jika pembuatan kopi hitam dari pour over, dan siphon akan menghasilkan kopi yang mempunyai kekentalan sedikit halus.

Long Black hampir menyerupai dengan americano. Long Black biasanya ditemukan di daerah Australia, New Zealand dan Brazil. Yang membedakan Long Black dengan Americano adalah proses pembuatannya. Jika Americano itu memasukkan air ke dalam espresso, maka Long Black itu memasukkan kopi ke dalam air. Hasilnya sangat berbeda, karena pada longblack akan terdapat crema(busa berwarna coklat yang mengambang di bagian atas) dan rasanya lebih kuat. Untuk mendapatkan rasa yang kuat itulah saya memesan long black.

Sebelum memesan, sebenarnya saya sempat bertanya kopi hitam apa saja yang Djournal Coffee sajikan. Sang barista mengatakan Djournal Daily, Toraja dan Papua Wamena. Saya sempat menanyakan houseblend dari Djournal Coffee itu terbuat dari campuran apa saja, namun mereka enggan menyebutkannya dan mengatakan “rahasia”. Oleh sebab itu saya menanyakan aroma dan keasamannya. Memang, sewaktu long black pesanan saya jadi, aromanya cukup keras terasa, dan keasamannya sedikit tinggi. Body dari long black ini juga cukup kental.

Long Black di Djournal Coffee Coffee ini bisa dikatakan cukup gigantis. Cangkir yang digunakan cukup besar. Hal ini menunjukkan bahwa Djournal Coffee Coffee ini selain memperhatikan kualitas, mereka juga memberikan kuantitas demi kepuasan pengunjung. Oh, Dhournal Coffee juga memberikan sepotong kue kecil di samping minuman ini. Rasanya cukup manis dan lezat.

 
Sewaktu saya menikmati kopi ini, ternyata salah satu barista sedang menyajikan kopi dengan pour over. Pour over di Djournal Coffee menggunakan saringan yang dipakai di tempat unik dan cantik. Biasanya, kopi yang dihasilkan sedikit lebih halus.

 
COFFEE CHICKEN FINGERS IDR 35,000
Chicken Fingers yang dibalur dengan kopi ini disajikan di dalam gelas kertas bersamaan dengan mayonaisenya. Penampilannya cukup cantik, karena berwarna kuning keemasan, dan teksturnya renyah di luar dan lembut di dalam. Mayonaise yang diberi di sampingnya juga cukup lezat dan menambah keanekaragaman rasa di dalam hidangan ini. Memang, pada bagian luarnya terlihat bubuk kopi yang ditabur, akan tetapi wangi dan rasa dari kopi itu kurang terasa. Sebenarnya cukup lezat, hanya saja rasa kopinya serasa tidak ada di dalam bumbu masakan tersebut.

 
THE HAZEL NUTCRACKER (NUTELA CAKE) IDR 32,000
The Hazel Nutcracker ini berupa kue yang berbentuk kubus yang sederhana. Hiasannya berupa sebuah garis pendek di bagian atasnya yang terbuat dari chocolate sauce. Sebenarnya ada yang membuat saya bahagia ketika memesan cake yang satu ini. Sewaktu saya memilih-milih cake yang ada di etalase, sang kasir memang menyarankan untuk memesan kue yang satu ini, hanya saja pada cake yang dipajang, sudah tidak begitu mulus. Sewaktu saya mengatakan bahwa saya hendak memfotonya, sang kasir mengatakan bahwa ia akan memeriksa di bagian dalam untuk memberikan cake yang masih mulus. Setelah beberapa lama, akhirnya Nutela Cake yang masih mulus hadir di meja saya.

Sesuai dengan rekomendasi dari sang kasir, kue yang satu ini sungguh lezat. Perpaduan rasa coklat dan hazelnut begitu terasa ketika dimakan. Teksturnya yang lembut dan rasanya yang lezat benarbenar membuat hari saya menjadi semakin manis.

 
GINGERBREAD CAKE IDR 25,000
GingerBread cake ini berbentuk tabung yang pada bagian atasnya diberi potongan-potongan ginger bread. Di bagian samping dari kue ini terlihat lapisan dasar yang berwarna coklat tua dengan kream yang juga dimasukkan gingerbread di dalamnya. Begitu di makan, rasanya lezat, bahkan kekasihkupun menyukainya. Teksturnya cukup beragam, karena lembut di bagian krim dan sedikit padat di bagian ginggerbreadnya. Cake ini juga bisa dimasukkan ke dalam rekomendasi.

 
Sepertinya sekian review saya dari Djournal Coffee, yang pastinya akan saya kunjungi lagi untuk mencicipi minuman dan makanan lainnya.

Sampai berjumpa di review selanjutnya!
 
Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
Nanaseven
494 Review(s)
Level 4
Kimberly's Room Smile Nov 03, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Barat | Pizza & Pasta | Pancakes / Waffle / Crepes | Halal | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga

Nanny’s Pavillon, siapa sih yang ga tahu dengan restoran yang satu ini. Cabangnya sendiri sudah banyak di mana-mana. Dengan tema yang berbeda-beda, menjadikan restoran ini unik dan berbeda dengan resto lain. Kali ini saya mencoba cabang Nanny’s Pavillon yang berada di Plaza Indonesia. Dengan tema Kimberly’s Room, menghadirkan suasana seperti kamar anak perempuan dengan berbagai macam pernak pernik yang biasanya ditemui di dalam kamar anak perempuan.

 

 

 

 

 
Untuk pelayanan sendiri cukup bagus, serving timenya juga tidak terlalu lama. Untuk suasananya, yah seperti cabang Nanny's Pavillon, betah banget berlama-lama di sini.
Chocolate Pancake Terror Rp. 39.000

Chocolate Pancake Terror Rp. 39.000

 
Menu ini merupakan menu khusus untuk Halloween, intinya limited time menu. Pancakenya dibuat melingkar, mungkin kalau boleh dibilang sepeti jaring laba-laba. Disiram saus cokelat yang katanya homemade, untuk rasanya cukup enak. Ada juga chocolate ball biscuit yang mengingatkan saya pada salah satu merk chocolate ball biscuit favorite saya sewaktu kecil. Dan juga ada chocolate ball yang chewy namun rasanya sedikit aneh dan teksturnya mirip dengan salah satu chocolate ball yang beredar di pasaran. Dan di atas pancakenya ditaruh satu scoop chocolate ice cream yang rasanya cukup membuat saya tidak berhenti menyendokkannya lol
Charlotte’s Fish n’ Chips Rp. 29.000

Charlotte’s Fish n’ Chips Rp. 29.000

 
Tekstur ikan dorynya lembut dan coatingnya itu crunchy. Ditemani dengan kentang yang tingkat kerenyahannya pas kalau buat saya. Disajikan dengan mayonnaise yang cukup banyak, ketika saya tambah dengan perasan lemon, rasanya lebih enak lagi. Rasanya ga cukup cuma makan seporsi, yah wajar sih, soal menu anak-anak, cuma karena lagi ga pengen makan berat, akhirnya pesan menu yang satu ini.
Vampire’s Kiss Rp. 29.000

Vampire’s Kiss Rp. 29.000

 
Minuman ini juga merupakan menu khusus untuk Halloween. Minuman ini merupakan black tea. Di dalam minuman ini juga terdapat beberapa buah berry, kalau sepenglihatan saya sih ada, blueberry, raspberry dan cranberry. Yang lucu ada jeruk limau yang sudah dikeruk isinya sehingga hanya menyisakan kulitnya saja, dan di kulit itu di isi popping bubble rasa mangga yang rasanya asem-asem enak.

Conclusion
Kalau ingin mencari tempat makan dengan ambience yang unik, Nanny's Pavillon merupakan salah satu restoran yang sangat layak untuk didatangi. Dengan tema yang berbeda-beda di setiap cabangnya, membuat kita tidak cepat bosan untuk makan di restoran yang satu ini. Oh yah harga di atas belum termasuk pajak 10% dan service 5,5%
 
Date of Visit: Oct 31, 2013 

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
niyaoke
106 Review(s)
Level 4
Food Court ngapung ala Ah Poong. Smile Sep 11, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Food Court | Kumpul Keluarga

 
Buat teman-teman yang suka main ke daerah Sentul, pasti sudah tidak asing dengan sebuah tempat kuliner yang bernama Ah Poong, atau Pasar Apung Sentul City. Tidak heran namanya Ah Poong karena letaknya yang berada di atas sungai. Bisa dilihat dari gambar di bawah ini view di sekitar Ah Poong yang berupa sungai.

 

 
Seperti terlihat di gambar di atas, bahkan disediakan kapal untuk berkeliling sungai di sekitar Ah Poong.

 
Ah Poong ini merupakan food court yang dikelola oleh manajemen yang sama dengan food court Eat & Eat yang ada di beberapa mall besar di Jakarta. Masih sama seperti Eat &Eat juga, counter-counter makanan di sini merupakan rekomendasi dari pakar kuliner Bondan Winarno, yang kalau saya baca dari tweet-tweetnya, Beliau juga suka mampir ke mari loh, apalagi rumahnya di kawasan Sentul.

Ada lumayan banyak pilihan makanan di sini, yang kebanyakan merupakan makanan khas Indonesia, mulai dari sate Padang, pempek Palembang, gudeg, soto mie, dan banyak lagi. Tidak hanya makanan Indonesia, di sini juga tersedia makanan-makanan dari negara lain, seperti Singapura, Malaysia, juga Jepang, tinggal pilih saja dari makanan berat sampai makanan ringan.

 
Seperti di Eat & Eat juga, sistem pembayaran di Ah Poong ini menggunakan pre-paid card, yang kita beli sebelum memesan makanan. Di awal, kita bebas mengisi kartu sesuai jumlah yang kita inginkan, jangan kuatir, nanti sisanya bisa direfund.

 
Berikut beberapa makanan yang saya coba pas mampir ke Ah Poong:
Nasi Gudeg Telor (Gudeg Dewa) - IDR 29,500

Nasi Gudeg Telor (Gudeg Dewa) - IDR 29,500

 
Saya sesungguhnya tidak terlalu suka gudeg karena manis, maklum bukan penyuka makanan manis. Biasa kalau di tempat gudeg, yang saya beli kreceknya saja, jadi dari gudeg ini pun yang saya coba krecek-nya saja yang rasanya enak.
Sangu Tutug Oncom Polos - IDR 10,000 | Sate Maranggi (2) - IDR 9,000

Sangu Tutug Oncom Polos - IDR 10,000 | Sate Maranggi (2) - IDR 9,000

 
Nasi tutug oncom ini nasinya berisi oncom, juga ada ikan asinnya. Untuk sate maranggi-nya sendiri rasanya sedap, dagingnya sedikit alot, tapi masi bisa dikunyah dengan baik.
Cakwe (Cakwe Galaxy) - IDR 8,800

Cakwe (Cakwe Galaxy) - IDR 8,800

 
Karena saya lihat banyak yang beli cakwe, saya juga jadi tergoda untuk beli cakwe ini. Tapi ternyata di Ah Poong ini tidak semua bisa langsung tap kartu di counter-nya, di beberapa stall di pinggir, seperti salah satunya stall cakwe ini, pemesanan harus dilakukan di cashier anting-anting, nanti baru slip-nya dibawa ke counter dan ditukarkan dengan makanannya. Cakwenya cukup besar dengan sambel kacang yang nikmat. Hanya saja cakwe-nya tidak seenak yang saya bayangkan.
Nasi Bebek Kremes (Bebek Kahlua-Madura) - IDR 29,500

Nasi Bebek Kremes (Bebek Kahlua-Madura) - IDR 29,500

 
Bebek goreng kremes-nya enak, dagingnya lembut, sambalnya juga nikmat. Kekurangannya yaitu, porsinya kurang besar, hehehe.
Peach Tea (Bartender) - IDR 20,000

Peach Tea (Bartender) - IDR 20,000

 
Ketika saya datang ke Ah Poong, cuaca lagi sangat panas, dan pastinya jadi ingin minum yang dingin-dingin. Akhirnya di counter bartender. Rasanya segeeeeeer banget saking kepanasannya. Di dalam teh ada buahnya juga.

Konon, Ah Poong ini sangat ramai di kala weekend, waktu saya pergi, saat itu jam lunch dan bukan weekend maupun hari libur, namun kondisinya juga cukup ramai. Cuaca panas membuat saya tidak ingin berlama-lama di sini, jadi saran saya, datanglah di waktu pagi atau sore, di saat matahari tidak sedang terik-teriknya. Ah Poong bisa menjadi pilihan kulineran bersama keluarga, karena ada berbagai jenis makanan untuk selera yang berbeda-beda dengan harga yang terjangkau.
 
Recommended Dish(es):  Nasi Bebek Kremes
 
Spending per head: Approximately Rp50000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 5

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend