OpenRice Index
  
Nena96
This is Nena96 living in Kenjeran. I am a -, work in Gubeng. I like to hang out in Rungkut, Tambaksari, Kenjeran. Jawa, Timur Tengah, Amerika, Chinnese food are my favorite cuisines. I also love Street Foods, Stand / Kios, Fast Food, - and Bebek, Dim Sum, Martabak, Fried Chicken.
Member 10 First(s)
No. of Review13 Review(s)
編輯推介數目0 Editor's Choice
Recommended0 Recommended
Popularity102 View(s)
Replies in Forum0 Comment(s)
Upload Photos47 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant12 My Restaurant(s)
Follow0 Following
粉絲1 Follower(s)
Nena96  Level 2
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 11 to 13 of 13 Reviews in Indonesia
Nasi Rempela-Hati Cafe Tien 88 OK Feb 23, 2016   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Indonesian | Restaurant | Halal | Kumpul Keluarga

Jum’at malam (2/10), diajak senior-senior dan kawan dari UKM untuk nongkrong sekaligus makan diluar. Maklum, di sekretariat UKM sepi dari makanan, hiks. Akhirnya, kami berdelapan mampir ke Cafe Tien 88, daerah Mulyosari, Kenjeran, yang punya spesialisasi kopi dan kudapan ringan. Lokasinya tak jauh dari sekretariat UKM kami, hanya makan waktu 5-7 menit berkendara dengan motor.

 
terlalu biasa dan tak berkesan

terlalu biasa dan tak berkesan

 
Sampai disana, kami langsung naik ke lantai dua, yang cukup sepi dibandingkan di lantai pertama. Dekorasi ruangan adalah yang paling mencolok di Cafe Tien 88. Berbau Tiongkok! Mulai dari ornamen berupa payung, kipas dan lukisan Cina (dengan huruf-huruf Mandarin), lampion, model kursi, model pintu, hingga kata-kata bijak yang tersebar di seantero ruangan. Bahkan, ada pula sepeda motor bebek jadul, dipajang di sudut ruangan. Unik dan sangat berkonsep.
Interior CafeTien 88

Interior CafeTien 88

 
Karena memang lapar, aku memesan menu Nasi Rempela-Hati. Padahal, niat awalku pingin pesan nasi uduk. Berhubung sudah malam banget (jam 20:00), jadi stock nasi uduknya habis, hanya ada nasi biasa. Okelah. Minumnya, aku pesan air botol kecil 330 ml seharga 2000 rupiah. Harganya makanannya...Bentar aku lupa. Sekitar 16 ribu rupiah.

Makanan datang cukup lama (karena banyak yang pesan). Akhirnya, pesananku datang. Berisi nasi, satu potong rempela-hati, satu porsi telur orak-arik, satu porsi kecil sambal goreng kacang yang rasanya manis dan acar. Rasanya.. Biasa sih. Tidak ada yang menonjol, tapi bukan berarti gak enak. Lain kali, jika aku datang lagi, aku akan mengeksplor menu yang berbeda dan lebih bercita-rasa, hehe.
 
Table Wait Time: 15 minute(s)


Date of Visit: Oct 02, 2015 

Spending per head: Approximately Rp20000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 2  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 2

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Chinese | Stand / Kios | Bakmi/Kwetiau | Halal

Lagi-lagi melintas di jalanan dengan rasa kelaparan, Rabu (14/10). Entah kenapa aku memutuskan makan mie ayam siang siang ini? Spontan, aku membelokkan kendaraan ke salah satu rumah makan di jalan Dharmahusada, yang punya spesialisasi pangsit mie ayam. Pesan satu porsi mie ayam dengan es teh manis, juga dengan tambahan krupuk. Totalnya habis 25 ribu, cukup tinggi untuk kalangan mahasiswi sepertiku, hehe.
Interior-1

Interior-1

 
Interior-2

Interior-2

 
Cukup lama nunggu, ada sepuluh menitan mungkin, baru pesananku datang. Satu porsi mie ayam berisi : mie + dua buah siomay kukus + satu buah kulit pangsit + kuah, tentunya.

 
Pertama kali nyoba nyicip mie-nya...wah! Mie-nya kok seperti mie instan goreng, ya? Beda banget ama mie yang khusus buat mie ayam pada umumnya. Siomay kukusnya juga biasa banget, kulit pangsitnya juga biasa. Skor 6,5/10 lah. Not so good for me (and the price)  Yang paling parah...sambalnya! Uh.. Encer (cair) banget, rasanya kayak air, gak ada pedas-pedasnya sama sekali. Bahkan, aku sampai menghabiskan ½ botol sambal tapi tetap gak pedas. Bagi maniak pedas sepertiku, itu adalah hal yang paling menyedihkan.

 
Oh ya, kalau mau tahu lokasinya, ada di jalanan Dharmahusada, tepat di sebelah Bebek Telor Asin Pak Joss, sebelum pom bensin. Ada extra charge untuk parkir, FYI (padahal pas datang, gak ada siapa-siapa yang bantuin parkir motor, duh nyebelin).
 
Recommended Dish(es):  -
 
Table Wait Time: 10 minute(s)


Date of Visit: Oct 14, 2015 

Spending per head: Approximately Rp25000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 2  |  
Lingkungan
 2  |  
Pelayanan
 1  |  
Higienis
 2  |  
Sesuai dengan harga
 1

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Mie Ayam Level 100! Smile Nov 27, 2015   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Chinese | Bakmi/Kwetiau

Sudah beberapa kali makan di Pangsit Mie Sambal Bawang dan cukup puas. Hari itu (20/09) saya makan lagi disana, sore hari, jam 16.00-an. Pesan Mie Ayam Level 100. Level tertinggi kepedasannya hehe. Dari dulu kalau mampir disini selalu pesan itu, atau kalau gak yang mie hijau. 

Meskipun level tertinggi, nyatanya tak ditambah harga lagi seperti mie lain pada umumnya. Porsi mie biasa, ayam suwirnya cukup banyak dan rasanya gurih-manis. Sebelum disiram kuah, belum terasa pedasnya cabe level 100. Tapi... ketika ditambah kuah. Beuhhh, panas dan pedas jadi satu di mulut! 
Pedes gilaaa

Pedes gilaaa

 

 
Akhirnya, di menit ke-10, saya menyerah (tumben, biasanya saya selalu berhasil menghabiskan) dan hanya mampu memakan 1/2 porsi Mie Ayam level 100-nya. Bahkan, sampe cari pelarian ke gorengan isi ayam yang dijual seribuan per biji dan habis lima biji! Btw gorengannya enak, crispy dan daging ayamnya gurih.

Lain kali, saya bertekad untuk tidak gagal lagi menghabiskan Mie Ayam level 100, hehe.
Total habis 18.000 : Mie Ayam level 100 (Rp. 10.000), Es Teh (Rp. 3000) dan Gorengan (@Rp. 1000 x 5 : Rp. 5000)
 
Recommended Dish(es):  Mie Ayam,Mie Ayam Hijau,Gorengan
 
Table Wait Time: 5 minute(s)


Date of Visit: Sep 20, 2015 

Spending per head: Approximately Rp15.000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 2  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0