OpenRice Index
  
mr_kuliner
This is mr_kuliner living in Kebayoran Lama. I am a IT Consultant, work in Harmoni. I like to hang out in Sarinah, Mangga Besar, Pondok Indah. Manado, Chinese, Thailand are my favorite cuisines. I also love and Bakmi/Kwetiau, Seafood, Shabu Shabu.
Member 36 First(s)
No. of Review71 Review(s)
編輯推介數目13 Editor's Choice
Recommended5 Recommended
Popularity8127 View(s)
Replies in Forum0 Comment(s)
Upload Photos197 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant0 My Restaurant(s)
Follow0 Following
粉絲99 Follower(s)
mr_kuliner  Level 3
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 21 to 25 of 71 Reviews in Indonesia
Uniknya Gurame Kuah Thailand Smile Sep 06, 2011   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Indonesian | Restaurant | Kumpul Keluarga

“Radja Gurame”, sebuah papan nama dengan gambar yang yang begitu menggoda rasa keinginan tahu-an saya saat melintasi kawasan cempaka putih.
Radja Gurame

Radja Gurame

 
Akhirnya saya pun memutuskan untuk turun dari kendaraan dan mencoba seperti apa rasa dan menu yang tersedia di dalam resto tersebut.

Begitu memasuki resto terasa suasana sunda dengan susunan bangku dan meja kayu yang tertata rapi, tetapi sayangnya para pelayan disini tidak cekatan dan terkesan lambat dalam melayani, walaupun cukup ramah.

Setelah melihat isi menu yang ada saya pun tertarik untuk mencoba paket Gurame Kuah Thailand (Rp 29.000), karena menurut penuturan pelayannya sendiri, menu ini memang ukuran gurame-nya disesuaikan untuk per-orang dan untuk minumannya saya memesan es teh tawar.
Menu

Menu

 
Paket gurame saus thailand ini sendiri ternyata adalah gurame goreng yang direndam dalam kuah tom yam dan disajikan bersama dengan sepiring nasi dimana untuk gurame-nya sendiri walaupun direndam dalam kuah masih tetap terasa garing dan tidak berbau amis. Untuk kuah tom yam -nya sendiri walaupun tidak terlalu kental cukup terasa campuran tom yam-nya.
Gurame Kuah Thailand

Gurame Kuah Thailand

 
Secara kesluruhan untuk menu makanan pas dengan harganya, tetapi sayangnya untuk segi pelayananya masih kurang.



 
Recommended Dish(es):  Gurame cabe ijo, gurame kuah thailand
 
Spending per head: Approximately Rp29,000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

de Goumet : resto in supermarket Smile Sep 06, 2011   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Amerika | Restaurant | Steak & Grills | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga

Saat sedang berjalan-jalan di The FoodHall di Plaza Indonesia, saya menemui ada sebuah restoran bernama De Gormet yang terkesan unik karena berada dalam supermarket.

Meski berada di dalam supermarket, kesan hangat dan nyaman tetap begitu terasa dengan interior bernuansa kayu yang ditata melingkar dengan pemandangan open kitchen.. Apalagi dengan penempatan kursi-kursi ditata sedikit berjauhan serta sofa-sofa empuk di beberapa sudut. Kesan nyaman semakin bertambah dengan keramahan dari pelayan yang siap menyapa dan melayani para pengunjung yang datang.
Interior

Interior

 
Dalam

Dalam

 
Adapun menu-menu andalan de Gourmet yang dapat dinikmati pengunjung sepanjang hari beraneka ragam seperti steak, beef ribs, smoked beef ribs, smoked chicken, pasta, sandwich, hingga salad.

Setelah dijelaskan oleh pelayan yang ada sebagai pembuka saya pun memesan Soup Chunky Mushroom (Rp 22.000) yang merupakan favorit untuk appetizer dan untuk main course-nya saya memilih Roasted Chicken (Rp 42.000) serta serta secangkir hot tea Dilmah (Rp 14.000)

Untuk Soup Chunky Mushroom nya sendiri disajikan bersama dengan sepotong garlic bread yang renyah, saat sendokan pertama soup ini langsung terasa bertapa kentalnya kaldu bercampur dengan potongan mushroom yang chunky, yang dijamin kita tidak bisa berhenti terus menyantapnya sehingga tidak terasa tandas di mulut. lol
Chunky Musroom

Chunky Musroom

 
Ternyata kenikmatan itu terus bertambah saat Roasted Chicken dengan bumbu yang begitu meresap kedalam daging ayam yang dipanggang sehingga menghasilkan aroma menggoda untuk segera mencicipinnya. Potongan daging ayamnya sendiri terasa begitu lunak dan menyatu dengan bumbunya, sehingga menimbulkan sensasi tersendiri saat melalui tenggorokan ini. Terasa begitu nikmat dan gurih.
Roasted Chicken

Roasted Chicken

 
Secara keseluruhan baik untuk makanan maupun suasana yang ada bisa membuat kita betah berlama-lama disana karena begitu suasan-nya yang begitu nyaman dan seperti berada di rumah sendiri.
 
Recommended Dish(es):  Roasted Chicken
 
Spending per head: Approximately Rp40,000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Kedai Kopi & Teh | Kencan / Berpasangan | Pemandangan Pegunungan

Tidak pernah terbayang sebelumnya apa jadinya jika butiran kopi sangrai itu dikawinkan dengan sop buntut sapi goreng atau iga dibakar? Ternyata "perkawinan “ yang begitu unik tersebut tersedia di salah 1 rumah makan di atas Bukit Pakar Timur, kawasan Ciburial, Bandung.

Itulah yang menimbulkan rasa penasaran di saya dan membuat saya akhirnya mampir di sebuah rumah Joglo Jawa-Bali yang menjulang ke atap langit bertuliskan "Kopi Ireng" .
Kopi Ireng

Kopi Ireng

 
Saat tiba disana kesan yang pertama timbul adalah suasana homy dengan meja, kursi,tiang bahkan sampai tangganya pun terbuat dari kayu yang tidak dicat dengan warna dibiarkan alamiah, coklat, usang tapi kokoh. By the way untuk mencapai kesana, kita harus mendaki beberapa puluh anak tangga batu terlebih dahulu.
Depan

Depan

 
Bangunan-nya sendiri terbagi dalam dua lantai, dimana lantai bawah, ada teras yang menjorok jauh ke luar di sisi kiri (dari dalam) serta dua teras di sisi kanan dan kiri, yang memungkinkan kita melihat pemandangan perkebunan yang hijau. Saat masuk kedalam, kita akan menemui dapur dan halaman kecil di belakang
Dalam

Dalam

 
Balkon Kanan

Balkon Kanan

 
Tempat duduk favorit Kopi Ireng terletak di lantai dua dengan model seperti balkon yang . terdiri dari dua sisi, kiri dan kanan dengan bagian dalam dan luar. Yang membuatnya begitu istmewa adalah suguhan pemandangan yang diberikan. Kita bisa melihat jauh ke arah kota Bandung..sayangnya saat saya tiba tempat tersebut telah terisi
Balkon

Balkon

 
Untuk pilihan kopi disini, kita bisa mencicipi aneka biji kopi murni lokal dan Italia. Ada tujuh menu kopi spesial yang takkan bisa kita temukan rasanya di tempat lain seperti Stairway To Heaven,Snow White, dan Orange Coffee .

Saat tiba di pintu masuk, pelayan dengan keramahan khas Bandung langsung menyambut kedatangan saya dan menunjukkan tempat duduk yang tersedia, tanpa menunggu lama, mereka langsung menawarkan menu yang tersedia disana
Oiya., karena saat itu pas hari raya Idul Fitri ada tambahan service sebesar 15% smile
Menu

Menu

 
Sesuai dengan rencana semula saya pun langsung memesan menu spesial Iga Bakar Coffee ( Rp 48.000) yang jadi favorit disana. Iga bakarnya sendiri terasa begitu "sempurna" ketika dijodohkan dengan butiran hitam itu yang menghasilkan rasa bumbu tidak akan kita temuin dimanapun . Dimana bumbu tersebut merupakan campuran kapulaga, star anise, jinten, cengkeh, lada hitam, jahe, kayu manis, dan pala.yang dibakar menjadi satu. Di samping itu tersaji pula semangkuk kuah sop berisi potongan sayur, wortel, kentang, dan taburan daun bawang seledri yang kuahnya terasa begitu pas mendampingi Iga bakar yang menimbulkan sensasi yang tidak akan dilupakan.
Iga Bakar Coffee

Iga Bakar Coffee

 
Dan tentunya tidak ketinggalan say pun memesan Stairway To Heaven (Rp 41.000) yang merupakan racikan Illy Espresso dengan Baileys, grenadine, dan es krim dengan taburan buah kering diatasnya, yang menimbulkan sensasi rasa unik di mulut dan dijamin bikin ketagihan.
Stairway To Heaven

Stairway To Heaven

 
Kopi regular lain seperti Costarica Tarazzu, Toraja, Bali Kintamani, dll juga siap menghangatkan tubuh. Sambil ditemani penganan pancake, sandwich, pasta al Dente atau pisang goreng ala Kopi Ireng, yang bisa membuat kita semakin betah saja berlama-lama disini. Apalagi bisa dilanjutkan dengan santapan gurih dan mengenyangkan seperti macam-macam steak, nasi goreng rempah, nasi ayam sasak, atau sop buntut goreng/buntut bakar kopi .

Secara keseluruhan sangatlah worth it menempuh perjalanan kesana karena baik tempat dan makanan maupun minuman yang disajikan bisa membuat kita ketagihan untuk kembali datan dan datang lagi kesana sambil menikmati perpaduan kesejukan udara dan pemandangan “City Light” kota Bandung di malam hari. Atmosphere romantis, melankolis, artistik dan juga hommies itulah yang bisa kita dapatkan saat berada disana.

 
Recommended Dish(es):  Iga Bakar, Coffee
 
Spending per head: Approximately Rp30,000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   2 Vote(s)   View Results
Recommend
0

Homy Place to Hang Out Smile Sep 05, 2011   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Jawa | Kedai Kopi & Teh

Seringkali saya menemui beberapa cafe kopi yang menyajikan makanan berat sebagai main course. Akan tetapi sayangnya sering kali main course yang ditawarkan tidak sebanding dengan kualitas kopi yang dijual.

Itu sebabnya saat saya mendengar bahwa ada cafe kopi di bilangan Kebayoran Baru yang memiliki motto “where good coffee meets good food” , membuat saya penasaran ingin mencoba membuktikan apakah memang motto mereka sesuai dengan kenyataannya.

Langsung saja saya meluncur menuju cafe tersebut berada, dimana begitu saya mau memasuki cafe berlantai dua ini, telah berdiri pelayan di depan pintu masuk yang dengan penuh keramahan mempersilahkan masuk.
Depan

Depan

 
Saat berada di dalam. langsung terasa nuansa yang begitu homy seperti berada di rumah, apalagi kursi yang ada kebanyakan didominasi sofa dengan beberapa dining table yang didukung pula fasilitas WIFI yang bisa dinikmati dengan gratis. Disamping itu mereka secara rutin mengadakan acara nonton bareng pertandingan sepak bola untuk para penggemar bola dengan fasilitas layar lebar di pojok ruangan.
Lantai 1

Lantai 1

 
Lantai 2

Lantai 2

 
Salah satu keunikan dari café ini adalah 70% furniture yang ada di sini entah itu kerajinan tradisional dari Yogyakarta, Jawa Barat, dan Bali , lukisan, bahkan hingga kursi-nya pun bisa dibeli. Dan setiap barang yang bisa dibeli tersebut ada harga yang tertera di permukaannya. dihias dengan kerajinan.
Pernak Pernik

Pernak Pernik

 
Untuk pelayananya pun mereka cukup sigap dan ramah mulai dari saat kita diberikan menu sampai kita selesai . Untuk menu yang ada disana umumnya menu nusantara seperti rawon, kakap asam manis, chicken teriyaki, soto bandung, hingga seafood pindang dan ada pula nasi goreng hijau yang menggunakan cabai hijau. Sementara itu, makanan ringan yang bisa dinikmati di tempat ini antara lain calamari dengan saus tar tar, popiah atau semacam risol yang berisi sayuran dan udang dicelup ke dalam saus Thai, chicken wing, dan kentang goreng. Cake tiramisu, black forest, brownies, atau cheese cake sebagai dessert.
Menu

Menu

 
Menu-1

Menu-1

 
Setelah melihat menu yang ada dan karena saya sendiri penggemar iga maka pilihan saya jatuh pada Iga bakar penyet yang terdiri atas nasi bakar berisi oncom, tahu, dan tempe goreng, sup, lalapan, serta dilengkapi dengan sambal bajak yang rasa pedasnya mantap dengan harga hanya Rp 65.000 yang pastinya dengan menu selengkap ini dijamin bikin kenyang. Harga yang sangat-sangat worth it untuk menu selengkap itu, apalagi mengingat potongan iga bakarnya cukup loyal dan merupakan iga sapi Australia.Untuk iga-nya sendiri terasa begitu empuk dengan bumbu yang pas.
Iga Penyet

Iga Penyet

 
Untuk minumannya sendiri saya memesan es lemon teh seharga Rp 16.000, yang rasa perpaduan teh dan lemon-nya begitu menyatu tidak terlalu asam dan pas di lidah.Selain itu juga disiapkan gula cair bagi yang suka manis,
Ice Lemon Tea

Ice Lemon Tea

 
Secara keseluruhan makanan yang disajikan sesuai dengan motto café ini “where good coffee meets good food” yang ditambah lagi dengan suasana dalamnya yang bikin betah.
Akan tetapi sayangnya karena sudah terlampau kenyang setelah menyantap Iga penyet, saya tidak sempat mencoba kopi luwak andalan café ini.

 
Recommended Dish(es):  Iga penyet
 
Spending per head: Approximately Rp30,000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   3 Vote(s)   View Results
Recommend
0

Kopi-O I'm addicted to you Smile Sep 04, 2011   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Kedai Kopi & Teh | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga

Saat mengunjungi Living World ada sebuah tempat yang menarik perhatian saya sebagai penggemar kopitiam dengan interior yang begitu berbeda dibanding dengan cafe disekitarnya.

Dimana nuansa putih begitu mendominasi dengan interior yang merupakan nuansa campuran asian colonial dan kopitiam yang unik.
Atmosphere

Atmosphere

 
Disamping itu yang menarik perhatian adalah motto "everything is favourite". Motto itu ternyata memang pas karena walaupun saat itu saya bersama istri hanya menikmati secangkir kopi, teh dan Kaya Toast, kami merasakan bukan hanya rasa hidangannya saja yang akan menjadi favorit nantinya. Tetapi juga atmosfer interiornya yang hommy dan berkarakter modern colonial, cara serving makanan yang unik, serta keramah-tamahannya.

Saat memasuki tempat tersebut, di masing-masing meja diletakan selebaran seperti surat kabar yang menampilkan tentang menu-menu yang ada.
Menu

Menu

 
Begitu kami duduk, dengan penuh keramahan dan cekatan pelayan yang ada langsung datang menghampiri kami dan membawakan daftar menu dan menjelaskan setiap menu yang kami tanyakan dengan senyuman.

Sebagai penggemar kopi dan teh, kami pun memesan Nanyang kopi tarik (Rp.18,800) dan traditional kaya toast (Rp.19,800).

Cara penyajian menu disini sangat menarik, dimana untuk kaya toast-nya disajikan diatas talenan sedangkan untuk kopinya sendiri disajikan dalam cangkir tradisional Hainan/tiam dengan rasa kopi yang tidak terlalu kuat tetapi cukup cukup enak lengkap dengan cookies yang begitu renyah.
Nanyang Kopi Tarik

Nanyang Kopi Tarik

 
Sedangkan untuk kaya toastnya sendiri terasa begitu renyah dan berbeda dengan kaya toast pada umumnya dengan campuran gula merah didalamnya.
Tradional Toast

Tradional Toast

 
Disamping itu juga tentunya tidak ketinggalan Teh Tarik(Rp.20,800) yang menjadi favorit disini dengan komposisi teh bercampur dengan susu yang langsung ‘ditarik’ sehingga menghasilkan tekstur yang foamy serta rasa yang berbeda pula, uniknya penyajiannya dalam bentuk gelas kaleng yang eye catching.
Teh tarik

Teh tarik

 
Overall, I like this place, terutama untuk interior dan tampilan menu nya memang no. 1. Harganya sendiri saya rasa pas-lah disamping pelayanannya yang menurut saya ramah dan cekatan.
 
Recommended Dish(es):  Nanyang Kopi, Kaya Toast, Teh tarik
 
Spending per head: Approximately Rp18,000(Other)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0