OpenRice Index
  
artikasari
This is artikasari living in Kebon Jeruk. I am a swasta, work in Kebon Jeruk. I like to hang out in Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Depok. I also love Steak & Grills, Seafood, Bebek, buaannyyaakkk,, smua hampir suka (dan halal).
Member 33 First(s)
No. of Review117 Review(s)
編輯推介數目6 Editor's Choice
Recommended2 Recommended
Popularity3113 View(s)
Replies in Forum1 Comment(s)
Upload Photos535 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant21 My Restaurant(s)
Follow67 Following
粉絲336 Follower(s)
artikasari  Level 4
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 36 to 40 of 117 Reviews in Indonesia
Soto Daging Mbok Giyem OK Sep 18, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Restaurant | Soto/Rawon | Kumpul Keluarga

Bulan puasa beberapa waktu lalu menjelang Hari Lebaran, saya melakukan perjalanan dari Solo menuju Jogjakarta dengan melewati daerah Boyolali-Surakarta. Merasa lapar di perjalanan, saya dan keluarga mampir untuk makan siang di Soto Mbok Giyem. Bangunan yang tidak terlalu besar namun sangat menarik minat kami untuk mampir dikarenakan warna bangunan yang eye-catching, yaitu hijau dan kuning.

 

 
Saya pun memesan satu Soto Seger Daging porsi besar (Rp. 7.000) yang berisi semangkok soto dengan beberapa irisan daging dan kecambah/ tauge sebagai sayurannya. Selain soto daging, ada juga pilihan soto ayam. Dan jika tidak mau porsi besar, soto juga bisa dipesan dalam porsi kecil yang dibandrol dengan harga Rp. 3.000 saja. Selain itu, kita pun dapat memilih banyak teman makan untuk soto yang memang sudah disiapkan dimasing-masing meja, seperti tahu/ tempe goreng, bakwan sayur, sate telur puyuh, sate ati ampela dan berbagai jenis kerupuk.
Soto Daging Besar

Soto Daging Besar

 
Menu Pelengkap

Menu Pelengkap

 

 
Untuk rasa sotonya tidak diragukan lagi, kuah beningnya yang gurih dan seger (apalagi jika ditambah sambal dan perasan jeruk nipis), meskipun siang hari yang cukup terik namun tetap semangat menyeruput kuah soto hangat hingga habis, hehe. Dan minum es teh manis setelahnya, mantap.
Buat kalian yang sedang berada di daerah Surakarta, Boyolali, Solo dan sekitarnya, mungkin bisa mencoba langsung kesegeran soto ini karena memang ternyata cabangya sudah cukup banyak di daerah-daerah tersebut.
 
Recommended Dish(es):  Soto Daging
 
Date of Visit: Aug 06, 2013 

Spending per head: Approximately Rp15000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Roti Buns Fave Smile Sep 17, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Roti & Kue | Halal

 
Buns, ya roti jenis ini mulai sangat dikenal beberapa tahun lalu. Salah satu favorit saya adalah Roti Boy yang cabangnya banyak tersebar hampir di seluruh mal. Dan saat bulan puasa lalu, setelah saya belanja bulanan di Margo City Depok, tidak lupa saya mampir ke kedai roti ini untuk membeli beberapa buah untuk dibawa pulang (Rp. 8.500/ buah).

Sebenarnya letak Kedai Roti Boy ini agak jauh dari eskalator sehingga tidak terlihat sejauh mata memandang, hehe. Namun bau rotinya ini tercium hampir satu lantai! Hal ini juga yang membuat saya mencari letak kedai ini dan rela mengantri untuk membelinya, hihi lol.

Saat itu antrian cukup panjang, ternyata saya harus menunggu beberapa waktu karena roti sedang dimasak. Agak cukup lama memang, sekitar 10 menitan, apalagi saya lihat pelayannya pun hanya 2 orang. Tukang masak merangkap kasir pula. Namun, hal ini tidak mematahkan semangat saya dan banyak pengunjung lain untuk tetap mengantri. Wangi roti saat masih panas ini benar-benar membius kami, haha.

Untuk rasa, wah jangan ditanyakan lagi. Enak banget, apalagi dimakan selagi hangat. Tekstur rotinya yang lembut ditambah butter didalam rotinya yang enak banget. Rasa mocca diatas rotipun menambah komplit keenakan roti ini. Yuuumm... Kemasannya pun tidak monoton, yang biasanya berwarna kuning khas Roti Boy, beberapa waktu lalu berubah menjadi hijau dengan nuansa lebaran.

Tempat kedai Roti Boy disini cukup besar, ada beberapa sofa dan meja untuk makan langsung ditempat. Cukup nyaman juga sebagai tempat menunggu roti matang, apalagi oven-oven yang diletakkan langsung di belakang kasir. Kita bisa lihat langsung proses pembuatan rotinya. Sepertinya Roti Boy ini akan tetap menjadi salah satu menu favorit cemilan saya, hihi.. tongue
 
Recommended Dish(es):  Roti Boy Original
 
Date of Visit: Jul 30, 2013 

Spending per head: Approximately Rp10000(Night Snack)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Chicken Katsu  Cry Sep 17, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Barat | Restaurant | Steak & Grills | Pancakes / Waffle / Crepes | Kumpul Keluarga

Teman kantor mengajak saya dan beberapa teman lain untuk makan siang keluar kantor. Dia mengajak pergi ke Pan&cook yang ada di daerah puri. Katanya sedang ada promo diskon untuk lunch time. Akhirnya kami pun pergi kesana karena tergiur info diskon, hehe lol.

Setelah sampai ke resto yang sekarang berada di deretan ruko perkantoran ini, kami cukup kecewa. Ternyata promo diskon makan siang sudah tidak ada, hihi. Resto yang terdiri dari 2 lantai ini sangat nyaman. Suasana dan dekorasi yang ditampilkan megambil tema vintage dan klasik, termasuk meja dan sofanya. Deretan foto, artikel dan gambar unik lainnya berderet acak namun rapi di dinding ruangan. Pajangan guci dan keramik pun tersusun rapi di rak etalase. Ditambah konsep meja bar di sebelah kasir sebagai tempat pelayan menyampaikan pesanan para pengunjung, sungguh unik.

 

 

 
Siang itu pengunjung cukup ramai, sehingga agak cukup lama juga pesanan saya dan kawan-kawan datang. Tiba-tiba seorang pelayan mengantarkan semacam kue ringan kepada kami, katanya sebagai cemilan sembari menunggu. Ketika saya bertanya apakah ini welcome snack, ternyata bukan. Kami sengaja diberi cemilan ini kemungkinan karena makanan orderan kami cukup lama disajikan, sehingga kami bisa mengganjal dulu dengan snack yang tidak diketahui namanya ini. Rasanya cukup enak, rasa telur dan butternya cukup terasa. Namun, sudah habis snack pembuka, makanan yang kami pesan tidak kunjung tiba hingga hampir 45 menit lamanya, hiks.

 
Saat itu saya memesan Chicken Katsu (Rp. 32.000) dan Hot Tea (Rp. 12.000). Untuk makanannya, saya agak kecewa. Rasa katsunya biasa saja, lumayan enak namun tidak bisa ‘nge-blend’ dengan nasinya. Katsu yang dasarnya makanan dari negeri sakura itu, akan lebih enak jika disandingkan dengan nasi pulen yang agak lengket (nasi ketan). Namun, karena dipasangkan dengan nasi putih biasa, rasanya menjadi hambar. Katsu yang saya makan tidak mau bercampur rasanya dengan nasi, untunglah masih ada salad yang menjadi penolong, huhu mad.
Chicken Katsu

Chicken Katsu

 
Hot Tea

Hot Tea

 
Untuk minumannya cukup mahal memang, namun saya terkesan dengan penyajiannya yang unik. Secangkir teh hangat disajikan diatas talenan kayu, cukup unik. Bagi kalian yang berniat kumpul sambil ngobrol dengan teman-teman, tempat ini bisa jadi pilihan.
 
Date of Visit: Aug 16, 2013 

Spending per head: Approximately Rp50000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Happy Meal Ayam Smile Sep 16, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Fast Food | Halal | Kumpul Keluarga

Siapa yang tidak kenal sih dengan makanan siap saji yang satu ini. Yups, McDonald atau yang sering disingkat menjadi Mcd memang sudah tersebar di seluruh Indonesia. Dan masih inget kan dengan minion? Sempat booming beberapa bulan lalu karena menjadi mainan hadiah dari salah satu menu paket terlaris di Mcd yaitu Happy Meal.

Saat itu salah seorang teman kantor saya pun sangat tergila-gila dengan minion, sehingga meluncur-lah kami menuju Mcd yang terdekat dengan kantor kami, yaitu di daerah Puri. Dan tentunya saya harus memesan menu Happy Meal (Rp. 25.000 - yang sebenarnya cocok dengan menu anak-anak, hihi). Saat itu saya memesan Happy Meal 1 yaitu paket Happy Meal yang satu-satunya berisi menu nasi, ayam chrispy dan soft drink. Karena menu Happy Meal lain berisi burger, dan karena sedang lapar berat maka saya pesan yang ada nasinya, hehe.
Happy Meal 1

Happy Meal 1

 
Saya agak surprise dengan rasa ayamnya, biasanya saya seringkali menomorduakan ayam Mcd ini, namun saat itu rasa ayamnya bener-bener mantap! Gurih, garing, kriuk-kriuk. Dan menurut saya paket Happy Meal ini cukup spesial, dengan harga yang bisa dibilang murah untuk menu makanan siap saji, namun sudah komplit menunya. Ada hadiahnya pula!
Dan untuk cabang Mcd Puri ini, bisa dibilang cukup besar tempatnya, parkirnya luas dan sangat strategis di wilayah pusat keramaian. Siang hari untuk lunch time, malam hari untuk nongkrong bareng teman dan pagi hari waktunya sarapan di Mc-Coffee. Benar-benar komplit. Boleh lah... smile
 
Recommended Dish(es):  Happy Meal 1
 
Date of Visit: Jul 22, 2013 

Spending per head: Approximately Rp25000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Dhapur Desa  Smile Sep 16, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Sunda | Restaurant | Kumpul Keluarga


Mudik musim lebaran kemarin, saya dan pasangan menuju Kota Bandung dari Solo dengan menggunakan lajur Selatan. Dan pastinya akan melewati daerah Tasik dan Garut. Setelah berjam-jam di perjalanan dengan menggunakan mobil pribadi, kami berdua pun memutuskan untuk beristirahat sambil makan siang. Dan kebetulan saat itu telah sampai di Daerah Garut, kami pun terus mencari tempat makan yang cukup nyaman.

Pada awalnya kami akan makan ditempat lain, namun karena nasi putihnya kehabisan, akhirnya kami mendapat saran dari seorang tukang parkir untuk menuju ke Dhapur Desa. Kami pun mengikuti arahan dari tukang parkir itu dan benar saja, kami cukup suka dengan tempat ini.

Nampak depan rumah makan sudah khas menunjuk pada restoran khas masakan Sunda. Bangunan yang hampir sebagian besarnya terbuat dari bambu ini sungguh indah. Kita bisa makan di saung-saung lesehan, yang mana kita harus melewati jembatan kayu terlebih dahulu yang dibawahnya langsung kolam penangkaran ikan. Ataupun kita bisa memilih tempat duduk kursi yang ada di teras rumah bagian bawah.

 

 

 
Suasana yang sejuk, angin semilir, suara gemericik air, dan pemandangan sawah dan berlatar gunung benar-benar sangat indah dan menyamankan hati. Seperti sedang berada di desa. Apalagi ikan-ikan yang dipelihara dikolamnya sangat terawat dan bersih. Kita dapat melihat secara langsung dan jelas ikan bawal, gurame dan patin yang berukuran besar-besar.
Saya dan pasangan memilih untuk duduk lesehan di sebuah saung lesehan. Sebuah saung lesehan ini ukurannya cukup luas, bisa memuat hingga 8 orang. Namun karena kami hanya berdua, maka kami pun bisa leyeh-leyeh dan tiduran sambil menunggu pesanan datang, hihi. Di setiap saungnya pun sudah tersedia keran air da sabun cair yang pembuangannya langsung ke kolam untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah makan. Jadi kita tidak harus repot lagi mencari wastafel.

Pelayanan disini bisa dibilang standar saja, jumlah pelayan tidak terlalu banyak sehingga mereka pun cukup kewalahan melayani pengunjung. Mungkin karena sedang suasana lebaran juga sehingga banyak yang meliburkan diri. Namun, untungnya mereka tetap berusaha cepat membantu melayani semua pengunjung.

Sistem pemesanan disini adalah semi-prasmanan. Saat masuk kedalam resto, kita langsung memilih menu mana yang menjadi pilihan, karena menu tersebut sudah dideretkan di sebuah meja panjang. Lalu pelayan akan memasakkan/ menghangatkannya dan mengantarnya langsung ke tempat duduk kita. Setelah memesan pun, kita harus langsung membayar pesanan kita. Namun sayangnya saat itu pilihan menunya tidak terlalu banyak, mungkin sang koki pun banyak yang meliburkan diri, hehe.

 
Saya memesan Nasi Timbel (Rp. 5.000), Ayam Bakar (Rp. 12.500), Tempe Mendoan (Rp. 2.000) dan Karedok (Rp. 7.900). Nasi timbel sangat pulen dan harum karena terbungkus daun pisang. Ayam bakarnya pun enak, bumbunya meresap ke dalam daging dan kemanisannya pas. Karedoknya sangat segar karena terdiri dari beberapa sayuran mentah seperti kol, mentimun, kacang panjang dan tauge. Namun sayang porsinya sedikit, hihi. Nah, untuk tempe mendoannya saya agak kurang puas, karena potongan tempenya yang kecil namun terigunya yang banyak. Makan disini harus irit-irit cocol sambal, karena sambal dan lalapan tetap harus dikenakan charge yaitu Rp. 5.000/ porsinya, hehe.
ayam bakar

ayam bakar

 
Karedok

Karedok

 
Tempe Mendoan

Tempe Mendoan

 
Overall, saya cukup puas makan disini. Rasa makanan yang cukup enak ditambah suasana dan pemandangan yang sangat indah dan sangat bersih, bisa menghilangkan rasa cape akibat perjalanan cukup panjang. Bagi kalian yang seringkali melewati jalur Selatan, resto ini bisa dicoba loh... smile

 
Recommended Dish(es):  Nasi Timbel,Ayam Bakar,Karedok
 
Date of Visit: Aug 09, 2013 

Spending per head: Approximately Rp40000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0