OpenRice Index
  
artikasari
This is artikasari living in Kebon Jeruk. I am a swasta, work in Kebon Jeruk. I like to hang out in Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Depok. I also love Steak & Grills, Seafood, Bebek, buaannyyaakkk,, smua hampir suka (dan halal).
Member 33 First(s)
No. of Review117 Review(s)
編輯推介數目6 Editor's Choice
Recommended2 Recommended
Popularity3103 View(s)
Replies in Forum1 Comment(s)
Upload Photos535 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant21 My Restaurant(s)
Follow67 Following
粉絲336 Follower(s)
artikasari  Level 4
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 46 to 50 of 117 Reviews in Indonesia
Soto Ceker Mantap!! Smile Aug 13, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Street Foods | Soto/Rawon

Ada yang belum coba Soto Ceker Pak Gendut? tongue Wah, jangan sampai penasaran soalnya soto kaki ayam ini enak banget. Meskipun hanya berupa warung tenda, namun jangan ragu soal kebersihan disini. Kebersihan gerobak soto cukup terjamin.
Terletak cukup strategis di Jalan Sabang, Thamrin (ada juga yang terletak di samping Sarinah), tidak sulit menemukan warung tenda soto ini. Cukup cari spanduk berwarna kuning yang bertuliskan Soto Ceker Pak Gendut yang cukup besar. Seragam para pelayan yang berwarna orange pun cukup eye-catching, sehingga cukup bisa teridentifikasi dengan mudah.

Malam itu saya dan pasangan mampir sekalian menunggu macet juga. Kami berdua memesan satu porsi Soto Ceker (Rp. 16.000), untuk saya yang tanpa nasi karena sudah agak malam, hehe. Satu porsi soto ini berisi 5-6 buah ceker atau kaki ayam yang ukurannya cukup besar-besar. Kuah kuningnya yang kaya akan aroma bawang putih sangat enak dan segar. Bumbu kuah yang pas, asinnya pas, gurihnya pas dan hangatnya pun pas, hihi. Daging cekernya empuk dan gampang terlepas dari tulangnya. Memang lebih mantap lagi jika dimakan dengan nasi putih dan ditambahkan sedikit sambal dan perasan jeruk nipis kedalam kuah sotonya.
Soto Ceker

Soto Ceker

 
Untuk yang tidak terlalu doyan dengan ceker ayam, warung soto Pak Gendut ini juga menyediakan menu soto lain seperti soto daging, soto ayam ataupun soto campur. Karena warung tenda ini buka dari sore hingga malam hari, jadi memang cocok banget buat kalian yang sepulang kerja menunggu kemacetan menyantap makanan berkuah yang hangat dan mantap. Kekurangannya hanya banyaknya pengamen yang datang silih berganti. Sepanjang saya makan, bisa dihitung ada 5 pengamen yang bergantian bernyanyi, hihi.

Happy Kuliner, Openricers.. smile
 
Recommended Dish(es):  Soto Ceker
 
Date of Visit: Jul 08, 2013 

Spending per head: Approximately Rp20000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Indonesian | Restaurant | Halal | Kumpul Keluarga

Sering melewati Jl. Pesanggrahan, baru kali ini saya akhirnya mencoba makan di salah satu resto yang bernama Mbah Jingkrak. Letaknya memang agak tersembunyi di dalam, yaitu jalan yang menuju arah Kompleks Puri Kembangan. Sehingga hampir setahun lebih saya bekerja di Kebun Jeruk, baru beberapa bulan lalu saya melihat Mbah Jingkrak cabang Pesanggrahan ini, hehe lol. Patokan gampangnya adalah seberang Ranch Market Jl. Pesanggrahan, pasti gampang nemunya. Seperti biasa, saya dan pasangan yang baru saja pulang kerja sampai resto ini mendekati waktu adzan. Sudah takut akan tidak kebagian tempat untuk makan, namun ternyata perkiraan kami salah. Resto ini masih sepi pengunjung! Senangnya kami memilih tempat duduk, apakah outdoor atau indoor. Saya dan pasangan memilih untuk duduk di area dalam saja, biar bisa sambil menonton televisi menanti adzan.

Resto ini cukup luas ternyata, tempat parkirnya pun dapat memuat hingga 10 mobil. Memang benar-benar resto Jawa tradisional! Mulai dari menu makanan yang disajikan hingga dekorasi interior di dalam ruangan yang didominasi oleh kain batik, wayang, lukisan Jawa, dan topeng khas Jawa. Selain itu nuansa tradisionalnya pun sangat kuat, terlihat dari alat-alat makan seperti piring, mangkok dan gelas yang sangat tradisional Jawa dan sederhana. Juga ditambahkan lampu gantung tradisional, petromaks dan kipas angin yang benar-benar jadul banget. Ohya, di depan pintu masuk resto pun kita akan disambut oleh patung si mbah sendiri yang sedang berjingkrak (loncat dengan sebelah kaki), hihi lol.
Si Mbah

Si Mbah

 

 

 
Sistem order makanannya semi prasmanan. Semua menu disajikan berderet diatas sebuah meja. Kita tinggal menunjuk dan memilih menu mana yang akan kita pesan dan para pelayan akan menghangatkan dan mengantarnya ke meja. Saya memesan Nasi Putih (Rp. 12.000) dan Sambel Koyor (Rp. 18.000). Semangkuk sambel koyor berisi potongan-potongan kikil sapi dan cabe rawit merah utuh. Rasanya benar-benar asam!! Membuat kita berjingkrak keasaman, haha tongue. Bagi kalian yang tidak kuat dengan rasa asam, saran saya jangan makan dengan kuahnya, karena dagingnya sendiripun sudah sangat asam.
Sambal Koyor

Sambal Koyor

 
Nasi Putih

Nasi Putih

 
Selain itu saya memesan Teri Buto Ijo (Rp. 16.000) dan Sayur Oblok-Oblok (Rp. 10.000). Dinamai teri buto ijo, karena teri ini dimasak dengan tumisan cabai hijau. Satu porsinya cukup sedikit, namun cukup untuk kami berdua. Sedangkan sayur oblok-oblok adalah sayur tumisan daun singkong, rasanya cukup gurih.
Teri Buto Ijo

Teri Buto Ijo

 
Sayur Oblok-Oblok

Sayur Oblok-Oblok

 
Karena sedang di Bulan Ramadhan, resto ini menyediakan es buah secara gratis yang diberikan sebagai tajil atau makanan pembuka puasa. Es buah yang berisi potongan buah pepaya, nanas, dan biji selasih ini cukup segar sebagai menu pembuka dengan kemanisan yang cukup.
Tajil es Buah

Tajil es Buah

 
Untuk pelayanan, cukup ok menurut saya. Resto ini mempekerjakan cukup banyak pelayan, malah beberapa ada yang terlihat menganggur karena pengunjung sedang tidak ramai. Ohya, sedikit informasi pembayaran bill disini bisa menggunakan fasilitas kartu juga, namun dengan minimal transaksi 100 ribu rupiah. Karena ketidaktahuan saya akan info ini, saya sampai harus keluar mencari ATM terlebih dahulu karena tidak membawa uang cash, hihi tongue.

Untuk kebersihan dalam resto ini, bisa dikatakan cukup bersih. Namun saya agak menyayangkan kebersihan di area parkir. Tanaman-tanaman yang terlihat tidak terurus, hingga rumput liar dan alang-alang tinggi yang banyak tumbuh disela-sela pavingblock, sehingga terkesan agak berantakan.

Secara keseluruhan, resto Mbah Jingkrak cabang ini boleh dicoba untuk makan ramean. Karena kita bisa berbagi lauk-pauk dengan teman/ rekan lain, sehingga kita bisa mencicipi berbagai menunya yang bisa membuat kita berjingkrak-jingkrak, hehe.

Happy Kuliner, Openricers... tongue.
 
Recommended Dish(es):  Teri Buto Ijo
 
Date of Visit: Jul 25, 2013 

Spending per head: Approximately Rp40000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Paket Bedug A&W OK Aug 01, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Fast Food | Halal | Kumpul Keluarga

Buka puasa di mall lagi, ketauan banget ya males masaknya, hehe. Yup, kali ini saya dan pasangan memang sengaja pergi ke Cinere Mall yang memang cukup dekat dengan kediaman kami. Kami berdua berencana untuk berbuka puasa dengan makanan fast food, namun masih belum menentukan akan makan di resto fast food mana. Karena jalanan yang cukup macet di daerah Cinere, akhirnya (lagi-lagi) kami kesorean tiba di Cinere Mall. Setiap resto fast food yang kami datangi sudah full terisi dan harus menunggu untuk dapat tempat duduk.

Iseng-iseng saya mencoba datang ke A&W yang terletak di lantai dasar mall ini. Semua meja sudah terisi penuh, namun sang pelayan yang menyambut kami di pintu masuk tetap semangat mencarikan terlebih dahulu meja untuk kami, tidak langsung menolak kedatangan kami. Untungnya kami bisa berbagi meja dengan pengunjung lain sehingga saya bisa langsung order makanan ke kasir. Ohya, sebenarnya di A&W ini cukup preventif, karena selain meja duduk yang sudah ada, disediakan pula tambahan tempat duduk dan meja yang terbuat dari plastik (seperti tempat duduk abang bakso) sehingga pengunjung bisa tetap makan tanpa menunggu. Namun, memang kurang nyaman sih, tapi tidak sedikit juga loh pengunjung yang rela makan dan duduk dahulu di bangku plastik tersebut dan baru pindah setelah ada meja yang kosong.

 
Saya memesan Paket Bedug 1 (Rp. 42.500) yang terdiri dari 2 potong ayam bagian sayap, 1 porsi nasi dan 1 gelas besar Root Beer. Dapat gratis 1 es cream Sundae pula. Untuk rasa ayam goreng disini menurut saya biasa saja, ayam goreng tepung ini cenderung ‘basah’ atau kurang crispy kulitnya. Dan saya sangat menyayangkan karena hampir semua yang tersedia adalah bagian sayap. Jujur saya tidak terlalu suka bagian sayap karena selain ukurannya yang lebih kecil dibanding bagian yang lain, juga tidak sebanding dengan harga yang lebih agak mahal dengan rata-rata resto fast food ayam yang lain.

Namun memang setiap resto fast food memiliki keunggulan masing-masing. Jika kalian rindu untuk menyeruput Root Beer, A&W ini memang bisa jadi pilihan. Apalagi resto A&W di Cinere Mall ini cukup luas dan bisa menampung banyak orang.

Happy Kuliner, Openricers.. tongue
 
Date of Visit: Jul 20, 2013 

Spending per head: Approximately Rp45000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Seafood with Home Made Sauce OK Jul 31, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Chinese | Restaurant | Kumpul Keluarga

Kenapa ya saya selalu kehabisan tempat waktu berbuka puasa? Hihi.. Yup, ngabuburit untuk menunggu waktu berbuka puasa, saya dan pasangan jalan-jalan ke Margo City Mal yang berada di Jl. Margonda, Depok. Setelah puas shopping, nonton, belanja parsel, akhirnya jam menunjukkan pukul 17.30 waktu setempat. Kami pun berniat untuk mencari tempat makan untuk berbuka puasa. Namun sayang sekali semua resto dari lantai dasar hingga lantai paling atas telah full, termasuk food court area. Tidak ada tempat duduk lagi yang tersisa.

 
Akhirnya saya dan pasangan memutuskan untuk waiting list di salah satu resto yaitu Rice Bowl. Tepat di depan pintu masuk ini terdapat seperti podium yang diatasnya terletak buku menu. Saya pun langsung mendaftar kepada pelayan untuk menjadi pengunjung daftar tunggu. Saya mendapatkan nomor tunggu ke-8! Baiklah kami tetap menunggu daripada kelaperan, hihi lol. Sang pelayan pun –yang terlihat sangat sibuk dan buru-buru- tetap cukup sabar melayani saya, menanyakan nomor telepon saya dan menyarankan untuk order terlebih dahulu. Agar jika meja sudah ada dan siap, maka saya bisa langsung meyantap pesanan saya tanpa menunggu lama. Akhirnya saya pun menyetujui dan menangguhkan permintaan DP (down payment) terlebih dahulu dengan alasan akan membayar menggunakan kartu.

Hampir setengah jam kemudian, saya baru berhasil mendapatkan meja untuk makan. Agak sebal juga dengan pengunjung yang sudah habis makanan dan minumannya, namun tetap santai-santai di meja. Tapi saya menyadari juga sih, para pelayan tidak berhak ‘mengusir’ mereka karena memang pembeli adalah raja, hehe. Benar saja, tidak lama saya duduk, pesanan saya sudah diantarkan ke meja. Karena menahan lapar semenjak adzan, makanan pun habis saya makan.

Saya memesan Nasi Putih (Rp. 5.900) dan beberapa menu utama sebagai lauk pauk, seperti Seafood with Home Made Sauce (Rp. 39.900). Satu porsi menu ini terdiri dari daging ikan, cumi dan udang yang masing-masingnya telah digoreng tepung terlebih dahulu lalu dicampurkan dengan saus. Namun sayangnya porsinya terbilang sedikit untuk harga yang dibandrol. Dan potongan daging pun kecil-kecil dan hampir serupa bentuknya sehingga kita sulit membedakan apakah ikan, cumi atau udang yang kita ambil sebelum kita merasakannya langsung. Untuk rasanya standard saja menurut saya, namun potongan bawang bombaynya dan tambahan saus sambal yang memang sudah tersedia di setiap meja dapat membantu menaikkan rasanya.
Seafood with Home Made Sauce

Seafood with Home Made Sauce

 
Sambal Kecap

Sambal Kecap

 
Selain itu saya pun memesan Salted Pepper Tofu (Rp. 23.900) dan Toge with Garlic (Rp. 24.900) untuk sayurannya. Sajian untuk tofu cukup menggugah selera, tofu yang diletakkan diatas seperti bihun goreng dengan tambahan potongan daun bawang dan cabe cukup enak buat saya. Rasanya simpel, rasa original tofunya benar-benar enak. Untuk sayuran toge dengan bumbu bawang putih rasanya biasa saja buat saya, namun harus saya akui toge nya cukup fresh dan tingkat kematangannya pas. Tapi lagi-lagi porsinya yang sedikit jika dibandingkan dengan harganya, hehe tongue.
Salted Pepper Tofu

Salted Pepper Tofu

 
Toge with Garlic

Toge with Garlic

 
Untuk minuman, saya memesan Kuan Yin Tea (Rp. 6.900) atau yang biasa kita sebut es teh manis. Sayangnya teh yang saya dapatkan kurang manis sad.
Kuan Yin Tea

Kuan Yin Tea

 
Secara keseluruhan resto ini cukup ok, selain pelayanannya yang cukup tanggap dan gesit, kebersihannya pun bisa dikatakan ok. Resto ini bisa dicoba sebagai salah satu tempat untuk bersantap dengan keluarga, namun mungkin hanya terbatas hingga beberapa orang saja karena keterbatasan tempat. Dan sesuai namanya, selain menu keluarga yang bisa disantap rame-rame, resto ini pun menyediakan menu porsi mangkok untuk perorangan.

Happy Kuliner, openricer.. tongue
 
Recommended Dish(es):  Salted Pepper Tofu
 
Date of Visit: Jul 21, 2013 

Spending per head: Approximately Rp50000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Sunda | Restaurant | Seafood | Halal | Rombongan | Kumpul Keluarga

Buka bersama dengan keluarga besar pasangan yang sekaligus merayakan hari ulang tahun sang mama mertua, memang harus di tempat yang spesial. Dalam artian selain menghidangkan menu makanan yang serba enak, tempat yang nyaman untuk bercengkrama, juga memfasilitasi kebutuhan kami seperti ibadah (sholat) dan juga fasilitas untuk bermain anak-anak. Maklum, banyak sekali ponakan yang masih anak-anak, hehe.

Akhirnya pilihan kami jatuh ke suatu resto khas Sunda yang terletak di Jl. Margonda Raya, yaitu Mang Kabayan. Letak resto ini sangat strategis dan tidak sulit untuk ditemukan. Diantara deretan resto-resto lain di sepanjang Jl. Margonda, Depok, plang nama resto ini cukup besar sehingga mudah dijangkau pandangan mata.

 
Dari namanya saja sudah ketahuan ya, pasti banyak menu-menu khas Sunda yang menjadi andalan resto ini. Benar saja, selain menu khas Sunda, dekorasi yang dipilih untuk menghiasi resto ini pun kaya akan budaya Sunda. Dapat terlihat dari pintu masuknya yang terbuat dari bambu yang dihiasi 2 buah payung tingkat di setiap sisinya. Masuk ke dalam resto, kalian pun akan menemui hiasan-hiasan unik lain seperti kereta kencana untuk para raja dan putri Tanah Pasundan. Jadi rindu pulang kampung ke Bandung nih, hehe tongue.
Pintu Masuk

Pintu Masuk

 
Dekorasi Kereta Kencana

Dekorasi Kereta Kencana

 
Resto ini sangat cocok dan pas untuk acara makan besar bersama keluarga ataupun teman-teman. Selain tempat duduknya yang banyak, terdiri dari tempat duduk biasa dan gubuk-gubuk lesehan, juga terdiri dari 2 lantai. Sangat luas! Selain itu pun area parkirnya tidak kalah luas dan besar, bisa menampung kurang lebih sampai 20 mobil. Suasana khas Sunda yang telah saya sebutkan sebelumnya pun tambah menyegarkan dengan bunyi gemericik air yang berasal dari air terjun buatan yang bermuara ke kolam ikan. Dan seperti saya yang datang bersama para ponakan kecil, mereka sangat terhibur dan senang karena fasilitas mainan seperti becak mini dan kuda-kudaan tersedia cukup banyak. Ohya apalagi saat saya datang di Bulan Puasa, fasilitas mushola menjadi penting bagi saya. Mushola disini cukup besar dan sangat bersih, sangat pas menjadikan resto ini tempat berbuka puasa bersama keluarga.
Mainan Anak

Mainan Anak

 
Pelayanan disini cukup memuaskan, jangan khawatir akan terabaikan karena banyaknya pengunjung pada waktu-waktu berbuka puasa. Selain pelayan tetap, banyak juga pelayan trainee yang diperbantukan. Sehingga order makanan cukup cepat dan para pelayan stand by di beberapa titik yang mudah dijangkau oleh pengunjung.

Untuk menu makanan, cukup banyak yang kami pesan, seperti cumi saus tiram, udang bakar, cah kangkung polos, tempe-tahu, gurame goreng dan gurame sambal ijo. Namun tidak semua saya coba, maklum jaga asupan perut di depan keluarga pasangan, hihi lol. Secara keseluruhan makanan disini bisa dibilang cukup enak. Bumbunya pas dan meresap.
Cumi Saus Tiram

Cumi Saus Tiram

 
Gurame Sambal Ijo

Gurame Sambal Ijo

 
Udang

Udang

 
Untuk minumnya saya pesan Es Kelapa Jeruk yang sangat segar karena asli air perasan jeruk. Ditambah kelapa muda yang enak.
Es Kelapa Jeruk

Es Kelapa Jeruk

 
Bagi kalian yang masih bingung dengan tempat berbuka yang bisa menampung banyak orang dan memiliki fasilitas lengkap, resto Mang Kabayan ini bisa jadi pilihan. Tapi saya sarankan tetap reservasi tempat terlebih dahulu minimal satu sari sebelumnya smile.
 
Recommended Dish(es):  Gurame Goreng
 
Date of Visit: Jul 12, 2013 

Spending per head: Approximately Rp50000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0