OpenRice Index
  
missnl
This is missnl living in Cilandak. I am a graphic designer, work in Lebak Bulus. I like to hang out in Tanjung Duren, Pondok Indah, Senayan. Bali, Chinese, Itali, India are my favorite cuisines. I also love Street Foods, Kafe, Restaurant, lounge and Siomay / Batagor, Pizza & Pasta, sate lilit bali.
Member 10 First(s)
No. of Review67 Review(s)
編輯推介數目33 Editor's Choice
Recommended8 Recommended
Popularity3683 View(s)
Replies in Forum1 Comment(s)
Upload Photos1237 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant42 My Restaurant(s)
Follow58 Following
粉絲391 Follower(s)
missnl  Level 3
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 46 to 50 of 67 Reviews in Indonesia
Yummy Pasta from Palem Cafe OK Oct 16, 2014   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Barat | Kafe | Steak & Grills | Pizza & Pasta | Wine

Untuk urusan makanan, teman saya yang satu ini memang tergolong "penguasa" CP, alias sudah pernah mencoba hampir semua makanan disana. Oleh karena itu saya manut saja dengan pilihannya, biasanya dia tidak salah pilih dan seleranya cocok dengan saya.
Kali ini Palem Cafe menjadi pilihannya, katanya karena baru pernah mencoba sekali dan masih penasaran dengan menu-menunya.
Welcome!

Welcome!

 
Resto yang berlokasi di dalam Sogo Department Store ini cukup luas dengan bentuk memanjang. Penataan interiornya cukup cantik dan elegan, serta berkesan hangat. Ada beberapa macam tempat duduk tersedia di sini, sofa berbentuk setengah lingkaran yang terlihat sangat comfy, sofa panjang yang lebih classy, dan kursi kayu berdesain modern minimalis. Satu sisi dindingnya dilapisi kaca besar untuk kesan ruangan lebih luas, tak hanya itu, cerminnya dihiasi cutting sticker putih berbentuk daun palem yang terlihat cantik menurut pendapat saya. Di atas sederetan meja di bagian tengah terdapat hiasan lampu-lampu gantung kecil yang cute menambah cantiknya ruangan.
Nice ambiance

Nice ambiance

 
Simple & modern look

Simple & modern look

 
Semula kami ingin duduk di sofa melingkar yang terlihat sangat nyaman itu, tetapi sayang letaknya berdekatan dengan smoking area tak berpembatas dan tak berpenutup -jadi asap rokoknya masih bebas berkeliaran- sehingga kami langsung mengurungkan niat duduk di situ. Pilihan jatuh di meja terjauh dari smoking area yaitu di depan bar tempat meracik minuman.
Di sebelah kanan bar terdapat sebuah jendela yang memperlihatkan area dapur, sekaligus tempat makanan keluar. Saya lihat dapurnya bernuansa modern, rapi, teratur, dan yang terpenting bersih. Suasana kerja di dalam dapur nampaknya terorganisasi baik dan efisien dengan tidak terlalu banyak personil.
Bar Area

Bar Area

 
Kitchen

Kitchen

 
Saat kami datang resto masih agak sepi, hanya ada 3 atau 4 meja terisi. Waiter segera memberikan buku menu bercover kayu. Waiter yang melayani kami ramah dan cukup menguasai tentang menu. Setelah sedikit bertanya-tanya tentang menu incaran, kami berdua ternyata kompak memilih menu pasta, hanya berbeda saus dan topping. Karena resto sedang tidak ramai, bagusnya kami tidak perlu menunggu terlalu lama. Yuk, langsung diserbu…
Chunky Mushroom Pasta (IDR 55k)
Chunks of mushrooms in olive oil and garlic, sprinkled with parmesan cheese
Me likey!

Me likey!

 

Menu pilihan saya ini termasuk dalam kategori "plain pasta". Yup, it IS that simple! Ini adalah spaghetti aglio olio yang ditambah jamur saja, dengan side dish (sekaligus sebagai garnish) berupa jamur enoki goreng tepung dan sepotong garlic bread. Spaghetti dimasak pada tingkat kematangan al dente dan olive oil-nya pas sehingga membuat pastanya tidak saling menempel tetapi tidak sampai terlalu berminyak juga. Aroma garlic dan parmesan cheese cukup membuat hidangan ini menjadi lezat, meskipun untuk saya pribadi sebenarnya kurang nendang. Kebetulan saya memang penyuka bawang putih dan keju, jadi akan lebih enak jika bawang putih dan kejunya lebih banyak. Untuk mengakali rasa yang cenderung plain ini, saya tambahkan garam dan merica (yang sudah tersedia di meja) plus saya minta tambahan cabe bubuk. Setelah ditambahkan semua barulah mantap rasanya. Jamur enoki gorengnya enak dan tampilannya cantik seperti bunga karang. Tepung pelapisnya crispy, hanya sayang pada tangkai bagian bawah jamur masih dibiarkan menyatu sehingga agak basah karena bagian tangkai lebih tebal. Sepotong garlic bread tipis dipanggang hingga crunchy, dengan olesan garlic butter yang merata menjadi pelengkap yang menambah tekstur hidangan. Mangkuk saji yang besar membuat menu ini seakan terlihat besar pula porsinya. Sedikit mengintimidasi saya di awal mulai makan, tetapi ternyata habis juga.

Marinara Pasta Pesto (IDR 65k)
Seafood combination of prawns, clams and squid in a herb-based tomato sauce

 

Menu pilihan teman saya dengan special request tanpa kerang karena rupanya dia juga tidak suka kerang. Jenis pastanya sama dengan menu saya yaitu spaghetti, hanya yang ini menggunakan saus marinara. Seperti biasa saya mencicip sedikit menu pesanannya dan demikian pula sebaliknya. Tingkat kematangan spaghetti sama dengan menu saya (pasti dimasaknya bersamaan, nih), saus marinara tergolong pas tidak terlalu asam, dan herbs tidak over powering. Untuk topping seafood saya memang tidak mencicipi langsung, tapi menurut dia udangnya tidak ada masalah hanya cuminya kenyal sehingga dia agak malas memakannya. Saya agak heran dengan kata "pesto" pada nama menu ini, karena tidak terlihat maupun terasa pesto sama sekali. Kalaupun ada sedikit campuran herbs di saus marinaranya, bukan berarti otomatis disebut pesto, bukan? Keseluruhan rasa masih OK, tetapi kalau harus memilih atau membandingkan, saya lebih suka menu pesanan saya. teman saya pun berpendapat sama, katanya lebih enak pasta pesananku.. hehehe.

Spring Breeze (IDR 20k)
Tampilan cantik di depan bar

Tampilan cantik di depan bar

 
Segar

Segar

 
Minuman berbahan dasar teh yang di-shake dengan strawberry dan pineapple. Rasanya cukup unik, perpaduan yang tidak "biasa" tetapi masih ok di lidah saya. Rasa strawberry lebih dominan dengan buah strawberry segar yang ditumbuk agak kasar (bukan diblender)

Saya cukup puas dengan pelayanan di Palem Cafe ini. Waiternya ramah dan cekatan, sehingga customer terlayani dengan baik meskipun jumlah pekerja tidak terlalu banyak. Saya juga sempat melihat seorang chef de partie turun tangan mencatat pesanan customer ketika resto bertambah ramai. Well, an efficient workflow!
Dari segi makanannya sendiri, walaupun tidak bisa dibilang excellent, tetapi tidak sampai mengecewakan juga. Rasa makanan sebenarnya enak, hanya agak kurang mantap karena kurang berani bumbu. Porsinya termasuk besar (untuk ukuran kami) dan harganya affordable. Kami yang semula sudah agak kelaparan langsung kenyang puas usai menghabiskan porsi pasta masing-masing.
Supplementary Information:
Pelayanannya ramah dan efisien sehingga semua customer bisa terlayani dengan baik.
 
Recommended Dish(es):  Chunky Mushroom Pasta,Spring Breeze
 
Spending per head: Approximately Rp100000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Fusion Sushi di SushiGroove OK Aug 27, 2014   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Jepang | Restaurant | Sushi | Halal | Kumpul Keluarga

Hari libur nasional, menyenangkan rasanya bisa berkumpul dengan sahabat baik saya yang sebentar lagi akan meninggalkan tanah air untuk bekerja di luar negeri. Selain jalan-jalan dan sekedar window shopping, kuliner pastinya menjadi acara wajib karena merupakan hobi kami berdua.
Welcome to Sushi groove PIM 2

Welcome to Sushi groove PIM 2

 
Pilihan kuliner kami kali ini jatuh pada Sushigroove. Saya yang memang jarang makan sushi menyetujui karena di sini banyak pilihan fusion sushi, sedangkan sahabatku pastinya suka karena dia penggemar makanan Jepang.

Resto Jepang yang berlokasi di Pondok Indah Mall 2 - Restaurant Row ini sudah cukup lama beroperasi. Sudah sering saya melewati resto ini dan tertarik dengan konsep desain outlet-nya yang tampak catchy di antara deretan resto tetangganya. Dimulai dari bagian depan, sebuah logo besar berwarna hijau di atas background kayu gelap terlihat simple dan modern. Beranjak ke dalam, terdapat meja dan kursi berbahan kayu ditata efektif memenuhi ruangan yang tidak terlalu luas. Tampilan outlet dibuat seperti di kedai dengan adanya meja-meja panjang yang sifatnya sharing, dimana customer bisa duduk bersebelahan dengan customer lain yang tidak saling kenal. Meja-meja terpisah untuk kelompok kecil masih tersedia, namun jumlahnya lebih sedikit. Ruangan terbagi dua bagian yaitu area smoking dan non smoking, dipisahkan oleh semacam service area tempat makanan disiapkan.

 
Penataan ruangan minimalis tanpa banyak pernik hiasan. Lighting resto temaram, kontras dengan dinding di salah satu sisi yang diberi lighting terang bermotif garis-garis abstrak. Dinding inilah yang terlihat sangat catchy dari luar ketika kita melewati resto. Di atas setiap meja panjang terdapat lampu sekaligus ornamen ruangan yang terbuat dari dua layer kain berwarna hijau tua dan hijau muda, ditambah efek cahaya lampu di dalamnya menghadirkan nuansa hijau sebagai aksen di tengah ruangan yang gelap. Di atas meja-meja yang lebih kecil juga terdapat lampu gantung berbahan sama namun kombinasi warnanya kebalikan dari yang panjang.

 
Catchy decor

Catchy decor

 
Ismaya Group yang menaungi Sushigroove memang terkenal tidak tanggung-tanggung dalam "mendandani" setiap restorannya. Tidak cukup hanya interiornya saja yang ditata apik, sampai ke peralatan makannya pun menyesuaikan konsep keseluruhan restonya. Untuk Sushigroove yang bercirikan warna hijau, peralatan makannya juga bernuansa hijau dipadukan beberapa pernik berwarna gelap.
Peralatan makan yang serasi

Peralatan makan yang serasi

 
Siap mulai makan?

Cold Ocha (refillable, IDR 13k)
Segar

Segar

 
Saat menikmati makanan Jepang, minuman yang paling pas memang cold ocha, my favorite! Tidak terlalu pekat, tidak terlalu pahit, dan yang penting bisa refill. Minum teh ini rasanya tidak jauh berbeda dengan minum air putih, dan bisa menetralisir rasa makanan di mulut. Pilihan dingin juga cocok untuk siang hari karena terasa lebih menyegarkan. Sebuah pilihan tepat, bukan?

Tako Yaki Udon (IDR 69k)
Sauteed udon with octopus
Enak tapi porsinya kecil sekali

Enak tapi porsinya kecil sekali

 
Sebuah menu simple pilihan sahabat saya, tentunya. Dia suka octopus, sedangkan saya tidak, tetapi tak apa karena saya tetap bisa mencicipinya. Potongan tako cukup besar sehingga mudah saya hindari agar jangan sampai terambil. Tingkat kematangan udon pas sesuai selera saya, yaitu sedikit melebihi al dente tetapi tidak sampai terlalu lunak juga. Udon dimasak dengan bawang putih yang cukup banyak, potongan tipis paprika, dan tako. Rasanya sedikit pedas dan enak meskipun tidak dapat dikatakan istimewa, hanya agak terlalu asin untuk standar lidah saya. Tersaji di atas piring bertepi cantik nan unik, namun garnish-nya sederhana hanya berupa irisan halus daun bawang yang diletakkan di atas tumpukan udon. Porsinya tergolong minimalis alias sedikit!

Krakatau Roll (half portion IDR 29k, full portion IDR 49k)
A delicious explosion of gindara and asparagus roll in Sushigroove's special mayo sauce
Too much mayo!

Too much mayo!

 
Kami memilih menu ini karena tertarik dengan kata "gindara and asparagus roll" yang tertera di menu. Rasanya asparagus jarang ada dalam ingredient sushi, maka kami pun jadi tetarik mengetahui seperti apa rasa fusion sushi yang satu ini. Terdapat dua pilihan porsi yaitu full portion yang terdiri dari 8 potong sushi, dan half portion yang berisi setengahnya yaitu 4 potong sushi. Kami memilih half portion agar masih ada cukup ruang di perut untuk menu-menu lainnya. Ketika menu ini datang, ternyata kecil sekali ya… Tiga potong sushi disusun merapat di tengah piring dan yang sepotong diletakkan di atasnya seperti puncak menara, kemudian dihiasi mayo dan saus sambal. Rupanya presentasi ini sesuai nama menunya "Krakatau", jadi tampilannya dibuat seperti gunung berapi tengah mengeluarkan lahar. Sushi-nya sendiri berbalut tepung tempura di bagian luar yang sebenarnya crunchy, tetapi sudah tidak garing lagi karena terkena lelehan saus di hampir seluruh permukaannya. Saya coba potongan pertama, langsung terasa sausnya yang terlalu mendominasi sehingga saya tidak begitu bisa merasakan gindara, apalagi asparagusnya. Penasaran, saya coba lagi potongan kedua. Ah, ternyata masih sama, seperti makan nasi dengan sedikit nori dan saus mayo saja. Sahabat saya pun berpendapat sama, dia tidak menemukan baik rasa maupun potongan asparagus di dalamnya. Bukan berarti menu ini tidak enak, tetapi agak mengecewakan karena saus mayo yang berlebihan menutup rasa dari komponen lainnya.

Princess Roll (half portion IDR 39k, full portion IDR 69k)
Baked tuna and dream sauce on top of our California Roll
Enak!

Enak!

 
Lain kali harus pesan full portion

Lain kali harus pesan full portion

 
Another fusion sushi yang kami pilih karena seluruh isinya pasti matang, dan kami penasaran dengan rasa dream sauce yang disebutkan di menu. Empat potong sushi tersaji di atas piring hitam karena kami kembali memilih half portion. Potongan sushinya lebih besar dari krakatau, bentuk roll-nya lebih rapi dan disusun berjajar memanjang. Tidak ada komplain untuk isi California roll yang soo basic (tapi enak), apalagi untuk topping baked tuna beserta dream sauce di atasnya yang soo perfect. Potongan tuna yang digunakan tipis dan dagingnya segar sehingga tidak ada rasa amis sama sekali. Dream sauce sendiri berbahan dasar mayo yang dibumbui ala Sushigroove, menghasilkan saus yang rasanya balance dan terasa lumer di mulut. Ditambah taburan caviar dan sedikit wijen goreng menjadikan sepotong sushi ini memiliki tekstur yang kompleks dan tentunya rasa yang membuat kita ingin makan sepotong lagi dan lagi. Duh, jadi menyesal hanya pesan half portion untuk berdua!

Soft Shell Crab Salad (IDR 49k)
Crispy soft shell crab on top of romaine lettuce, edamame, and carrot with wasabi mayo dressing
Segar, crunchy, dressignya pas!

Segar, crunchy, dressignya pas!

 
Edamame menjadikannya khas salad Jepang

Edamame menjadikannya khas salad Jepang

 
Menu salad yang seharusnya menjadi makanan pembuka justru keluar paling akhir di antara semua pesanan kami, maka jadilah salad penutup. Pada dasarnya isi salad ini standar seperti salad umumnya yaitu romaine lettuce, wortel parut, tomat, dan kyuri, namun menjadi "ala Jepang" dengan adanya edamame dan dressing wasabi mayo. Menjadi lebih berbeda lagi karena adanya satu ekor soft shell crab berbalut tepung tempura yang crunchy sebagai topping utama. Satu catatan saya, wasabi mayo dressing-nya enak karena rasa wasabi tidak sampai mendominasi, tetapi cukup memberikan seberkas rasa yang khas setelah dicampurkan dengan sayuran. Awalnya saya merasa dressing yang diberikan terlalu sedikit, ternyata setelah diaduk agak lama dengan sayuran justru pas komposisinya. Secara keseluruhan salad ini enak dan kami berdua menyukainya, tak heran jika porsinya yang tergolong kecil ini dapat kami habiskan dengan cepat.

Dari segi pelayanan, waitress di sini cukup responsif, ramah, dan menguasai menu. Makanan pesanan kami termasuk agak lama keluar mengingat kondisi resto sedang tidak ramai. Kami menunggu sekitar 20 menit hingga akhirnya menu pertama tersaji, namun bisa dimaklumi karena menu pilihan kami memang perlu waktu lebih untuk mempersiapkannya. Cita rasa makanan tergolong aman, kategori fusion-nya tidak ada yang terlalu "ajaib", hanya sedikit kekurangan semisal terlalu asin tetapi tidak sampai fatal.
Bicara soal harga, jujur saja, pricey. Jika dinilai dari rasa dan kualitas, mungkin masih worth it karena rasa makanan di sini enak (meskipun tidak semuanya) dan bahan makanan berkualitas baik, tetapi jika dilihat dari porsinya yang kecil jadi terasa mahal. Meskipun demikian, harga bukan segalanya. Suasana resto, pelayanan yang baik, terutama rasa dan kualitas makanan menjadikan customer tetap ingin datang lagi. Saya pribadi masih ingin kembali di kemudian hari untuk mencoba beberapa menu lain yang tampaknya menarik, karena Sushigroove menyediakan cukup banyak varian menu yang dapat dipilih.

------------------------------
Ulasan dan foto lebih lengkap di http://andrianiwiria.blogspot.com/2014/08/fusion-sushi-di-sushigroove.html
Supplementary Information:
Bagi yang tidak suka pedas, tidak perlu khawatir dengan label "spicy" yang tertera di buku menu karena rasa sebenarnya sangat jauh dari pedas, aman! Sebaliknya bagi yang suka pedas bisa ditambahkan bubuk cabai yang tersedia di meja.
 
Recommended Dish(es):  Soft Shell Crab Salad,Cold Ocha,Princess Roll
 
Table Wait Time: 20 minute(s)


Date of Visit: Jul 09, 2014 

Spending per head: Approximately Rp125000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Restaurant | Halal

Satu lagi tempat incaran yang sudah di-research sebelumnya. Warung Mak Beng konon sudah buka sejak lama, turun temurun sampai generasi ketiga. Kabarnya pula, warung ini selalu ramai, yang berarti layak dicoba!
Sop Ikan & ikan goreng

Sop Ikan & ikan goreng

 
Kuah sop ikannya bening, 'light', asam, pedas, spicy.. segar & mantap abis! Ditambah potongan ketimun yang jadi layu karena dimasukkan ke kuah panas.. wah itu kesukaan saya banget! Potongan kepala ikannya besar, banyak dagingnya & bumbu kuahnya sudah meresap jadi ga hambar ikannya.

Ikan gorengnya pun gurih biarpun hanya digoreng sederhana.. ditemani sambalnya yang pedassss tapi enak, seporsi pun habis dengan sukses (dibantu kucing di bawah meja sih, yang kebagian kulit2 ikan-nya tongue)

Dengan harga yang ga mahal, pantesan warung ini rame banget, apalagi pas jam makan siang begini, terlihat banyak karyawan2 yang mampir lunch disini. Cari kursi kosong pun mesti agak rebutan lol
 
Recommended Dish(es):  sop ikan, ikan goreng
 
Spending per head: Approximately Rp30.000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 2  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 2  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Ramen Hangat di Ikkudo Ichi OK Oct 17, 2014   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Jepang | Restaurant | Ramen | Kumpul Keluarga

Setelah hampir 3 jam perjalanan menembus macet parah di sepanjang Slipi, sampai juga saya ke Central Park. Hari sudah cukup larut dan sebenarnya saya dalam keadaan kkurang sehat, tetapi karena ada keperluan mengharuskan saya ke mall yang satu ini. Untunglah seperti biasa ada teman saya yang menemani, dan tujuan pertama saya setiba di sini adalah mengisi perut agar tidak semakin sakit.

AC di mall terasa semakin dingin karena sore tadi turun hujan cukup lebat, maka saya pun ingin makan sesuatu yang hangat dan berkuah, serta cepat saji karena saya ada keperluan yang harus segera diselesaikan segera. Teman saya pun menyarankan Ikkudo Ichi yang menurut dia memenuhi semua "kriteria" tersebut.
Beautiful!

Beautiful!

 
Unique ornament

Unique ornament

 
Outletnya tidak terlalu besar, namun ditata cantik dengan lampion-lampion dan rangkaian sakura imitasi pada langit-langitnya, senada dengan lighting seluruh ruangan yang berwarna kuning agak temaram. Pada salah satu dinding samping terdapat hiasan menarik yang terbuat dari susunan sendok di atas background merah dengan aksara kanji super besar. Hiasan yang sederhana, namun idenya menarik dan perpaduan warna merah-hitamnya sangat eye catching. Keseluruhan desain interiornya bertema modern minimalis dengan sentuhan khas Jepang di sana-sini. Di setiap meja terdapat tempat menaruh peralatan makan dan saus berbahan kayu yang desainnya compact dan unik. Di bagian atas tempat meletakkan botol-botol saus, di samping ada tempat untuk sedotan, dan di bawahnya ada laci kecil tempat untuk sumpit.
Details

Details

 
Ikkudo Ichi tampaknya selalu ramai, termasuk saat kami datang meskipun sudah cukup larut dan lewat dari jam makan malam. Outlet selalu ramai dan sebagian besar mejanya terisi customer yang datang dan pergi silih berganti. Bagusnya ketika kami masuk masih ada tempat kosong sehingga tidak perlu menunggu. Buku menu telah tersedia di setiap meja sehingga customer bisa langsung memilih menu. Tak lama seorang waitress menghampiri untuk menanyakan menu yang akan kami pesan. Bingung menentukan menu, saya pun menerima rekomendasi teman tercinta yang tentunya sudah pernah makan di sini.

Uniknya Ikkudo Ichi, selain beberapa macam kuah ramen yang tersedia, kita bisa meng-customize lagi menunya sesuai selera:
- Noodle Firmness: Soft, Normal, Hard
- Flavour Strength: Weak, Normal, Strong
- Richness (the amount of oil filtered from the soup): Light, Normal, Heavy
- Choices of Noodles: Small Noodle, Curvy Noodle

Tori/Buta Tantan (IDR 59k)
Chicken/pork ramen served with minced meat & homemade spicy tantan sauce
Yummy

Yummy

 

 

 
Sebenarnya ini pilihan teman saya, berhubung tidak berminat dengan menu lainnya, saya pun memilih menu yang sama, hanya berbeda pada pilihan customize yang sudah disebutkan di atas. Tertera di menu, bagi yang baru pertama kali atau untuk rasa terbaik disarankan memilih tingkat "Normal" pada ketiga aspek tersebut, tetapi karena saat itu selera makan sedang tidak terlalu baik maka saya memilih tingkat Soft-Weak-Light dengan small noodles.

Semangkuk ramen berisi sebutir telur yang dibelah dua, dua buah pork slices, dan masih ada potongan daging babi berbentuk dadu kecil. Potongan daging yang kecil tidak ada masalah buat saya, tetapi pork slices-nya agak banyak lemak sehingga saya kurang suka. Ramennya empuk dan tidak kenyal sesuai pilihan dan ekspektasi saya, tetapi kuahnya terasa terlalu asin di lidah saya saat itu. Entah apakah ini karena saya yang sedang tidak sehat atau memang keasinan, tetapi teman saya mengatakan ramen pesanannya pas tidak terlalu asin. Okay, mungkin memang lidah saya yang sedang error.

Pork Bun (IDR 15k)
Homemade bun with pork belly on Ikkudo's special sauce (1 bun per serving)

 
Bun-nya empuk dan moist, pork belly garing di bagian luar. Disajikan dengan selembar daun selada dan saus putih seperti mayonnaise yang sudah diolah khusus ala ikkudo. Satu porsinya tidak terlalu besar, tetapi cukup mengenyangkan sebagai appetizer.

Cold Ocha

 
Minuman standar namun tetap merupakan pilihan terbaik di resto Jepang. Meskipun sedang kurang sehat, tetap saja saya memilih cold ocha karena memang tidak suka teh hangat. Ocha-nya berwarna kuning kehijauan, tidak pekat, dan tidak pahit.

Pelayanan di sini menurut saya standar. Waiter/waitress tergolong cekatan meng-handle customer yang terus berdatangan, dan makanan standar seperti ramen (yang tidak perlu dimasak dari awal/scratch) terhidang cukup cepat meskipun outlet sedang ramai. Dari segi harga masih sesuai dengan besar porsi yang kita dapatkan, serta yang penting rasanya enak.

Saya percaya ramen Ikkudo Ichi sebenarnya lebih enak dari yang saya rasakan ketika itu. Memang salah saya yang sedang dalam keadaan kurang sehat, sehingga indera pengecap pun pastinya tidak sebaik biasanya. Pastinya saya ingin kembali lagi untuk mencicipi kelezatan sebenarnya ramen Ikkudo Ichi.
 
Recommended Dish(es):  Cold Ocha,Buta Tantan
 
Table Wait Time: 10 minute(s)


Spending per head: Approximately Rp75000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Lunch di Cimory Riverside Smile Oct 16, 2014   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Restaurant | Es Krim/Yogurt | Camilan | Halal | Kumpul Keluarga

Pergi rame-rame bersama teman-teman pasti seru dan menyenangkan, apalagi kali ini kami akan mengunjungi sebuah tempat yang menarik yaitu Cimory Riverside. Tempatnya mudah ditemukan karena terletak di pinggir jalan Raya Puncak yang ramai itu. Sebuah papan petunjuk menyambut kami di depan pagar tempat kendaraan berhenti, dan tampaklah lokasi Cimory Riverside yang luas.
Welcome to Cimory Riverside!

Welcome to Cimory Riverside!

 
Nice, eh?

Nice, eh?

 
Me likey!

Me likey!

 
Open Kitchen

Open Kitchen

 
Memasuki area restonya yang luas, tampak pernak-pernik bertema sapi tersebar di beberapa spot, berpadu dengan dekornya yang bertema natural-modern. Unsur natural terlihat dari penggunaan material kayu dan batu alam, sedangkan unsur modern terlihat dari dekor lampu di bagian atas yang sangat menarik perhatian saya. Pemandangannya tidak kalah menawan, karena letaknya tepat di pinggir sungai. Area resto terbagi menjadi dua tingkat, dan pengunjung juga bisa berjalan-jalan di sepanjang sungai yang sudah dibuat jalan setapak rapi dan aman. Jika ingin duduk santai di bagian atas saja, kita akan disuguhi pemandangan sungai yang cantik dengan air jernih mengalir diantara batu-batu besar yang tersebar alami. Nice view!
Nice view!

Nice view!

 
Tak berlama-lama, santapan pun rupanya sudah selesai diolah di dapur berkonsep open kitchen. Mari kita nikmati!
Menu

Menu

 
Ring Kanzler Sausage (IDR 43.900)
served with potato wedges, salad, lavos, and BBQ sauce
I love Kanzler sausages

I love Kanzler sausages

 
Sosis sapi sepanjang 30 cm di-grilled, dihidangkan dengan potato wedges, simple salad dengan mayonnaise, sepotong lavos, dan saus BBQ. Sosis yang digunakan adalah merk Kanzler yang merupakan produksi Cimory group. Saya sudah cukup sering mengkonsumsi sosis Kanzler, jadi untuk kualitas saya tidak ragu lagi, hanya jenis sosis panjang ini memang belum pernah saya coba karena jarang tersedia di supermarket. Sosisnya ada sedikit aroma smoke tapi tidak terlalu tajam, dan herbs-nya juga tidak terlalu terasa/dominan. Potato wedges-nya enak, crunchy di lapisan luarnya dan lembutnya pas di bagian dalam. Penampilannya juga golden brown cantik, menandakan tingkat kematangan yang pas. Saus BBQ-nya cukup enak, tapi tergolong standar tidak terlalu spesial. Lavosnya tidak ada rasa yang dominan, cenderung hambar, hanya menambah tekstur crunchy pada menu ini. Overall menu ini enak, b'coz I like sausages.. jadi penilaian utama ada di sosisnya tongue

Spiral Kanzler Sausage (IDR 44.900)
served with potato wedges, salad, lavos, and BBQ sauce
Uniquely shaped

Uniquely shaped

 
Serupa dengan ring sausage, hanya ini memakai sosis ayam yang bentuknya lebih menarik lagi yaitu spiral. Personally saya memang lebih suka sosis ayam, baik dari tekstur dan aroma dagingnya. Untuk side dishes-nya semua sama dengan menu sebelumnya.

Chicken Cordon Bleu (IDR 44.900)
served with potato wedges/french fries, salad, and white/orange sauce
Best!

Best!

 
Chicken cordon bleu dihidangkan dengan french fries, simple salad dengan mayonnaise, dan orange sauce. Chicken cordon bleu-nya juara!! Dari penampilan luarnya sudah terlihat cantik, berbalut breadcrumbs dengan warna golden brown. Ketika dibelah, isinya masih melted.. so yummy! Dada ayamnya empuk, matang sempurna (ini penting banget, karena saya trauma dengan daging ayam yang kurang matang), dan kejunya terasa gurih and a bit creamy. Khusus menu yang satu ini maunya satu porsi hanya untuk sendiri deh, tak mau berbagi.. hehe…

Nasi Goreng Chicken BBQ (IDR 32.500)
Don't judge by its look

Don't judge by its look

 
Nasi goreng dengan potongan chicken BBQ sebagai topping, disajikan dengan acar dan kerupuk. Sebagai penggemar segala jenis nasi goreng, saya nyatakan nasi goreng ala Cimory Riverside ini ENAK! Selain ada topping chicken BBQ-nya, nasi gorengnya sendiri memang lezat, tidak pelit bumbu, sehingga rasanya jadi spesial meskipun tampilannya tergolong sederhana menyerupai nasi goreng gerobakan kaki lima. Seperti kata pepatah, jangan hanya menilai dari penampilannya, harus coba dulu rasanya!

Blueberry Yogurt Shake
Manis dan enak

Manis dan enak

 
Minuman yogurt dingin yang manis menyegarkan. Saya pribadi memang suka dan sudah sering mengkonsumsi yogurt blueberry dari Cimory, jadi sudah familiar dengan rasanya. Sedikit perbedaannya, yogurt shake disini rasanya agak lebih manis dari yogurt Cimory botolan yang biasa saya beli di supermarket, mungkin karena sudah diolah lagi dan kemungkinan ditambah gula.

Puas makan di sini karena makanannya enak dan tempatnya bagus. Disarankan untuk tidak datang pada saat "rush hours" karena dengan area seluas ini dan karyawan yang tidak terlalu banyak jumlahnya, pasti pelayanan akan lama/menurun saat ramai.

Setelah puas makan dan minum, kita masih bisa berbelanja coklat di Chocomory Shop dan produk-produk keluaran Cimory lainnya di Cimory Shop yang letaknya berdampingan. Penataan tokonya juga cantik dan menarik, membuat kita jadi betah berlama-lama memilih belanjaan dan ingin memborong semuanya. Hati-hati "kalap" yaaa...
Chocomory Shop

Chocomory Shop

 
Supplementary Information:
Pilih tempat di lantai atas untuk best view, makan sambil menikmati pemandangan cantik rasanya jadi lebih enak.
 
Recommended Dish(es):  Blueberry Yogurt Shake,Chicken Cordon Bleu,Nasi Goreng Chicken BBQ,Spiral Kanzler Sausage
 
Table Wait Time: 15 minute(s)


Spending per head: Approximately Rp85000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0