OpenRice Index
  
fex
This is fex living in Sunter. I am a worker, work in Kuningan. Chinese are my favorite cuisines. I also love and Bakmi/Kwetiau.
Member 77 First(s)
No. of Review440 Review(s)
編輯推介數目2 Editor's Choice
Recommended1 Recommended
Popularity1012 View(s)
Replies in Forum1 Comment(s)
Upload Photos14 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant0 My Restaurant(s)
Follow0 Following
粉絲22 Follower(s)
fex  Level 4
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 1 to 5 of 440 Reviews in Indonesia
Pangsit Mie Terenak Smile Apr 17, 2012   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Makassar | Stand / Kios | Bakmi/Kwetiau

Dari seluruh rangkaian wisata kuliner di Makassar, ini salah satu yang membuat saya paling puas pernah menginjakkan kaki di kota yang penuh dengan makan enak tersebut.

Sebenarnya resto ini tidak ada dalam jadwal awal wisata kuliner kami, namun keberuntungan memang berpihak pada kami. Kami disarankan untuk makan disini oleh orang lokal ketika kami salah jalan (rencana awalnya mau mencari coto saudara, tapi nyasar).

 
Pangsit mie ini modelnya mie rumahan, bukan di jalan raya pula. Meskipun demikian, ketika kami sampai disana, terlihat ada beberapa pengunjung lain yang sedang bersantap di resto ini. Agaknya apa yang dikatakan orang tadi benar, mie ini memang favorit orang sekitar.

Suasana dalam resto ini santai, seperti pada umumnya resto mie. Meskipun tanpa AC, tapi udara hari itu tidak terasa panas. Interiornya sederhana, hanya beberapa meja panjang dengan bangku plastik. Tidak terlalu ramai, mungkin karena itu bukan jam makan. Begitu kami duduk, pelayan pun menyajikan menu. Menunya tidak terlalu banyak, jadi tidak terlalu pusing untuk memilih.

 
Kami pun memesan 1 mangkuk pangsit mie spesial. Tidak sampai 10 menit, mie sudah tersaji di hadapan kami. Nah, baru saat itulah kami menyadari kebeneran kata-kata orang tadi, memang mie ini terlihat lezat sekali. Tidak menunggu lama, kami pun mencicipi pangsit mie di meja. Suapan pertama, wajah teman saya langsung berubah, takjub!

Rasa mienya memang enak sekali, perpaduan antara rasa kenyal dan aroma mie benar-benar pas. Mienya terkesan sederhana, tapi ketika dikunyah ternyata rasanya cukup kompleks, kenyal sekaligus lembut. Daging yang disajikan terdiri dari 2 macam daging, ayam garam dan babi merah. Keduanya sangat gurih dan empuk. Ditambah dengan beberapa pangsit (goreng dan rebus) yang tersaji di mangkuk, mie ini tidak ada bandingannya. Selain itu, kuah ayam yang disajikan untuk menemani acara makan mie kali ini juga enak. Ringan, tidak berminyak tapi terasa manis sekali, khas kaldu ayam kampung.

 
Dalam waktu 10 menit, kami pun sudah memesan mangkuk kedua. Rasanya tidak puas bila mie seenak ini tidak dimakan sampai puas, apalagi kami tidak tahu entah kapan lagi kami bisa menemui mie yang serupa. Saat membayar di kasir, yang melayani pemiliknya sendiri, wanita chinese muda. Harga yang harus kami bayarkan pun sangat bersahaja, cukup 50.000 untuk 2 mangkuk mie ditambah minuman. Kalau kami berkunjung ke Makassar lagi, pasti pangsit mie ini akan masuk dalam urutan pertama di jadwal wisata kuliner kami.

 
Recommended Dish(es):  pangsit mie
 
Spending per head: Approximately Rp25000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   2 Vote(s)   View Results
Recommend
0

Citarasa Peranakan yang Kental Smile Apr 16, 2012   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Chinese | Restaurant | Seafood | Kumpul Keluarga

Restoran ini sudah lama dibicarakan sebagai salah satu restoran unik di Jakarta. Ketika akhirnya saya berhasil mengunjungi resto ini juga, mau gak mau hanya bisa bilang setuju!
pajangan yang bisa dibeli

pajangan yang bisa dibeli

 
Suasana :
Di resto ini, bisa dipilih mau makan dengan suasana apa karena memang ada beberapa ruangan yang menyajikan feel yang berbeda. Interiornya terkesan etnis (cina peranakan), dengan beberapa perabot tua. Dari pintu masuk resto, di wing kiri yang agak terpisah terdapat tao bar. Yang jelas, dari pertama kali masuk saja, pengunjung sudah disambut dengan ambience yang berbeda, bahkan terkesan sedikit mistis (apalagi di tao bar yang didesain dengan perpaduan warna merah dan hitam). Tempat favorit saya sih di sofa pojok sofa. Rasanya nikmat sekali makan sambil berbaring malas-malasan di sofa panjang beratap dan berkelambu, serasa lagi makan di rumah bangsawan kuno deh smile
Resto ini OK banget untuk yang mau membawa pasangan untuk makan malam romantis, atau menjamu tamu dari luar negri, dijamin mereka takjub dan puas.

Servis :
Pelayan disini terkesan sangat sigap, dan jumlahnya cukup banyak. Meskipun begitu, untuk menjaga suasana mereka biasa berada cukup jauh dari pengunjung, kan privasi nomor satu lol
Oya, selesai makan di Dapur Babah, bisa juga lho meminta salah satu pelayan disini untuk menjadi guide. Resto ini sendiri layaknya sebuah museum, menyimpan banyak cerita dan benda-benda bersejarah, jadi sayang sekali kalau tur resto ini dilewatkan. Tentu saja, selain melihat-lihat sekeliling resto, kalau ada spot yang bagus, gak ada salahnya juga kalau minta tolong difotokan oleh pelayan yang menemani, dijamin gak rugi deh!
Meskipun service charge nya cukup mahal, saya rasa worth it ya karena pelayanannya sangat memuaskan.

Rasa:
1. nasi campur babah

 
Nasi campur ini salah satu menu favorit di Dapur Babah. Saat melihat buku menu ( buku menunya gede dan berat banget), lumayan mahal sih makanannya. Tapi setelah kita melihat makanan yang disajikan, mengertilah kita kenapa harganya bisa segitu. Porsinya jumbo, agak terlalu besar sih untuk saya, jadi biasa dibagi untuk berdua. Selain porsi makanannya, yang lebih besar lagi adalah piringnya (diamater sekitar 30 cm dan berat). Piringnya warna merah ngejreng dari bahan sejenis gerabah.
Yang jelas, begitu disajikan sempat kaget dulu, fofo-foto, baru makan lol
Nasi campur ini rasanya gurih, terdiri dari campuran beberapa jenis daging dan sayur, enak!

2. nasi kepiting kare

 
Ini juga sejenis nasi campur, tapi isinya kepiting soka goreng garing, lalu dimasak kare. Meskipun kepiting ini garing, tapi daging dalamnya masih empuk lho. Asiknya lagi, karena sudah garing, tidak usah repot-repot lagi mengupas kulit kepiting, tinggal dimakan saja semuanya. Rasanya enak, gurih dan wangi sekali. Perpaduan yang sempurna deh antara kepiting goreng dan karenya, manstap!

3. nasi bebek

 
Salah satu menu andalan di resto ini juga, rasanya okelah, tapi masih kalah dari 2 pendahulunya yang di atas. Yang menarik rempeyek gorengnya, ukurannya jumbo. Pasti bikin kaget deh pas pertama kali melihat menu ini disajikan, rasanya piring tuh penuh banget!

Untuk minuman, bisa dipesan berbagai macam cocktail dari tao bar, atau teh hangat (hati-hati porsinya jumbo juga) untuk menemani makan malam.

Harga:
Overall, harga berkisar dari 20.000-150.000. Cukup mahal sih, tapi karena dianggap makan sambil menikmati keunikan dan suasananya, jadi bisa dikatakan setara. Porsi makanan dan minuman yang cukup besar berpengaruh juga ke harga mahal ini, tapi makanan bisa dimakan 2 orang kok. Yah, anggaplah makan sambil bayar uang untuk masuk museum lol

 
Recommended Dish(es):  nasi campur,kepiting
 
Date of Visit: Aug 31, 2011 

Spending per head: Approximately Rp100000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   2 Vote(s)   View Results
Recommend
0

Dimsum Gading Mediterania Smile Apr 23, 2012   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Chinese | Dim Sum

Hari minggu siang-siang pengen makan dimsum AYCE, cuma habis cari kemana-mana pada gak nyediain dimsum siang-siang, adanya cuma pagi doang. Untung setelah diinget-inget, ada East Star. Pas dicek ke lokasi, bener dia ada dimsum siang, asik.....

Suasana dan pelayanan:
Resto ini letaknya dalem sport club kompleks Gading Medit, lumayan mewah restonya. Pas saya makan disini, restonya lumayan rame, dan yang makan disini kebanyakan keluarga gitu. Resto ini desain interiornya penuh dengan ukiran, nuansanya cina abis. Oya, buat yang pengen ngedimsum sambil ngobrol, tempat ini cocok banget, soalnya ada meja yang kayak disekat-sekat gitu, lebih privat dan nyaman.

Pelayanan:
Pelayannya ramah, gak protes lho kita bolak balik minta nambah terus dimsumnya smile Begitu kita dateng dan bilang mo dimsum AYCE pasti dikasi selembar kertas, nah nanti tinggal tulis aja deh disitu mo pesen berapa porsi. Buat AYCE, hampir semua varian dimsum bisa dipesen, cuma ada beberapa menu doang yang jadi pengecualian.

Rasa:Menu dimsum yang saya pesen standar aja sih, tapi lumayan banyak smile
1. siomay
siomay ini isinya mantep banget, banyak dan gak pelit. udangnya garing dan gede-gede, rasanya pas dan wangi minyak wijen.

2. pangsit mayonaise
pangsit yang diisi daging ayam dan udang, terus digoreng garing. kulitnya renyah, enak dimakan panas-panas pake mayo dan saos sambel

3. hakao
hakao disini gede dan garing banget udangnya, sayang kulit hakaonya rada ketebelan, jadi agak keras teksturnya

 
4. lumpia kulit tahu
lumpia kulit tahu ini juga udang isinya, rasanya lumayan sih, cuma rada keasinan, dan kulit tahunya agak terlalu tebel juga

5. bubur
bubur yang encer dimakan pake potongan kulit pangsit sama daging ayam, lumayan gurih dan pas buat pembuka

6. congfan goreng
congfan goreng ini porsinya gede banget, rasanya enak sih, gurih dan asinnya pas, wangi banget, pake kucai gitu. cuma, berhubung ini AYCE dan gak boleh nyisa, ati-ati kalo pesen menu yang satu ini, bisa bikin kenyang cukup dengan pesen ini satu porsi doang tongue

Buat minuman kita pesen teh poci yang bisa refill, rasanya cocok banget minum ini sambil ngedimsum, lumayan buat cuci lemak di mulut smile
 
Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 2

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Pasta jepang Smile Apr 21, 2012   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Jepang | Restaurant | Burger | Pizza & Pasta | Kencan / Berpasangan

Karena kantor deket dari Setiabudi One, saya sering makan disini. Kali ini lewat depan Wayo-Men, liat ada promo kartu kredit, hehe...lumayan, makan disini aja deh.

Suasana:
Resto ini cozy banget, sampe yang niatnya makan siang doang jadi kelamaan deh lol Penerangannya agak redup, suasananya santai. Meskipun rame banget pas jam makan siang, tapi gak ada yang ampe ngantri, tempatnya lumayan gede soalnya. Oya, meskipun disini judulnya makan pasta, tapi desainnya jepang banget lho, bukan desain itali lol

Pelayanan:
Pelayan disini oke banget, ramah dan cekatan. Pas baru masuk kita ditawarin buku menu, terus kita bingung kan, dia malah bilang pilih aja dulu pelan-pelan, gapapa lol
Pas kita udah selesai makan terus mo bayar, kita kan tanya ada promo kartu kredit apa, dia mau lho nyebutin semua promonya yang ada banyak, terus malah nyocokin ama list kartu kredit yang kita punya, biar dapet promo yang paling gede gitu, mantep deh lol

Rasa :
Pas makan siang ini saya lagi laper berat, jadi pengen mesen yang porsinya rada gedean. Abis liat-liat menu, tertarik sama paket 1 nya Wayo-Men, okinawa festive.

 
Pas dihidangin seru banget, bisa mulai dulu dengan hidangan pembuka, burger mini sama kentang goreng. Makanan ini dihidangin di piring putih gitu, lucu bentuknya kayak piring anak-anak, ada sekat-sekatnya gitu. Burger mini ini meskipun namanya mini tapi gak kecil-kecil banget, pas buat pembuka. Daging isinya pake daging sapi, enak masi juicy, gak terlalu kering, terus lumayan wangi panggangannya. Rotinya biasa aja sih, agak kering dikit kulitnya. French friesnya gak terlalu banyak, garing tapi lembut dalemnya, pas banget panas-panas dicocol sama mayo dan sambel.

 
Selesai dengan menu pembuka, baru mulai deh dengan pastanya. Pasta ini rada aneh sih kalo mo disebut pasta, soalnya kuahnya banyak banget, lebih mirip mie tom yum sebenernya. Isinya juga seafood semua, ada kerang (masih ada kulitnya lho), udang, sama sedikit fillet ikan. Terus enaknya lagi di atasnya ada setengah telor rebus. Telor ini pas banget, masi lembut banget putih telornya karena gak kematengan rebusnya. Rasa kuahnya gurih, wangi seafood dan agak manis-manis asem. Mie nya sendiri sih teksturnya mirip spaghetti, agak keras-keras gitu.

Buat minuman saya pesen hot ocha.....asik bisa refill soalnya tongue

Overall makan di Wayo-Men puas banget, nyobain pasta ala Jepang, porsi gede harga pas!

 
Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

KFC bersejarah OK Jun 10, 2012   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Fast Food | Halal

KFC yang satu ini bukan KFC yang sering saya kunjungin meskipun sering banget saya lewatin. saya cuma sekali makan disini, itu pun gara-gara nemenin temen lunch disini habis berkunjung ke rumah duka di RSPAD, makanya ini jadi KFC bersejarah gitu.

Suasana:
Terletak di daerah Cikini yang rame bikin KFC ini strategis banget, apalagi bangunannya cukup gede jadi bisa nampung banyak pengunjung. kalo diliat dari gedungnya sih, KFC ini udah cukup tua bangunannya, tapi gak sampe keliatan kayak bangunan jadul gitu sih. entah kenapa pas saya makan disini tuh AC nya rada panas gitu, mungkin gara-gara rame juga.

Rasa:
Karena ramean, kita pesen bucket chicken. satu hal yang saya gak suka dari bucket chicken tuh ayamnya harus dicampur-campur potongannya, gak bisa pilih satu bagian aja, padahal kan saya cuma suka paha atas doang, hehe. ayam buat bucket ini jenisnya ayam crispy, dan emang ayamnya crispy banget. pas disobek kulit ayamnya, keliatan ada selapis bubuk cabe yang nyampur dengan selapis tipis minyak, wangi banget deh. daging ayamnya empuk dan gak bau amis, terus bumbunya juga meresap sempurna sampe ke dalem. buat minuman saya gak kebagian coke, jadi pesen lagi orange juice yang paket gocengan. orange juicenya seger sih, cuma sayang rada kemanisan dikit, mungkin gara-gara saya minta esnya dikit juga.
 
Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0