OpenRice Index
  
missnl
This is missnl living in Cilandak. I am a graphic designer, work in Lebak Bulus. I like to hang out in Tanjung Duren, Pondok Indah, Senayan. Bali, Chinese, Itali, India are my favorite cuisines. I also love Street Foods, Kafe, Restaurant, lounge and Siomay / Batagor, Pizza & Pasta, sate lilit bali.
Member 10 First(s)
No. of Review67 Review(s)
編輯推介數目33 Editor's Choice
Recommended8 Recommended
Popularity3690 View(s)
Replies in Forum1 Comment(s)
Upload Photos1237 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant42 My Restaurant(s)
Follow58 Following
粉絲391 Follower(s)
missnl  Level 3
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 56 to 60 of 67 Reviews in Indonesia
Lunch di Tengah Kandang Singa Smile Apr 08, 2012   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Multinasional | Restaurant | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga | Hang Out

Restoran ini punya daya tarik lebih dibanding resto lainnya dalam area Taman Safari Bali karena terletak di dalam area kandang singa! Sungguh privillege yang tak akan saya lewatkan untuk bisa memotret singa2 itu dalam jarak dekat, meskipun di balik kaca. Ya, satu sisi besar resto ini berdinding kaca tebal yang di luarnya merupakan wilayah kekuasaan sang raja hutan. Siang hari begini gerombolan singa2 sedang enak2an bersantai di bawah pohon. Jika beruntung datang saat feeding time, tamu resto bisa menyaksikan singa2 dalam jarak lebih dekat lagi yaitu persis di balik kaca.
Resto ini mengambil bentuk rumah tradisional berbentuk bundar beratap kerucut tinggi. Interior di dalam juga masih ada sentuhan natural dengan dinding berlapis batu alam gelap di area dekat dapur hingga toilet. Ada yang unik pula dengan toiletnya. Ada satu jendela kaca di sebelah tempat cuci tangan yang dibaliknya terdapat singa. Rupanya ada kandang terpisah di situ, tapi singa yang saya lihat dari situ kelihatannya sedang tidak sehat atau mungkin memang area karantina. Meskipun singanya lemas tak bersemangat, tetap jadi hal menarik. Rupanya jendela ini merupakan "atraksi" tambahan, karena para waiter mengingatkan tamu yang menanyakan letak toilet dgn berkata "jangan kaget pak/bu, kalau ketemu singa di toilet" wow!
Untuk makanannya, tsavo lion kebanyakan menyediakan international menu. Berikut menu yang kami coba:

 
Paella Potjie, 150k
Spanish paella yang terkenal itu, dengan isi pork chorizo, udang, ayam, ikan. Tampilannya tidak sekuning paella umumnya, tapi rasanya enak. Porsinya sama sekali tidak besar, tapi isiannya cukup banyak.

 
Balinese Spicy Chicken Salad, 60k
Isinya smoked chicken, lettuce, toge, dan kacang panjang. Sebuah menu "cross culture" chicken salad ala western digabung dengan urap bali dan sambal matah sebagai dressing-nya, hasilnya jempolan, enak & unik.

Kesimpulan akhirnya... makanan di sini tergolong mahal, tapi sebanding dengan privillege yang didapatkan. Memang singa2 itu jadi nilai jual tersendiri yg membuat resto ini selalu ramai pengunjung, terutama bule2. Pelayanannya cukup baik dan cekatan, untuk ukuran resto yg cukup ramai, it was OK. Bagi saya pribadi, tak menyesal datang ke sini karena bisa dapat foto2 singa yang cantik!
 
Recommended Dish(es):  Balinese Spicy Chicken Salad
 
Spending per head: Approximately Rp120000

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   1 Vote(s)   View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : India | Restaurant | Halal | Kumpul Keluarga

Lagi2 voucher Disdus membawa saya & nyokap bertualang kuliner! Kali ini giliran makanan India yang akan kami jajal, tak tanggung2, all you can eat!
thw gate

thw gate

 
Dilihat dari papan nama plus gerbang masuknya, ada sentuhan modern namun gerbang masuknya yang berbentuk setengah lingkaran terlihat menarik. Begitu melangkahkan kaki ke dalam gerbang itu, langsung disambut aroma dupa dan meja sembayang khas India, lengkap dengan pernak perniknya. Rupanya meja itu bukan sekedar pajangan, karena saya sempat melihat sang pengelola resto dan beberapa tamu yang masih asli orang India bersembayang sejenak di depannya.
Inside

Inside

 
Interior di dalam resto sendiri tenyata memang bersentuhan modern seperti tampak luarnya, terlihat dari meja tempat menyajikan buffet dengan lampu2 gantung di atasnya. Namun, kesan tradisional juga masih dipertahankan dengan meja2nya yang terbuat dari kayu berhiaskan ornamen2 khas India, serta peralatan makan yang tersedia pun dari stainless semua khas resto2 India.

Tak berlama2 lagi, kami pun mulai makan. Karena belum terlalu ramai, seorang waitress (yang kelihatannya sudah setengah baya, mungkin cukup senior di sini) menawarkan untuk memulai dengan sup dan melayani seperti jika kami memesan secara ala carte. Beberapa hidangan berikutnya pun terus datang, sambil diberi info nama makanan apa yang dihidangkan tersebut. Nice service! Belakangan setelah resto makin ramai oleh tamu2 India yang kebanyakan datang serombongan dan mereka pesan ala carte.. kami pun tidak dilayani seperti tadi lagi. Tak apa, kini saatnya kami melihat2 sendiri ke meja saji & mengambil makanan sesuka hati. Berikut hasil perualangan kuliner India kali ini:

 
Dal (lentil soup)
Sup bening India sebagai appetizer, cukup menyegarkan dengan aroma merica & rempah yang kuat, tapi tak masalah untuk saya.

 
Rujak India
Waiter yang mengantarkannya hanya bilang begitu ketika saya tanya makanan apa ini.. jadilah saya tak tahu nama aslinya.. tapi yang penting: rasanya enak! Isinya berupa semacam keripik tebal dari tepung yang digoreng, kentang kukus dipotong kecil2, sayuran mentah (diantaranya kol dan onion) lalu disiram yogurt dressing khas India plus saus asam (tamarind) yang membuat keseluruhan rasanya jadi enak dan segar. IMO, ini lebih ke arah salad daripada rujak.

 
Fish Tikka
Tikka, adalah jenis masakan India yang sangat umum dengan ciri khasnya berbumbu warna merah. Biasanya saya menemukan chicken tikka, kali ini fish.. wow, sebagai penggemar ikan pastinya saya suka. Awalnya ketika dihidangkan oleh waiter, fish tikka datang bersama saus hijau sebagai cocolannya, tapi ternyata saya tak suka perpaduan rasanya. Belakangan saya memakannya dengan saus yang lain, atau juga dengan kuah kari, buat kreasi sendiri hehelol Menu ini yang paling banyak saya ambil.. lagi dan lagiii...

 
Roti goreng dengan saus coklat
Lagi2 saya tak tahu namanya, tapi roti ini menarik sekali karena bentuknya menggelembung setelah digoreng. Untuk memakannya tentu harus dipecahkan, lalu dicocol ke saus coklat yang rasanya seperti chickpeas dihaluskan plus rempah2. Lagi2 roti ini pun enak juga dimakan dengan kuah kari.

 
Ini dia salad India hasil kreasi sesuai selera saya sendiri! Hanya berisi tomat, timun, campuran kol yang sudah di-marinate. Awalnya saya coba hanya dengan yogurt dressing saja seperti terlihat di foto, ternyata kurang enak karena too plain. Akhirnya saya minta lagi tamarind sauce yang memang tidak terhidang di meja buffet, harus spesial diminta ke waiter. Setelah pakai tamarin sauce barulah rasanya pas!

 
Jelebi
Dessert snack yang super duper manis, terbuat dari tepung singkong yang digoreng dengan lapisan gula seperti karamel (tapi tidak ada aroma gosong karamel). Dua potong kecil ini saja kami sharing berdua karena manisnya membuat perut terasa makin kenyang. Bagi penderita diabetes lebih baik jauhi yang satu ini yah...

Overall, puas makan disini, apalagi karena pakai voucher jadi murah. Lain kali masih ingin datang lagi untuk mencoba menu2 ala carte-nya yang pasti lebih banyak lagi jenisnya. Pastinya makanan di Royal Kitchen ini masih "India banget" dari segi citarasa, terbukti dengan banyaknya tamu asli India yang berkunjung ke sini & biasanya beramai2 dengan keluarga, beberapa dari mereka pun masih berpakaian sari khas India, menarik juga untuk diamati!
 
Recommended Dish(es):  fish tikka,mint raita
 
Spending per head: Approximately Rp70000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend

Girls' Dinner at Torigen OK Apr 08, 2012   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Jepang | Restaurant | Kumpul Keluarga

Atas rekomendasi sahabat saya yang penggemar makanan Jepang, saya bersama 2 best friend mampir ke Torigen untuk makan malam bersama. Sebelumnya sih sudah sering mondar mandir lewat di depan resto ini, tapi baru kali ini mampir tongue

Tampilan luarnya khas rumah jepang dengan pintu geser dan jendela kotak2. Memasuki resto, interior nya pun jepang abiz dengan meja kayu serta ada juga area tatami. Terlihat banyak WNA jepang yang makan disitu. Sapaan ala jepang dari waiter/waitress selalu terdengar setiap kali ada tamu datang. Kami pun ditawarkan takoyaki yang menjadi signature item dari Torigen, karena customer bisa mencoba membuatnya sendiri jika memesan porsi besar. Khawatir terlalu kenyang nantinya, kami pun memutuskan tidak memesan takoyaki.

 
Cheese Chikuwa~ 39k
Kami mencoba simple appetizer ini karena tampaknya tidak terlalu mengeyangkan dan menarik untuk dicoba. Chikuwa ini diisi dengan cheddar cheese lalu digoreng dengan tepung tempura sehingga permukaannya crispy. Enak juga jika dimakan dengan menaburkan bubuk cabe jepang di atasnya.

 
Ebi Furai Bento~ 65k
Menu bento yang komplit bangets! ebi furainya sih cuma 2 ekor, tapi pelengkapnya yang bikin kenyang.. mulai dari chawan mushi, salad, miso shiru, hingga pickles. Saya suka chawan mushinya yang lembut dan gurih dalam porsi kecil itu. Seorang teman saya pun akhirnya memesan bento yang sama lol

Saya & kedua sahabat puas makan di sini. Menunya pas, harganya pun sesuai. Pelayannnya cukup baik, makanan pun cukup cepat keluar. Tentunya lain kali masih banyak menu yang ingin dicoba, terutama takoyaki nya yang terkenal.
 
Recommended Dish(es):  cheese chikuwa
 
Date of Visit: Jan 28, 2012 

Spending per head: Approximately Rp80000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Makan Sate di Pasar Sate Samarra OK Apr 08, 2012   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Sate | Wine | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga

Saya lebih dahulu mencoba resto di sebelahnya yang notabene satu management yaitu Warung Shanghai Blue, dan waktu itu sudah sempat melihat2 venue Samarra, sungguh menarik dengan dekor timur tengahnya. Akhirnya sekarang saya pun jadi menjajal makanan di sini berbekal voucher dari Dealkeren. Asyik juga nih bisa berpetualang kuliner tapi tetap hemat. Saya datang siang hari bersama nyokap, karena nyokap yang paling fleksibel diajak makan 'genre' apa saja tongue

Interior Samarra tidak berubah dari yang pernah saya lihat dulu... ada ruangan2 bersekat ala lesehan timur tengah, ada pula yang mejanya ada di punggung unta yang sedang duduk, sungguh unik.. tapi akhirnya kami memilih ruangan bersekat lainnya yang berjendela di ujungnya sehingga tempat ini cukup terang. Meja dan kursinya panjang, dari kayu, dilengkapi bantal2 berhias khas timteng. Area ini bisa jadi semi private room (tanpa pintu, jadi tidak benar2 private) yang bisa muat 8-10 orang sebenarnya. Karena siang itu sepi, maka tak masalah kami pun menempati area itu.

 
Casablanca Crab Salad, 50k
Appetizer yang memiliki nama menarik, salad kepiting ini disajikan dingin dengan es batu di bawah selada yang mengalasi daging kepiting bercampur mayonnaise. Sebenarnya isinya merupakan bahan2 caesar salad, hanya topping nya kepiting yang tidak biasa dijumpai sebagai topping caesar salad. Ternyata daging kepiting dingin pun enak smile

 
Sate Moko Gendrang, 68k
Menu ini yang saya dapat dari voucher diskon Dealkeren, berupa set menu vegetarian yang berisi sate tempe bacem, nasi putih, tumis bayam & chickpeas, opor ayam, dan taburan serundeng, serta kerupuk beras sebagai pelengkap. Penyajiannya sangat menarik di mangkuk tanah liat berlapis daun pisang. Meskipun sebenarnya dari ingredients yang biasa saja, tapii perpaduan semuanya jika dimakan bersamaan jadi enak karena ada perpaduan rasa & tekstur.

 
Fish Green Curry, 65k
Kari hijau ini membuat kami penasaran hingga memutuskan untuk mencobanya. Berbeda dengan kari kuning atau merah yang biasa, kari hijau ini memakai daun kaffir lime, daun mint, belimbing wuluh, tomat hijau & cabe hijau. Daging ikannya pun sudah lebih dahulu digoreng sebentar sehingga tidak lembek dan rasanya enak. Rasanya asam, sedikit pedas, gurih, spicy, dan pastinya.. mak nyusss!

Sebenarnya masih banyak menu lain yang menarik dicoba, sayangnya kami hanya datang berdua jadi tak sanggup makan lebih banyak lagi. Secara keseluruhan makanannya enak, tempat unik, tapi siang itu pelayanan agak kurang cekatan & makanan cukup lama keluarnya padahal resto sedang sepi. Jika suka sate, sesuai namanya "pasar sate" disini tersedia berbagai macam sate khas berbagai daerah di indoneia yang dapat dicoba, dan tentunya koleksi wine bagi yang suka...
 
Recommended Dish(es):  casablanca crab salad
 
Date of Visit: Feb 04, 2012 

Spending per head: Approximately Rp80000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Tahun Baru di Rakuzen Smile Apr 08, 2012   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Jepang | Restaurant | Sushi | Wine | Fine Dining | Kencan / Berpasangan

Ini kunjungan kedua saya di Rakuzen, kali ini tujuannya lunch bersama ortu & tante untuk menyambut tahun 2012. Tante saya yang penyuka makanan Jepang yg memilih resto ini untuk tahun baru-an, tapi karena saya pun sudah pernah mencoba sebelumnya (dan memuaskan) maka kami setuju saja.

 
Dekor khas Rakuzen berupa kayu2 melengkung di bagian atas memang sungguh menarik perhatian, dalam imajinasi saya bentuknya seperti rangka tulang ikan besar.. kebetulan tema area makan di Pacific Place ini memang lautan dgn berbagai pernak perniknya. Karena masih suasana Natal & Tahun Baru, ada tambahan detail2 dekor yang berbeda di dalamnya, yaitu bunga2 kering untuk memberi tema White Christmas. Memang tidak banyak hiasannya, tapi justru berkesan mewah, berkelas, dan cukup memberi nuansa Natal.

Untuk makanannya, tante saya yang dominan memilih karena beliau memang sudah lebih sering makan makanan Jepang, juga paham ragam makanan Jepang karena pernah studi di Jepang. Berikut pilihan makanan kami siang itu:

 
Wakame & tofu salad with wafu & mayonnaise dressing
Wakame salad menjadi pilihan karena wafu dressing nya yang segar ada sedikit rasa asam, cocok sebagai appetizer yang ringan. Selain wafu, kami juga minta mayonnaise dressing, dan ternyata ketika dicampurkan rasanya enak & pas. Isi sayurannya (selain wakame) sebenarnya standar dari selada, kyuri, tomat, & tofu, namun segar dan berkualitas baik.

 
Happy Crabby Roll, 65k
Merupakan menu seasonal khusus Xmas 2011, hanya tersedia hingga bulan januari saja.. tentunya sayang jika tidak dicoba, apalagi semua isinya matang alias bebas bahan mentah. Sushi ini memanjakan penyuka kepiting karena di dalamnya berisi crab stick, lalu di luar pun terdapat deep fried crab patties sebagai topping atas-nya. Soooo yummy!

 
Beef Teriyaki Zen, 110k
Set menu yang sungguh lengkap! Selain Beef teriyaki sebagai bintang utamanya, menu ini berisi salad, nasi, buah potong, chawan mushi, miso shiru, acar jepang, dan beef black pepper. Beef teriyakinya empuk dan bebas lemak, jelas dagingnya merupakan daging bermutu bagus. Saya pun sangat suka chawan mushi nya yang gurih dan lembut, apalagi dalam porsi kecil yang pas sehingga tidak jadi eneg. Untuk set menu yang sedemikian lengkap dan bermutu baik, harga 110rb sangat worth-it.

 
Ebi Tempura Zen, 105k
Set menu yang sama dengan beef teriyaki, hanya bintang utamanya diganti ebi tempura. Udangnya besar2 dan segar, digoreng dengan kematangan yang pas, bisa terasa dari dagingnya yang masih kenyal tapi tidak keras dan warnanya merah orange cantik.

 
Untuk minumannya saya pesan juice strawberry-kiwi yang pastinya segar abiz. Tujuann saya adalah untuk menetralisir eneg (meskipun tidak terjadi, karena makannya enak bgt), selain itu sehat pula karena dari fresh juice menurut waiternya.

Kesimpulannya.. kunjungan kedua ini pun tetap memuaskan! Porsinya cukup besar bagi kami yang memang tidak bisa makan terlalu banyak, semua menu tersebut juga kami share rame2 dan hasilnya: kenyang! Pelayanannya baik dengan waitress2 yang sigap datang jika dipanggil. Kunjungan berikutnya harus coba menu yang lain lagi karena variasi menu Rakuzen pun cukup banyak.
 
Recommended Dish(es):  Wakame salad,ebi tempura zen,happy crabby roll
 
Date of Visit: Jan 01, 2012 

Spending per head: Approximately Rp100000

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0