OpenRice Index
  
missnl
This is missnl living in Cilandak. I am a graphic designer, work in Lebak Bulus. I like to hang out in Tanjung Duren, Pondok Indah, Senayan. Bali, Chinese, Itali, India are my favorite cuisines. I also love Street Foods, Kafe, Restaurant, lounge and Siomay / Batagor, Pizza & Pasta, sate lilit bali.
Member 10 First(s)
No. of Review67 Review(s)
編輯推介數目33 Editor's Choice
Recommended8 Recommended
Popularity3693 View(s)
Replies in Forum1 Comment(s)
Upload Photos1237 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant42 My Restaurant(s)
Follow58 Following
粉絲391 Follower(s)
missnl  Level 3
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 11 to 15 of 67 Reviews in Indonesia
Bakmi Legendaris Yong Yam Smile Oct 20, 2014   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Chinese | Stand / Kios | Bakmi/Kwetiau

Mumpung sedang jalan-jalan ke daerah Mangga Besar, tidak saya lewatkan kesempatan menyambangi sebuah restoran bakmi legendaris yaitu Bakmi Yong Yam yang sudah ada sejak tahun 1928. Wow, it must be a legend!
Bakmi legendaris

Bakmi legendaris

 
Terletak di tepi jalan Mangga Besar Raya yang selalu ramai, gampang-gampang susah menemukan restoran ini. Untuk patokan mudahnya, Bakmi Yong Yam terletak di seberang RS Husada, namun kita harus sedikit cermat untuk menemukan papan nama resto yang tergolong kecil di antara jajaran ruko, hotel, dan kantor di sepanjang jalan. Papan nama yang tidak besar itu masih sedikit "tersamarkan" oleh daun dari pohon rindang tepat di depan resto, namun pohon itu berjasa memberi keteduhan saat kita akan memasuki resto.
Area dapur di depan

Area dapur di depan

 
Dari gerbang depan kita akan melewati area open kitchen alias dapur tempat mie diracik. Jika mau, pengunjung bisa menyaksikan langsung saat bakmi pesanannya disiapkan, namun tempatnya memang sempit karena lebar keseluruhan resto hanya sekitar 3 meter saja. Memasuki ruang makan sedikit lebih nyaman dengan adanya pendingin ruangan, tetapi jika resto penuh maka dinginnya tidak akan terlalu terasa lagi. Bentuk ruangan resto yang memanjang ke belakang kira-kira dapat menampung 35-40 orang saja, dan pada jam makan siang biasanya akan penuh dengan pengunjung. Tampilan resto sederhana dengan dinding, langit-langit, dan lantai berwarna putih serta meja kursi makan berbahan plastik. Satu poster besar berisi foto dan nama menu terpasang di salah satu sisi dinding membuat customer lebih mudah memilih menu, tentunya sangat efektif di saat resto sedang ramai.
Resto yang selalu ramai

Resto yang selalu ramai

 
Pelayanan tergolong memuaskan karena para waitress semuanya ramah dan sigap, terlihat sudah terbiasa menghadapi banyak customer pada jam-jam restoran ramai. Makanan dan minuman terhidang cukup cepat meskipun saat itu kami datang dalam jumlah cukup banyak. Dalam hal kebersihan, meskipun Bakmi Yong Yam menyebut dirinya sebagai warung, namun kebersihannya terjaga baik. Setidaknya para waitress dengan cekatan membersihkan meja kotor agar bisa segera ditempati oleh customer berikutnya.
Menu

Menu

 
Menu yang tersedia tidak terlalu banyak, terutama bakmi dengan berbagai variasi dikombinasikan dengan bakso dan pangsit. Selain bakmi keriting, tersedia pula pilihan bihun, kwetiaw, dan lochupan. Dikarenakan kami datang beramai-ramai, agar penyajiannya cepat kami pun memilih Bakmi Yong Yam yang menjadi menu spesial/khas di sini. Bakmi Yong Yam sendiri ada 3 jenis, yaitu Bakmi Yong Yam Biasa, Special, dan Jumbo. Apa bedanya? Setelah kami tanyakan ke waitress, Yong Yam Jumbo baik topping dan mie-nya lebih banyak dari Yong Yam Biasa, sedangkan Yong Yam Special hanya toppingnya saja yang lebih banyak. Semuanya enak, tinggal disesuaikan saja dengan selera dan keinginan kita. Nah, pilih yang mana ya?

 
Bakmi Yong Yam Spesial Babi (IDR 22k)
mantap

mantap

 
Bakmi ala Singkawang ini terdiri dari mie keriting, sawi hijau dan tauge rebus, udang rebus, potongan daging ayam masak kecap, pangsit isi, dan daging babi cincang. Kuah kaldu disajikan terpisah dalam mangkuk kecil. Bakmi keriting di sini lebih halus teksturnya dan tidak sekenyal bakmi keriting pada umumnya, dan saya justru lebih suka yang seperti ini. Bakminya sudah diaduk dengan minyak berbumbu sehingga tidak hambar, namun tidak sampai terlalu berminyak juga. Udang hanya direbus tanpa bumbu, namun terlihat segar dengan warna yang cantik dan tekstur firm karena dimasak pada tingkat kematangan tepat. Daging ayam dicincang kasar dan dimasak dengan kecap sehingga warnanya coklat dan rasanya dominan manis. Pangsit isi disajikan kering bersama mie, namun jika suka bisa dicelupkan ke kuah saat masih panas sehingga menjadi seperti pangsit rebus. Topping paling khas yang membedakan dari bakmi babi di tempat lain adalah daging babi cincang yang sudah dibumbui dan dikukus menjadi satu adonan besar, lalu disajikan dalam potongan-potongan tipis. Dagingnya empuk dan tidak terlalu banyak bagian berlemak, serta bumbunya tidak terlalu menonjol dengan rasa asin yang samar, menjadikan topping ini pas melengkapi keseluruhan rasa bakmi jika dimakan semuanya sekaligus.

Bakmi Yong Yam Special memang paling pas untuk orang yang "kapasitas" perutnya tidak terlalu besar seperti saya. Puas dengan topping yang lebih banyak, namun tidak sampai kekenyangan karena porsi mie yang terlalu besar. Jika dinilai dari harganya, IDR 22k untuk mie berisi daging ayam, babi, dan udang rasanya sangat sesuai dan terjangkau. 

Bakmi Yong Yam Spesial Ayam (IDR 22k)
yummy

yummy

 
Bagi yang tidak makan daging babi, jangan khawatir karena bisa memesan Bakmi Yong Yam yang sama, hanya special request tanpa topping daging babi dan tanpa pangsit yang rupanya berisi daging babi. Sebagai gantinya akan ditambah udang dan potongan ayamnya sedikit lebih banyak. Dengan komposisi yang sama, rasanya pun tidak jauh berbeda dengan bakmi babi, sama-sama enak!

Es Jeruk Sonkit (IDR 5k)
Asam manis segar

Asam manis segar

 
Minuman khas yang selalu ada di restoran ala Kalimantan ini tak boleh dilewatkan. Rasa asam dan aroma jeruk sonkit ini khas sehingga terasa berbeda dari jeruk lainnya. Es jeruk sonkit di sini warnanya kuning pucat memang kurang menarik kelihatannya, namun rasa asam manisnya balance, dan pastinya segar dinikmati pada tengah hari yang super panas saat itu. Penambahan es batunya juga tidak berlebihan sehingga rasanya masih tetap enak (tidak menjadi hambar seperti tinggal air putih saja) sampai terakhir saat minuman habis. Satu gelas es jeruk sonkit porsinya menurut saya pas untuk satu orang (kecuali kalau sedang sangat kehausan) dan harganya tergolong sangat terjangkau dan sesuai.

Saya dan teman-teman puas makan di Bakmi Yong Yam. Rasa makanan yang enak, pelayanan baik dan cepat, serta harga yang terjangkau pastinya membuat kami ingin kembali lagi menikmati bakmi ala Singkawang nan legendaris ini. 
Supplementary Information:
Pilih menu Spesial untuk topping yang lebih banyak, sedangkan banyaknya mie tidak berbeda jauh dari yang biasa jadi tidak perlu takut terlalu kenyang. Bakmi Yong Yam mempunyai cabang di Jl. Jembatan Lima Raya yang masih terletak di kawasan Kota.
 
Recommended Dish(es):  Bakmi spesial ayam,Bakmi spesial babi,Es Jeruk Sonkit
 
Spending per head: Approximately Rp30000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 2  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Lunch di Cimory Riverside Smile Oct 16, 2014   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Restaurant | Es Krim/Yogurt | Camilan | Halal | Kumpul Keluarga

Pergi rame-rame bersama teman-teman pasti seru dan menyenangkan, apalagi kali ini kami akan mengunjungi sebuah tempat yang menarik yaitu Cimory Riverside. Tempatnya mudah ditemukan karena terletak di pinggir jalan Raya Puncak yang ramai itu. Sebuah papan petunjuk menyambut kami di depan pagar tempat kendaraan berhenti, dan tampaklah lokasi Cimory Riverside yang luas.
Welcome to Cimory Riverside!

Welcome to Cimory Riverside!

 
Nice, eh?

Nice, eh?

 
Me likey!

Me likey!

 
Open Kitchen

Open Kitchen

 
Memasuki area restonya yang luas, tampak pernak-pernik bertema sapi tersebar di beberapa spot, berpadu dengan dekornya yang bertema natural-modern. Unsur natural terlihat dari penggunaan material kayu dan batu alam, sedangkan unsur modern terlihat dari dekor lampu di bagian atas yang sangat menarik perhatian saya. Pemandangannya tidak kalah menawan, karena letaknya tepat di pinggir sungai. Area resto terbagi menjadi dua tingkat, dan pengunjung juga bisa berjalan-jalan di sepanjang sungai yang sudah dibuat jalan setapak rapi dan aman. Jika ingin duduk santai di bagian atas saja, kita akan disuguhi pemandangan sungai yang cantik dengan air jernih mengalir diantara batu-batu besar yang tersebar alami. Nice view!
Nice view!

Nice view!

 
Tak berlama-lama, santapan pun rupanya sudah selesai diolah di dapur berkonsep open kitchen. Mari kita nikmati!
Menu

Menu

 
Ring Kanzler Sausage (IDR 43.900)
served with potato wedges, salad, lavos, and BBQ sauce
I love Kanzler sausages

I love Kanzler sausages

 
Sosis sapi sepanjang 30 cm di-grilled, dihidangkan dengan potato wedges, simple salad dengan mayonnaise, sepotong lavos, dan saus BBQ. Sosis yang digunakan adalah merk Kanzler yang merupakan produksi Cimory group. Saya sudah cukup sering mengkonsumsi sosis Kanzler, jadi untuk kualitas saya tidak ragu lagi, hanya jenis sosis panjang ini memang belum pernah saya coba karena jarang tersedia di supermarket. Sosisnya ada sedikit aroma smoke tapi tidak terlalu tajam, dan herbs-nya juga tidak terlalu terasa/dominan. Potato wedges-nya enak, crunchy di lapisan luarnya dan lembutnya pas di bagian dalam. Penampilannya juga golden brown cantik, menandakan tingkat kematangan yang pas. Saus BBQ-nya cukup enak, tapi tergolong standar tidak terlalu spesial. Lavosnya tidak ada rasa yang dominan, cenderung hambar, hanya menambah tekstur crunchy pada menu ini. Overall menu ini enak, b'coz I like sausages.. jadi penilaian utama ada di sosisnya tongue

Spiral Kanzler Sausage (IDR 44.900)
served with potato wedges, salad, lavos, and BBQ sauce
Uniquely shaped

Uniquely shaped

 
Serupa dengan ring sausage, hanya ini memakai sosis ayam yang bentuknya lebih menarik lagi yaitu spiral. Personally saya memang lebih suka sosis ayam, baik dari tekstur dan aroma dagingnya. Untuk side dishes-nya semua sama dengan menu sebelumnya.

Chicken Cordon Bleu (IDR 44.900)
served with potato wedges/french fries, salad, and white/orange sauce
Best!

Best!

 
Chicken cordon bleu dihidangkan dengan french fries, simple salad dengan mayonnaise, dan orange sauce. Chicken cordon bleu-nya juara!! Dari penampilan luarnya sudah terlihat cantik, berbalut breadcrumbs dengan warna golden brown. Ketika dibelah, isinya masih melted.. so yummy! Dada ayamnya empuk, matang sempurna (ini penting banget, karena saya trauma dengan daging ayam yang kurang matang), dan kejunya terasa gurih and a bit creamy. Khusus menu yang satu ini maunya satu porsi hanya untuk sendiri deh, tak mau berbagi.. hehe…

Nasi Goreng Chicken BBQ (IDR 32.500)
Don't judge by its look

Don't judge by its look

 
Nasi goreng dengan potongan chicken BBQ sebagai topping, disajikan dengan acar dan kerupuk. Sebagai penggemar segala jenis nasi goreng, saya nyatakan nasi goreng ala Cimory Riverside ini ENAK! Selain ada topping chicken BBQ-nya, nasi gorengnya sendiri memang lezat, tidak pelit bumbu, sehingga rasanya jadi spesial meskipun tampilannya tergolong sederhana menyerupai nasi goreng gerobakan kaki lima. Seperti kata pepatah, jangan hanya menilai dari penampilannya, harus coba dulu rasanya!

Blueberry Yogurt Shake
Manis dan enak

Manis dan enak

 
Minuman yogurt dingin yang manis menyegarkan. Saya pribadi memang suka dan sudah sering mengkonsumsi yogurt blueberry dari Cimory, jadi sudah familiar dengan rasanya. Sedikit perbedaannya, yogurt shake disini rasanya agak lebih manis dari yogurt Cimory botolan yang biasa saya beli di supermarket, mungkin karena sudah diolah lagi dan kemungkinan ditambah gula.

Puas makan di sini karena makanannya enak dan tempatnya bagus. Disarankan untuk tidak datang pada saat "rush hours" karena dengan area seluas ini dan karyawan yang tidak terlalu banyak jumlahnya, pasti pelayanan akan lama/menurun saat ramai.

Setelah puas makan dan minum, kita masih bisa berbelanja coklat di Chocomory Shop dan produk-produk keluaran Cimory lainnya di Cimory Shop yang letaknya berdampingan. Penataan tokonya juga cantik dan menarik, membuat kita jadi betah berlama-lama memilih belanjaan dan ingin memborong semuanya. Hati-hati "kalap" yaaa...
Chocomory Shop

Chocomory Shop

 
Supplementary Information:
Pilih tempat di lantai atas untuk best view, makan sambil menikmati pemandangan cantik rasanya jadi lebih enak.
 
Recommended Dish(es):  Blueberry Yogurt Shake,Chicken Cordon Bleu,Nasi Goreng Chicken BBQ,Spiral Kanzler Sausage
 
Table Wait Time: 15 minute(s)


Spending per head: Approximately Rp85000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Yummy Pasta from Palem Cafe OK Oct 16, 2014   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Barat | Kafe | Steak & Grills | Pizza & Pasta | Wine

Untuk urusan makanan, teman saya yang satu ini memang tergolong "penguasa" CP, alias sudah pernah mencoba hampir semua makanan disana. Oleh karena itu saya manut saja dengan pilihannya, biasanya dia tidak salah pilih dan seleranya cocok dengan saya.
Kali ini Palem Cafe menjadi pilihannya, katanya karena baru pernah mencoba sekali dan masih penasaran dengan menu-menunya.
Welcome!

Welcome!

 
Resto yang berlokasi di dalam Sogo Department Store ini cukup luas dengan bentuk memanjang. Penataan interiornya cukup cantik dan elegan, serta berkesan hangat. Ada beberapa macam tempat duduk tersedia di sini, sofa berbentuk setengah lingkaran yang terlihat sangat comfy, sofa panjang yang lebih classy, dan kursi kayu berdesain modern minimalis. Satu sisi dindingnya dilapisi kaca besar untuk kesan ruangan lebih luas, tak hanya itu, cerminnya dihiasi cutting sticker putih berbentuk daun palem yang terlihat cantik menurut pendapat saya. Di atas sederetan meja di bagian tengah terdapat hiasan lampu-lampu gantung kecil yang cute menambah cantiknya ruangan.
Nice ambiance

Nice ambiance

 
Simple & modern look

Simple & modern look

 
Semula kami ingin duduk di sofa melingkar yang terlihat sangat nyaman itu, tetapi sayang letaknya berdekatan dengan smoking area tak berpembatas dan tak berpenutup -jadi asap rokoknya masih bebas berkeliaran- sehingga kami langsung mengurungkan niat duduk di situ. Pilihan jatuh di meja terjauh dari smoking area yaitu di depan bar tempat meracik minuman.
Di sebelah kanan bar terdapat sebuah jendela yang memperlihatkan area dapur, sekaligus tempat makanan keluar. Saya lihat dapurnya bernuansa modern, rapi, teratur, dan yang terpenting bersih. Suasana kerja di dalam dapur nampaknya terorganisasi baik dan efisien dengan tidak terlalu banyak personil.
Bar Area

Bar Area

 
Kitchen

Kitchen

 
Saat kami datang resto masih agak sepi, hanya ada 3 atau 4 meja terisi. Waiter segera memberikan buku menu bercover kayu. Waiter yang melayani kami ramah dan cukup menguasai tentang menu. Setelah sedikit bertanya-tanya tentang menu incaran, kami berdua ternyata kompak memilih menu pasta, hanya berbeda saus dan topping. Karena resto sedang tidak ramai, bagusnya kami tidak perlu menunggu terlalu lama. Yuk, langsung diserbu…
Chunky Mushroom Pasta (IDR 55k)
Chunks of mushrooms in olive oil and garlic, sprinkled with parmesan cheese
Me likey!

Me likey!

 

Menu pilihan saya ini termasuk dalam kategori "plain pasta". Yup, it IS that simple! Ini adalah spaghetti aglio olio yang ditambah jamur saja, dengan side dish (sekaligus sebagai garnish) berupa jamur enoki goreng tepung dan sepotong garlic bread. Spaghetti dimasak pada tingkat kematangan al dente dan olive oil-nya pas sehingga membuat pastanya tidak saling menempel tetapi tidak sampai terlalu berminyak juga. Aroma garlic dan parmesan cheese cukup membuat hidangan ini menjadi lezat, meskipun untuk saya pribadi sebenarnya kurang nendang. Kebetulan saya memang penyuka bawang putih dan keju, jadi akan lebih enak jika bawang putih dan kejunya lebih banyak. Untuk mengakali rasa yang cenderung plain ini, saya tambahkan garam dan merica (yang sudah tersedia di meja) plus saya minta tambahan cabe bubuk. Setelah ditambahkan semua barulah mantap rasanya. Jamur enoki gorengnya enak dan tampilannya cantik seperti bunga karang. Tepung pelapisnya crispy, hanya sayang pada tangkai bagian bawah jamur masih dibiarkan menyatu sehingga agak basah karena bagian tangkai lebih tebal. Sepotong garlic bread tipis dipanggang hingga crunchy, dengan olesan garlic butter yang merata menjadi pelengkap yang menambah tekstur hidangan. Mangkuk saji yang besar membuat menu ini seakan terlihat besar pula porsinya. Sedikit mengintimidasi saya di awal mulai makan, tetapi ternyata habis juga.

Marinara Pasta Pesto (IDR 65k)
Seafood combination of prawns, clams and squid in a herb-based tomato sauce

 

Menu pilihan teman saya dengan special request tanpa kerang karena rupanya dia juga tidak suka kerang. Jenis pastanya sama dengan menu saya yaitu spaghetti, hanya yang ini menggunakan saus marinara. Seperti biasa saya mencicip sedikit menu pesanannya dan demikian pula sebaliknya. Tingkat kematangan spaghetti sama dengan menu saya (pasti dimasaknya bersamaan, nih), saus marinara tergolong pas tidak terlalu asam, dan herbs tidak over powering. Untuk topping seafood saya memang tidak mencicipi langsung, tapi menurut dia udangnya tidak ada masalah hanya cuminya kenyal sehingga dia agak malas memakannya. Saya agak heran dengan kata "pesto" pada nama menu ini, karena tidak terlihat maupun terasa pesto sama sekali. Kalaupun ada sedikit campuran herbs di saus marinaranya, bukan berarti otomatis disebut pesto, bukan? Keseluruhan rasa masih OK, tetapi kalau harus memilih atau membandingkan, saya lebih suka menu pesanan saya. teman saya pun berpendapat sama, katanya lebih enak pasta pesananku.. hehehe.

Spring Breeze (IDR 20k)
Tampilan cantik di depan bar

Tampilan cantik di depan bar

 
Segar

Segar

 
Minuman berbahan dasar teh yang di-shake dengan strawberry dan pineapple. Rasanya cukup unik, perpaduan yang tidak "biasa" tetapi masih ok di lidah saya. Rasa strawberry lebih dominan dengan buah strawberry segar yang ditumbuk agak kasar (bukan diblender)

Saya cukup puas dengan pelayanan di Palem Cafe ini. Waiternya ramah dan cekatan, sehingga customer terlayani dengan baik meskipun jumlah pekerja tidak terlalu banyak. Saya juga sempat melihat seorang chef de partie turun tangan mencatat pesanan customer ketika resto bertambah ramai. Well, an efficient workflow!
Dari segi makanannya sendiri, walaupun tidak bisa dibilang excellent, tetapi tidak sampai mengecewakan juga. Rasa makanan sebenarnya enak, hanya agak kurang mantap karena kurang berani bumbu. Porsinya termasuk besar (untuk ukuran kami) dan harganya affordable. Kami yang semula sudah agak kelaparan langsung kenyang puas usai menghabiskan porsi pasta masing-masing.
Supplementary Information:
Pelayanannya ramah dan efisien sehingga semua customer bisa terlayani dengan baik.
 
Recommended Dish(es):  Chunky Mushroom Pasta,Spring Breeze
 
Spending per head: Approximately Rp100000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Ayam Presto Empuk OK Oct 15, 2014   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Restaurant | Halal | Kumpul Keluarga

Sebenarnya saya sudah cukup lama mengetahui tentang resto ayam yang telah memiliki banyak cabang di Jakarta dan Bali ini, tetapi memang belum pernah mampir, padahal ada juga satu cabangnya yang berlokasi dekat rumah saya. Akhirnya pada satu kesempatan saya pun menyambangi salah satu cabangnya yang berlokasi di Jl. Wolter Monginsidi, Jakarta Selatan.
Menu

Menu

 

 
Memasuki resto berdekor modern minimalis ini, suasana resto fast food terasa "kental" dengan penggunaan meja dan kursi berbahan plastik. Area resto tergolong cukup besar untuk ukuran kavling di tepi jalan raya yang ramai di kawasan elit Kebayoran Baru. Di sebelah kanan pintu masuk resto terdapat smoking room yang dibatasi kaca dan berpintu sehingga asap rokok tidak akan mengganggu pengunjung lainnya.
Resto sedang tidak ramai saat kami datang, hanya ada beberapa meja saja yang terisi. Menu yang tersedia di sini sebenarnya cukup bervariasi, ada pula ragam menu bebek dan bandeng tetapi memang menu ayam yang paling digemari. Tante saya yang sudah beberapa kali makan di resto ini (di beberapa cabang yang berbeda) langsung memilih menu sekaligus membantu memilihkan untuk kami semua.
Makanan tersaji di meja kami dalam waktu yang tidak terlalu lama, selain karena sedang tidak ramai, jenis pesanan kami pun tidak terlalu beragam dan bukan menu yang harus dimasak dalam waktu lama. Oke, berhubung kami sudah cukup lapar, langsung diserbu saja. Selamat menikmati!
Ayam Goreng (1 ekor IDR 68.182, 1/2 ekor IDR 34.545, 1 potong IDR 17.273, 1 paket nasi IDR 22.727)
Comes with Crunchy Kremes

Comes with Crunchy Kremes

 

Di resto ini kita dapat memilih porsi ayam antara satu ekor, setengah ekor, per potong (dada/paha), dan paket. Setiap porsi disajikan dengan lalapan ketimun-daun kemangi dan sambal yang sudah tersedia dalam mangkuk kecil di setiap meja. Menu paket terdiri dari satu potong ayam dengan nasi putih, serta bisa mendapat tambahan menu sayur (plecing kangkung/karedok/pecel sayur) hanya dengan menambah IDR 5.000 saja.
Dikarenakan keluarga kami cenderung lebih menyukai bagian dada ayam, maka kami memesan yang per potong. Satu potong dada ayamnya termasuk cukup besar, porsinya pas untuk seporsi nasi yang mengenyangkan satu orang. Sesuai nama restonya, ayam di sini sudah dipresto sehingga tulangnya lunak dan dapat dimakan seluruhnya hingga tak bersisa. Potongan ayam goreng ini disajikan dengan taburan kremes yang terbuat dari tepung. Kremesnya cukup banyak dan crispy, hanya sayang tidak dibumbui alias hambar, sehingga harus dimakan bersama potongan daging ayam dan sambal supaya ada rasanya. Rasa ayam gorengnya sendiri enak, asinnya pas, dan meresap sampai ke seluruh bagian dada ayam yang cenderung tebal dan padat, serta digoreng dengan tingkat kematangan yang pas hingga crispy tapi tidak sampai menjadi keras.

Ayam Bakar Bumbu Manis (1 ekor IDR 71.818, 1/2 ekor IDR 36.364, 1 potong IDR 18.182, 1 paket nasi IDR 23.636)
Well seasoned

Well seasoned

 

 

Untunglah selain ayam goreng masih ada menu ayam bakar, sehingga saya masih punya pilihan. Untuk menu ini dapat dipilih antara bumbu manis dan manis pedas, sedangkan jenis porsinya sama dengan ayam goreng yaitu seekor, setengah ekor, per potong, dan paket. Kami memilih bumbu manis dengan pertimbangan untuk rasa pedas bisa di-adjust sendiri dengan sambal nantinya, lebih aman daripada memilih bumbu manis pedas dan nantinya kepedasan. Tadinya kami khawatir menu ayam bakar akan tersaji lebih lama, tetapi waiternya mengatakan sama saja waktu memasaknya dengan ayam goreng. Ah, rupanya semua ayam sudah dimatangkan lebih dahulu, hanya tinggal digoreng atau dibakar sebentar jika ada pesanan. Benar saja, semua menu ayam tersaji hampir bersamaan di meja kami.
Ayam bakar bumbu manis ini berpenampilan coklat dan glazy, terlihat berbumbu dan lezat, sangat mengundang untuk segera dimakan. Benarkah rasanya demikian? Ternyata… dominan maniiiiis! Bumbunya hampir seperti dari kecap seluruhnya, tidak ada rasa bumbu racikan yang khas atau unik menurut pendapat saya. Bumbunya memang meresap hingga ke dalam daging, tetapi bagi saya yang kurang menyukai kecap dan rasa manis, menu ini jadi tidak istimewa. Untuk menyeimbangkan rasa manis yang dominan ini saya tambahkan sambal dan sambal mangga sehingga keseluruhan rasanya lebih enak ketika dimakan bersama nasi hangat.

Nasi Putih (IDR 5.455)
Nasi putihnya cukup pulen dan dimasak pas sehingga tidak pera. Satu porsi nasi tergolong pas untuk kami, tetapi bagi yang terbiasa makan nasi banyak sepertinya tidak cukup hanya satu porsi untuk sekali makan. Nasi putih ini dicetak berbentuk memanjang seperti bentuk daun, sedikit lebih cantik daripada bentuk setengah lingkaran yang umum ditemui di resto lain.

Tahu Telur (IDR 22.727)

 

Kami memesan menu ini untuk di-share beramai-ramai sebagai "selingan" diantara menu utama ayam goreng dan bakar. Kami semua sudah familiar dan menyukai tahu telur karena termasuk menu yang simple dan light. Ekspektasi kami pun sebenarnya tidak terlalu tinggi, karena menu se-simple tahu telur memang jarang dimodifikasi bumbunya, jadi rasanya pasti begitu-begitu saja. Porsinya sedang dengan penampilan standar ber-topping kol rebus diiris tipis, tauge rebus, dan kacang tanah goreng. Ketika dicicipi… kenapa ada rasa asam yang cukup kuat, yaaa? Belum pernah kami makan tahu telur dengan rasa asam begini, karena setahu kami memang bumbunya tidak memakai jeruk nipis ataupun asam jawa. Sebenarnya tahu telurnya sendiri cukup tasty, bumbu kecapnya terasa, dan teksturnya kering agak crispy di luar dan lembut di bagian dalam. Bumbu kecapnya pun enak, hanya seharusnya tanpa rasa asam yang merusak keseluruhan rasa. 

Sambal Mangga (IDR 6.818)

 

Saya suka sekali sambal dengan potongan mangga muda atau pencit, maka ketika melihat di menu ada jenis sambal ini, langsung saya pesan. Saya sudah membayangkan sambal yang pedas-asam-segar, tetapi agak kecewa ketika akhirnya mencicipinya. Mangga mudanya sangat lunak seperti sudah dimasak sehingga tidak terasa lagi asam segarnya. Keseluruhan rasa sambalnya cenderung kurang sedap dibanding sambal standar untuk ayam presto yang sudah tersedia di meja dan bisa diambil sepuasnya. Akhirnya saya campurkan sambal mangga dengan sambal standar tersebut sehingga bisa "memperbaiki" keseluruhan rasanya.

Juice Strawberry (IDR 15.455)

 

Usai menyantap ayam goreng yang gurih dan berbumbu, paling enak minum yang segar sekaligus menyehatkan. Pilihan saya jatuh pada fresh strawberry juice yang merupakan minuman favorit saya. Bagusnya, strawberry juice di sini tidak ditambah susu, tepat seperti yang saya inginkan. Ketika saya coba, rasanya tidak mengecewakan. Juice tidak terlalu encer dan penambahan gulanya sudah pas, segar dan enak!

Pelayanan di resto ini cukup baik dan cekatan, makanan pun terhidang cukup cepat sehingga customer tidak bete menunggu terlalu lama. Justru agak disayangkan beberapa menunya dibawah harapan kami -terutama saya- dan di luar dugaan justru saya cukup menikmati menu ayam gorengnya dibanding yang lain. Jarang saya bisa menikmati menu ayam goreng sedemikian ini. Ternyata menu Ayam Goreng Presto Ny. Nita memang layak menjadi primadona!
Supplementary Information:
Menu ayamnya patut dicoba, dan tidak perlu khawatir terlalu lama menunggu karena ayamnya sudah diproses sebelumnya sehingga baik ayam bakar & goreng bisa disajikan bersamaan.
 
Recommended Dish(es):  Ayam Bakar Bumbu Manis,Ayam Goreng
 
Table Wait Time: 10 minute(s)


Spending per head: Approximately Rp50000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Palembang | Pempek | Kumpul Keluarga

Berkat bantuan seorang teman, akhirnya saya bisa mencicipi Pempek Candy dari Palembang yang katanya terkenal itu. Teman kantor saya yang sering tugas ke luar kota tidak selalu bisa dititipi, kadang saya terlambat mengetahui kalau dia sedang tugas ke Palembang (karena kami beda divisi, jadi saya tidak tahu jadwal kerjanya), atau terkadang kuota bagasinya sudah penuh karena banyak yang nitip juga. Memang rupanya baru kali ini giliran saya, tak apa!

Menurut teman saya, Pempek Candy sudah menyediakan paket-paket pempek dengan isi yang bisa dipilih. Untuk mempermudah karena banyak yang nitip, teman saya hanya memesankan satu macam paket saja tetapi tetap bisa request pilihan isinya. Saya khusus request hanya 2 jenis pempek yang menjadi favorit keluarga yaitu pempek kapal selam dan pempek adaan.

 
Singkat cerita, Pempek Candy dari Palembang sampai di tangan saya. Dikemas rapi dalam sebuah kotak kardus yang khusus dibuat untuk paket pesanan. Rupanya merk pempek ini memang sudah biasa melayani pesanan untuk dibawa hingga ke luar kota atau dikirim sebagai oleh-oleh.

Paket Pempek Rp 75.000,-

Isi 4 pempek telor (kapal selam) besar dan 8 pempek adaan

 

 

 
Untuk pempek yang akan dibawa ke luar kota sudah dilumuri tepung kanji (aci) agar tidak mudah basi. Ini memang sudah menjadi "standar pengemasan" pempek agar bisa bertahan lebih lama tanpa disimpan dalam pendingin. Pempek dan kuah cuko masing-masing dibungkus dalam plastik dua lapis tertutup rapat, terbukti tidak ada yang bocor saat sampai di tujuan. Di dalam dus terdapat pula sepotong kertas berisi informasi mengenai tepung aci yang melumuri pempek dan cara penyimpanan jika tidak langsung dikonsumsi yaitu harus disimpan dalam freezer. Bagaimana dengan rasanya? Mari kita telusuri lebih lanjut:

Pempek Telor Besar
Dikenal juga sebagai pempek Kapal Selam, dan biasanya terdapat dua ukuran yaitu yang besar dan kecil. Biasanya saya lebih memilih makan satu pempek kapal selam besar daripada beberapa pempek kapal selam kecil. Apa pasal? Kapal selam besar lebih mantap dengan isi kuning telur di dalamnya yang juga besar. Ketika memesan, saya tidak request yang besar maupun kecil agar tidak merepotkan teman yang membelikan, ternyata… di paket isinya pempek kapal selam besar, tepat seperti keinginan saya.

 

 
Pempek Adaan
Si pempek berbentuk bola ini merupakan favorit saya dan keluarga karena paling kuat terasa ikannya dan bertekstur lebih lembut dari yang lain. Setiap mencoba pempek di mana pun pasti saya mencari jenis adaan jika tersedia. Sesuai harapan, adaan dari Pempek Candy ternyata memang enak rasanya. Aroma ikan tenggiri nyata terasa, teksturnya kenyal empuk, dan lebih enak lagi setelah digoreng sebentar sehingga bagian luarnya agak kering kecoklatan.

 
Cuko
Pempek dan cuko adalah satu kesatuan. Oleh karena itu tidak bisa disepelekan pula rasa cuko pempek yang menyertainya. Saya sering harap-harap cemas dengan rasa cuko setiap mencoba pempek baru. Untuk Pempek Candy ini ternyata cuko-nya tidak mengecewakan. Aroma bawang putih dari cuko sangat kuat, bahkan sudah tercium sejak kardus packaging-nya belum dibuka. Sebagai penggemar bawang putih tentu saya suka, apalagi perpaduan rasanya secara keseluruhan balance antara asam, manis, pedas, dan bawang putihnya.

 
Pempek ini dapat bertahan cukup lama jika disimpan di dalam freezer dan masih dilumuri aci. Saya membuktikannya sendiri, kira-kira sehari semalam sejak teman saya membawanya dari Palembang hingga sampai ke tangan saya plus 4 hari di freezer di rumah. Ketika dikeluarkan dari freezer, langsung saya cuci bersih untuk menghilangkan tepung aci, dikukus sebentar, kemudian digoreng dalam minyak panas. Hasilnya… pempek tetap empuk, teksturnya lembut, dan yang terpenting rasanya tetap enak. Kuah cuko pun cukup dipanaskan hingga mencair dan rasanya tetap mantap.

 
Di dalam dus paket memang tidak terdapat pelengkap lain seperti potongan ketimun, bubuk ebi, mie, ataupun tambahan sambal. Bisa dimengerti, karena paket ini lebih diutamakan untuk dibawa keluar kota, jadi bahan-bahan yang mudah basi/rusak tidak mungkin disertakan. Jadi, jika ingin makan pempek dengan lengkap harus menambahkan sendiri pelengkapnya. Untuk saya pribadi minimal harus ada potongan ketimun yang memberikan rasa segar. Jika ingin lebih kenyang bisa ditambahkan pula mie kuning rebus. Kuah cuko yang diberikan cukup pekat sehingga masih mencukupi jika kita menambahkan sedikit bahan pelengkap tersebut.

 

 
Selesai menikmati sepiring pempek hingga tuntas, saya berkesimpulan bahwa Pempek Candy ini memang enak. Rasa ikan tenggiri dan perpaduan bumbunya pas, tidak berlebihan, dan tidak banyak menggunakan penyedap rasa. Dari segi harga menurut saya sesuai dengan kualitas pempek, bahkan tergolong lebih murah dibandingkan pasaran harga pempek di Jakarta dengan kualitas yang setara. Harga Rp 75.000,- untuk 4 buah pempek kapal selam besar dan 8 buah pempek adaan, that's really a good deal! Tak mengherankan jika Pempek Candy sudah dikenal luas dan menjadi salah satu oleh-oleh "incaran" dari Palembang.

Iseng, saya coba browsing mengenai merk pempek ini dan menemukan sebuah web page pemesanan Pempek Candy langsung dari toko pusatnya di Palembang. Web page ini resmi dari Pempek Candy dan menjamin harga jualnya sama dengan di Palembang. Harga dan rincian isi setiap paket tertera dengan jelas, lengkap dengan cara order, ongkos kirim dengan JNE ke setiap kota, serta nomor resi setiap paket yang telah dikirim. Ketika saya cocokkan dengan paket yang dibelikan teman saya, ternyata harganya memang sesuai. Bagi Anda yang ingin menikmati pempek asli Palembang tanpa harus ke kota asalnya, pemesanan online ini sangat praktis dan membantu. Penasaran? Silakan dicoba saja...

Meskipun sudah ada fasilitas pemesanan online, suatu saat bila berkesempatan mengunjungi Palembang saya tetap ingin menyambangi salah satu cabangnya untuk menikmati seporsi pempek lezat, langsung di tempat asalnya!

Pempek Candy
Online order: http://pesan.pempekcandyonline.com

Supplementary Information:
Tersedia fasilitas pesan online dan dapat dikirim ke seluruh Indonesia yang sangat memudahkan siapa saja mencicipi Pempek Candy.
 
Recommended Dish(es):  Pempek Kapal Selam,Pempek Adaan
 
Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend