OpenRice Index
  
edwinrisky21
This is edwinrisky21 living in Tanjung Duren. I am a Auditor, work in Sudirman. I like to hang out in Sudirman, Thamrin, Slipi. Sunda, Jepang, Itali are my favorite cuisines. I also love Kafe and Dessert, Seafood, Sushi, Pasta.
Member 26 First(s)
No. of Review160 Review(s)
編輯推介數目132 Editor's Choice
Recommended11 Recommended
Popularity7079 View(s)
Replies in Forum3 Comment(s)
Upload Photos926 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant2 My Restaurant(s)
Follow14 Following
粉絲678 Follower(s)
edwinrisky21  Level 4
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 1 to 5 of 160 Reviews in Indonesia
Steak Lunch at Boulevard Steak OK Oct 04, 2012   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Eropa | Steak & Grills | Rombongan | Kumpul Keluarga

Ngeliat review-review dari openricers tentang tempat ini jadi penasaran juga untuk mencoba steak di tempat ini. Berhubung lagi ada offer dari salah satu web penyedia voucher, berangkatlah saya ke Boulevard Steak ini hehe.

Lokasinya agak susah dicari karena ruko di Jl. Boulevard memang panjang banget kan, jadi saya memutuskan untuk menelepon saja untuk meminta patokannya daripada muter-muter nyarinya. Lokasinya ada di blok ruko setelah lampu merah dari arah seberang mall. Patokannya sih di dekat dengan Pondok Parahyangan yang mudah dikenali dengan asapnya yang mengepul di jalanan, selain itu sebenarnya ada juga signboard dari Boulevard Steak yang cukup noticeable.

Begitu masuk saya kaget juga karena tidak ada pengunjung sama sekali disana, padahal dekat-dekat jam makan siang juga lho. Boulevard Steak ini terdiri dari 2 lantai dengan kursi dan meja kayu panjang di lantai 1 (4 person capacity). Bagi saya tempatnya kurang nyaman, karena pada saat saya disana penerangannya menurut saya agak gelap, begitu juga dengan keadaan ruangan yang kurang dingin.

 
List makanan dan minuman disajikan di sebuah buku menu yang cukup besar. Menu-menu disini sendiri yang menjadi andalan adalah steak dengan protein chicken, beef dan dory fish. Selain entrée, ada juga menu appetizer seperti fried calamari, onion rings dan mushroom fritters. Harganya sendiri dari pengamatan saya untuk entrée berkisar di antara 50-60 ribu. Untuk harga agak mahal sih menurut saya, tapi kalau enak, ga masalah juga donk, hehe, let’s see the food then.

Chicken schnitzel

 
Chicken schnitzel ini merupakan boneless chicken meat, yang di-deep fried dengan lapisan tepung. Lapisan luarnya crunchy, sementara ayam di dalamnya empuk disajikan bersama fries potato dan mixed vegetable, serta dilumuri dengan Madagascar sauce. (Sebenarnya chicken schnitzel ini disajikan dengan French fries, namun ditukar dengan baked potatonya Diane Steak). Ayamnya sangat tipis, jadi lebih dominan tepung dibandingkan ayamnya.
Baked Potatonya disajikan dengan alumunium foil. Standar lagi-lagi, hanya kentang yang di baked. Overall bagi saya menu ini average la rasanya, plus terasa biasa sekali dibandingkan dengan harga aslinya, not worthed for me to pay the actual price for this dish.

Diane Steak

 
Diane steak ini merupakan steak daging sapi bagian tenderloin yang disajikan bersama dengan mushroom sauce. Sama seperti schnitzel di atas, Diane steak ini disajikan bersama dengan mixed vegetables namun berbeda di jenis kentang yang dipakai. Diane steak ini disajikan dengan baked potato aslinya. Dagingnya cukup empuk, sayang porsinya kecil, jauh banget dari 200gram rasanya, Rasa pun standar saja. French friesnya sendiri seperti kentang beku kemasan saja. Dengan harga yang ditawarkan, I actually expect more from this dish.

Mushroom Fritters

 
Potongan jamur yang di-deep fried. Jamur ini rasanya so-so aja ya, really standard. Jamurnya sendiri cukup gurih, plus mayonnaise cocok dimakan bersama jamur ini. Sayangnya dibandingkan dengan actual price, porsi yang diberikan sangat sedikit.

Ice Tea dan Hot Tea

 

 
Ice tea dan hot tea ini disajikan dalam gelas yang cukup besar. Rasanya sih standar yah dan wangi teanya menurut saya kurang kuat

Pelayan disini menurut saya kurang ramah dalam melayani pelanggannya. Dengan kondisi restoran yang hanya dikunjungi saya, rasanya tidak ada alasan pelayan disini tidak terlalu ramah terhadap saya.

Oke, untuk conclusionnya, untuk harga dibandingkan dengan rasa yang saya dapat, berbeda dengan review-review saat gathering. Entah apakah karena gathering kualitas makanannya lebih baik, namun saya tidak begitu terkesan makan disini. Untungnya saya pake voucher juga sih, kalau tidak mungkin saya kan lebih disappointed dengan makanan disini.

Saya rasa masih ada resto-resto steak lain yang harganya lebih murah dengan taste better, ataupun dengan rasa mirip-mirip tapi harganya much more cheaper than Boulevard Steak. Untuk tempat, mungkin bisa dibuat lebih menarik juga untuk mengundang konsumen datang. Will be back here? Don’t think so even with promotional voucher.
 
Date of Visit: Jul 07, 2012 

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Birthday Celebration at Meat Bar OK Oct 04, 2012   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Barat | Steak & Grills | Pizza & Pasta | Kumpul Keluarga

Hello openricers! Kali ini mau berbagi pengalaman kuliner saat mendapat traktiran teman di Meat Bar yang terletak di Pacific Place. Meat Bar ini terletak di lantai 5 Pacific Place, yang memang ramai dengan berbagai outlet makanan.

 
Posisinya sendiri cukup strategis karena terletak di daerah tempat pengunjung PP akan melewati daerah ini. Meat Bar sendiri didekor dengan suasana bar dimana terdapat meja-meja kayu dan kursi besi sementara terdapat juga 1 meja kayu panjang yang cukup tinggi. Di atas meja kayu ini tergantung botol-botol minuman yang digantung terbalik. Meja kayu ini cukup unik karena ditopang dengan drum bekas. Di setiap meja terdapat tissue, garam dan pepper yang digunakan untuk makanan.

 
Dinding-dinding di Meat Bar juga tidak ketinggalan dihias dengan potongan-potongan kayu persegi dan juga gambar sapi besar dengan penjelasan mengenai bagian-bagian tubuhnya. Tempat duduk juga tersedia di bagian luar dimana terdapat 3-4 buah meja di luar. Suasana cukup nyaman dengan kebersihan tempat yang sangat terjaga. Tempatnya tidak terlalu besar sebenarnya, namun penataan kursi meja yang baik bisa menambah kapasitas pengujung Meat Bar.

Sesuai dengan namanya, menu andalannya berkisar di daging, baik sapi, ayam maupun ikan seperi salmon yang disajikan dalam rupa steak dengan pendamping pasta maupun nasi dan sayur-sayuran. Untuk pastanya ada pilihan rasa bolognaise, tuna, dll.

Salmon Steak with Tuna Fetuccini

 
Menu ini disajikan di atas hotplate dengan potongan kecil sayur seperti wortel jagung dan kacang polong. Begitu datang saya agak terkejut dengan ukuran salmonnya yang sangat kecil. Hmm, semoga rasanya istimewa dibalik ukurannya yang kecil ini. Saat saya memakan, daging salmonnya masih terasa agak amis dan tidak terlalu fresh. Saus yang disajikan di atasnya pun kurang enak, menurut saya lebih mirip seperti saus sardine kalengan. Untuk fetuccininya sendiri biasa sekali karena saya tidak menemukan daging tuna dan rasa tuna yang kuat di dalamnya, kurang cocok rasanya diberi nama tuna fetuccini. Hmm, disappointed dish for me (untungnya dapet traktiran hehe).

Steak with Bolognaise Fetuccini

 
Tidak seperti pesanan di atas, menu ini hanya disajikan di atas piring, meskipun ada saya lihat yang memesan menu ini disajikan di atas hotplate. Asumsi saya mereka kehabisan hotplate, karena memang teman saya mengundang 60 orang, kurang lebih, dalam waktu yang bersamaan.
Rasa steak ini jauh lebih enak dibanding pesanan salmon saya, ukurannya pun jauh lebih besar. Dagingnya cukup empuk dengan tingkat kematangan well done, disajikan bersama saus yang cocok untuk menemani makan steak ini. Untuk fetuccininya sendiri juga lebih enak meskipun saya merasa saus yang dipakaipun bukan saus bolognaise buatan mereka sendiri. Sayang sekali.

Ice Tea

 
Untuk makan steak seperti ini, ice tea memang paling cocok sebagai minumannya karena bisa menetralkan rasa daging yang kita makan. Ice teanya sih standar ya, Cuma gelas-nya agak mengecewakan yak karena hanya disajikan dengan gelas plastic, yang menurut saya seperti di rumah-rumah makan biasa.

Untuk harga, saya kurang mengetahui karena acara traktiran teman saya. Namun dari sisi rasa, secara keseluruhan saya agak kecewa dengan sajian disini. Mungkin ini juga disebabkan terlalu banyaknya yang datang dan memesan sekaligus di acara ini sehingga kualitas masakanpun dapat berkurang. Untuk pelayanannya, makanan datang agak lama, meskipun hal ini masih bisa saya maklumi dikarenakan kondisi toko yang ramai. Meskipun begitu, para pelayan disini masih dapat menghandle keadaan dengan baik dan tetap ramah terhadap para konsumennya.

Mungkin yang harus diperbaiki oleh Meat Bar, sebagai saran, dalam menghadapi tamu-tamu yang datang sekaligus banyak seperti ini adalah mempersiapkan peralatan lebih banyak dan juga menjaga konsistensi rasa dari menu yang disajikan.

Will I go back here? Berdasarkan rasa yang saya dapat, rasanya saya tidak akan menjadikan Meat Bar sebagai pilihan utama di PP ketika ingin menikmati steak, maybe I’ll looking for other steak restaurant. (Untungnya saya mendapat traktiran sehingga tidak terlalu kecewa dengan makanannya hehe).
 
Date of Visit: Aug 14, 2012 

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 5

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Singapura / Malaysia | Restaurant | Halal | Kumpul Keluarga

Restoran ini aslinya berasal dari Singapura yang menyajikan makanan kuah dimana kita bisa menentukan sendiri isi yang kita mau (self service). Berhubung lagi pengen makan sayuran dengan porsi yang tidak terlalu banyak, beberapa hari lalu saya menuju ke Yong Tau Fu Mall Ciputra yang terletak di lantai paling bawah.

Environment :
Tempatnya mungil sekali ya, mejanya sih lumayan banyak ya, tapi jadinya tempat makannya itu deket-deketan banget dengan sebelah dan berasa sempitnya. Tempat makan langsung bersebelahan dengan tempat memasak. Kalau tempat diperluas, rasanya akan lebih nyaman makan di sini.smile

 

 
Menu :
Beraneka macam daging, sayur dan item-item lainnya dapat kita pilih sendiri untuk dimasukkan ke dalam mangkok kita. Variasinya cukup banyak, dari bermacam bakso, cakue udang, otak-otak Singapore, crabstick, fishcake, tahu, rumput laut, aneka sayur dan lain-lain. Untuk pembelian 6 item, kita juga bisa mendapat free nasi/mie/bihun. Kuahnya ada 3 jenis : kaldu/laksa/tom yum.

Food :
Untuk mangkok pertama, isinya 2 jenis sayuran hijau, chaisim dan baby kailan, tahu daging dan 2 bakso ikan.
(Price : Baby Kailan 4.000,- / Bakso Ikan 2.800,- / Chaisim 3.000,- / Bakso Tahu 4.800)

 
-

 
Sementara itu mangkok 2 berisi : chaisim, kangkung, chakue udang, 2 bakso kepiting (price around IDR 23.000,-)

Kuah kaldunya enak, cukup berasa. Untuk isinya sih standar shabu-shabu ya dengan rasa yang enak, gak terlalu specsal sih tapi. Untuk sayuran yang mereka sajikan disini juga masih dalam keadaan fresh. Disini ada saus sambal yang berwarna gelap yang enak buat dicocol dengan isi yang kita pesan.

Price :
Untuk harga akan tergantung dari item-item yang kita ambil karena harganya beda-beda juga, tapi secara overall sih, harganya masih terjangkau. Dengan mengeluarkan uang sekitar 20-30 ribu, kita sudah bisa mendapat 5-6 jenis item plus dapat free nasi/bihun/mie juga.

Menu :
Kalau lagi ingin makan kuah-kuah model shabu-shabu gitu, Yong Tau Fu tetap bisa menjadi pilihan sih, karena isi yang bisa disesuaikan dengan keinginan kita plus langsung disajikan dalam keadaan siap makan kepada kita, ga perlu repot lagi ngerebusin sendiri. Harganya yang tidak mahal juga menjadi poin plus untuk makan disini. Sayang, rasanya kalah dibandingkan dengan Yong Tau Fu di Singapura yang pernah saya coba. tongue
 
Date of Visit: Jun 21, 2012 

Spending per head: Approximately Rp30000

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   1 Vote(s)   View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Stand / Kios | Bubble Tea / Jus | Camilan | Minuman

Boba Tea

Salah satu nama yang membuka usaha minuman berjenis bubble tea dan coffee ini yang kayanya memang lagi happening banget ya di Jakarta belakangan ini. Lokasinya ada di lantai paling bawah Mall Taman Aggrek, dekat dengan Jala-jala dan Hero. Berhubung ada voucher untuk beli Boba Tea ini, akhirnya pakai ini pas kebetulan pengen jajan dan ada Boba Tea ini di TA

Environment :
Tempatnya sebenarnya simple aja, terdiri dari meja untuk melayani pembeli dimana dibelakangnya terdapat tempat untuk membuat yang agak kecil, lalu di sampingnya terdapat beberapa bangku dan meja kayu untuk mereka yang mau duduk dan minum. Salah satu credit point plus tersendiri untuk mereka karena menyajikan bangku ini. Tempat duduknya nyaman space yang cukup luas

 
Menu :
Boba Tea drink classified into 5 main categories : fresh milk, milk tea, coffee, fresh milk and smoothies (the first 4 could be served either hot or cold). Tiap jenis memiliki variasi rasa tersendiri dengan 2 macam ukuran Medium or Large. Toppingnya juga bervariasi, dengan yang unik itu Pop Boba (Bubble yang kalau digigit akan mengeluarkan cairan dengan rasa tertentu). Sweetness level also could be chose -0%,50% & 100%.

 
Drinks :
Coffee – Cappuccino w/ Pink Boba
(Price : IDR 22.000,-)
Sempet icip yang satu ini, dan pas pertama kali coba, cukup shocking juga, kok pahit banget rasanya. Sampai harus dua kali balik nambah gula biar rasa pahit berkurang. Setelah ditambah gula, rasanya cukup enak, bobanya berukuran kecil dan juga kenyal. Sayang sekali minuman ini pahit sekali, kalau tidak mungkin akan menjadi lebih enak

 
Milk Tea – Taro w/ Pop Boba (Price IDR 22.000,-)
My order, unfortunately agak kurang suka dengan minuman ini. Rasa minuman Taro disini agak kurang enak dibandingkan dengan gerai minuman sejenis. It seems Milk Tea with Taro combination didn’t work really well. Tapi poin plusnya disini adalah pop strawberry boba-nya yang unik, karena tiap digigit mengeluarkan rasa strawberry yang asem sehingga cukup menyegarkan

 
Price :
Harga minuman disini ada di kisaran yang sama dengan minuman-minuman baru seperti ini seperti AddicTea, ChaTime, atau ComeBuy dengan harga paling murah (tanpa topping) dimulai dari 14 ribu sampai yang paling mahal 24 ribu.

Services :
Service gerai minuman seperti ini sebenarnya tidak akan terlalu special ya, karena kita hanya meminta mau minuman apa dan langsung membayarkan. Poin plusnya adalah minuman disajikan dalam waktu yang relatif cepat .

Overall :
Variasi dari Boba Tea baik dari segi rasa maupun topping cukup variatif. Dengan harga yang mirip-mirip dengan gerai minuman sejenis, menurut saya dari sisi rasa Boba Tea ini agak kurang yah. Rasanya in between, tidak terlalu enak, ga enak juga tidak, mungkin juga karena pilihan rasa yang salah dan mereka memiliki rasa lain yang lebih enak .
 
Date of Visit: Jun 17, 2012 

Spending per head: Approximately Rp25000

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Bread store Crystal Jade OK Jun 21, 2012   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Roti & Kue

Salah satu tempat roti yang sering didatengi karena lokasinya yang berada di dekat kantor dan searah kalau mau jalan ke parkiran. Berhubung pengen makan roti aja buat makan malamnya, akhirnya memutuskan untuk beli di sini aja deh, sekalian jalan ke parkiran

Environment :
Lokasi toko roti Crystal Jade ini ada di dekatnya kemchicks dan bersebelahan dengan sour sally, gak begitu susah juga untuk dicari.
Lokasi tokonya sederhana dan cukup luas, sehingga cukup banyak tempat untuk mendisplay roti. Tempat display roti disini ada 3 macam, yaitu rak di tempat terbuka, display roti hangat dan display roti dingin (untuk berbagai macam cake dan kue dingin). Untuk yang mau menyantap langsung roti, Crystal Jade juga menyajikan beberapa meja dan bangku.

 

 
Menu :
Disini terdapat berbagai macam roti yang jarang ditemui di toko roti lainnya, seperti puff, hongkong cupcakes dan salah satu jenis roti spesial disini, yaitu Bo Lo Bun dengan berbagai macam isian seperti chicken maupun blackpepper beef. Variasi rotinya juga tergolong banyak disini dan banyak mengarah ke Chinese Bread. Selain roti juga ada berbagai macam kue dan pastry juga disini dari eggtart sampai cupcakes.Untuk yang haus ada beraneka macam jenis pilihan minuman disini.

 
Food :
Cinnamon Dougnuts
(5,500 disc 20% = 4,400 - exclude 10% tax)
Tertarik untuk beli ini karena ada cinnamonnya, dan merasa kayanya enak nih, soalnya roti-roti lain yang pernah dibeli disini rasanya enak sih, sayangnya agak kurang beruntung disini, gak merasakan ada rasa cinnamonya sama sekali disini. Hanya kaya donat/roti dengan taburan gula pasir di atasnya. sad
Untungnya adonan rotinya enak, pas, jadi masih mengobati kekecewaan karena ga ada rasa cinnamon di rotinya. smile

 
Price :
Harga roti disini tergolong murah, kayanya ga ada roti yang sampai lebih dari 10 ribu harganya, lalu harga rotinya dimulai dari kisaran 5,000. Jadi masih sangat terjangkau, ditambah lagi ada diskon 20% yang mereka tawarkan untuk jam-jam tertentu (biasanya dari jam 6 sampai jam 7 malam ada diskon)

Services :
Karena disini pelayanannya self services, jadi tidak bisa komentar banyak si tentang pelayanannya, tapi untuk kasirnya masih ramah aja di mata saya, walaupun cuma beli 1 roti lol

Overall :

Agak kecewa dengan pilihan roti kali ini, tapi berdasarkan pilihan roti sebelumnya, Crystal Jade salah satu tempat roti yang recommended kalau ingin mencoba roti-roti jenis baru yang berbeda di tempat lain dengan harga yang terjangkau.
 
Recommended Dish(es):  Bo Lo Bun,Chicken Pie Pastry,Vanilla Puff
 
Date of Visit: Jun 18, 2012 

Spending per head: Approximately Rp10000(Night Snack)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 5

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0