OpenRice Index
  
missnl
This is missnl living in Cilandak. I am a graphic designer, work in Lebak Bulus. I like to hang out in Tanjung Duren, Pondok Indah, Senayan. Bali, Chinese, Itali, India are my favorite cuisines. I also love Street Foods, Kafe, Restaurant, lounge and Siomay / Batagor, Pizza & Pasta, sate lilit bali.
Member 10 First(s)
No. of Review67 Review(s)
編輯推介數目33 Editor's Choice
Recommended8 Recommended
Popularity3683 View(s)
Replies in Forum1 Comment(s)
Upload Photos1237 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant42 My Restaurant(s)
Follow58 Following
粉絲391 Follower(s)
missnl  Level 3
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 26 to 30 of 67 Reviews in Indonesia
Yummy Mexican Food at TJ Smile Apr 09, 2012   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Meksiko | Restaurant | Kencan / Berpasangan | Hang Out

Tak disangka, resto yang sedemikian terkenal, masuk food review dimana2, letaknya berada di jalan kecil yang lebih menyerupai gang. Anw, Poppies Lane merupakan gang yang ngetop di Bali, jadi meskipun kecil tetap ramai oleh turis lokal maupun internasional. Demikian halnya dengan resto Mexico yang satu ini. TJ, sudah beroperasi lebih dari 25 tahun lamanya, dan tetap eksis sampai sekarang. Bangunannya dari rumah pribadi pemiliknya yang kini telah dibuka full untuk resto. Pengelolanya pun sepertinya masih dijalankan oleh keluarga secara turun temurun, tentunya dengan dibantu karyawan juga.

Suasana asri dan homey sangat terasa di dalam resto, meja & kursinya dari kayu. Di salah satu sudut ada kolam ikan yang atasnya terbuka, di sisi2nya digantungkan beberapa sangkar burung membuat makin terasa seperti di rumah. Kami pun memilih meja yang paling dekat dengan kolam, di bagian rumah yang lantainya lebih tinggi dari lainnya, jadi posisi meja kami pun lebih tinggi dari kolam sehingga pemandangannya lebih bagus lagi. Kami membayangkan nikmatnya makan sambil menghadap kolam yang asri dengan kicauan burung menemani.

Agak lama kami memilih2 menu, terutama melihat2 fotonya karena kami masih "buta" makanan meksiko. Sering dengar namanya sih iya, tapi belum pernah mencoba sama sekali... jad kami pun dengan cermat membaca ingredients-nya agar dapat membayangkan kira2 rasanya seperti apa nanti. Berikut pilihan kami:

 
TJ's nachos, 30k
Tortilla chips yang di-grilled, dengan topping refried beans, melted cheese, salsa & mild jalapeno... Kami suka sekali appetizer yang satu ini. Rasanya sungguh pas dari asin, manis, sedikit asam, sedikit pedas, dan crunchy nya tortilla chips benar2 mak nyus!

 
TJ combination plate, 50k
Gabungan dari 2 menu yaitu Chicken taco (crisp corn tortilla) & beef enchilada (soft flour tortilla) dihidangkan bersama mexican rice & refried beans. Sebetulnya chicken taco & beef enchilada ada menu terpisahnya masing2, tapi buat kami yang memang ingin coba2, tentunya menu kombinasi ini adalah pilihan tepat. Saya pribadi lebih suka chicken taco karena crunchy-nya, juga karena saya lebih suka ayam dibanding beef.. tapi bukan berarti beef enchilada nya tidak enak loh... Nasi mexico-nya terasa agak keras (pera) untuk saya yang lebih suka nasi lembek tongue

 
Mango cheese cake with raspberry coulis, 25k
Sebagai penutup, dari awal tadi kami sudah mengincar mango cheese cake ini. Kami membayangkan cheese cake yang segar dengan rasa buah mangga, apalagi ada raspberry juga... ternyata memang benar! Cheese cake-nya sama sekali tidak eneg karena segarnya rasa buah. Rasanya ingin tambah lagi, hanya sayang sudah kekenyangan lol

Kami sangat puas makan di sini, ternyata nama besar TJ sesuai dengan cita rasanya. Harga makanan pun sangat affordable, sesuai dengan kualitas yang kami dapat. Pelayanannya ramah dan cukup cekatan. Oh ya, di area depan dekat pintu masuk juga ada semacam toko kecil yang menjual bumbu2 mexico dalam botol, siap dipakai masak. Kmi pun akhirnya membeli satu botol bumbu taco untuk nanti coba2 masak ala mexico di jakarta lol.
 
Recommended Dish(es):  TJ's nachos,Mango cheese cake with raspberry coulis
 
Spending per head: Approximately Rp80000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

The Famous BJ Cafe Smile Apr 09, 2012   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Bali | Kafe | Halal

Menurut referensi2 yang saya baca di internet, Cafe Batu Jimbar sudah terkenal sejak lama. Terletak di kawasan Sanur yang ramai, pastinya sebuah cafe yang sudah beroperasi sekian lama & tetap eksis, makanannya pun enak. Oleh karena itu, sengaja saya sempatkan mampir untuk mencicipi menu spesialnya.

 
Kebetulan hari itu kami (saya & nyokap) memang ke daerah Sanur untuk Sea Walker. Selesai Sea Walker sebenarnya kami sudah makan siang, tapi sengaja kami sisakan tempat di perut karena mau mampir sekalian ke Cafe BJ. Daerah Sanur yang dekat laut pastinya panas, apalagi hari itu pun cerah ceria, siang bolong pula... tapi memasuki area Cafe BJ suasana agak teduh karena banyaknya pohon. Cafe BJ terbagi menjadi dua area yaitu indoor dan outdoor. Area indoor beratap cukup tinggi sehingga udara terasa lebih sejuk daripada di luar karena sirkulasi udara yang bagus. Di langit2 bagian tengah digantungkan hiasan yang sangat menarik berupa cangkir2 teh beserta tatakannya (dilekatkan jadi satu) digantung terbalik dengan kabel2 hitam yang dirangkai dari tengah. Mungkin kalau malam ini berfungsi jadi lampu membentuk sebuah "chandelier" besar. Sungguh hiasan yag kreatif, sederhana, tapi eye catching! Interior di dalam didominasi warna gelap hitam, coklat tua, dengan meja2 dan kursi2 kayu.

 
Nyokap bergaya di area outdoor samping tempat kami duduk
Siang itu area indoor sudah penuh, terutama karena di tengah ada meja2 yang digabung jadi panjang penuh ibu2 bule seperti sedang arisan lol. Kami pun memilih area outdoor saja, tapi di teras samping bukan di depan. Di teras samping ini lebih teduh karena lebiih banyak pepohonan, dan tidak terlalu dekat dengan jalan. Sekelilingnya tembok tinggi dari susunan batu2 kecil, ada dua payung taman di ujung, tapi meja kami cukup barpayung pohon alami yang sudah pasti lebih sejuk.

 
Untuk makanannya, berhubung kami sudah makan sebelumnya, kami hanya memesan satu makanan saja untuk di-share berdua.. dan tentunya pilihan jatuh pada menu yang sudah terkenal ini (lagi2 hasil membaca2 referensi & berbagai food review di internet), yaitu BJ Salad (55k). Salad ini berisi berbagai macam sayuran diantaranya standar salad seperti wortel, buncis, lettuce, jagung pipilan. Selain itu isi spesialnya adalah terong yang di-grill, bit merah, dan asparagus. Terakhir, yang menarik adalah raspberry vinaigrette sebagai dressingnya. Dressing ini terasa asam manis, tapi tetap ada gurih creamy-nya, berpadu pas jika dicampurkan ke salad. Saladnya jadi makin menyegarkan dan berbeda dari salad2 biasa.. tak heran menu ini jadi favorit dan khas Cafe BJ, makan dinamai sama dengan nama cafenya. Harganya termasuk tidak mahal untuk seporsi salad kelas cafe, apalagi isinya pun fresh dan bermutu baik.

Di area indoor tengah dibawah hiasan cangkir2 itu ada area bar dan etalase berisi berbagai macam kue & dessert yang sebenarnya sungguh menggoda untuk dicicipi. Apa daya perut tak muat lagi, jadi kami tidak bisa mencobanya. Overall pelayanannya cukup baik dan cekatan dalam melayani customer, waiter/waitessnya cukup menguasai menu. Tak menyesal khusus menyambangi cafe ini, lain kali saya masih ingin mampir lagi untuk mencoba menu2 lainnya.
 
Recommended Dish(es):  BJ Salad
 
Spending per head: Approximately Rp60000

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : India | Restaurant | Halal | Kumpul Keluarga

Lagi2 voucher Disdus membawa saya & nyokap bertualang kuliner! Kali ini giliran makanan India yang akan kami jajal, tak tanggung2, all you can eat!
thw gate

thw gate

 
Dilihat dari papan nama plus gerbang masuknya, ada sentuhan modern namun gerbang masuknya yang berbentuk setengah lingkaran terlihat menarik. Begitu melangkahkan kaki ke dalam gerbang itu, langsung disambut aroma dupa dan meja sembayang khas India, lengkap dengan pernak perniknya. Rupanya meja itu bukan sekedar pajangan, karena saya sempat melihat sang pengelola resto dan beberapa tamu yang masih asli orang India bersembayang sejenak di depannya.
Inside

Inside

 
Interior di dalam resto sendiri tenyata memang bersentuhan modern seperti tampak luarnya, terlihat dari meja tempat menyajikan buffet dengan lampu2 gantung di atasnya. Namun, kesan tradisional juga masih dipertahankan dengan meja2nya yang terbuat dari kayu berhiaskan ornamen2 khas India, serta peralatan makan yang tersedia pun dari stainless semua khas resto2 India.

Tak berlama2 lagi, kami pun mulai makan. Karena belum terlalu ramai, seorang waitress (yang kelihatannya sudah setengah baya, mungkin cukup senior di sini) menawarkan untuk memulai dengan sup dan melayani seperti jika kami memesan secara ala carte. Beberapa hidangan berikutnya pun terus datang, sambil diberi info nama makanan apa yang dihidangkan tersebut. Nice service! Belakangan setelah resto makin ramai oleh tamu2 India yang kebanyakan datang serombongan dan mereka pesan ala carte.. kami pun tidak dilayani seperti tadi lagi. Tak apa, kini saatnya kami melihat2 sendiri ke meja saji & mengambil makanan sesuka hati. Berikut hasil perualangan kuliner India kali ini:

 
Dal (lentil soup)
Sup bening India sebagai appetizer, cukup menyegarkan dengan aroma merica & rempah yang kuat, tapi tak masalah untuk saya.

 
Rujak India
Waiter yang mengantarkannya hanya bilang begitu ketika saya tanya makanan apa ini.. jadilah saya tak tahu nama aslinya.. tapi yang penting: rasanya enak! Isinya berupa semacam keripik tebal dari tepung yang digoreng, kentang kukus dipotong kecil2, sayuran mentah (diantaranya kol dan onion) lalu disiram yogurt dressing khas India plus saus asam (tamarind) yang membuat keseluruhan rasanya jadi enak dan segar. IMO, ini lebih ke arah salad daripada rujak.

 
Fish Tikka
Tikka, adalah jenis masakan India yang sangat umum dengan ciri khasnya berbumbu warna merah. Biasanya saya menemukan chicken tikka, kali ini fish.. wow, sebagai penggemar ikan pastinya saya suka. Awalnya ketika dihidangkan oleh waiter, fish tikka datang bersama saus hijau sebagai cocolannya, tapi ternyata saya tak suka perpaduan rasanya. Belakangan saya memakannya dengan saus yang lain, atau juga dengan kuah kari, buat kreasi sendiri hehelol Menu ini yang paling banyak saya ambil.. lagi dan lagiii...

 
Roti goreng dengan saus coklat
Lagi2 saya tak tahu namanya, tapi roti ini menarik sekali karena bentuknya menggelembung setelah digoreng. Untuk memakannya tentu harus dipecahkan, lalu dicocol ke saus coklat yang rasanya seperti chickpeas dihaluskan plus rempah2. Lagi2 roti ini pun enak juga dimakan dengan kuah kari.

 
Ini dia salad India hasil kreasi sesuai selera saya sendiri! Hanya berisi tomat, timun, campuran kol yang sudah di-marinate. Awalnya saya coba hanya dengan yogurt dressing saja seperti terlihat di foto, ternyata kurang enak karena too plain. Akhirnya saya minta lagi tamarind sauce yang memang tidak terhidang di meja buffet, harus spesial diminta ke waiter. Setelah pakai tamarin sauce barulah rasanya pas!

 
Jelebi
Dessert snack yang super duper manis, terbuat dari tepung singkong yang digoreng dengan lapisan gula seperti karamel (tapi tidak ada aroma gosong karamel). Dua potong kecil ini saja kami sharing berdua karena manisnya membuat perut terasa makin kenyang. Bagi penderita diabetes lebih baik jauhi yang satu ini yah...

Overall, puas makan disini, apalagi karena pakai voucher jadi murah. Lain kali masih ingin datang lagi untuk mencoba menu2 ala carte-nya yang pasti lebih banyak lagi jenisnya. Pastinya makanan di Royal Kitchen ini masih "India banget" dari segi citarasa, terbukti dengan banyaknya tamu asli India yang berkunjung ke sini & biasanya beramai2 dengan keluarga, beberapa dari mereka pun masih berpakaian sari khas India, menarik juga untuk diamati!
 
Recommended Dish(es):  fish tikka,mint raita
 
Spending per head: Approximately Rp70000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend

Girls' Dinner at Torigen OK Apr 08, 2012   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Jepang | Restaurant | Kumpul Keluarga

Atas rekomendasi sahabat saya yang penggemar makanan Jepang, saya bersama 2 best friend mampir ke Torigen untuk makan malam bersama. Sebelumnya sih sudah sering mondar mandir lewat di depan resto ini, tapi baru kali ini mampir tongue

Tampilan luarnya khas rumah jepang dengan pintu geser dan jendela kotak2. Memasuki resto, interior nya pun jepang abiz dengan meja kayu serta ada juga area tatami. Terlihat banyak WNA jepang yang makan disitu. Sapaan ala jepang dari waiter/waitress selalu terdengar setiap kali ada tamu datang. Kami pun ditawarkan takoyaki yang menjadi signature item dari Torigen, karena customer bisa mencoba membuatnya sendiri jika memesan porsi besar. Khawatir terlalu kenyang nantinya, kami pun memutuskan tidak memesan takoyaki.

 
Cheese Chikuwa~ 39k
Kami mencoba simple appetizer ini karena tampaknya tidak terlalu mengeyangkan dan menarik untuk dicoba. Chikuwa ini diisi dengan cheddar cheese lalu digoreng dengan tepung tempura sehingga permukaannya crispy. Enak juga jika dimakan dengan menaburkan bubuk cabe jepang di atasnya.

 
Ebi Furai Bento~ 65k
Menu bento yang komplit bangets! ebi furainya sih cuma 2 ekor, tapi pelengkapnya yang bikin kenyang.. mulai dari chawan mushi, salad, miso shiru, hingga pickles. Saya suka chawan mushinya yang lembut dan gurih dalam porsi kecil itu. Seorang teman saya pun akhirnya memesan bento yang sama lol

Saya & kedua sahabat puas makan di sini. Menunya pas, harganya pun sesuai. Pelayannnya cukup baik, makanan pun cukup cepat keluar. Tentunya lain kali masih banyak menu yang ingin dicoba, terutama takoyaki nya yang terkenal.
 
Recommended Dish(es):  cheese chikuwa
 
Date of Visit: Jan 28, 2012 

Spending per head: Approximately Rp80000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Multinasional | Lounge/Bar | Steak & Grills | Wine | Kencan / Berpasangan

Berbekal voucher dari Disdus, akhirnya jadi juga kami (saya bersama ortu) menjajal resto bernuansa perpustakaan ini... Bagi yang baru pertama kali ke sampoerna strategic square memang agak membingungkan dari area parkir menuju ke Bibliotheque harus jalan lewat luar (outdoor) karena kalau lewat dalam hanya bisa bagi yg punya kartu karyawan saja.

 
Memasuki resto dari pintu utamanya yang tinggi menjulang (dan lumayan berat), langsung tampak area "perpustakaan" berupa rak buku besar hingga ke langit2, tapi palsu alias bukunya tidak bisa dibaca betulan. Resto terbagi menjadi 2 area yaitu lounge dengan sofa2nya yg cozy dan dining area yang mejanya lebih tinggi untuk makan besar. Area bar memanjang di satu sisi area dining, dengan hiasan susunan cermin2 ber-frame gold, tebal, berbentuk oval/bulat di bagian belakang bar yang didominasi warna hitam. IMO, area bar merupakan bagian yang paling menarik di antara keseluruhan ruangan. Di atas bar ada lantai mezanine yg juga merupakan area dining, tapi hanya dibuka jika di bawah sudah penuh. Kami memilih tempat di meja paling ujung area dining & cukup dekat dengan jendela. Dari tempat duduk kami, terlihat ada "lift makanan" berbentuk kotak kecil dari kayu dengan satu sisinya berjendela kaca, terpasang di tiang yang bisa dinaik-turunkan. Pasti menarik jika melihatnya naik turun mengantar makanan ke area mezzanine, sayang siang itu tidak beroperasi karena area mezzanine masih belum dibuka.

Untuk pengguna voucher Disdus rupanya sudah disediakan Daftar Menu khusus yang hanya memuat menu2 promo,. Pengguna voucher mendapatkan "jatah" 1 appetizer, 1 pasta, 2 main course, dan 2 dessert. Untuk appetizer kami memilih caesar salad (soo standard) karena pilihan lain yg tampaknya menarik semua kosong. Pilihan pasta jatuh pada Penne Arrabbiata. Maincourse kami pilih Jhon Dory Parcel dan Baby Chicken Rosemarry. Dua jenis dessert yang kami pilih untuk menutup makan siang ini adalah Baklava & Chocolate Profiteroles.

 
Caesar Salad
Tak disangka, caesar saladnya enak! Semula kami tak berharap banyak, paling2 sperti caesar salad standar yang banyak tersedia di resto2 lain.. ternyata melebihi ekspektasi kami. Yang membuat enak adalah dressing-nya.. komposisi dressing yg 'light' tapi gurih tentunya merupakan racikan spesial dari resto ini sehingga beda dari caesar salad lainnya. Untuk sayurannya standar, tetapi fresh & berkualitas baik.

 
Penne Arrabbiata
Enak tapi cenderung kuat rasa asamnya, tampak dari warnanya yang kemerahan karena campuran tomat pasta & tomat segar yang di-blend. Pastanya sendiri al dente & menyatu dgn bumbunya yang asin & gurih. Saya pribadi tidak masalah karena saya suka asamnya tomat, tapi jika kurang suka asam/tomat mungkin lebih baik menghindari menu ini.

 
Jhon Dory Parcel
Very recommended! Tampilannya pun menarik dengan 3 gundukan terpisah terdiri dari mashed potatoes, ratatouile & baked dory-nya yang dibungkus pastry. Dory-nya masih juicy di dalam pocket, bercampur jamur & saus putih. Dimakan bersama mashed potatoes & ratatouile memberi campuran rasa yang kompleks dari asin, gurih, sedikit manis dan asam. Mak nyuss!

 
Baby Chicken Rosemarry
Menu ini datang dengan tampilan yang sederhana, clean, tapi cantik dari perpaduan warnanya. Terdiri dari setengah ekor ayam kecil berlumur sauce diatasnya, di garnish dengan baked baby potatoes dan sayuran yang di-blanch sebentar sehingga warnanya masih cantik. Ayamnya sendiri masih juicy dan sauce-nya gurih.

 
Baklava Cashew Nut & Vanilla Ice Cream
Baklava-nya langsung jadi favorit kami karena rasanya yang enak dan tekstur crispy nya sangat pas... jika dimakan bersamaan dengan ice cream vanilla yang lembut menjadikan kombinasi rasa & tekstur yang pas dan kompleks.

 
Chocolate Profiteroles
Untuk dessert yang satu ini rasanya biasa saja, apalagi ice cream di dalamnya pun cepat sekali meleleh sehingga jadi seperti siraman susu dingin. Choux buns-nya memang empuk dan lembut, serta ada sedikit rasa asin yang cukup pas dipadukan dengan manisnya sauce coklat & es krim vanilla yang meleleh itu.

 
Berry Family (left) & Jungle Punch (right)
Tidak sia2 penantian panjang kami menunggu hadirnya dua minuman ini. Berry family yang terdiri dari campuran strawberry, blueberry & raspberry nya menyegarkan dengan sedikit rasa asam, sementara jungle punch agak lebih kuat rasa asamnya karena ada campuran pineapple di dalamnya. Tidak salah pilihan kami, karena keduanya menyegarkan, sehat, dan membuat tidak eneg setelah menyantap makanan2 yang gurih & dessert yg manis.

Secara keseluruhan, makanannya memuaskan, tempatnya bagus dengan interior yang tertata baik, hanya pelayanannya yang perlu ditingkatkan. Untuk kondiri resto yang tidak terlalu ramai, pelayanannya termasuk lambat.. bagaimana jika resto sedang penuh ya? Satu hal lagi yang aneh.. minuman yg kami pesan tidak kunjung datang, bahkan sampai salad & pasta yg sudah habis kami santap. Ketika kami tanyakan ke waiter (dengan nada komplain tetapi masih dgn cara baik2) mereka minta maaf sambil berkata bahwa bartendernya sedang limit (sepertinya maksudnya sedang istirahat karena saya lihat area bar memang kosong). Sungguh mengecewakan! Padahal kami datang pada jam2 makan siang, seharusnya at least ada 1 bartender yg jaga di bar sehingga customer tidak terlantar seperti ini. Kebetulan pula, kedua minuman yg kami pesan semuanya jenis juice2 campuran yg harus diracik oleh bartender (bukan hanya teh atau kopi) jadi benar2 tidak ada yg bisa dikeluarkan saat itu. Akhirnya si waiter menawarkan air putih, yang pastinya kami setujui karena memang sudah kehausan. Sangat disayangkan di restoran sekelas Bibliotheque bisa terjadi seperti ini. Memang tidak sampai membuat kami mem-black list resto ini, tapi akan jadi catatan yang selalu kami ingat sebagai pengalaman yg kurang baik.
 
Date of Visit: Feb 18, 2012 

Spending per head: Approximately Rp150000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 2  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   1 Vote(s)   View Results
Recommend
0