OpenRice Index
  
missnl
This is missnl living in Cilandak. I am a graphic designer, work in Lebak Bulus. I like to hang out in Tanjung Duren, Pondok Indah, Senayan. Bali, Chinese, Itali, India are my favorite cuisines. I also love Street Foods, Kafe, Restaurant, lounge and Siomay / Batagor, Pizza & Pasta, sate lilit bali.
Member 10 First(s)
No. of Review67 Review(s)
編輯推介數目33 Editor's Choice
Recommended8 Recommended
Popularity3693 View(s)
Replies in Forum1 Comment(s)
Upload Photos1237 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant42 My Restaurant(s)
Follow58 Following
粉絲391 Follower(s)
missnl  Level 3
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 26 to 30 of 67 Reviews in Indonesia
The Famous BJ Cafe Smile Apr 09, 2012   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Bali | Kafe | Halal

Menurut referensi2 yang saya baca di internet, Cafe Batu Jimbar sudah terkenal sejak lama. Terletak di kawasan Sanur yang ramai, pastinya sebuah cafe yang sudah beroperasi sekian lama & tetap eksis, makanannya pun enak. Oleh karena itu, sengaja saya sempatkan mampir untuk mencicipi menu spesialnya.

 
Kebetulan hari itu kami (saya & nyokap) memang ke daerah Sanur untuk Sea Walker. Selesai Sea Walker sebenarnya kami sudah makan siang, tapi sengaja kami sisakan tempat di perut karena mau mampir sekalian ke Cafe BJ. Daerah Sanur yang dekat laut pastinya panas, apalagi hari itu pun cerah ceria, siang bolong pula... tapi memasuki area Cafe BJ suasana agak teduh karena banyaknya pohon. Cafe BJ terbagi menjadi dua area yaitu indoor dan outdoor. Area indoor beratap cukup tinggi sehingga udara terasa lebih sejuk daripada di luar karena sirkulasi udara yang bagus. Di langit2 bagian tengah digantungkan hiasan yang sangat menarik berupa cangkir2 teh beserta tatakannya (dilekatkan jadi satu) digantung terbalik dengan kabel2 hitam yang dirangkai dari tengah. Mungkin kalau malam ini berfungsi jadi lampu membentuk sebuah "chandelier" besar. Sungguh hiasan yag kreatif, sederhana, tapi eye catching! Interior di dalam didominasi warna gelap hitam, coklat tua, dengan meja2 dan kursi2 kayu.

 
Nyokap bergaya di area outdoor samping tempat kami duduk
Siang itu area indoor sudah penuh, terutama karena di tengah ada meja2 yang digabung jadi panjang penuh ibu2 bule seperti sedang arisan lol. Kami pun memilih area outdoor saja, tapi di teras samping bukan di depan. Di teras samping ini lebih teduh karena lebiih banyak pepohonan, dan tidak terlalu dekat dengan jalan. Sekelilingnya tembok tinggi dari susunan batu2 kecil, ada dua payung taman di ujung, tapi meja kami cukup barpayung pohon alami yang sudah pasti lebih sejuk.

 
Untuk makanannya, berhubung kami sudah makan sebelumnya, kami hanya memesan satu makanan saja untuk di-share berdua.. dan tentunya pilihan jatuh pada menu yang sudah terkenal ini (lagi2 hasil membaca2 referensi & berbagai food review di internet), yaitu BJ Salad (55k). Salad ini berisi berbagai macam sayuran diantaranya standar salad seperti wortel, buncis, lettuce, jagung pipilan. Selain itu isi spesialnya adalah terong yang di-grill, bit merah, dan asparagus. Terakhir, yang menarik adalah raspberry vinaigrette sebagai dressingnya. Dressing ini terasa asam manis, tapi tetap ada gurih creamy-nya, berpadu pas jika dicampurkan ke salad. Saladnya jadi makin menyegarkan dan berbeda dari salad2 biasa.. tak heran menu ini jadi favorit dan khas Cafe BJ, makan dinamai sama dengan nama cafenya. Harganya termasuk tidak mahal untuk seporsi salad kelas cafe, apalagi isinya pun fresh dan bermutu baik.

Di area indoor tengah dibawah hiasan cangkir2 itu ada area bar dan etalase berisi berbagai macam kue & dessert yang sebenarnya sungguh menggoda untuk dicicipi. Apa daya perut tak muat lagi, jadi kami tidak bisa mencobanya. Overall pelayanannya cukup baik dan cekatan dalam melayani customer, waiter/waitessnya cukup menguasai menu. Tak menyesal khusus menyambangi cafe ini, lain kali saya masih ingin mampir lagi untuk mencoba menu2 lainnya.
 
Recommended Dish(es):  BJ Salad
 
Spending per head: Approximately Rp60000

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Super kenyang di Tokio Kitchen Smile Apr 09, 2012   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Jepang | Food Court | Sushi | Kencan / Berpasangan

Tokio Kitchen masih satu management dengan Urban Kitchen, berkonsep sama yaitu food court, tapi khusus kumpulan counter2 makanan jepang. Pertama kali mengetahui tempat ini dari sahabat sy sesama penggemar kuliner yg tinggal di apt Medit sebelah CP, tentunya dia sudah pernah mencoba Tokio Kitchen & memberikan referensi bagus. Interior food court ini sungguh menarik, counter2 makanan ditata menyerupai food stall/counter2 kecil khas jepang. Di pojok kanan belakang ada satu mobil VW combi merah yang beralih fungsi jadi kasir. "Pintu keluar" ini langsung tersambung ke Urban Kitchen di sebelahnya. Area tempat duduk pun ada beberapa tema dari harajuku, tatami style (tapi tidak benar2 lesehan karena ternyata bagian tengah bolong & mejanya lebih dibawah), hingga yg bersekat seperti sebuah ruangan kecil dalam rumah jepang. Kami pun duduk di area harajuku dengan meja & kursi biasa, hanya di satu sisi dinding dekat kami dipenuhi poster2 khas harajuku style.

Berbekal voucher Disdus senilai 73rb (untuk 2 sushi & 1 pizza), saya pun datang bersama nyokap (sayangnya sahabat sy sedang di luar kota jadi tidak bisa ikut, dan hari ini hari terakhir berlakunya voucher). Setelah melihat2 sekeliling, kami pun menetapkan pilihan untuk makan malam kali ini.

 
Aburi Chilli Salmon Roll
Salmon roll sebenarnya tak terlalu spesial, tapi yang membedakan di sini adalah saus mayonnaise pedasnya yang memang racikan khusus, memberikan rasa yang pas berpadu dengan baked salmon di dalam gulungan sushi plus flamed salmon fillet on top. Kami yg bukan penggemar sushi (tapi kami penggemar salmon) pun langsung suka dgn yg satu ini.

 
Tokio Dragon Roll
dragon roll special ala Tokio Kitchen, dgn ebi tempura yang crunchy di dalam, kani, serta (seharusnya) unagi on top. Karena kami tidak makan unagi, dgn sedikit tawar menawar, kami sukses mendapat shrimp on top sebagai gantinya.

 
Shrimp n Cheese Pizza
Meskipun lama sekali menunggunya plus self service ambil sendiri ke counter pizza.. ternyata worth it karena rasanya yg unik tapi enak. Menu ini jadi menu "cross culture" yaitu pizza jepang. Toppingnya yg sederhana berupa shrimp tempura 'n lots of mozzarela cheese justru menjadikannya uenak! Perpaduan mozzarela yang empuk meleleh dgn crispy nya tempura udang memberi rasa & tekstur yg mantap. Saking kenyangnya, setengah pizza ini kami bawa pulang karena sudah tak muat lagi di perut.
Secara keseluruhan, makanannya memuaskan.. bagi kami yang bukan penggemar japanese food pun rasanya enak, juga porsinya cukup besar, terutama sushi yg terdiri dari 8 potongan besar per porsi. Pelayanannya standar sebagaimana yg berlaku di urban kitchen, hanya malam itu kami agak tidak beruntung karena cukup lama menunggu makanan datang, bahkan salah satunya sampai sy ambil sendiri ke counter saking lamanya menunggu. Soal harga, rasanya standar makanan jepang yang memang agak mahal, tapi karena pakai voucher bagi kami jadi murah. Thanks to Disdus!
 
Recommended Dish(es):  Shrimp n Cheese Pizza,Aburi Chilli Salmon Roll
 
Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 2  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Bali | Restaurant | Halal | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga

Dulu sekali, Mykonos Taverna ada di Cilandak Town Square. Sayangnya saya belum kesampaian mencoba sudah keburu tutup & hingga sekarang hanya ada di Bali. Tentunya, ketika berkesempatan ke Bali saya sempatkan mencoba, apalagi lokasinya pun di daerah ramai yg strategis yaitu Oberoi. Restorannya sendiri sederhana, dan agak panas (gerah) padahal sy datang utk dinner, gimana kalo siang hari yah? Meskipun ruangannya tidak terlalu besar, tapi penuh dengan meja dan kursi sehingga dapat menampung banyak orang juga, namun malam itu sedang tidak ramai. Dekornya cenderung sederhana bernuansa homey, mungkin dibuat agar seperti rumah di yunani. Lampunya pun pakai bohlam kuning yang tak terlalu terang sehingga makin menyerupai suasana di rumah.
Karena lumayan 'buta' dgn makanan yunani, cukup lama kami membolak balik buku menu yang (untungnya) ada fotonya. Berikut pilihan kami:

 
Mykonos gyros, 55k
pocket pita bread berisi pork, dibungkus bersama lettuce, onion, tomat, dengan dressing tzatziki sauce, dihidangkan bersama french fries. Enak dan mengenyangkan! Porsinya besar, kalau sendirian saya tak akan sanggup menghabiskannya.

 
Sahanaki, 30k
melted feta cheese with tomato, oregano, garlic, dill, olive oil. Rasanya asin, gurih, creamy, juga harum rempah2. Penampilannya memang terlihat berantakan seperti bubur yang tak cantik, tapi ternyata rasanya enak.

 
Mixpikilia, 35k
mixed appetizer yang terdiri dari humus, melitzanes, tzatziki, dolmathes, feta cheese, greek olive & mix salad. Cocok sekali buat kami yang memang mau coba2 berbagai jenis makanan yunani ini. Dalam satu piring ada 7 macam appetizer khas yunani yang hampir semuanya enak. Berikut detail dari beberapa nama appetizer tsb sebagai informasi yang mungkin berguna:
- dolmathes: grape leaves w/ rice, dill, yoghurt&olive oil
- tzatziki: yoghurt w/cucumber, garlic, dill, olive oil
- humus: chick beans w/ tahini, lemon, dill, garlic, olive oil
- melitzanes: eggplant w/feta cheese, lemon, dill, garlic, olive oil

Overall, I love greek food! Enak dan cocok di lidah saya karena bahan2nya pun basically saya suka, misalnya feta cheese, olive, dan olive. Soal harga, very worth the price! Kalau dibandingkan dgn pasaran harga di jakarta, ini sungguh tidak mahal & sesuai dgn yg kita dapatkan. Pelayanannya memang masih perlu ditingkatkan, karena masih seperti kafe rumahan yang belum profesional.
 
Recommended Dish(es):  Mykonos gyros
 
Spending per head: Approximately Rp50000

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 2  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 2  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   1 Vote(s)   View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : India | Restaurant | Halal | Kumpul Keluarga

Lagi2 voucher Disdus membawa saya & nyokap bertualang kuliner! Kali ini giliran makanan India yang akan kami jajal, tak tanggung2, all you can eat!
thw gate

thw gate

 
Dilihat dari papan nama plus gerbang masuknya, ada sentuhan modern namun gerbang masuknya yang berbentuk setengah lingkaran terlihat menarik. Begitu melangkahkan kaki ke dalam gerbang itu, langsung disambut aroma dupa dan meja sembayang khas India, lengkap dengan pernak perniknya. Rupanya meja itu bukan sekedar pajangan, karena saya sempat melihat sang pengelola resto dan beberapa tamu yang masih asli orang India bersembayang sejenak di depannya.
Inside

Inside

 
Interior di dalam resto sendiri tenyata memang bersentuhan modern seperti tampak luarnya, terlihat dari meja tempat menyajikan buffet dengan lampu2 gantung di atasnya. Namun, kesan tradisional juga masih dipertahankan dengan meja2nya yang terbuat dari kayu berhiaskan ornamen2 khas India, serta peralatan makan yang tersedia pun dari stainless semua khas resto2 India.

Tak berlama2 lagi, kami pun mulai makan. Karena belum terlalu ramai, seorang waitress (yang kelihatannya sudah setengah baya, mungkin cukup senior di sini) menawarkan untuk memulai dengan sup dan melayani seperti jika kami memesan secara ala carte. Beberapa hidangan berikutnya pun terus datang, sambil diberi info nama makanan apa yang dihidangkan tersebut. Nice service! Belakangan setelah resto makin ramai oleh tamu2 India yang kebanyakan datang serombongan dan mereka pesan ala carte.. kami pun tidak dilayani seperti tadi lagi. Tak apa, kini saatnya kami melihat2 sendiri ke meja saji & mengambil makanan sesuka hati. Berikut hasil perualangan kuliner India kali ini:

 
Dal (lentil soup)
Sup bening India sebagai appetizer, cukup menyegarkan dengan aroma merica & rempah yang kuat, tapi tak masalah untuk saya.

 
Rujak India
Waiter yang mengantarkannya hanya bilang begitu ketika saya tanya makanan apa ini.. jadilah saya tak tahu nama aslinya.. tapi yang penting: rasanya enak! Isinya berupa semacam keripik tebal dari tepung yang digoreng, kentang kukus dipotong kecil2, sayuran mentah (diantaranya kol dan onion) lalu disiram yogurt dressing khas India plus saus asam (tamarind) yang membuat keseluruhan rasanya jadi enak dan segar. IMO, ini lebih ke arah salad daripada rujak.

 
Fish Tikka
Tikka, adalah jenis masakan India yang sangat umum dengan ciri khasnya berbumbu warna merah. Biasanya saya menemukan chicken tikka, kali ini fish.. wow, sebagai penggemar ikan pastinya saya suka. Awalnya ketika dihidangkan oleh waiter, fish tikka datang bersama saus hijau sebagai cocolannya, tapi ternyata saya tak suka perpaduan rasanya. Belakangan saya memakannya dengan saus yang lain, atau juga dengan kuah kari, buat kreasi sendiri hehelol Menu ini yang paling banyak saya ambil.. lagi dan lagiii...

 
Roti goreng dengan saus coklat
Lagi2 saya tak tahu namanya, tapi roti ini menarik sekali karena bentuknya menggelembung setelah digoreng. Untuk memakannya tentu harus dipecahkan, lalu dicocol ke saus coklat yang rasanya seperti chickpeas dihaluskan plus rempah2. Lagi2 roti ini pun enak juga dimakan dengan kuah kari.

 
Ini dia salad India hasil kreasi sesuai selera saya sendiri! Hanya berisi tomat, timun, campuran kol yang sudah di-marinate. Awalnya saya coba hanya dengan yogurt dressing saja seperti terlihat di foto, ternyata kurang enak karena too plain. Akhirnya saya minta lagi tamarind sauce yang memang tidak terhidang di meja buffet, harus spesial diminta ke waiter. Setelah pakai tamarin sauce barulah rasanya pas!

 
Jelebi
Dessert snack yang super duper manis, terbuat dari tepung singkong yang digoreng dengan lapisan gula seperti karamel (tapi tidak ada aroma gosong karamel). Dua potong kecil ini saja kami sharing berdua karena manisnya membuat perut terasa makin kenyang. Bagi penderita diabetes lebih baik jauhi yang satu ini yah...

Overall, puas makan disini, apalagi karena pakai voucher jadi murah. Lain kali masih ingin datang lagi untuk mencoba menu2 ala carte-nya yang pasti lebih banyak lagi jenisnya. Pastinya makanan di Royal Kitchen ini masih "India banget" dari segi citarasa, terbukti dengan banyaknya tamu asli India yang berkunjung ke sini & biasanya beramai2 dengan keluarga, beberapa dari mereka pun masih berpakaian sari khas India, menarik juga untuk diamati!
 
Recommended Dish(es):  fish tikka,mint raita
 
Spending per head: Approximately Rp70000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend

Tahun Baru di Rakuzen Smile Apr 08, 2012   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Jepang | Restaurant | Sushi | Wine | Fine Dining | Kencan / Berpasangan

Ini kunjungan kedua saya di Rakuzen, kali ini tujuannya lunch bersama ortu & tante untuk menyambut tahun 2012. Tante saya yang penyuka makanan Jepang yg memilih resto ini untuk tahun baru-an, tapi karena saya pun sudah pernah mencoba sebelumnya (dan memuaskan) maka kami setuju saja.

 
Dekor khas Rakuzen berupa kayu2 melengkung di bagian atas memang sungguh menarik perhatian, dalam imajinasi saya bentuknya seperti rangka tulang ikan besar.. kebetulan tema area makan di Pacific Place ini memang lautan dgn berbagai pernak perniknya. Karena masih suasana Natal & Tahun Baru, ada tambahan detail2 dekor yang berbeda di dalamnya, yaitu bunga2 kering untuk memberi tema White Christmas. Memang tidak banyak hiasannya, tapi justru berkesan mewah, berkelas, dan cukup memberi nuansa Natal.

Untuk makanannya, tante saya yang dominan memilih karena beliau memang sudah lebih sering makan makanan Jepang, juga paham ragam makanan Jepang karena pernah studi di Jepang. Berikut pilihan makanan kami siang itu:

 
Wakame & tofu salad with wafu & mayonnaise dressing
Wakame salad menjadi pilihan karena wafu dressing nya yang segar ada sedikit rasa asam, cocok sebagai appetizer yang ringan. Selain wafu, kami juga minta mayonnaise dressing, dan ternyata ketika dicampurkan rasanya enak & pas. Isi sayurannya (selain wakame) sebenarnya standar dari selada, kyuri, tomat, & tofu, namun segar dan berkualitas baik.

 
Happy Crabby Roll, 65k
Merupakan menu seasonal khusus Xmas 2011, hanya tersedia hingga bulan januari saja.. tentunya sayang jika tidak dicoba, apalagi semua isinya matang alias bebas bahan mentah. Sushi ini memanjakan penyuka kepiting karena di dalamnya berisi crab stick, lalu di luar pun terdapat deep fried crab patties sebagai topping atas-nya. Soooo yummy!

 
Beef Teriyaki Zen, 110k
Set menu yang sungguh lengkap! Selain Beef teriyaki sebagai bintang utamanya, menu ini berisi salad, nasi, buah potong, chawan mushi, miso shiru, acar jepang, dan beef black pepper. Beef teriyakinya empuk dan bebas lemak, jelas dagingnya merupakan daging bermutu bagus. Saya pun sangat suka chawan mushi nya yang gurih dan lembut, apalagi dalam porsi kecil yang pas sehingga tidak jadi eneg. Untuk set menu yang sedemikian lengkap dan bermutu baik, harga 110rb sangat worth-it.

 
Ebi Tempura Zen, 105k
Set menu yang sama dengan beef teriyaki, hanya bintang utamanya diganti ebi tempura. Udangnya besar2 dan segar, digoreng dengan kematangan yang pas, bisa terasa dari dagingnya yang masih kenyal tapi tidak keras dan warnanya merah orange cantik.

 
Untuk minumannya saya pesan juice strawberry-kiwi yang pastinya segar abiz. Tujuann saya adalah untuk menetralisir eneg (meskipun tidak terjadi, karena makannya enak bgt), selain itu sehat pula karena dari fresh juice menurut waiternya.

Kesimpulannya.. kunjungan kedua ini pun tetap memuaskan! Porsinya cukup besar bagi kami yang memang tidak bisa makan terlalu banyak, semua menu tersebut juga kami share rame2 dan hasilnya: kenyang! Pelayanannya baik dengan waitress2 yang sigap datang jika dipanggil. Kunjungan berikutnya harus coba menu yang lain lagi karena variasi menu Rakuzen pun cukup banyak.
 
Recommended Dish(es):  Wakame salad,ebi tempura zen,happy crabby roll
 
Date of Visit: Jan 01, 2012 

Spending per head: Approximately Rp100000

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0