OpenRice Index
  
mr_kuliner
This is mr_kuliner living in Kebayoran Lama. I am a IT Consultant, work in Harmoni. I like to hang out in Sarinah, Mangga Besar, Pondok Indah. Manado, Chinese, Thailand are my favorite cuisines. I also love and Bakmi/Kwetiau, Seafood, Shabu Shabu.
Member 36 First(s)
No. of Review71 Review(s)
編輯推介數目13 Editor's Choice
Recommended5 Recommended
Popularity8127 View(s)
Replies in Forum0 Comment(s)
Upload Photos197 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant0 My Restaurant(s)
Follow0 Following
粉絲99 Follower(s)
mr_kuliner  Level 3
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 1 to 3 of 3 Reviews in Indonesia
Gurame Cobek khas Dago Smile Sep 27, 2011   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Sunda | Restaurant | Halal | Rombongan | Kumpul Keluarga

Kawasan Bandung memang terkenal dengan wisata kuliner nya disamping tentunya jajaran FO sepanjang jalan, termasuk salah 1 nya di kawasan Dago.
Salah 1 nya adalah RM Dago Panyawangan yang menyajikan masakan khas Sunda dengan segala keramahan khas Bandungnya.

Rumah makan Dago ini sendir ber-interior khas Rumah Makan Sunda pada umumnya, dengan kursi dan meja dari rotan yang menimbulkan kesan hangat. Ditambah lagi sambutan khas Bandung begitu ramah dari saat kita mulai masuk kedalamnya.
Ruangan Dalam

Ruangan Dalam

 
Setelah mendapatkan tempat duduk, karena saat itu kebetulan sedang ramai, pelayan datang membawa buku menu dan menjelaskan makanan khas disana, saya pun tertarik dengan menu yang menjadi favorit disana, yaitu Gurame Goreng Cobek (Rp 56.500) dan Nasi Tutug Oncom (Rp 7.400) serta segelas es teh (Rp 2.900)..adapun khusus untuk teh tawar hangat sudah tersedia di masing-masing meja dan gratis lol
Gurame Cobek

Gurame Cobek

 
Tidak berapa lama kemudian pesanan saya datang mulai dari Nasi Tutug Oncom yang merupakan nasi yang dibungkus dengan daun pisang dimana didalamnya ada campuran oncom yang sudah menyatu dengan nasi sehingga menimbulkan aroma yang merangsang selera makan..smile, disusul kemudian dengan Gurame Goreng Cobek yang untuk sambal cobeknya sendiri bisa kita pisahkan dan bisa kita campur setelahnya,. Sayangnya sebagai penggermar sambal saya tidak merasakan rasa pedas sama sekali dari sambal cobek ini ..tetapi untuk ikan Gurame -nya sendiri terasa pas tidak terlalu kering.
Menu

Menu

 
Nasi Tutug

Nasi Tutug

 
Khusus untuk di resto ini sedang ada promo dengan salah 1 penerbit kartu kredit untuk pembelanjaan minimal Rp 100 rb rupiah. smile
Secara keseluruhan untuk suasana dan makanan yang terhidang disini sesuai dengan porsi dan harganya..yang sayangnya untuk sambalnya tidak terlalu pedas..hehehehe
Suasana yang nyaman disini cocok untuk pula untuk makan malam dengan keluarga.

 
Recommended Dish(es):  Gurame Goreng
 
Spending per head: Approximately Rp20,000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Kedai Kopi & Teh | Kencan / Berpasangan | Pemandangan Pegunungan

Tidak pernah terbayang sebelumnya apa jadinya jika butiran kopi sangrai itu dikawinkan dengan sop buntut sapi goreng atau iga dibakar? Ternyata "perkawinan “ yang begitu unik tersebut tersedia di salah 1 rumah makan di atas Bukit Pakar Timur, kawasan Ciburial, Bandung.

Itulah yang menimbulkan rasa penasaran di saya dan membuat saya akhirnya mampir di sebuah rumah Joglo Jawa-Bali yang menjulang ke atap langit bertuliskan "Kopi Ireng" .
Kopi Ireng

Kopi Ireng

 
Saat tiba disana kesan yang pertama timbul adalah suasana homy dengan meja, kursi,tiang bahkan sampai tangganya pun terbuat dari kayu yang tidak dicat dengan warna dibiarkan alamiah, coklat, usang tapi kokoh. By the way untuk mencapai kesana, kita harus mendaki beberapa puluh anak tangga batu terlebih dahulu.
Depan

Depan

 
Bangunan-nya sendiri terbagi dalam dua lantai, dimana lantai bawah, ada teras yang menjorok jauh ke luar di sisi kiri (dari dalam) serta dua teras di sisi kanan dan kiri, yang memungkinkan kita melihat pemandangan perkebunan yang hijau. Saat masuk kedalam, kita akan menemui dapur dan halaman kecil di belakang
Dalam

Dalam

 
Balkon Kanan

Balkon Kanan

 
Tempat duduk favorit Kopi Ireng terletak di lantai dua dengan model seperti balkon yang . terdiri dari dua sisi, kiri dan kanan dengan bagian dalam dan luar. Yang membuatnya begitu istmewa adalah suguhan pemandangan yang diberikan. Kita bisa melihat jauh ke arah kota Bandung..sayangnya saat saya tiba tempat tersebut telah terisi
Balkon

Balkon

 
Untuk pilihan kopi disini, kita bisa mencicipi aneka biji kopi murni lokal dan Italia. Ada tujuh menu kopi spesial yang takkan bisa kita temukan rasanya di tempat lain seperti Stairway To Heaven,Snow White, dan Orange Coffee .

Saat tiba di pintu masuk, pelayan dengan keramahan khas Bandung langsung menyambut kedatangan saya dan menunjukkan tempat duduk yang tersedia, tanpa menunggu lama, mereka langsung menawarkan menu yang tersedia disana
Oiya., karena saat itu pas hari raya Idul Fitri ada tambahan service sebesar 15% smile
Menu

Menu

 
Sesuai dengan rencana semula saya pun langsung memesan menu spesial Iga Bakar Coffee ( Rp 48.000) yang jadi favorit disana. Iga bakarnya sendiri terasa begitu "sempurna" ketika dijodohkan dengan butiran hitam itu yang menghasilkan rasa bumbu tidak akan kita temuin dimanapun . Dimana bumbu tersebut merupakan campuran kapulaga, star anise, jinten, cengkeh, lada hitam, jahe, kayu manis, dan pala.yang dibakar menjadi satu. Di samping itu tersaji pula semangkuk kuah sop berisi potongan sayur, wortel, kentang, dan taburan daun bawang seledri yang kuahnya terasa begitu pas mendampingi Iga bakar yang menimbulkan sensasi yang tidak akan dilupakan.
Iga Bakar Coffee

Iga Bakar Coffee

 
Dan tentunya tidak ketinggalan say pun memesan Stairway To Heaven (Rp 41.000) yang merupakan racikan Illy Espresso dengan Baileys, grenadine, dan es krim dengan taburan buah kering diatasnya, yang menimbulkan sensasi rasa unik di mulut dan dijamin bikin ketagihan.
Stairway To Heaven

Stairway To Heaven

 
Kopi regular lain seperti Costarica Tarazzu, Toraja, Bali Kintamani, dll juga siap menghangatkan tubuh. Sambil ditemani penganan pancake, sandwich, pasta al Dente atau pisang goreng ala Kopi Ireng, yang bisa membuat kita semakin betah saja berlama-lama disini. Apalagi bisa dilanjutkan dengan santapan gurih dan mengenyangkan seperti macam-macam steak, nasi goreng rempah, nasi ayam sasak, atau sop buntut goreng/buntut bakar kopi .

Secara keseluruhan sangatlah worth it menempuh perjalanan kesana karena baik tempat dan makanan maupun minuman yang disajikan bisa membuat kita ketagihan untuk kembali datan dan datang lagi kesana sambil menikmati perpaduan kesejukan udara dan pemandangan “City Light” kota Bandung di malam hari. Atmosphere romantis, melankolis, artistik dan juga hommies itulah yang bisa kita dapatkan saat berada disana.

 
Recommended Dish(es):  Iga Bakar, Coffee
 
Spending per head: Approximately Rp30,000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   2 Vote(s)   View Results
Recommend
0

Roti bakar spesial Duti Smile Jun 23, 2011   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Indonesian | Chinese | Roti & Kue | Bubur | Halal | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga

Kota Bandung memang terkenal dengan wisata kuliner nya, bahkan sampai tengah malam..dimana salah satunya yang terkenal adalah “BUBUR & ROTI BAKAR DUTI” yang ada di jalan Gardujati – Bandung. Roti Duti hanya buka dari sore sampai tengah malam saja.. dan saya tiba disana sekitar pukul 11 malam, dan masih saja penuh sesak dipenuhi pelanggan yang umumnya anak-anak muda. Rumah makan Duti sudah cukup lama berdiri, dan memang khusus menyajikan menu Bubur dan Roti Bakar saja. Tempatnya sendiri terkesan sederhana dan berada di sebuah ruko di pinggiran jalan gardujati.

Saat memasuki tempat tersebut langsung tercium aroma roti bakar yang merebak kemana-mana. Disana terletak panggangan untuk roti bakarnya, sehingga kita bisa melihat proses pemanggangan roti dan pembuatannya..

Cara penyajian buburnya berbeda dengan tempat lain , dimana bubur ayam nya diberi pangsit goreng kecil-kecil, sedangkan ayam dan acar timunnya disajikan terpisah. Suwiran daging ayamnya juga menjadi lebih terasa karena terpisah dari buburnya.
Dengan sambal yang rasanya pedesnya begitu mengigit lidah.

Untuk Roti Bakar nya pun tidak hangus kehitaman seperti roti bakar pada umum-nya, karena roti di panggang/dibakar diatas sebuah lempengan stainless steel, sehinga tidak terkena api langsung. Hasilnya warna rotinya menjadi keemasan, terbakar dengan apik.
Untuk isinya bisa macam-macam, bisa dipilih sesuai dengan selera anda, mau yang asin gurih atau mau yang manis, atau bahkan yang isinya ham,keju dan telor.

Saya pun memesan roti bakar komplit dengan isi ham,keju dan telor, karena kabarnya ham disini rasanya begitu enak..dan ternyata ternyata setelah dicoba memang rasanya ham-nya enak dan lembut.

Penasaran ingin mencoba roti bakar nya lagi dengan isi yang bebeda dengan harga terjangkau tetapi enaknya dijamin..nah disini,...di Bubur & Roti Bakar Roti Duti tempat yang paling tempat..dengan harga yang terjangkau kisaran Rp.7.000-Rp.15.000,- saja.
Bubur

Bubur

 
Roti Bakar Ham

Roti Bakar Ham

 
 
Recommended Dish(es):  Roti Bakar, Bubur
 
Spending per head: Approximately Rp7,000(Night Snack)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 5

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend