OpenRice Index
  
missnl
This is missnl living in Cilandak. I am a graphic designer, work in Lebak Bulus. I like to hang out in Tanjung Duren, Pondok Indah, Senayan. Bali, Chinese, Itali, India are my favorite cuisines. I also love Street Foods, Kafe, Restaurant, lounge and Siomay / Batagor, Pizza & Pasta, sate lilit bali.
Member 10 First(s)
No. of Review67 Review(s)
編輯推介數目33 Editor's Choice
Recommended8 Recommended
Popularity3689 View(s)
Replies in Forum1 Comment(s)
Upload Photos1237 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant42 My Restaurant(s)
Follow58 Following
粉絲391 Follower(s)
missnl  Level 3
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 16 to 20 of 67 Reviews in Indonesia
Bakmi Legendaris Yong Yam Smile Oct 20, 2014   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Chinese | Stand / Kios | Bakmi/Kwetiau

Mumpung sedang jalan-jalan ke daerah Mangga Besar, tidak saya lewatkan kesempatan menyambangi sebuah restoran bakmi legendaris yaitu Bakmi Yong Yam yang sudah ada sejak tahun 1928. Wow, it must be a legend!
Bakmi legendaris

Bakmi legendaris

 
Terletak di tepi jalan Mangga Besar Raya yang selalu ramai, gampang-gampang susah menemukan restoran ini. Untuk patokan mudahnya, Bakmi Yong Yam terletak di seberang RS Husada, namun kita harus sedikit cermat untuk menemukan papan nama resto yang tergolong kecil di antara jajaran ruko, hotel, dan kantor di sepanjang jalan. Papan nama yang tidak besar itu masih sedikit "tersamarkan" oleh daun dari pohon rindang tepat di depan resto, namun pohon itu berjasa memberi keteduhan saat kita akan memasuki resto.
Area dapur di depan

Area dapur di depan

 
Dari gerbang depan kita akan melewati area open kitchen alias dapur tempat mie diracik. Jika mau, pengunjung bisa menyaksikan langsung saat bakmi pesanannya disiapkan, namun tempatnya memang sempit karena lebar keseluruhan resto hanya sekitar 3 meter saja. Memasuki ruang makan sedikit lebih nyaman dengan adanya pendingin ruangan, tetapi jika resto penuh maka dinginnya tidak akan terlalu terasa lagi. Bentuk ruangan resto yang memanjang ke belakang kira-kira dapat menampung 35-40 orang saja, dan pada jam makan siang biasanya akan penuh dengan pengunjung. Tampilan resto sederhana dengan dinding, langit-langit, dan lantai berwarna putih serta meja kursi makan berbahan plastik. Satu poster besar berisi foto dan nama menu terpasang di salah satu sisi dinding membuat customer lebih mudah memilih menu, tentunya sangat efektif di saat resto sedang ramai.
Resto yang selalu ramai

Resto yang selalu ramai

 
Pelayanan tergolong memuaskan karena para waitress semuanya ramah dan sigap, terlihat sudah terbiasa menghadapi banyak customer pada jam-jam restoran ramai. Makanan dan minuman terhidang cukup cepat meskipun saat itu kami datang dalam jumlah cukup banyak. Dalam hal kebersihan, meskipun Bakmi Yong Yam menyebut dirinya sebagai warung, namun kebersihannya terjaga baik. Setidaknya para waitress dengan cekatan membersihkan meja kotor agar bisa segera ditempati oleh customer berikutnya.
Menu

Menu

 
Menu yang tersedia tidak terlalu banyak, terutama bakmi dengan berbagai variasi dikombinasikan dengan bakso dan pangsit. Selain bakmi keriting, tersedia pula pilihan bihun, kwetiaw, dan lochupan. Dikarenakan kami datang beramai-ramai, agar penyajiannya cepat kami pun memilih Bakmi Yong Yam yang menjadi menu spesial/khas di sini. Bakmi Yong Yam sendiri ada 3 jenis, yaitu Bakmi Yong Yam Biasa, Special, dan Jumbo. Apa bedanya? Setelah kami tanyakan ke waitress, Yong Yam Jumbo baik topping dan mie-nya lebih banyak dari Yong Yam Biasa, sedangkan Yong Yam Special hanya toppingnya saja yang lebih banyak. Semuanya enak, tinggal disesuaikan saja dengan selera dan keinginan kita. Nah, pilih yang mana ya?

 
Bakmi Yong Yam Spesial Babi (IDR 22k)
mantap

mantap

 
Bakmi ala Singkawang ini terdiri dari mie keriting, sawi hijau dan tauge rebus, udang rebus, potongan daging ayam masak kecap, pangsit isi, dan daging babi cincang. Kuah kaldu disajikan terpisah dalam mangkuk kecil. Bakmi keriting di sini lebih halus teksturnya dan tidak sekenyal bakmi keriting pada umumnya, dan saya justru lebih suka yang seperti ini. Bakminya sudah diaduk dengan minyak berbumbu sehingga tidak hambar, namun tidak sampai terlalu berminyak juga. Udang hanya direbus tanpa bumbu, namun terlihat segar dengan warna yang cantik dan tekstur firm karena dimasak pada tingkat kematangan tepat. Daging ayam dicincang kasar dan dimasak dengan kecap sehingga warnanya coklat dan rasanya dominan manis. Pangsit isi disajikan kering bersama mie, namun jika suka bisa dicelupkan ke kuah saat masih panas sehingga menjadi seperti pangsit rebus. Topping paling khas yang membedakan dari bakmi babi di tempat lain adalah daging babi cincang yang sudah dibumbui dan dikukus menjadi satu adonan besar, lalu disajikan dalam potongan-potongan tipis. Dagingnya empuk dan tidak terlalu banyak bagian berlemak, serta bumbunya tidak terlalu menonjol dengan rasa asin yang samar, menjadikan topping ini pas melengkapi keseluruhan rasa bakmi jika dimakan semuanya sekaligus.

Bakmi Yong Yam Special memang paling pas untuk orang yang "kapasitas" perutnya tidak terlalu besar seperti saya. Puas dengan topping yang lebih banyak, namun tidak sampai kekenyangan karena porsi mie yang terlalu besar. Jika dinilai dari harganya, IDR 22k untuk mie berisi daging ayam, babi, dan udang rasanya sangat sesuai dan terjangkau. 

Bakmi Yong Yam Spesial Ayam (IDR 22k)
yummy

yummy

 
Bagi yang tidak makan daging babi, jangan khawatir karena bisa memesan Bakmi Yong Yam yang sama, hanya special request tanpa topping daging babi dan tanpa pangsit yang rupanya berisi daging babi. Sebagai gantinya akan ditambah udang dan potongan ayamnya sedikit lebih banyak. Dengan komposisi yang sama, rasanya pun tidak jauh berbeda dengan bakmi babi, sama-sama enak!

Es Jeruk Sonkit (IDR 5k)
Asam manis segar

Asam manis segar

 
Minuman khas yang selalu ada di restoran ala Kalimantan ini tak boleh dilewatkan. Rasa asam dan aroma jeruk sonkit ini khas sehingga terasa berbeda dari jeruk lainnya. Es jeruk sonkit di sini warnanya kuning pucat memang kurang menarik kelihatannya, namun rasa asam manisnya balance, dan pastinya segar dinikmati pada tengah hari yang super panas saat itu. Penambahan es batunya juga tidak berlebihan sehingga rasanya masih tetap enak (tidak menjadi hambar seperti tinggal air putih saja) sampai terakhir saat minuman habis. Satu gelas es jeruk sonkit porsinya menurut saya pas untuk satu orang (kecuali kalau sedang sangat kehausan) dan harganya tergolong sangat terjangkau dan sesuai.

Saya dan teman-teman puas makan di Bakmi Yong Yam. Rasa makanan yang enak, pelayanan baik dan cepat, serta harga yang terjangkau pastinya membuat kami ingin kembali lagi menikmati bakmi ala Singkawang nan legendaris ini. 
Supplementary Information:
Pilih menu Spesial untuk topping yang lebih banyak, sedangkan banyaknya mie tidak berbeda jauh dari yang biasa jadi tidak perlu takut terlalu kenyang. Bakmi Yong Yam mempunyai cabang di Jl. Jembatan Lima Raya yang masih terletak di kawasan Kota.
 
Recommended Dish(es):  Bakmi spesial ayam,Bakmi spesial babi,Es Jeruk Sonkit
 
Spending per head: Approximately Rp30000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 2  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Lunch di Cimory Riverside Smile Oct 16, 2014   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Restaurant | Es Krim/Yogurt | Camilan | Halal | Kumpul Keluarga

Pergi rame-rame bersama teman-teman pasti seru dan menyenangkan, apalagi kali ini kami akan mengunjungi sebuah tempat yang menarik yaitu Cimory Riverside. Tempatnya mudah ditemukan karena terletak di pinggir jalan Raya Puncak yang ramai itu. Sebuah papan petunjuk menyambut kami di depan pagar tempat kendaraan berhenti, dan tampaklah lokasi Cimory Riverside yang luas.
Welcome to Cimory Riverside!

Welcome to Cimory Riverside!

 
Nice, eh?

Nice, eh?

 
Me likey!

Me likey!

 
Open Kitchen

Open Kitchen

 
Memasuki area restonya yang luas, tampak pernak-pernik bertema sapi tersebar di beberapa spot, berpadu dengan dekornya yang bertema natural-modern. Unsur natural terlihat dari penggunaan material kayu dan batu alam, sedangkan unsur modern terlihat dari dekor lampu di bagian atas yang sangat menarik perhatian saya. Pemandangannya tidak kalah menawan, karena letaknya tepat di pinggir sungai. Area resto terbagi menjadi dua tingkat, dan pengunjung juga bisa berjalan-jalan di sepanjang sungai yang sudah dibuat jalan setapak rapi dan aman. Jika ingin duduk santai di bagian atas saja, kita akan disuguhi pemandangan sungai yang cantik dengan air jernih mengalir diantara batu-batu besar yang tersebar alami. Nice view!
Nice view!

Nice view!

 
Tak berlama-lama, santapan pun rupanya sudah selesai diolah di dapur berkonsep open kitchen. Mari kita nikmati!
Menu

Menu

 
Ring Kanzler Sausage (IDR 43.900)
served with potato wedges, salad, lavos, and BBQ sauce
I love Kanzler sausages

I love Kanzler sausages

 
Sosis sapi sepanjang 30 cm di-grilled, dihidangkan dengan potato wedges, simple salad dengan mayonnaise, sepotong lavos, dan saus BBQ. Sosis yang digunakan adalah merk Kanzler yang merupakan produksi Cimory group. Saya sudah cukup sering mengkonsumsi sosis Kanzler, jadi untuk kualitas saya tidak ragu lagi, hanya jenis sosis panjang ini memang belum pernah saya coba karena jarang tersedia di supermarket. Sosisnya ada sedikit aroma smoke tapi tidak terlalu tajam, dan herbs-nya juga tidak terlalu terasa/dominan. Potato wedges-nya enak, crunchy di lapisan luarnya dan lembutnya pas di bagian dalam. Penampilannya juga golden brown cantik, menandakan tingkat kematangan yang pas. Saus BBQ-nya cukup enak, tapi tergolong standar tidak terlalu spesial. Lavosnya tidak ada rasa yang dominan, cenderung hambar, hanya menambah tekstur crunchy pada menu ini. Overall menu ini enak, b'coz I like sausages.. jadi penilaian utama ada di sosisnya tongue

Spiral Kanzler Sausage (IDR 44.900)
served with potato wedges, salad, lavos, and BBQ sauce
Uniquely shaped

Uniquely shaped

 
Serupa dengan ring sausage, hanya ini memakai sosis ayam yang bentuknya lebih menarik lagi yaitu spiral. Personally saya memang lebih suka sosis ayam, baik dari tekstur dan aroma dagingnya. Untuk side dishes-nya semua sama dengan menu sebelumnya.

Chicken Cordon Bleu (IDR 44.900)
served with potato wedges/french fries, salad, and white/orange sauce
Best!

Best!

 
Chicken cordon bleu dihidangkan dengan french fries, simple salad dengan mayonnaise, dan orange sauce. Chicken cordon bleu-nya juara!! Dari penampilan luarnya sudah terlihat cantik, berbalut breadcrumbs dengan warna golden brown. Ketika dibelah, isinya masih melted.. so yummy! Dada ayamnya empuk, matang sempurna (ini penting banget, karena saya trauma dengan daging ayam yang kurang matang), dan kejunya terasa gurih and a bit creamy. Khusus menu yang satu ini maunya satu porsi hanya untuk sendiri deh, tak mau berbagi.. hehe…

Nasi Goreng Chicken BBQ (IDR 32.500)
Don't judge by its look

Don't judge by its look

 
Nasi goreng dengan potongan chicken BBQ sebagai topping, disajikan dengan acar dan kerupuk. Sebagai penggemar segala jenis nasi goreng, saya nyatakan nasi goreng ala Cimory Riverside ini ENAK! Selain ada topping chicken BBQ-nya, nasi gorengnya sendiri memang lezat, tidak pelit bumbu, sehingga rasanya jadi spesial meskipun tampilannya tergolong sederhana menyerupai nasi goreng gerobakan kaki lima. Seperti kata pepatah, jangan hanya menilai dari penampilannya, harus coba dulu rasanya!

Blueberry Yogurt Shake
Manis dan enak

Manis dan enak

 
Minuman yogurt dingin yang manis menyegarkan. Saya pribadi memang suka dan sudah sering mengkonsumsi yogurt blueberry dari Cimory, jadi sudah familiar dengan rasanya. Sedikit perbedaannya, yogurt shake disini rasanya agak lebih manis dari yogurt Cimory botolan yang biasa saya beli di supermarket, mungkin karena sudah diolah lagi dan kemungkinan ditambah gula.

Puas makan di sini karena makanannya enak dan tempatnya bagus. Disarankan untuk tidak datang pada saat "rush hours" karena dengan area seluas ini dan karyawan yang tidak terlalu banyak jumlahnya, pasti pelayanan akan lama/menurun saat ramai.

Setelah puas makan dan minum, kita masih bisa berbelanja coklat di Chocomory Shop dan produk-produk keluaran Cimory lainnya di Cimory Shop yang letaknya berdampingan. Penataan tokonya juga cantik dan menarik, membuat kita jadi betah berlama-lama memilih belanjaan dan ingin memborong semuanya. Hati-hati "kalap" yaaa...
Chocomory Shop

Chocomory Shop

 
Supplementary Information:
Pilih tempat di lantai atas untuk best view, makan sambil menikmati pemandangan cantik rasanya jadi lebih enak.
 
Recommended Dish(es):  Blueberry Yogurt Shake,Chicken Cordon Bleu,Nasi Goreng Chicken BBQ,Spiral Kanzler Sausage
 
Table Wait Time: 15 minute(s)


Spending per head: Approximately Rp85000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Roti & Kue

Kebetulan kakak sepupu berkunjung ke rumah saya untuk menengok Oma karena mereka sudah lama tidak bertemu. Nah, kakak sepupu saya ini membawa dua kotak cake dari Cheese Cake Factory sebagai oleh-oleh.
Vanilla Fruit (10 x 20 cm, IDR 120k)
Tampilan kuenya menarik dan 'fresh' karena bagian atasnya dipenuhi potongan buah warna-warni yaitu strawberry, kiwi, mandarin orange, dan anggur red globe. Sekeliling sampingnya dibalut dengan roasted almond flakes yang masih crunchy. Di dalamnya terdiri dari vanilla sponge cake yang lembut dan moist, berselang-seling dengan cheese cake. Keseluruhan rasa dari varian yang satu ini tidak terlalu manis dan tidak membuat 'eneg', apalagi jika dimakan bersamaan dengan buah-buahan segar yang menjadi toppingnya itu… yang lagi ngantuk pun langsung segar lagi deh! Varian Vanilla Fruit ini merupakan pilihan tepat bagi mereka yang tidak terlalu suka aroma keju yang kuat, sehingga bisa tetap menikmati cheese cake dengan rasa yang tergolong mild.
Fruity

Fruity

 
Fresh!

Fresh!

 
Yummy

Yummy

 
Hanya ada satu kelemahannya, cake bertopping buah ini sebaiknya dihabiskan sesegera mungkin, kalau bisa di hari yang sama setelah pembelian. Topping buah di bagian atasnya itu sangat mudah basi dan akan mempengaruhi rasa cheese cake-nya juga. Kalaupun terpaksa harus disimpan lebih dari sehari, sebaiknya dimasukkan ke freezer tanpa topping buahnya, hanya saja tekstur cheese cake-nya tentu akan berubah jadi tidak seenak semula. Choice is yours!

Rainbow Cake (10 x 20 cm, IDR 140k)
Tampilannya cukup menarik dengan tiga lapisan berbeda warna, merah-kuning-hijau, seperti lampu lalu lintas yakk.. hehehe… Bagian atasnya dihias minimalis dengan taburan gula halus, rice krispies, dan potongan cake 3 warna (bahan dan warna yang sama dengan isinya) dan sebutir strawberry utuh. Cake-nya agak padat seperti bolu, diantara tiap lapisan cake terdapat cheese cake lembut yang cukup tebal sebagai pelekatnya.
Keseluruhan rasa Rainbow Cake ini lebih manis jika dibandingkan dengan Vanilla Fruit. Ketika saya coba memakan cake-nya saja (garnish potongan cake di atas kue) ternyata memang sudah manis.. ya pantaslah kalau jadi dominan rasa manisnya, apalagi ketika dimakan sekaligus dengan lapisan cheese cake plus taburan gula halus di atasnya. Hey diabetics, beware!

 

 
Like a traffic light

Like a traffic light

 
Cake dari Cheese Cake Factory yang didirikan sejak tahun 2004 ini memang jarang yang mengecewakan. Saya sendiri sudah pernah mencicipi beberapa varian cake lainnya. Rata-rata cakenya enak, hanya memang saya pribadi tidak bisa makan banyak karena tidak terlalu menyukai cake atau kue yang terlalu manis. Satu atau dua slice cheese cake masih bisa diterima, lah.. hehehe. Kedua jenis cake yang saya cicipi kali ini merupakan alternatif lain bagi yang ingin menikmati cheese cake tetapi tidak suka full cheese cake yang kadang membuat eneg bagi sebagian orang. 
CCF

CCF

 
Sesuai dengan tagline-nya "We Are More Than Just A Cake Shop", kini Cheese Cake Factory dengan delapan gerainya yang tersebar di Jakarta dan sekitarnya mempunyai produk yang lengkap selain dessert yaitu dine in restaurant dengan menu makanan, minuman, hingga wine yang beragam. Tersedia juga layanan delivery dan online order yang sangat praktis dan memudahkan konsumen memesan kue.
 
Recommended Dish(es):  Vanilla Fruit
 
Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Palembang | Pempek | Kumpul Keluarga

Berkat bantuan seorang teman, akhirnya saya bisa mencicipi Pempek Candy dari Palembang yang katanya terkenal itu. Teman kantor saya yang sering tugas ke luar kota tidak selalu bisa dititipi, kadang saya terlambat mengetahui kalau dia sedang tugas ke Palembang (karena kami beda divisi, jadi saya tidak tahu jadwal kerjanya), atau terkadang kuota bagasinya sudah penuh karena banyak yang nitip juga. Memang rupanya baru kali ini giliran saya, tak apa!

Menurut teman saya, Pempek Candy sudah menyediakan paket-paket pempek dengan isi yang bisa dipilih. Untuk mempermudah karena banyak yang nitip, teman saya hanya memesankan satu macam paket saja tetapi tetap bisa request pilihan isinya. Saya khusus request hanya 2 jenis pempek yang menjadi favorit keluarga yaitu pempek kapal selam dan pempek adaan.

 
Singkat cerita, Pempek Candy dari Palembang sampai di tangan saya. Dikemas rapi dalam sebuah kotak kardus yang khusus dibuat untuk paket pesanan. Rupanya merk pempek ini memang sudah biasa melayani pesanan untuk dibawa hingga ke luar kota atau dikirim sebagai oleh-oleh.

Paket Pempek Rp 75.000,-

Isi 4 pempek telor (kapal selam) besar dan 8 pempek adaan

 

 

 
Untuk pempek yang akan dibawa ke luar kota sudah dilumuri tepung kanji (aci) agar tidak mudah basi. Ini memang sudah menjadi "standar pengemasan" pempek agar bisa bertahan lebih lama tanpa disimpan dalam pendingin. Pempek dan kuah cuko masing-masing dibungkus dalam plastik dua lapis tertutup rapat, terbukti tidak ada yang bocor saat sampai di tujuan. Di dalam dus terdapat pula sepotong kertas berisi informasi mengenai tepung aci yang melumuri pempek dan cara penyimpanan jika tidak langsung dikonsumsi yaitu harus disimpan dalam freezer. Bagaimana dengan rasanya? Mari kita telusuri lebih lanjut:

Pempek Telor Besar
Dikenal juga sebagai pempek Kapal Selam, dan biasanya terdapat dua ukuran yaitu yang besar dan kecil. Biasanya saya lebih memilih makan satu pempek kapal selam besar daripada beberapa pempek kapal selam kecil. Apa pasal? Kapal selam besar lebih mantap dengan isi kuning telur di dalamnya yang juga besar. Ketika memesan, saya tidak request yang besar maupun kecil agar tidak merepotkan teman yang membelikan, ternyata… di paket isinya pempek kapal selam besar, tepat seperti keinginan saya.

 

 
Pempek Adaan
Si pempek berbentuk bola ini merupakan favorit saya dan keluarga karena paling kuat terasa ikannya dan bertekstur lebih lembut dari yang lain. Setiap mencoba pempek di mana pun pasti saya mencari jenis adaan jika tersedia. Sesuai harapan, adaan dari Pempek Candy ternyata memang enak rasanya. Aroma ikan tenggiri nyata terasa, teksturnya kenyal empuk, dan lebih enak lagi setelah digoreng sebentar sehingga bagian luarnya agak kering kecoklatan.

 
Cuko
Pempek dan cuko adalah satu kesatuan. Oleh karena itu tidak bisa disepelekan pula rasa cuko pempek yang menyertainya. Saya sering harap-harap cemas dengan rasa cuko setiap mencoba pempek baru. Untuk Pempek Candy ini ternyata cuko-nya tidak mengecewakan. Aroma bawang putih dari cuko sangat kuat, bahkan sudah tercium sejak kardus packaging-nya belum dibuka. Sebagai penggemar bawang putih tentu saya suka, apalagi perpaduan rasanya secara keseluruhan balance antara asam, manis, pedas, dan bawang putihnya.

 
Pempek ini dapat bertahan cukup lama jika disimpan di dalam freezer dan masih dilumuri aci. Saya membuktikannya sendiri, kira-kira sehari semalam sejak teman saya membawanya dari Palembang hingga sampai ke tangan saya plus 4 hari di freezer di rumah. Ketika dikeluarkan dari freezer, langsung saya cuci bersih untuk menghilangkan tepung aci, dikukus sebentar, kemudian digoreng dalam minyak panas. Hasilnya… pempek tetap empuk, teksturnya lembut, dan yang terpenting rasanya tetap enak. Kuah cuko pun cukup dipanaskan hingga mencair dan rasanya tetap mantap.

 
Di dalam dus paket memang tidak terdapat pelengkap lain seperti potongan ketimun, bubuk ebi, mie, ataupun tambahan sambal. Bisa dimengerti, karena paket ini lebih diutamakan untuk dibawa keluar kota, jadi bahan-bahan yang mudah basi/rusak tidak mungkin disertakan. Jadi, jika ingin makan pempek dengan lengkap harus menambahkan sendiri pelengkapnya. Untuk saya pribadi minimal harus ada potongan ketimun yang memberikan rasa segar. Jika ingin lebih kenyang bisa ditambahkan pula mie kuning rebus. Kuah cuko yang diberikan cukup pekat sehingga masih mencukupi jika kita menambahkan sedikit bahan pelengkap tersebut.

 

 
Selesai menikmati sepiring pempek hingga tuntas, saya berkesimpulan bahwa Pempek Candy ini memang enak. Rasa ikan tenggiri dan perpaduan bumbunya pas, tidak berlebihan, dan tidak banyak menggunakan penyedap rasa. Dari segi harga menurut saya sesuai dengan kualitas pempek, bahkan tergolong lebih murah dibandingkan pasaran harga pempek di Jakarta dengan kualitas yang setara. Harga Rp 75.000,- untuk 4 buah pempek kapal selam besar dan 8 buah pempek adaan, that's really a good deal! Tak mengherankan jika Pempek Candy sudah dikenal luas dan menjadi salah satu oleh-oleh "incaran" dari Palembang.

Iseng, saya coba browsing mengenai merk pempek ini dan menemukan sebuah web page pemesanan Pempek Candy langsung dari toko pusatnya di Palembang. Web page ini resmi dari Pempek Candy dan menjamin harga jualnya sama dengan di Palembang. Harga dan rincian isi setiap paket tertera dengan jelas, lengkap dengan cara order, ongkos kirim dengan JNE ke setiap kota, serta nomor resi setiap paket yang telah dikirim. Ketika saya cocokkan dengan paket yang dibelikan teman saya, ternyata harganya memang sesuai. Bagi Anda yang ingin menikmati pempek asli Palembang tanpa harus ke kota asalnya, pemesanan online ini sangat praktis dan membantu. Penasaran? Silakan dicoba saja...

Meskipun sudah ada fasilitas pemesanan online, suatu saat bila berkesempatan mengunjungi Palembang saya tetap ingin menyambangi salah satu cabangnya untuk menikmati seporsi pempek lezat, langsung di tempat asalnya!

Pempek Candy
Online order: http://pesan.pempekcandyonline.com

Supplementary Information:
Tersedia fasilitas pesan online dan dapat dikirim ke seluruh Indonesia yang sangat memudahkan siapa saja mencicipi Pempek Candy.
 
Recommended Dish(es):  Pempek Kapal Selam,Pempek Adaan
 
Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Stand / Kios | Bakmi/Kwetiau

Ketika berkesempatan ke daerah Kota, sengaja saya mampir ke Bakmi Kemurnian yang sudah terkenal ini. Lokasinya terletak di Jalan Kemurnian IV, tepatnya di Gang Mangga, maka  warung bakmi ini dulunya lebih terkenal dengan sebutan Bakmi Gang Mangga.
Welcome!

Welcome!

 
Bagi yang menggunakan moda transportasi umum atau tidak mau direpotkan dengan parkir kendaraan, bisa menggunakan bus trasjakarta koridor 1 (Blok M-Kota) dan turun di halte Olimo. Dari halte ini kita bisa berjalan kaki tidak terlalu jauh menuju ke Jalan Kemurnian seperti yang waktu itu saya lakukan. Menurut saya cara ini lebih praktis karena di sekitar restonya sendiri cukup sulit parkir kendaraan mengingat jalan yang sempit dan padat rumah penduduk.
Resto dua generasi

Resto dua generasi

 
Inside

Inside

 
Inside

Inside

 
Bangunan restonya sendiri tidak besar, tidak bertingkat, terlihat sebuah bangunan lama yang sudah direnovasi sedikit-sedikit. Bagian pintu masuknya jelas sudah diganti dengan pintu kaca rayban ala toko/kantor untuk menghadang teriknya sinar matahari. Memasuki resto, nuansa "old style" semakin terlihat dari meja-meja kayu panjang dan bangku plastik sederhana yang mengisi ruangan. Di belakang ruang makan terletak dapur yang berkonsep open kitchen dengan jendela kaca besar. Melalui jendela ini pengunjung dapat melihat seluruh bagian dapur dan menyaksikan sang pemilik meracik menu bakmi. Meskipun resto ini terkesan "jadul" tetapi tidak demikian dengan dapurnya. Menurut saya dapurnya jauh dari kesan "seadanya" dan tergolong modern, serta yang penting bersih dan teratur. Kondisi keseluruhan restonya pun bersih dan nyaman karena sudah dilengkapi pendingin ruangan -sesuatu yang sangat penting ada di daerah utara Jakarta yang terkenal panas, apalagi di siang hari!
Open kitchen

Open kitchen

 
Kitchen

Kitchen

 
Menurut Bapak Alex sang pemilik, warung bakmi ini sudah beroperasi lebih dari 60 tahun dan beliau merupakan pemilik generasi kedua yang menjalankannya. Menu yang tersedia memang hanya bakmi saja, dengan dua pilihan topping yaitu daging ayam dan babi. Bagi teman-teman yang muslim tidak perlu khawatir karena Bapak Alex sangat concern akan hal ini. Jika ada pesanan bakmi ayam dan bakmi babi pada saat bersamaan, maka yang akan diracik lebih dahulu adalah bakmi ayamnya, setelah selesai baru meracik bakmi babi. Dengan cara ini, sangat minim kemungkinan bakmi ayam terkena topping daging babi dari sendok atau sumpit yang digunakan saat meracik. Bagi yang memesan bakmi babi harus sedikit bersabar menunggu, apalagi jika pesanan bakmi ayamnya lebih banyak seperti yang saya alami saat itu.

 
Bakmi Ayam (IDR 24k)
Bakminya sudah pasti home made dan dimasak dengan tingkat kematangan yang pas. Bentuk mie tidak terlalu tipis/halus, keriting, dengan tekstur agak kenyal tetapi enak. Bakmi disajikan kering tidak berkuah dengan topping daging ayam cincang dan sawi hijau rebus, sedangkan kuah kaldu disajikan terpisah dalam mangkuk kecil. Daging ayam yang dicincang kasar sudah dimasak sehingga warnanya sedikit kecoklatan dan tentu tidak hambar. Kuah kaldunya gurih namun dibuat tidak terlalu asin sehingga light dan pas jika dicampurkan dengan mie. 

 

 
Bakmi Babi (IDR 24k)
Sama seperti bakmi ayam, disajikan kering di mangkuk dengan topping daging babi dan sawi hijau, plus kuah kaldu di mangkuk kecil terpisah. Topping daging babi cukup banyak, dimasak dengan sedikit bumbu sehingga dagingnya sudah ada rasanya tidak hambar. Cincangan cukup halus (atau mungkin digiling?), bumbunya meresap ke daging, dan bagusnya tidak banyak daging yang berlemak sehingga saya bisa menikmatinya. Kalau boleh jujur, bakmi babi ini lebih harum dan yummy dari bakmi ayamnya... 
superb!

superb!

 

 
Pelayanan di sini tergolong baik dan cepat. Staff-nya cukup sigap dan terlihat sudah terbiasa menangani banyak pembeli saat resto sedang ramai. Rombongan kami tidak perlu menunggu terlalu lama hingga makanan tersaji. Peralatan makan beserta bumbu pelengkap sudah tersedia di meja sehingga dapat kita tambahkan sendiri sesuai selera. Teman-teman yang menyukai rasa pedas umumnya menambahkan sambal supaya rasanya lebih "nendang", tetapi saya sengaja ingin menikmatinya tanpa tambahan bumbu apa pun sehingga dapat mengetahui cita rasa aslinya. Terbukti Bakmi Kemurnian ini rasanya sudah pas mantap tanpa tambahan apa pun.

Harga makanan tergolong wajar dan sesuai untuk seporsi bakmi dengan topping daging yang cukup banyak, dan yang penting rasanya enak. Tak heran jika Bakmi Kemurnian bisa terus bertahan hingga dua generasi dan selalu ramai pengunjung. Recommended!
Supplementary Information:
Bagi pengunjung muslim tidak perlu khawatir bakminya tercampur topping babi karena sang pemilik sangat berhati-hati dalam memisahkan topping bakminya, dan proses meraciknya bisa disaksikan langsung oleh pengunjung.
 
Recommended Dish(es):  Bakmi Ayam,Bakmi Babi
 
Table Wait Time: 10 minute(s)


Spending per head: Approximately Rp30000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 2  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0