OpenRice Index
  
mr_kuliner
This is mr_kuliner living in Kebayoran Lama. I am a IT Consultant, work in Harmoni. I like to hang out in Sarinah, Mangga Besar, Pondok Indah. Manado, Chinese, Thailand are my favorite cuisines. I also love and Bakmi/Kwetiau, Seafood, Shabu Shabu.
Member 36 First(s)
No. of Review71 Review(s)
編輯推介數目13 Editor's Choice
Recommended5 Recommended
Popularity8127 View(s)
Replies in Forum0 Comment(s)
Upload Photos197 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant0 My Restaurant(s)
Follow0 Following
粉絲99 Follower(s)
mr_kuliner  Level 3
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
Display: AllJakarta Bali Bandung Surabaya Semarang Yogyakarta Other Cities  
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 1 to 3 of 3 Reviews in Indonesia
Hangatnya Mie Pangsit 1933 Smile Jun 20, 2011   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Chinese | Bakmi/Kwetiau | Kumpul Keluarga

Jalan Semarang adalah salah 1 wisata kuliner yang terkenal di Medan, saat matahari mulai terbenam, para pedagang makanan mulai bersiap-siap..dimana hampir semua jenis makanan tersedia, baik yang halal maupun non halal khas Medan seperti mie/kwetiau goreng, mie pangsit/ tiong sim, nasi campur, kari bihun, nasi hai nam, liong tahu, bak kut teh, sate padang, aneka gorengan, bakpao, lontong, cin cong fan, dan lain-lainnya juga ada. Memang, menu makanan di sini didominasi jenis Chinese Food yang umumnya menggunakan daging babi dalam menunya.
Satu lagi keunikan tempat ini adalah satu-satunya tempat wisata kuliner yang menawarkan menu ekstrim seperti daging ular, biawak, labi-labi, kelelawar, kodok, dan hewan lainnya juga ada.

Beragam menu yang tersedia itu bisa Anda nikmati dengan harga mulai Rp 10.000, dimana para pengunjung bisa duduk di mana saja. Tinggal pilih saja meja plastik kosong yang menurut Anda nyaman..walaupun tidak begitu dekat dengan makanan yang kita pesan. Parpenjual makanan menerapkan sistem bongkar pasang di ruang terbuka, kalau tiba-tiba hujan turun, Anda akan kerepotan untuk mencari lokasi berteduh. Maklum saja, mereka tidak menyediakan tenda

Saat saya bertugas disana, saya pun tidak menyia-yiakan kesempatan untuk mencoba makanan disana, walaupun sebelumnya saya sudah sempat makan malam.Sayangnya saat saya tiba disana hujan sedang turun cukup deras, sehingga sayapun mencari tempat makan yang tidak berada di ruang terbuka, salah satunya ada di pojok jalan yaitu Mie Pangsit Tion Sim. Ternyata Mie Pangsit Tiong Sim termasuk salah 1 legenda kuliner kota Medan dam kabarnya sudah buka sejak 1933..dengan pelanggan bahkan sampai dari luar negeri terutama Malaysia.

Akhirnya saya pun memesan seporsi pangsit tanpa mie dengan harga Rp.15.000-an, karena masih sedikit kenyang.
Pangsit nya berukuran sedikit lebih sedikit daripada pangsit biasanya dengan potongan daging yang lumayan besar dan terasa lebih gurih..karena tidak dicampur dengan tepung seperti pangsit lain umun-nya..dengan irisan daun bawang diatasnya. Kuahnya sendiri terasa terasa gurih seperti kuah kaldu.

Setelah itu saya pun memesan 10 tusuk Sate Kerang yang berada di depannya. Yang membuat saya tertarik karena Sate kerangnya disajikan dalam bumbu yang pekat dan gurih seperti bumbu sate padang.
Potongan sate nya pun lumayan besar dan empuk serta tidak ada bau amisnya sama sekali.

Sayangnya karena hujan terus turun dan perut sudah penuh pula, saya tidak bisa mencoba makanan lainnya..tapi pastinya someday I will back lol

Pangsit

Pangsit

 
Sate Kerang

Sate Kerang

 
 
Recommended Dish(es):  Mie Pangsit
 
Spending per head: Approximately Rp17,000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   1 Vote(s)   View Results
Recommend

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Chinese | Stand / Kios | Pork/Babi Guling | Kumpul Keluarga

Bicara kuliner di Medan tidak akan ada habisnya, apalagi bicara soal nasi babi panggang, tentunya kota Medan tidak akan kalah bersaing dengan Singapura atau Kuala Lumpur.

Salah satu rumah makan chasio terkenal sejak dulu adalah Chasio Asan yang memasang sign di depannya "Tidak Ada Cabang", karena memang hanya satu-satunya dan paling paling terkenal seantero Medan dengan menu chasio-nya.

Itu sebabnya harus datang sebelum jam 2 siang, karena biasanya setelah itu sudah pasti tidak akan kebagian lagi...walaupun untuk harga sepiring chasio lumayan mahal yaitu Rp.23.000.

Tapi dengan harga sekian kepuasan rasa chasio nya tidak akan pernah ditemui di manapun..dengan potongan tipis yang garing dan sedikit manis (seperti manis), dijamin dech akan membuat lidah bergoyang dan berdecak..yang pastinya 1 piring saja tidak akan cukup. Rata-rata bahkan bisa sampai 2-3 piring, saking enaknya..seperti saya...hehehehehe
Pada umumnya nasi disajikan dengan potongan Chasio (babi panggang merah) dan Sio Bak (babi panggang putih), yang bisa dipilih apakah mau keduanya atau salah 1 saja,,,,dengan beberapa topping lain seperti potongan telur ayam dan timun..

Sedikit saran saat datang kesana sebaiknya makan di tempat, karena porsi terkesan lebih sedikit kalau dibungkus pulang.

Jangan lupa juga memesan minuman khas sana yaitu juice Martabe (campuran buah markisa medan dan terong belanda), yang rasanya perpaduan antara manis dan sedikit asam yang bisa bikin ketagihan..pastinya sich rasa minuman ini tidak akan bisa ditemukan di tempat lain...apalagi diminum dengan es batu di tengah hari kota Medan yang begitu panas.

Chasio

Chasio

 
 
Spending per head: Approximately Rp23000

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 5

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Legenda Daging Bakar Sipirok Smile Jun 14, 2011   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Restaurant | Kumpul Keluarga

Daging Bakar Sipirok

Daging Bakar Sipirok

 
Medan memang terkenal dengan aneka ragam kuliner dan rumah makan Sipirok adalah msalah satu legenda kuliner di Kota Medan. Tidak hanya bagi masyarakat asli Sipirok perantauan, tapi hampir semua orang sudah sepakat bahwa tempat makan yang dulunya mirip warung ini memiliki sihir citarasa yang kuat. Menu-menu yang membuat orang selalu ingin kembali dan berebutan meja keesokan harinya adalah daging bakar campur sambal bawang, nasi sayur, ikan teri goreng kering sambal, ubi rebus tumbuk halus, tumis bunga kates campur rimbang, sop sum-sum tulang kerbau, ikan mas asam pedas, gulai ikan sale dan sambal pati.

Sayang sekali saya kehabisan sop sum-sum tulang kerbau karena baru tiba setelah lewat pk 12:00, sehingga akhirnya saya pun memesan sup daging special dengan harga hanya 15 ribu, daging bakar, sambal teri balado. Semua menu tersebut dihidangkan juga dengan berbagai macam sayuran khas Sipirok, sebuah daerah dataran tinggi di Tapanuli Selatan, seperti tumis bunga pepaya di campur kikil, daun ubi tumbuk, dan rebusan daun ubi.

Untuk harga sop sum-sum nya Rp.30.000,sedangkan sop special cukup membayar Rp.15.000 dan daging bakar hanya dengan Rp.7.000 saja. Adapun Gulai ikan sale satu porsi dihargai Rp 7.000, sementara untuk satu porsi ikan mas pengunjung cukup membayar Rp 6.000.

Daging bakarnya berupa berupa potongan kecil daging sapi yang dibakar lalu dikukus dan dimakan bersama saus berupa sambal asam, ini ruar biasa top nya. Agar lembut, dagingnya dipilih hanya daging has atau daging bagian di antara pinggul sapi dan pahanya.
Potongan kecil daging bakar ini disajikan dengan taburan saus sambal asam. Sambal asam ini juga khas Sipirok. Dibuat dari cabai merah mentah yang digiling halus dan dicampur perasaan jeruk nipis serta rajangan bawang merah.

Zulfikar, sang pemilik rumah makan, mengatakan, semua masakan ini merupakan hasil racikan istrinya, Yusniar, yang berasal dari Sipirok. Di tangan Yusniar, proses masakan ini berlangsung mulai dari proses membuat bumbu hingga mengolahnya dan memasaknya. Karena faktor sang istri jugalah rumah makan ini hanya buka mulai pukul 10.30 WIB hingga 14:30 WIB saja

Jadi kalau mau berkunjung ke Medan, dan sempat mampir ke RM Sipirok ini, pastikan dan pastikanlah .. bahwa anda datang sebelum jam 12.00, kalau tidak anda akan menyesal karena kehabisan makanan favorit sana yaitu sop sum-sum tulang kerbau..hehehehe

Sipirok menu

Sipirok menu

 
 
Recommended Dish(es):  Daging Bakar, Sop Special
 
Spending per head: Approximately Rp15000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   1 Vote(s)   View Results
Recommend
0