OpenRice Index
  
dema88
This is dema88 living in Tangerang Kota. I am a Consultant, work in Kebon Jeruk. I like to hang out in Kebon Jeruk, Kota, Karawaci. Betawi, Chinese, Itali are my favorite cuisines. I also love Roti & Kue and Burger, Pizza & Pasta.
Member 91 First(s)
No. of Review415 Review(s)
編輯推介數目18 Editor's Choice
Recommended18 Recommended
Popularity3622 View(s)
Replies in Forum1 Comment(s)
Upload Photos487 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews1 Recommended Review(s)
My Restaurant29 My Restaurant(s)
Follow1 Following
粉絲319 Follower(s)
dema88  Level 4
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 16 to 20 of 415 Reviews in Indonesia
Free Lunch Before Meeting Smile Dec 11, 2014   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Kopitiam | Halal | Kumpul Keluarga

Hallo Openricers!

Saya mau menceritakan pengalaman makan saya di Eastern KopiTM yang berada di Supermal Karawaci. Ceritanya waktu itu saya bersama dengan 2 rekan kerja sedang berada di daerah Karawaci untuk meeting dengan client setelah jam makan siang. Sebelum lunch kami ke Mal dulu untuk mencari makan. Sebelumnya kami tidak ada tujuan di Mal itu mau makan apa. Teman saya mengusulkan untuk makan di Eastern. Karena saya belum pernah mencoba sebelumnya jadi saya menyetujui usul itu. Jadilah kami melangkahkan kaki ke tempat itu.

Resto ini berada di lantai UG dimana sederetan itu resto semua. Saat kami ke sana pengunjungnya banyak karena bertepatan saat jam makan siang. Untung masih ada meja untuk kami. Kami langsung dilayani pelayan yang memberikan daftar menu. Makanan yang ditawarkan adalah menu dimsum, nasi goreng, mie goreng, kwetiau goreng sampai menu porsian. Setelah bingung mau pesan apa akhirnya kami memesan menu dimsum lumpia goreng saus asam manis, hakao, siomay udang, dan pancake duurian. Untuk menu personal masing-masing kami memesan nasi goreng telur asin, kwetiau goreng penang, kwetiau goreng seafood.

Sambil menunggu makanan kami tiba saya memperhatikan desain tempatnya. Tidak berbeda dengan Kopitiam pada umumnya, unsur kayu selalu ada. Tidak seperti QQ Kopitiam yang berada di Mal yang sama, Eastern lebih modern desainnya. Untuk yang smoking disediakan ruangan khusus di pojok, tetapi anehnya jendelanya dibuka, sama saja bohong asapnya akan kena ke pengunjung yang berada di luar. Untung saja saat itu ruangan itu sedang tidak ada yang merokok. Pelayannya terlihat sibuk sekali, apalagi di kitchennya chefnya tidak berhenti memasak.

Akhirnya setelah menunggu sekitar 10 menit makanan yang kami pesan datang. Dimulai dengan menu dimsum setelah itu menu personal baru datang 10 menit kemudian setelah dimsumnya habis. Berikut ulasan makanannya:

Lumpia Goreng Saus Asam Manis
1 porsi hanya terdiri dari 3 potong, pas karena kami bertiga. Isinya ada daging dan sayuran, rasanya enak apalagi dicocol dengan saus asam manisnya. Walaupun terlihat cokelat sekali tapi ini ternyata tidak crispy.

Hakao
1 porsi terdiri dari 4 potong. Kulitnya sangat tipis sampai udangnya sangat jelas terlihat. Agak lengket waktu diambil dari tempatnya sampai nempel di alas daunnya. Rasanya lumayan, udangnya juicy banget.

Siomay Udang
1 porsi terdiri dari 4 potong. Ukurannya imut sekali sekali makan langsung habis. Rasanya lumayan enak, udangnya berasa.

Pancake Durian
1 porsi terdiri dari 3 potong. Berbeda dengan bentuk pancake durian yang pada umumnya kotak, ini berbentuk persegi panjang. Sepertinya baru dikeluarkan dari kulkas karena bekas es terlihat jelas di pancakenya. Rasanya menurut saya biasa sekali, teksturnya agak padat, saya suka yang teksturnya lembut dengan kulit yang tipis.

Kwetiau Goreng Penang
Ini menu pilihan saya. Saya memilih ini karena rasanya yang spicy. Untuk menu ini ada 2 pilihan, yaitu porsi pas atau reguler. Untung saja saya memilih yang porsi pas karena porsinya saja sudah banyak segitu, mungkin bisa untuk makan 2 orang. Rasanya spicy gurih dengan bentuk kwetiaunya yang lebar-lebar.

Untuk harga tergolong standar. Senangnya makan siang kali ini ditraktir teman lol

 

 
 
Table Wait Time: 10 minute(s)


Date of Visit: Nov 28, 2014 

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

For Durian Lovers OK Dec 10, 2014   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Stand / Kios | Dessert

Hai Openricers!

Ceritanya waktu itu saya sama kakak saya habis pulang dari Gereja di MBK dan mau pulang ke kos daerah Binus. Nah di kos kami itu ada tempat nongkrong baru yang belum lama buka, sekitar sebulan yang lalu. Nama tempatnya Sop Duren Rancamaya. Setiap kali lewat tempat ini kami pengen coba sesekali karena kami termasuk yang sangat menyukai durian. Akhirnya kami ke situ untuk mencoba.

Tempat ini dulunya adalah toko komik, tapi disulap jadi tempat makanan lol Begitulah daerah Binus paling hebat menyulap suatu bangunan menjadi bangunan lain. Tempat ini mengambil 2 ruko sekaligus jadi lumayan lega. Di tengah-tengah pintu masuk terdapat patung replika buah durian yang cukup besar, seperti buah durian raksasa. Dekorasi ruangannya seperti nuansa taman, di setiap meja ada hiasan pot bunga kecil dan ada daun hijau yang menjalar di dinding.

Untuk memesan makanan di sini caranya adalah dengan mendatangi kasir dan memesan langsung jadi bukan duduk terus disamperin pelayan. Setelah selesai pesan nanti akan diberikan nomor meja agar pelayannya nanti bisa mengantarkan pesanan kita dengan nomor meja itu. Menu yang ditawarkan di tempat ini tidak hanya sop duren, tetapi ada juga roti bakar, roti cane, spagheti, nasi goreng dan lainnya. Jadi untuk yang tidak menyukai durian ada pilihan menu lainnya. Untuk sop duren pilihannya juga banyak, ada sop duren original, sop duren ketan hitam, sop duren special dengan isian berbagai macam topping. Saya memesan sop duren original dengan parutan keju di atasnya dan disiram susu kental manis putih. Disajikan dalam gelas yang bertangkai. Tidak lama pesan sudah langsung datang. Wah isinya sedikit sekali, ga puas banget, kebanyakan es batunya dibanding duriannya. Untuk rasanya ya rasa durian tongue Kakak saya memesan roti cane dengan topping cokelat dan keju. Tekstur roti cane yang berongga dengan topping cokelat dan keju membuat rasanya cukup nikmat untuk dimakan dalam keadaan hangat. Untuk harga tergolong sedikit mahal tapi boleh lah untuk sekedar mencoba. Bagi yang tidak mau makan langsung juga bisa delivery order kok.

 

 
 
Date of Visit: Nov 30, 2014 

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Dessert time Cry Dec 10, 2014   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Stand / Kios | Dessert

Hello Openricers!

Waktu saya lagi jalan-jalan ke Mal Alam Sutera, saya melihat booth bernama Pudding Heaven dengan dekorasi yang lucu campuran warna pink dan hijau. Icon tempatnya lucu yaitu cewe dengan rambut pink dikuncir dan di pipinya ada blush on warna kuning. Saya baru menemukan booth ini di Mal ini, sepertinya sih tempatnya baru buka. Saya berpikir mau coba. Tapi saya memutuskan untuk makan berat dulu di resto yang ada di Mal itu juga. Setelah selesai makan dalam keadaan perut yang kenyang, saya melewati lagi booth itu dan semakin penasaran pengen coba. Dari gambar yang ada di list menunya sepertinya menarik. Disediakan tempat duduk untuk pengunjung jika ingin makan di situ.

Dari namanya Pudding Heaven, bahan utama yang dipakai adalah pudding dengan pilihan berbagai rasa. Kita bisa memilih mau ukuran reguler atau large dengan harga yang tidak begitu jauh berbeda. Saya memesan Avocado Choco Pudding ukuran large. Isinya adalah pudding cokelat dan puding avocado dengan isian oreo dan topping longan. Kuahnya choco milk. Rasa puddingnya sama seperti pudding pada umumnya. Untuk topping kita bisa menambah lagi dengan membayar lebih. Terdapat berbagai pilihan topping, mulai dari bubble, jelly, longan, oreo, dan lainnya. Waktu pesanan saya jadi agak sedikit surprise sih karena saya kira seperti dessert lain, tapi ini ada kuah susu cokelat yang banyak sekali seperti banjir sick Saya kurang suka dengan penampilannya, rasanya pun biasa saja menurut saya. Jadi kembung sama kuah susu cokelatnya. Hanya terasa adem di tenggorokan karena pudingnya yang lembut. Tapi bagi yang penasaran mau coba rasanya seperti apa ya silhakan dicoba.

 
 
Date of Visit: Nov 14, 2014 

Other Ratings:
Rasa
 2  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 2  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend

Chocolava in The Evening Smile Dec 10, 2014   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Roti & Kue

Hai Openricers!

Waktu itu saya habis main di Jungle Land Sentul dengan pacar saya. Kami selesai main masih siang. Dari situ sayang kalau langsung pulang, jadinya kami lanjut jalan-jalan ke Bogor. Dari Sentul ke Bogor tidak begitu jauh. Tidak berapa lama kami sudah sampai di Bogor. Sebenarnya kami tidak punya tujuan ke Bogor, bingung mau kemana. Setelah muter-muter malah ke daerah Taman Kencana. Di persimpangan jalan dekat situ ada plang nama Ala Nia Choco Lava, langsung kami menuju ke sana karena penasaran mau mencoba.

Dari persimpangan plang nama itu, tempatnya tidak jauh. Sebenarnya tempatnya itu rumah yang dijadikan toko. Bangunannya khas gitu, ada batu alam di pintu utama. Di dekat pintu masuk terdapat 1 meja di kiri dan 1 meja di kanan untung pengunjung yang mau makan di tempat. Saat masuk ke dalam toko, mata kita akan dimanjakan dengan etalase yang memajang berbagai jenis cokelat dan kue. Di bagian kanan terdapat kulkas besar untuk menyimpan choco lava dan panacota. Di bagian agak dalam terdapat etalase yang memajang berbagai tart ultah dengan bentuk yang lucu-lucu, tapi tidak tahu rasanya bagaimana. Perhatian saya langsung tertuju kepada choco lava. bentuknya sih kecil. Ada 2 pilihan rasa, yaitu Original dan Clasic. Kami mencoba 2 rasa. Pelayannya tanya mau dipanaskan atau mau dingin, kami mau yang panas. Choco lava memang enak dimakan dalam keadaan panas karena cokelatnya melted akan keluar saat kuenya dibelah. Begitu suapan pertama langsung nagih, rasanya tuh enak apalagi didukung dengan cuaca Bogor kala itu yang sedang turun hujan. Tapi dari kedua rasa itu kami agak bingung bedanya dimana karena rasanya sama saja tongue Harganya sangat terjangkau hanya Rp 15.000/pcs. Selain choco lava saya mencoba panacota. Penasaran saja rasanya seperti apa, karena belum pernah mencoba sebelumnya jadi saya tidak punya pembanding. Rasanya ya lumayan enak, terdiri dari 2 warna yaitu putih di bagian bawah dan cokelat di bagian atas. bentuknya hampir seperti puding dengan tekstur padat yang lembut. Kalau mau nongkrong sambil minum juga bisa karena ada berbagai menu minuman yang ditawarkan, salah satunya adalah hot chocolate.

Kalau lagi jalan-jalan ke Bogor wajib mampir ke sini karena choco lavanya murah meriah dan enak.

 
 
Date of Visit: Nov 19, 2014 

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 2

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Dinner at Pisa Kafe OK Dec 10, 2014   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Itali | Kafe | Pizza & Pasta | Kencan / Berpasangan | Hang Out

Hallo Openricers!

Waktu itu saya bersama pacar saya berencana makan di daerah PIK, tepatnya di Pisa Kafe. Kebetulan sedang ada promo di Groupon untuk makan di tempat ini. Segera kami menuju ke sana. Kami agak bingung untuk mencari lokasinya karena letaknya di Elang Laut, ternyata tempatnya di ujung sekali, akhirnya ketemu juga setelah nanya orang berkali-kali.

Pengunjungnya saat itu hanya sedikit. Begitu masuk kok tempatnya panas ya padahal AC nya menyala. Mau bilang ke pelayan kalau panas tidak enak rasanya. Pelayannya dengan ramah mengantar kami menuju meja yang kami pilih. Kami memilih duduk di bagian kanan di mana belakang kami ada kaca besar yang membuat ruangan terkesan lega. Di bagian kiri suasananya sedikit berbeda, lebih terang. Di dekat pintu masuk terdapat oven besar seperti tempat untuk memanggang piza, tapi seperti ornamen saja tidak digunakan beneran. Lantainya bercorak hitam putih. Sepertinya kitchennya di lantai atas karena pelayannya datang dari atas membawakan makanan.

Karena kami menggunakan voucher, kami mendapatkan 1 appetizer dan 2 pasta. Untuk appetizer kami memesan garlic bread. Untuk main course pasta kami memesan Spagheti Bolognaise dan Fetucini Carbonara. Kami harus menungggu cukup lama sampai makanan kami tiba. Ini ulasan makanan yang kami pesan:

Garlic Bread
Menu appetizer yang ini menurut saya lumayan enak, rotinya crispy dan asin dari butternya.

Spagheti Bolognaise
Ini menu yang saya pilih. Dari tampilannya terkesan sedikit, tetapi waktu diaduk banyak. Rasanya enak, saus bolognaisenya gurih dan daging cincangnya banyak.

Fetucini Carbonara
Ini menu pilihan pacar saya. Dia juga menyangka porsinya sedikit, tapi waktu diaduk banyak juga. Aromanya juga wangi. Rasanya menurut dia enak, tidak terlalu creamy dengan isian smoked beef, potongan daging ayam dan kacang polong sebagai pelengkap membuat rasanya enak jadi satu.

Untuk minuman saya memesan lychee ice tea. Pelayannya menawari kami bir bintang radler dengan persentase alkohol yang kecil. Pacar saya memesan itu karena dia ingin mencoba. Untuk sekali teguk rasanya lumayan, tapi setelah beberapa teguk agak enek.
Bagi yang mau mencoba pasta yang cukup enak, tempat ini bisa menjadi rekomendasi. Tapi ya yang kurang hanyalah tempatnya yang panas dan pelayanannya yang lama.

 

 

 

 
 
Table Wait Time: 20 minute(s)


Date of Visit: Sep 18, 2014 

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 2  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0