OpenRice Index
  
laeli
This is laeli . Bali, Jawa are my favorite cuisines. I also love Street Foods, Stand / Kios, Restaurant and Bakso, Es Krim/Yogurt, Ramen.
Member 0 First(s)
No. of Review1 Review(s)
編輯推介數目0 Editor's Choice
Recommended0 Recommended
Popularity11 View(s)
Replies in Forum0 Comment(s)
Upload Photos0 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant1 My Restaurant(s)
Follow0 Following
粉絲1 Follower(s)
laeli  Level 1
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 1 to 1 of 1 Reviews in Indonesia
Lunch Time Smile Sep 15, 2014   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Bali | Restaurant | Bebek | Halal | Kumpul Keluarga

3 minggu yang lalu saya mendapat kesempatan untuk berkunjung ke Bali dan ini untuk pertama kalinya saya kesini bersama keluarga pacar. Kebetulan liburan saya di daerah Denpasar dan sekitarnya hanya 2 hari 1 malam dari tanggal 10-11 Agustus 2014, jadi selama 2 hari tersebut kami menghabiskan waktu untuk berkeliling. Kebetulan dihari terkahir saya pergi ke Ubud. Pas jam makan siang kami bingung untuk memilih restaurant mana yang akan kami sambangi, dan akhirnya pilihan restaurant untuk makan siang kami yakni di Bebek Tepi Sawah, Ubud.
Ayah pacar saya sebelumnya sudah pernah makan ditempat ini bersama teman kerjanya saat dinas di Bali dan ini kali kedua. Kebetulan beliau penyuka makanan olahan bebek dan saat itu kita lagi pengin makan bebek. Lokasi Restaurant Bebek Tepi Sawah ini di Jl. Raya Goa Gajah, Ubud persis dipinggir jalan, disini terdapat pula Gallery (Pusat Kerajinan), Judul tempatnya aja Bebek Tepi Sawah Restaurant & Gallery. Tempat parkirnya tidak begitu besar sehingga jika penuh y kita harus sabar menunggu.
Kesan pertama ketika masuk ke restaurant ini, indah banget. Sesuai dengan namanya, restoran ini memiliki pemandangan seperti berada di tepi sawah yang sangat luas. Kita berasa berada disebuah desa yang tenang dengan hamparan sawah yang membentang hijau, maklum padinya sudah tumbuh besar, mungkin beberapa bulan lagi akan panen. Restoran ini juga besar sekali ditambah dengan pengunjungnya yang juga ramai dan paling banyak pengunjungnya warga negara asing (bule). Untuk tempat makannya, saya mengambil area seperti di pondokan-pondokan yang juga menarik pastinya. Memang kalau tempatnya sih bener-bener bagus dan pemandangannya pun indah banget...
Makanan: Tepi Sawah Crispy Duck, Rp 96.500,-Untuk menu makanan yang disajikan disini memang menu utamanya adalah olahan bebek mulai dari digoreng, dibakar dan lain sebagainya. Disini juga tersedia menu ayam dan nasi campur Bali, bagi yang tidak terlalu menyukai makanan bebek. Kami minta rekomendasi waiter menu apa yang spesial disini, dan ternyata Bebek Crispylah menu spesial restaurant ini, kami pun memutuskan untuk memesan menu tersebut. Dalam sepiring menu ini berisi setengah ekor bebek, yup setengah ekor jadi bayangkan saja gedenya udah kayak apa itu piring kita, yang sudah dibumbui terlebih dahulu dengan bumbu khas mereka. Nah setelah itu bebeknya digoreng dengan sangat pas bersama dengan kulitnya sehingga rasa kulit bebeknya sangat renyah dan crispy. Daging bebek sangat tebal dan terasa asin gurih karena bumbunya meresap. Dalam penyajiannya ditambahkan dengan potongan ketimun dan tomat, serta ada tumis kacang panjang yang dimasak dengan bumbu kuning sebagai pelengkapnya. Tidak lupa ada 3 sambal yang disajikan sebagai pelengkapnya, sambal terasi, sambal bawang dan sambal matah. Porsi makanan memang jangan ditanya lagi, besar banget, namun saya rasa sebanding dengan rasa dan suasana restaurant ini.
Tempatnya memang terbuka begitu saja dan terletak di pinggir sawah yang sangat luas, namun mereka sangat menjaga kebersihan dari tempat tersebut, apalagi restoran ini termasuk restoran yang cukup berkelas. Untuk pelayanan termasuk bagus, dimana karyawannya sangat banyak dan siap membantu, dan kebetulan waktu saya berkunjung kesini weekdays dan tidak begitu penuh jadi pelayanannya cukup cepat, maklum kami sudah lapar setelah capek berkeliling, hehe.
Nanti kalau saya ke Bali lagi dan membawa cukup banyak uang, ini akan menjadi tujuan destinasi kuliner saya yang wajib.
 
Table Wait Time: 2 minute(s)


Date of Visit: Aug 10, 2014 

Spending per head: Approximately Rp100.000

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0