OpenRice Index
  
mr_kuliner
This is mr_kuliner living in Kebayoran Lama. I am a IT Consultant, work in Harmoni. I like to hang out in Sarinah, Mangga Besar, Pondok Indah. Manado, Chinese, Thailand are my favorite cuisines. I also love and Bakmi/Kwetiau, Seafood, Shabu Shabu.
Member 36 First(s)
No. of Review71 Review(s)
編輯推介數目13 Editor's Choice
Recommended5 Recommended
Popularity8127 View(s)
Replies in Forum0 Comment(s)
Upload Photos197 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant0 My Restaurant(s)
Follow0 Following
粉絲99 Follower(s)
mr_kuliner  Level 3
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 16 to 20 of 71 Reviews in Indonesia
Sensasi Nikmat Barramundi Fish Smile Sep 19, 2011   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Dessert | Kencan / Berpasangan

Bakerzin, tempat yang selalu menjadi kenangan tersendiri, karena di tempat ini pertama kalinya saya mencoba Ice Cream Bakar yang rasanya begitu membekas.
Sehingga begitu melintas Bakerzin di bilangan Plaza Indonesia, saya pun langsung masuk untuk kembali mencicipi es krim bakar yang selalu terkenang terus.
Front

Front

 
Saya pun langsung memasuki resto di bagian dalam dengan ber-design elegan, karena di luar sudah penuh, dan setelah memanggil pelayan, karena pelayan disana tidak sigap dan langsung mendatangi tamu yang sudah duduk walaupun cukup ramah.
Inside

Inside

 
Ternyata setelah melihat-lihat menu yang ada saya tidak menemuikan adanya menu Ice Cream Bakar kesukaan saya, akhirnya saya pun tertarik dengan salah 1 menu yang ada yaitu Barramundi Fish with Mashed Potato (Rp 80.000) karena disana tertulis pemenang dari Bakerzin Competition Winner yang dilakukan secara berkala oleh Bakerzin dan untuk minumannya saya memesan sebotol Aqua (Rp. 10.000)
Menu

Menu

 
Set Menu

Set Menu

 
Setelah menunggu lumayan lama, akhirnya pesanan saya pun datang. Ikan Barramundi sendiri merupakan ikan kakap putih dengan tekstur daging yang begitu lembut yang di bakar , dan disajikan dengan mashed potato dibawahnya serta tambahan brokoli, kembang kol dan tomat disampingnya..serta sambal yang rasa pedasnya begitu pas.
Barramundi Fish with Mashed Potato

Barramundi Fish with Mashed Potato

 
Secara keseluruhan untuk makanannya memang enak, mungkin karena yang saya pesan adalah pemenang dari Bakerzin Competition tongue..tapi sayangnya untuk pelayanan disana agak lambat, yang mungkin saja karena suasan sedang ramai..disamping harganya yang memang relatif mahal

 
Recommended Dish(es):  Barramundi Fish
 
Spending per head: Approximately Rp35,000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Barat | Roti & Kue | Kafe | Pancakes / Waffle / Crepes | Kencan / Berpasangan

Toast House, saat melewati resto ini saya langsung tertarik desain ruanganya sehinga memutuskan untuk masuk kedalamnya walaupun saat itu saya baru selesai makan.
Yang membuat saya tertarik adalah desain ruangannya yang secara keseluruhan terlihat begitu putih, sehingga terkesan cool, warm, elegan. Sehingga cocok untuk hangout maupun berkumpul dengan keluarga.
Front

Front

 
Ternyata pengunjungnya lumayan penuh, dan sayangnya dalam ruangan tersebut ternyata tidak ada larangan untuk merokok (padahal resto tersebut berada dalam mall) , dan kebetulan saya mendapatkan tempat duduk dengan pengunjung yang sedang merokok. Untungnya tidak lama pengunjung tersebut pergi,

Tidak lama kemudian pelayan datang menghampiri dan memberikan daftar menu, karena saya baru saja selesai makan akhirnya saya memutuskan memesan SNOW MANGGO , karena tertarik dengan tampilan menu-nya. Dan juga segelas MOCHA SHAKE, karena untuk minuman termasuk favorit karena selama ini jarang sekali ada mocha yang disajikan dalam bentuk shakes..smileAdapun selain menu Indonesia, ada pula menu Asia dan America-nya, disamping spesialistnya Toast dengan es krim dan buah-buahan diatasnya.
Menu

Menu

 
Untuk MOCHA SHAKE nya sendiri datang tidak terlalu lama setelah dipesan, tetapi untuk SNOW MANGO nya lumayan agak lama. Akan tetapi delay-nya langsung terbayar saat hidangan tersebut datang..smile Dengan potongan mangga yang segar dan tambahan sirop rasa mangga semakin menambah kelezatan dari mangga-nya, belum lagi es krim rasa vanilla yang begitu lembut di lidah, sehingga tanpa terasa sudah tandas licin tanpa tersisa sedikitpun.
Untuk] MOCHA SHAKE nya sendiri terasa pas, tidak terlalu manis dan tidak terlalu banyak es-nya.
Mocha Shake

Mocha Shake

 
Snow Mango

Snow Mango

 
Total seluruhnya Rp 41.000 (excl tax) , dengan rincian SNOW MANGO - Rp 19.500 dan MOCHA SHAKE - Rp 21.500

Secara keseluruhan untuk minuman dan es krim mangga yang saya santap rasanya pas dengan harganya, sayangnya untuk pelayanan disini kurang sigap.
Disinipun ada fasilitas WIFI free untuk pengunjungnya,
 
Recommended Dish(es):  Mocha Shakes
 
Spending per head: Approximately Rp20,000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Lamptei - Home of Taste Smile Sep 18, 2011   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Jepang | Restaurant | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga

Saat berjalan-jalan di kawasan Gandaria City lt.2 saya melewati sebuah resto yang menarik perhatian dengan slogan "Home of Taste" dengan menu andalannya Lamptei
. sehingga membuat saya menjadi tertarik untuk mencobanya.
Front

Front

 
Dengan interior yang tidak jauh berbeda dari restoran japenese fast food pada umumnya dimana cukup nyaman, terang, dan bersih dengan pelayanan yang cukup ramah dan cepat. Adapun menu yang disuguhkan berkisar antara yakiniku, teriyaki, beef bowl, tempura dan juga curry rice.
Ruangan Dalam

Ruangan Dalam

 
Setelah melihat-lihat menu yang ada akhirnya saya tertarik dengna Lamptei Bowl ukuran regular (oiya, disana ukurannya ada 2 macam yaitu regular dan big) seharga Rp 22.727 (kebetulan saat itu sedang ada discount dari harga awalnya Rp 29.727) serta green tea seharga Rp 5.455
Semua harga tersebut belum termasuk tax 10%.

Salah 1 keunikan dari resto ini adalah tambahan se-toples jahe merah yang diris tipis-tipis dengan rasa yang pedas menggigit, bahkan lebih pedas dari merica bubuknya.. smile..
Jahe Merah & Merica

Jahe Merah & Merica

 
Tidak lama makanan dan minuman saya pun datang, ternyata yang dimaksud dengan Lamptei itu adalah potongan daging sapi yang di-iris tipis-tipis dengan rasa agak sedikit asin serta ditaburi dengan wijen , dimana bagian bawahnya adalah nasi jepang yang terasa lembut dan gurih.
Untuk potongan dagingnya sendiri terasa begitu kenyal dan gurih serta tidak liat sama sekali..rasanya pas dimulut.
Bowl Lamptei Regular

Bowl Lamptei Regular

 
Menu Lengkap

Menu Lengkap

 
Khusus untuk minuman Green Tea-nya bisa di refill loh smile

Secara keseluruhan untuk menu yang disajikan walaupun regular sudah cukup memenuhi kebutuhan perut, disamping itu juga para pelayan disana begitu cepat melayani kita saat dibutuhkan.
 
Recommended Dish(es):  Bowl Lamptei
 
Spending per head: Approximately Rp29,000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Mie Yamin mang Memet Smile Sep 15, 2011   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Stand / Kios | Bakmi/Kwetiau

Pengalaman pertama kali mencicipi mie yamin ini bisa dibilang tidak sengaja sama sekali, hanya karena tidak kebagian tempat saat makan Sate Kambing H.Romli yang berada didepannya. Akhirnya saya pun masuk ke resto tersebut sekedar mendapat tempat duduk yang nyaman. Ternyata walaupun didepannya tertulis Bakme Yamin Mang Memet cabang pondok indah" -yang di pondok indah saya nggak tahu tempatnya dimana-.
Front

Front

 
Saat memasukin ruangan dalam saya langsung disambut dengan ramah oleh pelayan disana dan diberikan menu yang tersedia disana.Ternyata disini bukan cuma mi ayam dan yamin aja, ada juga berbagai macam masakan seafood, sampe sop2an dan somay bandung.
Ruangan Dalam

Ruangan Dalam

 
Menu

Menu

 
Setelah melihat menu yang ada dan diberitahu oleh pelayannya bahwa menu favorit disini adalah Mie Yamin, akhirnya saya memutuskan memesan Mie Yamin Spesial yang terdiri dari ayam,jamur, dan hati ayam serta baso dengan harga Rp20.000,an dan segelas es teh tawar seharga Rp 4.000

Tidak menunggu terlalu lama, pesanan saya pun datang dan ternyata isinya sesuai dengan gambaran yang ada di menu dan isinya bisa dibilang cukup melimpah
Dimana untuk rasa yamien nya sangat terasa dan juga khusus untuk basonya sangat terasa potongan daging sapinya yang empuk dengan rasa mie yang tidak terlalu keras maupun lembek.
Sayangnya untuk hatinya agak sedikit kurang rasanya dan agak lembek
Mie Yamin Spesial

Mie Yamin Spesial

 
Secara keseluruhan rasa makanan untuk mie yamin disini memang pas dilidah karena tidak terlalu manis seperti umumnya mie yamin dan untuk pelayanannya juga cepat dan ramah.

 
Recommended Dish(es):  Mie Yamin
 
Spending per head: Approximately Rp150,000

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Empuknya Sate Kambing  Smile Sep 15, 2011   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Street Foods | Sate | Kumpul Keluarga

Saat melintasi daerah RSPP Kebayoran ada kepulan asap yang menebarkan bau harum mengoda, membuat saya tertarik untuk melihat dari dekat.Ternyata kepulan asap itu berasal dari si tukang sate Saat melintasi daerah RSPP Kebayoran ada kepulan asap yang menebarkan bau harum mengoda, membuat saya tertarik untuk melihat dari dekat.Ternyata kepulan asap itu berasal dari si tukang sate H. Romli, yang menjadi pemandangan tak asing bagi pengendara yang biasa melintas di Jl. Kyai Maja.

Ternyata potongan daging ayam yang gemuk ditusuk berseling kulit mendesis diatas bara api itulah yang menebarkan bau harum satai yang menggoda. Selain ayam, kita pun bisa menikmati sate kambing. Kedua jenis sate yang disajikan sama enaknya, berupa daging besar yang empuk dan gurih. Rahasianya mungkin terletak pada lemak yang berada diantara daging dan dikipas dengan kipas tradisional.

Adapun dibagian depan ada dua tempat pembakaran satai memanjang hingga memenuhi sisi depan warung, langsung menghadap kearah jalan raya dan sebuah gerobak satai terletak di bagian tengah warung menjadi pusat kesibukan sang penjual meracik sate dan sibuk mengipas satai seolah tanpa henti. Persis disebelahnya ada sebuah meja dimana beberapa pengunjung tengah asyik bersantap.
Selain meja tadi, tak ada lagi jejeran meja-meja lain layaknya sebuah rumah atau warung makan. Yang tersedia hanya tempat duduk sederhana berupa pagar tembok yang mengelilingi warung.

Saya pun memutuskan memesan sepuluh tusuk sate kambing. Akhirnya setelah menunggu antrian yang lumayan panjang, sepuluh tusuk sate dengan irisan dagingnya kambing yang cukup besar serta empuk dan kadang berseling dengan minyak menciptakan rasa gurih yang enak. Pinggirannya garing dengan rasa yang lembut didalam ini semakin mantap berlumuran bumbu kacang yang digerus halus namun masih menyisakan sedikit butiran kasar kacang. Sehingga saat dinikmati menciptakan sensasi yang nyummy... di lidah. Mulut pun tak hentinya bergoyang hingga akhirnya sepuluh tusuk habis saya nikmati. Disamping itu potongannya lontongnya pun terasa pas saat dikunyah, tidak terlalu keras maupun lembek

Soal harga, seporsi sate kambing dihargai Rp 30.000,00 dikarenakan pas saya menyantapnya saat hari raya Idulu Fitri.. Harga yang rasanya sebanding dengan kelezatan satai ini.

Untuk yang masih belum kenyang , silahkan langsung masuk kedalam menyambangi Bakmi Yamin Mang Memet berada di belakang, gado-gado dan Oenpao bagi para penyuka dim sum yang ada di sebelah warung sate ini .
yang menjadi pemandangan tak asing bagi pengendara yang biasa melintas di Jl. Kyai Maja.

Ternyata potongan daging ayam yang gemuk ditusuk berseling kulit mendesis diatas bara api itulah yang menebarkan bau harum satai yang menggoda. Selain ayam, kita pun bisa menikmati sate kambing. Kedua jenis sate yang disajikan sama enaknya, berupa daging besar yang empuk dan gurih. Rahasianya mungkin terletak pada lemak yang berada diantara daging dan dikipas dengan kipas tradisional.

Adapun dibagian depan ada dua tempat pembakaran satai memanjang hingga memenuhi sisi depan warung, langsung menghadap kearah jalan raya dan sebuah gerobak satai terletak di bagian tengah warung menjadi pusat kesibukan sang penjual meracik sate dan sibuk mengipas satai seolah tanpa henti. Persis disebelahnya ada sebuah meja dimana beberapa pengunjung tengah asyik bersantap.
Pembakaran Sate

Pembakaran Sate

 
Selain meja tadi, tak ada lagi jejeran meja-meja lain layaknya sebuah rumah atau warung makan. Yang tersedia hanya tempat duduk sederhana berupa pagar tembok yang mengelilingi warung.

Saya pun memutuskan memesan sepuluh tusuk sate kambing. Akhirnya setelah menunggu antrian yang lumayan panjang, sepuluh tusuk sate dengan irisan dagingnya kambing yang cukup besar serta empuk dan kadang berseling dengan minyak menciptakan rasa gurih yang enak. Pinggirannya garing dengan rasa yang lembut didalam ini semakin mantap berlumuran bumbu kacang yang digerus halus namun masih menyisakan sedikit butiran kasar kacang. Sehingga saat dinikmati menciptakan sensasi yang nyummy... di lidah. Mulut pun tak hentinya bergoyang hingga akhirnya sepuluh tusuk habis saya nikmati. Disamping itu potongannya lontongnya pun terasa pas saat dikunyah, tidak terlalu keras maupun lembek
Sate Kambing

Sate Kambing

 
Soal harga, seporsi sate kambing dihargai Rp 30.000,00 dikarenakan pas saya menyantapnya saat hari raya Idulu Fitri.. Harga yang rasanya sebanding dengan kelezatan satai ini.

Untuk yang masih belum kenyang , silahkan langsung masuk kedalam menyambangi Bakmi Yamin Mang Memet berada di belakang, gado-gado dan Oenpao bagi para penyuka dim sum yang ada di sebelah warung sate ini .
 
Recommended Dish(es):  Sate
 
Spending per head: Approximately Rp20,000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0