OpenRice Index
  
lava cake
This is lava cake .
Member 15 First(s)
No. of Review32 Review(s)
編輯推介數目10 Editor's Choice
Recommended12 Recommended
Popularity90 View(s)
Replies in Forum0 Comment(s)
Upload Photos297 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews6 Recommended Review(s)
My Restaurant54 My Restaurant(s)
Follow10 Following
粉絲9 Follower(s)
lava cake  Level 3
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 21 to 25 of 31 Reviews in Indonesia
Renyahnya Quesadilla Smile Feb 11, 2016   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Meksiko | Stand / Kios | Halal

Mexico yang merupakan Ibu Kota Negara Spanyol ini terkenal dengan Matador, dan topi besarnya yang sudah menjadi ikon keripik kentang. Selain itu yang saya ingat dari Mexico adalah film kartun keluaran nickelodeon yaitu Dora The Explorer, yang selalu menggunakan bahasa Spanyol dalam beberapa percakapannya.

Tidak hanya terkenal dengan Matador, atau bahkan film kartunnya. Mexico pun sudah terkenal dengan berbagai menu hidangannya, dengan cita rasa yang unik. Pedas, asin, asam, serta sedikit rasa pahit menjadi ciri khas dari masakan khas Mexico. Di Indonesia sendiri makanan Mexico sudah banyak dijumpai, mungkin menu yang sudah dikenal seperti Nacos, dan Buritos beberapa kali bahkan kita sudah mencobanya

Nah.. selain dua makanan tersebut, ada juga nih makanan dari Mexico yang bernama Quesadilla. Pas gue lagi ngopi cantik di FoodFighter ada satu outlet yang menyajikan menu hidangan Mexico, yaitu Papricano Mexican Cantina. Quesadilla bisa dibilang cemilan, dengan bentuk segitiga yang berbahan dasar Jagung pada kulitnya. Untuk isiannya terbuat dari cincangan daging ayam, bisa juga dengan daging sapi kemudian ditambahkan keju yang disajikan dengan sambal salsa dan sambal cream.

Memang sudah menjadi ciri khas Mexico menggunakan sambal salsa disetiap menunya, sambal salsa itu terbuat dari potongan tomat, paprika dan juga bawang. rasanya mirip sekali dengan sambal dabu-dabunya Manado.

Mencicipi Quesadilla disini rasanya renyah sekali, kulitnya yang pipih dimasak secara garing membuat hidangan ini terlihat seperti keripik. Menikmati lebih dalam, rasa potongan Daging Ayamnya memiliki rasa yang lembut, gurih, rasa kejunya pun terasa ketika masuk kedalam mulut. Sayangnya saat itu gue engga mencicipi sambal Salsanya, yang sudah menghiasi kertas mangkok saat itu.

Selain Quesadilla, gue juga memesan Taquitos. Bentulnya seperti risol, yang terisi dengan cincangan daging ayam. Untuk rasanya tak berbeda denhan Quesadilla, sambal yang disajikan juga sama masih menggunakan sambal salsa dan sambal cream.

Yah.. bisa dibilang ini cemilan yang asik saat lo ngobrol di Food Fighter sambil menunggu hujan reda.
Idr. 25000

Idr. 25000

 
IDR. 30,000

IDR. 30,000

 

 

 
 
Table Wait Time: 15 minute(s)


Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Steak Hotel by Holycow Buka  Smile Feb 04, 2016   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Barat | Restaurant | Steak & Grills | Halal | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga

Sore kemarin gue ditraktir sama temen gue karena dia baru aja dapet promosi dari kantornya, berhubung kantornya temen gue dekat dengan Gandaria City Mall jadi main lah gue ke mall yang satu itu. Niatnya pengen makan ala vegetarian gitu tapi bingung juga mau makan apa, dan akhirnya kita nemelusuri satu per satu resto disana.
Privilage Card

Privilage Card

 
Nah pas gue jalan-jalan cari resto nemu lah Steak Hotel by Holycow, yang pas banget baru Grand Opening. Gue sama temen gue penasaran gitu mereka lagi ada promo apa pas grand opening, ternyata pas gue Tanya sama salah satu kasirnya. Mereka bilang 50 pelanggan pertama akan mendapatkan previlage card yang sudah terisi Rp. 25,000, kelebihan lainnya dari kartu ini kita diberikan promo menarik lainnya semacam poin gitu lah.

 
Akhirnya kita memutuskan untuk makan disini aja, gue pesen menu Wagyu Bolar Blade. Ini menu baru dari Steak Hotel by Holycow, masnya bilang untuk wagyu bolar blade hanya enak dimasak dengan dua pilihan yaitu medium dan rare. Karena kalo dibuat well done akan terasa keras dagingnya, untuk sausnya gue pesen untuk mushroom dengan rasa gurih.
Steak wagyu disajikan dengan kentang goreng atau mashed potato, dan kali ini gue pilih mashed potato dengan bayam sebagai tambahannya. Ketika disajikan Wagyu Bolar Blade Nampak cantik dengan tulisan “I Know You Want Me!”, ketika di potong masih terlihat juicy terlihat dari cairan merah yang keluar dari pori-pori daging.

Ketika dimasuk kedalam mulut, gigitan pertama terasa empuk sekali masih terasa kenyal dan terasa lemaknya. Mashed potatonya juga terasa lembut dengan bayam yang dibumbui bawang putih, satu porsi yang membuat bahagia.

 
 
Table Wait Time: 17 minute(s)


Date of Visit: Feb 03, 2016 

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 5

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Pork Enak Smile Feb 01, 2016   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Barat | Restaurant | Kencan / Berpasangan | Hang Out

Terletak di Senayan City tepatnya di Crystal Lagoon, Brewerkz berada dipaling ujung depan dekat dengan kolam. Resto & Bar ini memiliki konsep Sporty pada desain interiornya, bisa dibilang maskulin banget. Brewerkz memiliki luas ruangan yang cukup besar, dan disini juga ada ruangan private room jadi kalo lo mau meeting atau acara Birthday bisa deh tuh sewa ruangannya. 

 

 
Brewerkz Resto & Bar, dari namanya aja udah ada barnya yang pastinya menyediakan minuman beralkohol. Pas gue tanya-tanya sama bartendernya, katanya sih bir disini dibuat secara homemade di Singapore. Jadi bisa dibilang Birnya memiliki rasa yang berbeda dan khas dari pada Bar lainnya. 

Suasana ruangan di resto & bar ini bisa dibilang menyenangkan, disini juga tersedia meja Billiard yang bisa pake oleh tamu. Waktu itu sempet mau pake sih, tapi sayang keduluan sama tamu lainnya. Jadi gue pesen makan aja lah dulu, makanan yang jadi favorit dan menjadi rekomendasinya adalah Porknya Knuckle (ok, gue pesen) selain itu gue juga pesen Satay Chicken. 

 

 
Pesenan sudah datang, Pork Knuckle ukurannya cukup besar. Rasanya gurih pada bagian luarnya, ketika digigit terasa juicy dan dagingnya lembut banget. Enak banget!. Sedangkan Satay Chickennya atau sate ayamnya, bumbunya pas dengan tingkat kematangan yang pas juga. rekomended banget deh kedua menu ini. 

 
Table Wait Time: 10 minute(s)


Date of Visit: Dec 09, 2015 

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 5

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Nyobain Ramennya Bengawan Solo Smile Feb 01, 2016   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Kedai Kopi & Teh | Halal | Business Meeting

Jumat sepulang kerja gue janjian sama temen gue di kuningan city, berhubung handphone gue lowbat akhirnya gue transit dulu di Bengawan Solo Coffee.
Ini merupakan kunjungan pertama gue, karena biasanya gue ke coffee shop yang berlogokan warna hijau. Kesan pertama gue disini cukup menyenangkan, karena pelayanannya yang sangat ramah menyambut pengunjung yang hendak pesan. Bukan cuma pelayanannya yang gue suka, tapi aksesoris yang dipake disini tuh Indonesia banget atau bisa dibilang Jawa banget.

Dibeberapa sudut dinding ada sentuhan batik, udah gitu untuk beberapa tulisan juga ada sedikit menggunakan bahasa Jawa. Contohnya untuk ukuran gelas yang biasanya kita lihat coffee shop lainnya pake bahasa inggris, disini beda mau banget mereka menggunakan bahasa tradisional Indonesia yaitu ada alit untuk ukuran kecil, sedeng, dan ageng untuk ukuran besar. Asli seneng banget gue sama coffee shop yang kaya gini, masih mempertahankan tradisi Jawa.
Sambil menunggu teman gue itu, akhirnya gue pesan satu minuman. Awalnya gue tanya sama si mbaknya untuk minuman spesialnya, si mbak jawan untuk brandy blend oreo. Berhubung gue ga terlalu suka sama oreo, gue menolak usulannya. Akhirnya gue pesen ice capucino, yang ga diblend dan no wipcream. Pengen ngemil tapi berasa laper, pas gue liat ada menu Ramen BenSol. Akhirnya gue putuskan untuk pesan Ramen juga, biar gw ga kelaperan.

 
Tak beberapa lama pesenan gue datang ke meja, pertama yang gue coba adalah minumannya. Ice Capucino yang terasa menyegarkan, dengan paduan kopi dan cream yang pas. Tahap selanjutnya gue cobain kuah dari ramennya, pas gue icip rasanya tuh pedes, manis dan gurih. Dari kuahnya sih enak rasanya mantep, tapi klo lo suka pedes ga ada salahnya lo minta bubuk cabe atau cabe potong biar tambah mantap.

 
Gue aduk ramennya sampe tercampur menjadi satu, dan gue sendok perlahan mienya. Masuk ke mulut tekstur mienya kenyal banget enak sih, dan yang pasti porsinya lumayan banyak bikin kenyang. Lumayan lah untuk ukuran coffee shop yang menyediakan menu ramen, walaupun rasanya ga seperfect ramennya orang Jepang tapi ini bisa lah mewakili ramennya Solo hehehee..

 
 
Table Wait Time: 10 minute(s)


Date of Visit: Feb 19, 2016 

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 5

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Restaurant | Steak & Grills | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga

Pantai Indah Kapuk selalu memiliki tempat makan baru dan seru yang wajib untuk dicoba, setelah gue mereview House of Hobbit kini gue mau ngereview Pepperloin Steak House. Lokasinya tidak terlalu jauh dari House of Hobbit hanya berbeda satu ruko saja, dari depan ruko terpajang satu spanduk besar yang bertuliskan disc 30% untuk setiap pembelian steak.
Sebenarnya iklan itu tidak begitu menarik, tapi yang bikin gue tergoda adalah desain interiornya yang terlihat kece dengan kaca bening. Masuk kedalam resto benar aja, desain interiornya begitu nyaman dengan pencahayaan tamaram. Sebenarnya resto ini tidak terlalu luas, tapi karena menggunakan cermin yang besar resto ini terlihat luas. Pepperloin House Steak memiliki dua lantai, dan sayangnya gue ga sempet liat-liat ke bagian atas.
Interior Lantai 1

Interior Lantai 1

 

 

 
Pepperloin menggunakan warna-warna yang hangat, dan aksesori yang digunakan lebih kewarna hijau seperti ditaman. Aksesoris yang bikin gue suka adalah lampunya, karena terlihat melengkung dengan. Gue duduk disamping cermin besar, klo dari pintu masuk gue duduk dibagian sebelah kanan. Ketika gue duduk, sang pelayan pun datang menghampiri gue dengan membawa menu makanan. Gue sempet nanya sedikit mengenai menu hidangan apa yang menjadi spesialnya, tapi sayangnya sang pelayan kurang menguasai produk yang ia jual.
Karena gue lagi ga makan daging sapi jadinya gue memilih daging ayam, dan si pelayan mengatakan kalo steak ayam tidak mendapatkan disc seperti yang ada di spanduk. Okelah ga masalah buat gue tentang potongan harga itu, dan gue kembali nanya ke si pelayan kalo ada pilihan sausnya apa saja? Dan lagi-lagi si pelayan tidak menjawab pertanyaan gue, dia malah nanya balik ke gue mengenai pilihan kentangnya.
Si pelayang bertanya ke gue “Mba mau mashed potato atau fried potato?”
Gue menjawab “Mashed potato aja”
Si pelayan “Mba mau pilihan sayur atau jagung?”
Gue “sayur aja mba, sausnya bisa milih apa aja mba?”
Si pelayan “untuk minumnya apa mba?”
Gue “Fresh orange juice aja”
Si pelayan “baik mba tunggu pesenannya ya, makasih”

 

 
Lagi-lagi pertanyaan gue terabaikan oleh si mba pelayan, okelah gue tunggu aja tuh steak. Kurang lebih 10 menit minuman gue dateng, warna orange juicenya terlihat segar banget dan pas gue coba emang seger.
Ga lama kemudian steak gue datang, tampilannya biasa aja ga ada yang special dengan sayur wortel, buncis dan jagung. Mashed potatonya juga keliatan pucet, tapi pas gue cobain mashed potatonya rasanya enak banget gue suka. Kalo steaknya pas gue makan rasanya manis banget ditambah lagi dengan sausnya rasanya manis banget, brasa makan kecap atau semur. Daging ayamnya sih empuk pas gue makan, tapi yang bikin ga enak itu sausnya yang Cuma berasa manis aja tanpa ada rasa gurih atau asin.
Dari keseluruhan menu makanan yang gue suka Cuma mashed potatonya, teksturnya lembut cocok banget dilidah gue. Mungkin besok-besok klo gue kesini lagi, yang pertama kali gue pesen adalah mashed potatonya hahahahah…. Sekian review dari gue.
 
 
Table Wait Time: 15 minute(s)


Date of Visit: Jan 21, 2016 

Other Ratings:
Rasa
 2  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 2  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0