OpenRice Index
  
lava cake
This is lava cake .
Member 15 First(s)
No. of Review32 Review(s)
編輯推介數目10 Editor's Choice
Recommended12 Recommended
Popularity90 View(s)
Replies in Forum0 Comment(s)
Upload Photos297 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews6 Recommended Review(s)
My Restaurant54 My Restaurant(s)
Follow10 Following
粉絲9 Follower(s)
lava cake  Level 3
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 21 to 25 of 32 Reviews in Indonesia
Bar At The Rooftop Smile Feb 04, 2016   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Lounge/Bar | Pesta | Hang Out


Disingkat dengan sebutan BART, berada di rooftopnya Artotel Hotel Jakarta. Hotel yang memiliki konsep Nyeni ini memang terbilang unik dan sering dikunjungi oleh para ekspatriat yang berada di kawasan Thamrin. Artotel sendiri memiliki konsep yang berbeda-beda disetiap lantainya, salah satu konsep yang diambil adalah monokrom untuk lantai rooftop yaitu BART.

Dibeberapa sudut terlihat warna hitam dan putih, tidak hanya konsepnya yang membuat bar ini begitu nyaman dan sering dikunjungi. Karena bar disini juga menyediakan live music disetiap jumat atau malam sabtu. Pas gue kesini sayangnya bukan pas malem sabtu jadi ga ada live musik, gue kesini untuk menikmati keindahan kota Jakarta di sore hari menjelang malam.

Bart memiliki 2 area yaitu ruangan outdoor yang lebih banyak didominasi dengan sofa-sofa nyaman, sedangkan untuk area indoor diperuntukkan bagi para pengunjung yang ingin menikmati suasana lebih intim. Gue searching dibeberapa artikel Bart sering banget dijadiin tempat party untuk merayakan event tertentu seperti birth day party atau bahkan untuk pameran seni.

 
Angin sepoy-sepoy saat gue kesana memang menjadi hal yang disukai, apa lagi ditambah dengan mocktail dan cocktail yang disediakan oleh BART. Gue paling suka sama Cocktailnya disini, yaitu Liquid Tiramisu ini percampuran antara baileys, Kahlua, Galliano, espresso, mascarpone cheese, dan vanilia ice cream.

 
Layaknya Bar yang seru dengan alunan musik yang asik, BART juga menyediakan menu cemilan sebagai pengantar kamu menghayal. Biasanya yang gue pesen disini adalah Fried Mushroom Enoki, ini terbuat dari jamur yang digoreng garing. Disajikan dengan mayones yang gurih dan pedas, ga mau berenti kalo udah makan ini.
 

 
 
Recommended Dish(es):  Chicken Finger Curry Sauce
 
Date of Visit: Nov 29, 2015 

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 5

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend

Pork Enak Smile Feb 01, 2016   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Barat | Restaurant | Kencan / Berpasangan | Hang Out

Terletak di Senayan City tepatnya di Crystal Lagoon, Brewerkz berada dipaling ujung depan dekat dengan kolam. Resto & Bar ini memiliki konsep Sporty pada desain interiornya, bisa dibilang maskulin banget. Brewerkz memiliki luas ruangan yang cukup besar, dan disini juga ada ruangan private room jadi kalo lo mau meeting atau acara Birthday bisa deh tuh sewa ruangannya. 

 

 
Brewerkz Resto & Bar, dari namanya aja udah ada barnya yang pastinya menyediakan minuman beralkohol. Pas gue tanya-tanya sama bartendernya, katanya sih bir disini dibuat secara homemade di Singapore. Jadi bisa dibilang Birnya memiliki rasa yang berbeda dan khas dari pada Bar lainnya. 

Suasana ruangan di resto & bar ini bisa dibilang menyenangkan, disini juga tersedia meja Billiard yang bisa pake oleh tamu. Waktu itu sempet mau pake sih, tapi sayang keduluan sama tamu lainnya. Jadi gue pesen makan aja lah dulu, makanan yang jadi favorit dan menjadi rekomendasinya adalah Porknya Knuckle (ok, gue pesen) selain itu gue juga pesen Satay Chicken. 

 

 
Pesenan sudah datang, Pork Knuckle ukurannya cukup besar. Rasanya gurih pada bagian luarnya, ketika digigit terasa juicy dan dagingnya lembut banget. Enak banget!. Sedangkan Satay Chickennya atau sate ayamnya, bumbunya pas dengan tingkat kematangan yang pas juga. rekomended banget deh kedua menu ini. 

 
Table Wait Time: 10 minute(s)


Date of Visit: Dec 09, 2015 

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 5

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Nyobain Ramennya Bengawan Solo Smile Feb 01, 2016   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Kedai Kopi & Teh | Halal | Business Meeting

Jumat sepulang kerja gue janjian sama temen gue di kuningan city, berhubung handphone gue lowbat akhirnya gue transit dulu di Bengawan Solo Coffee.
Ini merupakan kunjungan pertama gue, karena biasanya gue ke coffee shop yang berlogokan warna hijau. Kesan pertama gue disini cukup menyenangkan, karena pelayanannya yang sangat ramah menyambut pengunjung yang hendak pesan. Bukan cuma pelayanannya yang gue suka, tapi aksesoris yang dipake disini tuh Indonesia banget atau bisa dibilang Jawa banget.

Dibeberapa sudut dinding ada sentuhan batik, udah gitu untuk beberapa tulisan juga ada sedikit menggunakan bahasa Jawa. Contohnya untuk ukuran gelas yang biasanya kita lihat coffee shop lainnya pake bahasa inggris, disini beda mau banget mereka menggunakan bahasa tradisional Indonesia yaitu ada alit untuk ukuran kecil, sedeng, dan ageng untuk ukuran besar. Asli seneng banget gue sama coffee shop yang kaya gini, masih mempertahankan tradisi Jawa.
Sambil menunggu teman gue itu, akhirnya gue pesan satu minuman. Awalnya gue tanya sama si mbaknya untuk minuman spesialnya, si mbak jawan untuk brandy blend oreo. Berhubung gue ga terlalu suka sama oreo, gue menolak usulannya. Akhirnya gue pesen ice capucino, yang ga diblend dan no wipcream. Pengen ngemil tapi berasa laper, pas gue liat ada menu Ramen BenSol. Akhirnya gue putuskan untuk pesan Ramen juga, biar gw ga kelaperan.

 
Tak beberapa lama pesenan gue datang ke meja, pertama yang gue coba adalah minumannya. Ice Capucino yang terasa menyegarkan, dengan paduan kopi dan cream yang pas. Tahap selanjutnya gue cobain kuah dari ramennya, pas gue icip rasanya tuh pedes, manis dan gurih. Dari kuahnya sih enak rasanya mantep, tapi klo lo suka pedes ga ada salahnya lo minta bubuk cabe atau cabe potong biar tambah mantap.

 
Gue aduk ramennya sampe tercampur menjadi satu, dan gue sendok perlahan mienya. Masuk ke mulut tekstur mienya kenyal banget enak sih, dan yang pasti porsinya lumayan banyak bikin kenyang. Lumayan lah untuk ukuran coffee shop yang menyediakan menu ramen, walaupun rasanya ga seperfect ramennya orang Jepang tapi ini bisa lah mewakili ramennya Solo hehehee..

 
 
Table Wait Time: 10 minute(s)


Date of Visit: Feb 19, 2016 

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 5

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Makan Siang di Pelangi resto Smile Jan 27, 2016   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Multinasional | Hotel Restaurant | Buffet

Siang tadi gue diajak makan siang sekaligus meeting di salah satu resto yang namanya Pelangi Restoran, berada di Hotel Ambhara Jakarta depan Terminal blok m atau Pasaraya Grande. Kalo kita masuk dari lobby restorannya ada disebelah kanan lobby, yang didepan restorannya ada ayunan kursinya.

Pelangi restoran memiliki konsep klasik, karena masih mempertahankan konsep hotel pada jamannya. Disini lebih kepada buffet jadi lo bisa makan sepuasnya dengan harga Rp. 220,000++, tapi disini juga lagi ada promo untuk sunday brunch hanya Rp. 180,000++. Lumayan banget kan?

Dari semua menu yang ada disini lebih ke Indonesia Food, jadi ya cocok banget di lidah gue yang ndeso ini ehheheeh.. Sebagai info aja, Pelangi Resto juga dipakai sebagai resto untuk sarapan para tamu yang nginep dihotel ini yang setiap harinya menu berubah-ubah.

Sewaktu gue berada disini, pengunjungnya masih sepi karena masih jam 11'an. Jadi gue masih bebas wara wiri untuk comot-comot makanan, dan pilihan menu yang gue ambil adalah kambing panggang. Ditambah mix vegetable dan kentang, yang digoreng dengan campuran paprika.

Klo daging kambing biasanya dimasak masih terasa bau dan alot, disini ga ada tuh dua kata itu. Adanya cuma empuk, dan enak. Ditambah kentangnya yang gurih, serta sayuran yang masih terasa cruncy saat lo makan. Jadi klo kata chefnya, sayurnya memang terasa cruncy supaya masih banyak vitaminnya.

Abis makan main course paling enak makan dessertnya, gw memilih pancake yang ada di counter paling pojok. Lo bisa ambil sendiri pancakenya bebas, tapi harus abis ya klo udh diambil. Topping yang tersedia ad kismis, strawberry, potongan almond, meses coklat, dan buah peach. Pelengkapnya ada pasta coklat, dan cream vanila. Oia ada ice creamnya juga, pilihannya ice cream vanila, strawberry dan coklat.

Pancakenya dibuat tipis, dengan rasa yang hambar. Jadi untuk rasa manis, dan asemnya bisa diambil dari toppingnya. Rasanya enak deh, apa lagi es krim vanilanya bikin seger dan kita bebas ambil berapa scoop yang kita mau.

lepas dari cocok atau engganya, gue pesen minum ice capucino with wipcream. Biasanya wipcream rasanya kan hambar yah, tapi wipcream disini rasanya manis kaya cookies coklat gitu. Enak deh bikin nagih, klo boleh nambah wipcreamnya gw nambah deh hahaha..

Kayanya review gue cukup segini aja dulu, buat kalian yang mau nyobain makanan disini dijamin ga akan nyesel sama rasanya. Sebagian bahan bakunya di import langsung dari negara-negara lain, dan kualitas makanannya standart International.

 

 

 

 

 
 
Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Restaurant | Steak & Grills | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga

Pantai Indah Kapuk selalu memiliki tempat makan baru dan seru yang wajib untuk dicoba, setelah gue mereview House of Hobbit kini gue mau ngereview Pepperloin Steak House. Lokasinya tidak terlalu jauh dari House of Hobbit hanya berbeda satu ruko saja, dari depan ruko terpajang satu spanduk besar yang bertuliskan disc 30% untuk setiap pembelian steak.
Sebenarnya iklan itu tidak begitu menarik, tapi yang bikin gue tergoda adalah desain interiornya yang terlihat kece dengan kaca bening. Masuk kedalam resto benar aja, desain interiornya begitu nyaman dengan pencahayaan tamaram. Sebenarnya resto ini tidak terlalu luas, tapi karena menggunakan cermin yang besar resto ini terlihat luas. Pepperloin House Steak memiliki dua lantai, dan sayangnya gue ga sempet liat-liat ke bagian atas.
Interior Lantai 1

Interior Lantai 1

 

 

 
Pepperloin menggunakan warna-warna yang hangat, dan aksesori yang digunakan lebih kewarna hijau seperti ditaman. Aksesoris yang bikin gue suka adalah lampunya, karena terlihat melengkung dengan. Gue duduk disamping cermin besar, klo dari pintu masuk gue duduk dibagian sebelah kanan. Ketika gue duduk, sang pelayan pun datang menghampiri gue dengan membawa menu makanan. Gue sempet nanya sedikit mengenai menu hidangan apa yang menjadi spesialnya, tapi sayangnya sang pelayan kurang menguasai produk yang ia jual.
Karena gue lagi ga makan daging sapi jadinya gue memilih daging ayam, dan si pelayan mengatakan kalo steak ayam tidak mendapatkan disc seperti yang ada di spanduk. Okelah ga masalah buat gue tentang potongan harga itu, dan gue kembali nanya ke si pelayan kalo ada pilihan sausnya apa saja? Dan lagi-lagi si pelayan tidak menjawab pertanyaan gue, dia malah nanya balik ke gue mengenai pilihan kentangnya.
Si pelayang bertanya ke gue “Mba mau mashed potato atau fried potato?”
Gue menjawab “Mashed potato aja”
Si pelayan “Mba mau pilihan sayur atau jagung?”
Gue “sayur aja mba, sausnya bisa milih apa aja mba?”
Si pelayan “untuk minumnya apa mba?”
Gue “Fresh orange juice aja”
Si pelayan “baik mba tunggu pesenannya ya, makasih”

 

 
Lagi-lagi pertanyaan gue terabaikan oleh si mba pelayan, okelah gue tunggu aja tuh steak. Kurang lebih 10 menit minuman gue dateng, warna orange juicenya terlihat segar banget dan pas gue coba emang seger.
Ga lama kemudian steak gue datang, tampilannya biasa aja ga ada yang special dengan sayur wortel, buncis dan jagung. Mashed potatonya juga keliatan pucet, tapi pas gue cobain mashed potatonya rasanya enak banget gue suka. Kalo steaknya pas gue makan rasanya manis banget ditambah lagi dengan sausnya rasanya manis banget, brasa makan kecap atau semur. Daging ayamnya sih empuk pas gue makan, tapi yang bikin ga enak itu sausnya yang Cuma berasa manis aja tanpa ada rasa gurih atau asin.
Dari keseluruhan menu makanan yang gue suka Cuma mashed potatonya, teksturnya lembut cocok banget dilidah gue. Mungkin besok-besok klo gue kesini lagi, yang pertama kali gue pesen adalah mashed potatonya hahahahah…. Sekian review dari gue.
 
 
Table Wait Time: 15 minute(s)


Date of Visit: Jan 21, 2016 

Other Ratings:
Rasa
 2  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 2  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0