OpenRice Index
  
dema88
This is dema88 living in Tangerang Kota. I am a Consultant, work in Kebon Jeruk. I like to hang out in Kebon Jeruk, Kota, Karawaci. Betawi, Chinese, Itali are my favorite cuisines. I also love Roti & Kue and Burger, Pizza & Pasta.
Member 91 First(s)
No. of Review415 Review(s)
編輯推介數目18 Editor's Choice
Recommended18 Recommended
Popularity3622 View(s)
Replies in Forum1 Comment(s)
Upload Photos487 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews1 Recommended Review(s)
My Restaurant29 My Restaurant(s)
Follow1 Following
粉絲319 Follower(s)
dema88  Level 4
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 11 to 15 of 415 Reviews in Indonesia
Long Sausage OK Feb 16, 2015   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Restaurant | Kid's Friendly | Halal | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga | Pemandangan Pegunungan

Dear Openricers!

Sewaktu ke Bandung mingggu kemarin, saya menyempatkan diri untuk mampir ke Rumah Sosis yang berada di daerah Setiabudi. Sebelumnya saya tidak pernah ke sini karena penasaran tempatnya seperti apa jadinya mampir ke sini. Di plang pintu masuk terpampang tulisan Rumah Sosis Eat.Play.Swim. Saat masuk kami harus membayar Rp 5.000 untuk mobil. Di dalam areanya terbagi menjadi 2, yaitu sebelah kiri adalah area bermain untuk anak-anak dan tempat membeli cemilan dan juga ada yang menjual kelinci dan tanaman kecil. Di sebelah kanan terdapat resto dan toko untuk menjual oleh-oleh. Karena saya tidak ingin bermain jadinya saya langsung menuju ke area resto.
Begitu memasuki area resto, restonya sendiri terbagi menjadi 2 area lagi yaitu outdoor dengan dekorasi kayu dan indoor dengan dekorasi tradisional modern. Banyaknya pohon di situ membuat suasana menjadi asri didukung dengan udara Bandung yang sejuk menambah kenimatan untuk merasakan suasana di sana. Pengunjung lebih banyak memilih area outdoor dibandingkan area indoor.

Saya memilih untuk makan di area indoor karena lebih sepi jadi terkesan lebih privat. Menu makanan yang terdapat di resto ini tidak hanya berbahan dasar sosis tetapi ada menu lain juga seperti steak dan pasta. Karena nama tempatnya Rumah Sosis saya lebih tertarik untuk mencoba menu sosisnya. Berdasarkan rekomendasi dari pelayannya, Mega Sausage yang menjadi menu andalan di resto itu sehingga saya memesan itu untuk menu makan saya. Tidak perlu menunggu terlalu lama pesanan saya akhirnya datang. Tampilannya cukup mengejutkan karena sosisnya panjang sekali, yaitu 40 cm. Disajikan di piring panjang mengikuti bentuk sosisnya. Sosisnya dimasak dengan saus barbeque dan mayonaise serta salad yang menjadi pendampingnya. Rasa sosisnya sendiri menurut saya lumayan enak, teksturnya padat dan berasa sekali dagingnya. Harganya pun tergolong cukup terjangkau, hanya Rp 68.000 nett.

Sehabis makan jika ingin membeli sosis mentahnya bisa dibeli di toko oleh-oleh yang berada di samping resto. Tidak hanya menjual sosis tetapi ada makanan lain juga. Untuk tempat bersantai tempat ini dapat menjadi salah satu pilihan saat sedang berada di Bandung.

 
 
Recommended Dish(es):  Mega Sausage
 
Date of Visit: Feb 15, 2015 

Spending per head: Approximately Rp68000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Dinner at Pancake Parlour OK Dec 15, 2014   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Pancakes / Waffle / Crepes

Hallo Openricers!

Sabtu kemarin saya dinner bersama pacar saya di Pancake Parlour yang berada di Transmart Cikokol. Kami membeli voucher di Groupon untuk makan di situ. Saat kami ke sana pengunjungnya hanya 1 meja saja. Kami pengunjung ke 2 di situ. Tempatnya berdesain modern. Ada 2 area, indoor dan outdoor. Kami memilih untuk duduk di sofa yang berwarna ungu di indoor. Di bagian arah pintu keluar terdapat 2 kursi bulat dari bambu yang bentuknya seperti tempurung telur dengan sofa berwarna orange cerah. Cocok untuk tempat bersantai.

Begitu kami masuk langsung dilayani oleh pelayan. Kami diberikan daftar menu dan kami bisa memilih sesuai dengan pilihan dari voucher tersebut. Kami diberikan 1 appetizer, 2 main course, 1 pancake, dan 2 drink. Karena daftar menu yang menggunakan voucher hanya tulisan saja, jadi kami bertanya ke pelayan setiap menu yang terdengan asing bagi kami. Lucunya pelayannya sendiri agak bingung menjelaskannya karena ada 2 pelayan yang sekaligus melayani kami. Kami memilih menu Chicken Stuffed with Mushroom sebagai appetizer, Sop Iga dan Back Ribs BBQ sebagai main course, Pancake Nutella Crispy untuk menu pancakenya, Taro Milkshake dan Pink Mango Jelly sebagai minumannya. Sekitar 10 menit kami menunggu akhirnya pesanan kami datang.

Chicken Stuffed with Mushroom
Ini adalah menu pembuka pilihan kami. Ayam yang digoreng, di dalamnya terdapat isian jamur yang sudah dicincang. Disajikan dengan mayonnaise. Rasanya lumayan enak, ayamnya crispy di luar.

Sog Iga
Ini adalah menu pilihan pacar saya. Disajikan dengan nasi putih. Daging iganya hanya beberapa potong saja dengan cabe rawit yang banyak. Waktu saya cobain kuahnya cukup segar tapi sepertinya terlalu banyak perasan jeruk sehingga agak sedikit asam. Dagingnya tidak keras, cukup empuk waktu digigit.

Back Ribs BBQ
Ini adalah menu pilihan saya. Saya memilih ini karena terdengar enak di antara pilihan main course yang ada. Tampilannya sih lumayan bagus. Tapi dagingnya agak susah dipotong sick Untung masih ketolong sama mashed potatonya, tumis sayuran dan saus BBQ nya. Mashed potatonya rasanya unik, kentangnya lekat banget. Karena susah memisahkan daging dari kulitnya, saya tidak menghabiskan makanan saya.

Pancake Nutella Crispy
Ini adalah pilihan pancake kami. Dari sekian menu pancake yang disediakan, kami memilih ini karena ada nutellanya. Tampilan pancakenya sebenarnya lucu, di atasnya diberi selai nutella dan diberi taburan choco crunch dan corn flake. Cuma yang aneh rasanya, terigunya seperti belum matang dan tidak lembut. Untung saja ada nutellanya jadi masih bisa merasakan manisnya.

Taro Milkshake
Ini adalah pilihan minuman pacar saya. Saya yang merekomendasikan dia minum ini. Dibuat dari bubuk taro yang di shake dengan susu. Rasa taronya terasa sekali tetapi terlalu manis. Untuk mempercantik diberi potongan stroberi di atas gelas.

Pink Mango Jelly
Ini adalah pilihan minuman saya. Yang lain sedang sold out jadi saya memilih ini karena pelayannya yang merekomendasikan. Isinya sirup stoberi diblend dengan ice cream, diberi potongan mangga di dasarnya dan ada jelly. Rasanya manis sekali tapi enak. Diberi buah chery untuk mempercantik tampilannya.

Untuk pengalaman makan di malam minggu cukup menyenangkan walaupun rasa makanannya tidak terlalu enak. Karena menggunakan voucher jadi tidak terkesan terlalu mahal. Yang perlu ditingkatkan adalah servicenya.

 

 

 

 

 

 
 
Table Wait Time: 10 minute(s)


Date of Visit: Dec 13, 2014 

Spending per head: Approximately Rp75000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 2  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 2  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Chinese | Restaurant | Kumpul Keluarga

Hallo Openricers!

Setelah sekian lama tidak ikut gathering Openrice, akhirnya saya dapat kesempatan untuk join acara gathering Openrice di Paradise Inn yang berada di Mal Puri Indah tanggal 11 Desember 2014 kemarin. Acara dimulai jam 7 malam.

Sebelum makanan untuk gathering ini dihidangkan, Rika, Marketing Manager memberikan penjelasan mengenai Paradise Inn. Paradise Inn merupakan salah satu resto yang bernaung di bawah Boga Group. Di dalam Boga Group terdapat banyak resto dengan nama Paradise, masing-masing memiliki arti tersendiri. Untuk Paradise Inn sesuai dengan namanya menyediakan chinese food dengan gaya rumahan dengan konsep penginapan. Dari yang awalnya dikenal hanya menyediakan menu soup dan tea, seiring dengan permintaan pasar berkembang menyediakan chinese food yang lebih bergaya rumahan. Setiap bulan Paradise Inn menghadirkan menu baru. Oleh karena itu konsep tempatnya sendiri didesain dengan gaya penginapan di cina. Ada 2 ruangan private room yang didesain seperti kamar dengan cermin berbentuk gelas. Didesain seperti itu agar pengunjung lebih santai dan merasa nyaman saat berada di situ. 

Setelah penjelasan tersebut, makanan yang menjadi menu gathering saat itu datang satu per satu. Totalnya ada 5 menu. Menu yang disajikan di resto ini tidak semua halal. Let's check out those menu:

Crisp Fried Eggplant Tossed
Menu ini adalah terong yang digoreng crispy dengan taburan abon ayam di atasnya. Saya yang sebelumnya tidak pernah makan terong jadi tertarik untuk mencobanya. Rasanya bukan seperti terong tetapi lebih seperti jamur yang digoreng. Rasanya enak jika dimakan bersama dengan abon ayamnya. Untuk 1 porsinya dihargai Rp 28.000,-

Hot Plate Tofu with Preserved 'Cai Xin' and Minced Pork
Ini salah satu menu tidak halal di resto ini. Menu ini adalah tahu berbetuk kotak dimana dimasak dengan saus gurih dengan daging babi yang dicincang kecil, jamur kancing yang dipotong kecil-kecil, di bawah tahunya terdapat telur yang berbentuk seperti kerak. Tahunya sangat lembut dan sausnya gurih sekali. Disajikan di atas hot plate. Untuk menu ini adalah 2 pilihan size, untuk size Small dihargai Rp 48.000,- sedangkan untuk size Medium dihargai Rp 68.000,-

Crisp Pork Ribs with Marmite Sauce
Menu ini adalah signature dish dari Paradise Inn. Ini merupakan menu favorit di resto ini. Babi yang dipotong dengan ukuran sedang dimana masih ada tulangnya, dimasak dengan sause marmite yang gurih. Rasanya enak banget, dagingnya tidak keras hanya saja tulangnya terlalu besar. Untuk 1 porsi menu ini dihargai Rp 88.000,-

Prawn Mayonnaise with Katsuobushi
Menu ini adalah salah satu menu favorit saya setelah crisp pork. Berbeda dengan menu serupa di resto lain, di Paradise Inn udangnya disajikan dengan ukuran cukup besar dan mayonnaisenya yang berlimpah. Uniknya disini ditaburi katsuobushi di atas udangnya, yang biasa dipakai untuk taburan takoyaki. Rasa udangnya juicy sekali, nikmat sekali dimakan dengan mayonnaisenya. Untuk menu ini ada 2 pilihan size, untuk size Small dihargai Rp 88.000,- dan size Medium dihargai Rp 108.000,-

Poached Chinese Spinach with Egg Trio and Minced Pork in Superior Stock
Ini adalah menu terakhir yang disajikan. Tampilannya bagus sekali. Bayam yang dimasak dengan 3 macam telur, yaitu telur ayam yang dibentuk mata sapi rebus, telur pitan dan scallop. Selain itu ada potongan daging sapi cincang dan jamur. Kuahnya terasa segar sekali. Bayamnya pun teksturnya lembut. Untuk 1 porsi menu ini dihargai Rp 58.000,-

Dari segi service, menurut saya pelayan di sini sangat ramah dan cepat tanggap. Jika diminta apa langsung dilayani. So, bagi kalian yang ingin makan bersama dengan keluarga dan kerabat dalam suasana yang nyaman dan makanan yang enak, tempat ini dapat menjadi rekomendasi yang tepat. Thank you Openrice for invitation flower

 

 

 

 

 

 
 
Recommended Dish(es):  Crisp Pork Ribs with Marmite Sauce,Prawn Mayonnaise with Katssuobushi
 
Date of Visit: Dec 11, 2014 

Dining Offers: Tasting Event


Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend

Nice Steak Smile Dec 11, 2014   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Amerika | Restaurant | Steak & Grills

Halo Openricers!

Waktu itu saya membeli voucher Groupon untuk makan di Kemang Steak yang berada di PIK. Kemang Steak awalnya berada di Kemang, tetapi membuka cabang di PIK. Segera kami menyusuri tempat itu untuk makan malam. Waktu kami datang pengunjungnya cukup banyak. Di depan pintu masuk adalah kitchennya, sudah tercium aroma steak yang sedang dipanggang. Lucunya ada maskot patung sapi yang menggambarkan steak.

Tempatnya sebenarnya tidak besar, terbagi menjadi 2 lantai. Di lantai pertama ada area indoor dan outdoor. Di lantai 2 desainnya berbeda sekali dengan lantai 1. Lantai 2 lebih nyaman. Kami memilih makan di lantai 2 dan kami doang pengunjungnya di lantai itu jadi terkesan private sekali.

Menu yang ditawarkan di tempat ini tidak hanya steak sapi, tetapi ada juga chicken steak dan salmon steak. Saya meminta rekomendasi dari pelayannya menu apa yang menjadi favorit di sini. Saya memesan United States Sirloin Steak dan pacar saya memesan Australian Sirloin Steak. Kami menunggu sekitar 15 menit sampai makanan kami datang.

United States Sirloin Steak
Ini adalah steak sapi dengan lemak yang tidak terlalu banyak. Ukurannya dibilang kecil tidak besar juga tidak, ya sedang lah. Disajikan dengan french fries dan tumis sayuran. Di atasnya ditancapkan bendera US menggambarkan nama menunya. Dagingnya ya tergolong sedang tingkat kelembutannya karena saya memesan medium rare, tidak mau well done. Warna merah dagingnya masih terlihat jelas. Rasanya sih enak, apalagi saosnya bikin tambah nikmat.

Australian Sirloin Steak
Ini pilihan menu pacar saya. Bentuknya ya mirip seperti pesanan saya, tapi daging dia terlalu banyak lemaknya. Rasanya sepertinya hampir sama saja, penyajiannya sama didampingi french fries dan tumis sayuran. Tidak lupa bendera Australia ditancapkan di atas steak.

Untuk harga tergolong cukup terjangkau, di bawah Rp 100.000,- Harga yang dibayarkan sepadan dengan rasa yang didapat.

 

 
 
Table Wait Time: 15 minute(s)


Date of Visit: Oct 22, 2014 

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Cute Landak Pao Smile Dec 11, 2014   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Kedai Kopi & Teh | Hang Out

Hai Openricers!

Waktu itu saya sedang jalan-jalan di daerah PIK dengan pacar saya. Kami habis selesai makan malam di PIK. Setelah itu kami segera meluncur ke sebuah cafe unik di dekat Mal Baywalk, yaitu Coffee Culture. Waktu itu hanya sempat lewat depannya karena sudah terlalu malam, tapi akhirnya bisa kesampaian juga mengunjungi tempat ini.

Kami agak kebingungan waktu mencari tempat ini, ternyata tidak susah karena dekat sekali dengan Mal Baywalk. Di sekitar daerah situ tempat ini yang paling terang lol Dari luar tampak kecil. Waktu masuk wah tempatnya lucu ya. Banyak hiasan di temboknya dengan lukisan tangan yang cantik. Terdapat berbagai area di tempat ini, di paling dalam areanya seperti private atau untuk smoking room mungkin. Terdapat layar besar untuk menonton tv. Lantainya pun dari rumput sintesis. Sedangkan di area depan desainnya seperti toko kopi di film Korea lol Kami memilih duduk di bagian pojok. Pelayannya sepertinya pemilik tempat itu. Kami diberikan buku menu. Menu yang ditawarkan di tempat ini terdiri dari dimsum dengan berbagai bentuk yang tidak biasa, ada Pig Pao yaitu bakpao berbentuk babi dengan isi telur asin, Landak Pao yaitu bakpao berbentuk landak dengan isi nutella, siomay, hakao dan lainnya. Selain itu ada juga menu makanan berat untuk yang ingin makan kenyang. Waktu lihat buku menunya langsung excited sama makanan yang namanya Landak Pao karena bentuknya yang unik. Akhirnya saya langsung pesan itu. Untuk minuman kami pesan green tea late & chocolate ice tea. Untuk green tea late kita bisa request mau dibentuk apa, saya memilih untuk bentuk bear karena saya suka bear. Kami memang tidak pesan banyak karena sudah agak kenyang, hanya mau ngemil saja.

Setelah menungggu beberapa saat akhirnya pesanan kami datang. Yang datang duluan adalah minumannya. Yang sedikit membuat saya surprise adalah green tea late pesanan saya yang bentuk bear tapi kok bentuknya lebih seperti doggy ya really Walaupun begitu rasanya tetap enak. Yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga, yaitu Landak Pao flower Cute sekali bentuknya, mirip banget sama landak aseli. Waktu dimakan, itu nutella langsung lumer di mulut. Sayangnya 1 porsi hanya berisi 3 potong. Karena tidak puas kami langsung pesan 1 porsi lagi. Akhirnya puas juga.

Oh iya, Coffee Culture juga sudah menyediakan menu baru untuk koleksi bapkaonya, sekarang ada bentuk ayam dan lebah. Saya belum sempat coba tapi sangat penasaran pengen coba. Saya pasti akan kembali lagi ke sana suatu saat. Senangnya waktu itu saat bayar dapat tumbler dari Coffee Culture dengan pembelian minimal Rp 100.000,- yang dapat kita pilih desainnya. Bagi kalian yang ingin ngemil makanan enak dengan harga yang tidak mahal, tempat ini bisa jadi pilihan. Di sini juga free wi fi jadi bisa nongkrong lama didukung tempatnya yang cozy.

 

 

 
 
Recommended Dish(es):  Landak Pao
 
Date of Visit: Oct 22, 2014 

Dining Offers: Student Card


Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0