OpenRice Index
  
foolosophy
This is foolosophy living in Cibubur. I am a blogger, work in Gatot Subroto. I like to hang out in Thamrin, Grogol, Senayan. Bali, Jawa, Manado are my favorite cuisines. I also love Street Foods, Restaurant, Roti & Kue and Dessert, Pizza & Pasta, Sushi.
Member 1 First(s)
No. of Review8 Review(s)
編輯推介數目4 Editor's Choice
Recommended2 Recommended
Popularity832 View(s)
Replies in Forum0 Comment(s)
Upload Photos68 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant0 My Restaurant(s)
Follow20 Following
粉絲48 Follower(s)
foolosophy  Level 2
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 1 to 5 of 8 Reviews in Indonesia
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Jepang | Restaurant

Saya beruntung dapat mengikuti gathering openrice yang kali ini bertempat di Mika Japanese Bistro yang terletak di Kota Kasablanka. Dengan tangan dingin Chef Takeshi Kato dan Nicholas Stanly, Mika menyuguhkan hidangan internasional dengan aksen khas jepang yang memang banyak diminati oleh orang Indonesia. Tidak heran jika menunya terdiri dari hidangan seperti Omurice, Curry Carbonara Pasta, ataupun teriyaki Chicken Salad. Sebagai pendamping bersantap, Mika juga menyediakan aneka minuman segar yang bisa dipilih dengan varian yang cukup lengkap, mulai dari The, Kopi, Jus hingga Cocktail. Uniknya, beberapa cocktail andalan Mika menggunakan sake sebagai campurannya.
salah satu sudut MIKA

salah satu sudut MIKA

 
Untuk interiornya, Mika ingin menghadirkan konsep bersantap dengan suasana Eropa klasik yang tetap homey, sehingga pengunjung mendapat pengalaman bersantap dengan suasana santai dan nyaman layaknya berada di rumah. Untuk memperkuat kesan klasiknya Mika banyak menambahkan pernak pernik vintage yang cantik hampir di setiap sudut ruangan, tidak terkecuali di setiap meja dimana biasanya terdapat dua buah tumpukan buku tua. Terdapat dua sofa besar dengan background lemari buku tinggi dan perapian di tengahnya. Di atasnya terdapat pernak pernik seperti telepon kuno dan gramofon. So vintage, love it!

Harajuku Pop (75K)
Sake, raspberry, cranberry, magic pop candy
Cocktail ini menggunakan sake sebagai campuran alkoholnya untuk kemudian di mix dengan raspberry dan cranberry. Untuk sentuhan akhir, sekeliling gelas diberikan permen magic pop yang memberikan sensasi ‘ledakan’ dalam mulut.

Poison Ivy (90K)
Jack Daniels, Apple juice, cantaloupe, melon syrup
Hadir dengan ukuran gelas yang lebih besar serta seiris besar melon dan cherry merah di dalamnya membuat cocktail ini tampil cantik dan atraktif. Campuran jack daniels terasa cukup kuat, namun berpadu cantik dengan jus apel dan sirup melon di bagian bawah gelas yang sebaiknya diaduk dulu sebelum dicoba.

Naomi Kyuri (65K)
Fresh kyuri, sake, sour mix
Menggunakan timun Jepang, Mika mengeluarkan kreasi cocktailnya. Sake tetap menjadi jenis minuman beralkohol yang dipilihnya dan dicampurkan dengan sour mix agar terasa lebih segar.

 
My Sister’s Favorite (40K)
Peach, grenadine, sprite
Mocktail ini terbuat dari campuran peach segar yang diblend, grenadine sirup, sprite, dan sedikit lemon juice untuk menambah kesegaran. Sulit untuk mendeskripsikan rasa minuman ini karena rasanya sudah tercampur jadi satu. Yang pasti, minuman ini juara segarnya. My Sister’s Favorite is my favorite too! ;D

Red Calpis (27,5K)
Calpico, Mint, Dutch Eggplant Syrup with Mint Leaf
Favorit saya! Rasanya tidak terlalu manis, justru ada semburat asam khas yogurt yang terasa ketika diminum. Campuran bahan-bahan yang digunakan menghasilkan rasa unik yang segar. Enak!

Purple Lush (25K)
Grape Fruit & Juice, Mixed Yoghurt and Strawberry Fruit
Rasa anggur yang kuat sudah pasti menjadi rasa dari varian minuman terbaru dari Mika ini. Awalnya terasa manis dan segar yang berasal dari anggur dan strawberry segar yang diblend, lalu di aftertastenya muncul sedikit rasa asam dari tambahan yogurt.

 
Bimbolicious (38K)
Strawberry, milk and fresh lychee
Sejenis smoothie yang terbuat dari buah strawberry, sirup trawberry, buah leci dan susu segar. Tampilannya juga unik, menggunakan botol berbentuk tabung. Warnanya pink lembut, sebenarnya enak karena tidak terlalu manis. Namun saya merasa minuman ini agak ‘nanggung’. Strawberrynya tidak terasa, begitu pula manis dan creamynya susu juga tidak terlalu terasa. Hanya sedikit semburat aroma leci saat meminumnya.

Mango Yogi (25K)
Mango Fruit & Juice, Lychee Yoghurt, Fresh Milk and Raspberry Syrup
Minuman berbahan dasar mangga ini juga segar. Tapi rasa lecinya kalah oleh rasa mangga yang lebih kuat.

Salmon Tartar With Crispy Rice (36K)
Norwegian Salmon Tartar with Spicy Ariracha Dressing, Layered on Soy Crispy Rice
Semacam sushi namun toppingnya terletak di bagian atas sedangkan nasinya sendiri dipanggang sehingga agak renyah dengan warna yang kecoklatan. Unik!

Ebi Cream & Rice Korokke (34K)
Coated Fried Creamy Shrimp and Rice Balls with Cheese Filling, Served on Top of Tomato Sauce
Korokke merupakan sejenis kroket asal jepang. Dalam menu kali ini, seporsinya berisi 2 macam korokke yaitu nasi yang dimasak hampir seperti risotto dan ebi yang dicampur dengan saus béchamel. Pada bagian bawahnya diberikan tomato sauce untuk memberikan sentuhan rasa asam. Menurut saya korokke nasi lebih hambar dibandingkan dengan korokke yang berisi ebi. Korokke ebi memiliki tekstur bagian dalamnya sangat creamy sedangkan luarnya renyah karena terbalut tepung roti.

 
Tori Kara- Age (25K)
Marinated Deep-Fried Chicken Pieces Served With Tartar Sauce and Spicy Dark Sauce
Tampilannya cantik, seporsi Tori Kara-age didampingi oleh dua macam saus yaitu saus aonori tartar dan spicy shoyu. Karaagenya enak, ayamnya lembut dengan lapisan luar yang renyah. Untuk menikmatinya, kucurkan perasan lemon segar di atasnya sebelum dicocolkan ke sausnya.

Gyu Tataki (38K)
Thinly Sliced Pan-Seared Wagyu Beef with MIKA’s Special Sauce
Gyu Tataki ini bisa dipesan sesuai dengan tingkat kematangan yang diinginkan pengunjung, namun pada umumnya mereka memasaknya sampai tingkat kematangan medium, sehingga warnanya masih cantik saat disajikan. Sausnya gurih dan lezat, belum lagi taburan bawang putih goreng di atasnya yang menambah citarasa.

 
Goma Tofu Salad (30K)
Mesclun Salad Topped With Deep Fried Sesame Crusted Tofu, Corn Salsa and Soya Dressing
Tofu dalam salad kali ini cukup istimewa karena dibuat khusus sehingga kandungan airnya tidak sebanyak tofu biasa. Ketika dicoba memang tofunya terasa lebih pa dat dan tidak terlalu berair, saladnya segar dengan dressing soya yang juga unik.

Teriyaki Chicken Salad (33K)
Mesclun Salad Topped With Grilled Teriyaki Chicken, Crispy Rice Noodles and Spicy Peanut Dressing
Teriyaki chicken yang ditambahkan ke dalam saladnya cukup enak, yang unik adalah penambahan goma (akar lotus) dan crispy rice noodles ke dalam saladnya. Sausnya pun tak aklah unik, salad ini dinikmati dengan saus kacang yang agak pedas, mengingatkan kita akan salad khas Indonesia, Gado-Gado.

Onsen Tamago Salad (30K)
Romaine Lettuce Topped With Soft-Boiled Egg, Parmesan Cheese Slices and Creamy Caesar Dressing
Salad berikut merupakan hasil modifikasi dari Caesar Salad klasik yang kemudian diberikan tambahan berupa onsen tamago yaitu telur setengah matang yang dimasak dengan suhu 65 derajat untuk menciptakan tekstur creamy diantara kerenyahan lettuce segar.

 
Ebi Katsu Wrap (54K)
Fried Shrimp Katsu with Salsa and Spicy Mayonnaise.Served with MIKA’s Special Soya-Base Dressing.Choices of Potato Wedges or Fries
Ebi katsu wrapnya berukuran cukup besar dengan side dish berupa salad dan French fries. Sebagai dipping saucenya diberikan pula saus spicy shoyu. Ketika dibelah, maka terlihat campuran isi yang terdiri dari tomat, jagung dan irisan bawang bombay. Udangnya sendiri cukup tebal, renyah dan juicy.

Teriyaki Lamb Ribs (80K)
Australian Teriyaki Marinated Lamb Ribs, Grilled to Perfection and Served With Mixed Salad and Balsamic Dressing
Best dish! Ketika saya ambil, saya terkesan melihat dagingnya langsung lepas dari tulang tanpa perlu usaha. Ternyata lamb ribs ini melalui proses pemasakan selama 4 jam untuk bisa menghasilkan tekstur daging selembut ini. Ketika dimakan juga dagingnya terasa lembut sekali, bumbunya meresap hingga ke bagian dalam dengan didominasi oleh sausnya yang gurih manis.
Seporsi hidangan ini dilengkapi oleh nasi putih dan salad. Wajib coba!

Meatballs Omurice (65K)
A Japanese-Style Omelet with Garlic Butter Rice and Meatballs, Served with Bechamel and Curry Sauce
Omurice yang satu ini juga unik karena menggunakan dua saus yang berbeda untuk satu hidangan omurice yaitu saus béchamel dan saus kari. Penampilannya juga unik karena warna kedua saus sangat kontras. Rasanya gurih meskipun tidak segurih saus demiglace, meatballsnya padat tapi agak kurang berbumbu.

Demiglace Omurice (65K)
A Japanese-Style Omelet and Tomato Fried Rice with French Influenced Thick Brown Sauce
Omurice seperti yang kita tahu memang salah satu menu andalan restoran Jepang kebanyakan. Begitu pula dengan Mika. Yang istimewa adalah, pembuatan saus demiglace di Mika ini membutuhkan waktu sebanyak 7 hari agar rasanya bisa gurih maksimal. Telur yang digunakan pun hanya telur yang mengandung omega 3 yang baik bagi tubuh. Rasanya memang gurih, telurnya pun tebal dan lembut.

 
Kimchi Pasta (45K)
A Traditional Fermented Korean-Style Cabbage with Mix of Seasonings, Cooked With Your Choice of Pasta
Salah satu hidangan fusion antara korea dan italia ini bukan favorit saya. Rasa asam kimchinya mendominasi keseluruhan rasa pasta, susu kedelai yang dipakai untuk menetralisir keasamannya tidak banyak membantu. Tapi kalau suka dengan kimchi, pasti akan suka pasta yang memiliki rasa unik ini.

MIKA’s Homemade Basil Pesto (50K)
Sauteed Chicken in MIKA’s Homemade Basil Pesto Mix with Your Choice of Pasta
Salah satu varian pasta dari Mika ini juga cukup unik, pada saus basil pestonya mereka tidak menggunakan pine nuts sebagai campuran sausnya melainkan biji bunga matahari. Rasanya juga cukup enak dan creamy dengan aroma pesto yang tidak terlalu pekat.

Curry Carbonara with Onsen Tamago (60K)
Creamy Curry Sauce, Beef Ham Slices and Soft-Boiled Egg
Sekilas tampilannya tidak jauh berbeda dengan indomie, namun begitu didekatkan tercium aroma khas kari Jepang yang harum. Sesuai dengan namanya, pasta yang satu ini juga bertekstur creamy seperti carbonara. Tambahan Onsen Tamago memperkuat tekstur hidangan ini. Penyuka pasta creamy harus coba Curry Carbonara ini.

 
Pannacota (25K/each)
MIKA’s Homemade Italian-Style Pannacota with Choices of Matcha or Houjicha Flavors
Dua-duanya enak! Yang houjicha hampir terasa seperti kopi, rasanya sendiri memang cukup pekat dengan lapisan bawah pannacota yang super lembut. Aromanya harum, seperti sedang minum teh hojicha langsung. Sedangkan Pannacota Matchanya terasa lebih lembut dan manis, aroma green tea yang menenangkan juga tercium samar-samar dari pannacota ini. Favorit saya tentu saja si Pannacota houjicha yang rasanya kuat ini.

Banoffee Pie (40K)
Banana and Coffee Pie with Chocolate, Caramel and Cream
Banoffee Pie ini adalah dessert andalan Mika yang terbuat dari pie yang diisi pisang caramel, cream dan coffee dust di bagian atas pienya. Rasanya enaak! Bagian dalam pie terasa manis dengan crust yang flaky ditambah dengan lapisan cream yang ringan dan taburan bubuk kopinya memberikan sedikit sentuhan rasa pahit yang menyeimbangkan rasa manis dari pisang caramelnya.

Choco Melt (35K)
Chocolate Melting Cake with Vanilla Ice Cream
Yang membuatnya berbeda dengan Choco Melt di tempat lainnya adalah karena di Mika es krimnya menggunakan es krim rasa Macadamia Nut. Choco cakenya lembut dan cukup padat, lelehan coklat dalamnya juga enak dan manisnya pas.

Overall saya suka dengan hidangan bernuansa Jepang yang ditawarkan Mika karena rasanya yang lezat dengan harga yang masih cukup terjangkau dan tempat yang lucu dan nyaman. Pelayanannya juga cukup cepat dan ramah sehingga membuat suasana bersantap menjadi lebih menyenangkan.

MIKA Japanese Bistro
www.mika.co.id
Ground Floor #M-11, Food Society
Mall Kota Kasablanka
Jl. Casablanca Raya Kav. 88
Jakarta Selatan 12870
(021) 2946 4975

facebook : https://www.facebook.com/mikajbistro‎
twitter: @mikajbistro


 
Recommended Dish(es):  Gyu Tataki,Omurice,teriyaki Lamb Ribs
 
Date of Visit: Jun 13, 2013 

Spending per head: Approximately Rp100000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   1 Vote(s)   View Results
Recommend
0

Go Green with Eco Bar Smile Jun 11, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Lounge/Bar | Kencan / Berpasangan | Hang Out

Satu tahun terdapat 365 hari, dimana setiap harinya semua orang pasti ingin perubahan yang lebih baik. Hal ini kemudian yang mendasari konsep penamaan 365 Eco Bar. Terletak di bilangan Kemang, 365 Eco Bar yang telah berdiri sejak Juli 2009 ini menyuguhkan konsep yang berbeda dengan kebanyakan cafe di sekitarnya.

Mengusung konsep eco friendly, maka 365 Eco Bar juga meminimalisir penggunaan plastik baik dalam alat-alat makan ataupun furniturnya. Dari tempatnya saja mereka menggunakan kontainer kapal yang didesain dan dicat ulang. Bagian dalamnya tidak terlalu banyak menggunakan lampu, susana malam hari lebih banyak diterangi oleh lilin-lilin yang ada di setiap meja. Untuk furniturnya sendiri tidak kalah unik, beberapa mejanya dibuat dari tong bekas Pertamina, sedangkan tempat duduknya menggunakan krat minuman yang dilapisi bantalan. Sebisa mungkin, mereka ingin menggunakan bahan-bahan yang bisa didaur ulang dan ramah lingkungan. Meskipun begitu, suasananya sangat nyaman dan homey. Cocok sekali untuk tempat hang out bersama teman-teman. Terdapat pula dua private room dengan kapasitas berbeda dan panggung untuk live music yang memang ada hampir setiap hari. Uniknya lagi, kata "365" dalam plang "365 Eco Bar" setiap hari akan secara otomatis menghitung mundur jumlah hari setiap jam 12 malam sampai akhirnya nanti di tanggal 31 Desember menjadi 0.
the bar and the stage

the bar and the stage

 
Menu yang ditawarkan oleh 365 Eco Bar tidak terlalu spesifik. Selain beberapa menu western, mereka juga menyelipkan beberapa menu bercitarasa Asia. Hal ini dikarenakan target pasar 365 Eco Bar yang tidak hanya terpaku pada salah satu kalangan saja. Daftar menunya banyak dipenuhi oleh snack sharing seperti Chilli Nachos, Sea Grass Chips ataupun Pomme Frites. Namun disamping itu mereka juga menyediakan main course bagi pengunjung yang ingin makan besar. Dari mulai aneka salad, soup, pasta hingga steak tersedia di 365 Eco Bar dengan harga yang relatif terjangkau. Untuk minuman, Eco Bar menyediakan deretan varian cocktails, shots, flaming, beers, hingga mocktails, tea dan coffee.


1000 Kisses (43K)
Light Cherries, Tea and Cream Smoothie
Kesan feminin yang kuat tercipta saat melihat 1000 Kisses. di samping karena namanya, juga warna pink cantiknya yang membuat minuman ini dapat diasosiasikan dengan perempuan. Mocktail ini cocok untuk penggemar susu. Rasanya manis dan creamy karena mengandung susu dengan campuran teh di dalamnya membuat minuman ini menjadi lebih segar.

 
Virgin Colada (43K)
Tropical Blend of Pineapple, Coconut and Cream
Serupa tapi tak sama dengan Pina Colada, namun tetap dengan bahan dasar yang hampir mirip. Virgin Colada ini mengandung nanas segar, kelapa dan cream untuk memperkaya rasa. Saat dicicipi, nanas yang asam segar mendominasi keseluruhan rasa. Menyegarkan!

Fuzzy Kiwi (85K)
Pears Vodka with Muddle Kiwi Cubes
Varian cocktail dari 365 Eco Bar ini terbuat dari Vodka dan Kiwi segar yang ditumbuk. Cara menumbuk digunakan untuk memperoleh tekstur potongan Kiwi yang masih cukup besar sehingga menimbulkan sensasi tersendiri ketika meminumnya.

 
Russian Roulette (85K)
Coffee Liquor, Vodka and irish cream, milk
Penyuka kopi boleh juga mencoba cocktail andalan dari 365 Eco Bar ini. Warnanya sekilas tampak seperti kopi susu. Campuran coffee liquor, vodka dan creamnya menimbulkan rasa manis dengan tidak menghilangkan aroma wangi kopi itu sendiri.

Mediterranean BBQ Wings (39)
Grilled Chicken Wings Tossed in Tangy Barbeque SauceK)

 
Hidangan yang termasuk ke dalam menu snack untuk sharing ini adalah salah satu menu andalan 365 Eco Bar. Sayap ayam dimarinate dengan bumbu barbeque buatan sendiri lalu kemudian dipanggang hingga matang. Bumbu BBQnya enak dan meresap hingga ke dalam daging, tapi tekstur sayapnya agak kering. Kalau masih juicy, tentu rasanya akan lebih lezat lagi.

Tequila Quesadilla (45K)
Tequila Marinated Chicken Julienne, Pan-Fried in White Tortilla

 
Bukan sembarang Quesadilla, jika ayam yang menjadi isiannya dibumbui dengan tequila. Di bagian atasnya diberikan pelengkap berupa saus guacamole yang terbuat dari alpukat dan salsa yang terdiri dari potongan tomat segar. Rasa tequilanya sudah tidak terlalu kuat lagi karena kandungan alkoholnya sudah menguap ketika dimasak. Hanya aromanya saja yang tertinggal. Quesadillanya terasa lezat, isiannya lembut berpadu pas dengan tortilla yang renyah.

Chicken Parmigiana (63K)
Breaded Chicken Breast Covered in Marinara Sauce topped with Mozarella and Parmesan Melt

 
Fillet dada ayam dibalut dengan lapisan tepung renyah dan diberikan tambahan saus marinara (saus tomat khas daerah selatan Italia) dan keju parmesan dan mozarella yang dilelehkan. RAsanya enak sekali, dada ayamnya super tebal dan empuk! Teksturnya masih lembut dan sama sekali tidak kering. Saus marinara juga menambah kelezatan karena tidak terlalu asam. Seporsi hidangan ini dilengkapi dengan Watercress Salad yang diberi dressing Balsamic dan french fries sebagai side dishnya. Jika tidak ingin French Fries, maka dapat diganti dengan Potato chips, mashed potato, ataupun butter rice untuk porsi yang lebih mengenyangkan.

Tenderloin Shish Kebab (75K)
Turkish Style Shish Kebab of Tenderloin Cubes, Green Pepper and Mushroom over Rice

 
Tiba-tiba ingin menikmati menu ala Timur Tengah? Shish Kebab ala 365 Eco Bar ini wajib dicoba. Dua tusuk besar sate yang berisi daging tenderloin, paprika dan bawang bombay serta zucchini yang kemudian dibumbui dan digrilled hingga matang dihidangkan dengan steam rice yang diberi tambahan topping kacang polong. Saat disajikan, sang pelayan akan membantu pengunjung untuk melepaskan shish kebab dari tusukan panjangnya agar lebih mudah dinikmati. I love this dish! Tenderloinnya tebal dan juara empuknya, paprika dan zucchininya renyah dengan aroma smokey khas panggangan dan bawang bombay yang menjadi manis rasanya karena sudah dipanggang. Recommended!

Coffee Liquor Aceh Gayo
Setelah menikmati aneka hidangan yang disuguhkan, Nova, sang F&B Manager dari 365 Eco Bar memberikan kami salah satu minuman spesial racikan 365 Eco Bar yang diberi nama Coffee Liquor Aceh Gayo. Minuman beralkohol ini terbuat dari kopi Aceh Gayo yang memiliki karakteristik kuat dicampur dengan sedikit rhum. Saya tidak mencobanya, namun beberapa orang teman saya mengatakan rasanya sangat enak.

 
Chantily Chocolate Martini (30K)
Dark Chocolate Mousse with Layer of Chantilly Cream
Dessert time! Sesudah makan yang berat, maka tibalah saatnya mengisi perut dengan pilihan dessert. Untuk kali ini, kami mencoba Chantily Chocolate Martini yang menjadi salah satu hidangan best seller dari 365 Eco Bar. Dessert ini terdiri dari campuran dark chocolate mousse dan chantily cream pada bagian bawahnya yang berfungsi untuk menetralisir rasa coklat yang cukup pekat. Superb! Chocolate moussenya sangat lembut dan creamy, tidak terlalu manis namun juga tidak terlalu pahit, chantily cream yang ringan menambah lezat sajian ini. Satu porsi terasa maish kurang!

Sebagai tempat nongkrong dan minum, 365 Eco Bar cukup sukses menjadi salah satu tempat hangout di Kemang dengan konsep eco-friendlynya yang unik. Belum lagi hidangan yang ditawarkan terbilang cukup lengkap. Jam buka sampai jam 2 malam dan jam 4 pagi di waktu weekend menambah nilai plus bagi Eco Bar. belum lagi, tidak ada sistem last order yang berlaku disana. Artinya, jika 365 Eco Bar tutup jam 2, maka pengunjung tetap bisa memesan makanan hingga jam 2. Alunan live music yang berganti-ganti hampir setiap hari antara jazz, pop atau rock serta berbagai macam event menarik sering diselenggarakan di Eco Bar juga menjadi salah satu daya tarik Bar yangs empat ebberapa kali mengubah penataan interiornya. Dijamin tidak akan rugi jika mencobanya!

365 Eco Bar
Aksara Kemang Parking Lot
Jl. Kemang Raya No. 8B Jakarta Selatan
(021) 719 1032

Website : www.ecobar.co.id
Twitter : @365_ECOBAR
FB : https://www.facebook.com/365EcoBar

 
Recommended Dish(es):  Tenderloin Steak,Tenderloin Shish Kebab,Chicken Parmigiana
 
Date of Visit: Jun 10, 2013 

Spending per head: Approximately Rp100000(Night Snack)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   3 Vote(s)   View Results
Recommend

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Jepang | Restaurant | Ramen | Kumpul Keluarga

Tsurukamedou merupakan restoran franchise asal dari Jepang yang memilih Hakata Style Ramen sebagai menu andalannya. Restoran ini berdiri pertama kali di daerah Nagoya dan sampai sekarang sudah memiliki 8 cabang yang tersebar di Jepang. Meskipun muncul sebagai pendatang baru di Indonesia, nama Tsurukamedou memang sudah sering terdengar. Hal ini kemudian yang mendorong saya untuk datang dan mencicipi sendiri ramen dan hidangan lain yang ditawarkan.

Nama Tsurukamedou sendiri diambil dari kata Tsuru (Bangau) dan Kame (kura-kura) yang terinspirasi dari film kartun Jepang terkenal yaitu Dragon Ball. Disamping itu, kedua hewan tersebut memiliki filosofi tersendiri seperti bangau terbang yang selalu dalam formasi kompak saat bermigrasi dan kura-kura yang memiliki umur panjang. Tempatnya tidak terlalu besar, memasuki bagian dalamnya pun kita akan langsung merasakan nuansa kedai klasik khas Jepang yang minimalis dan bersih. terdapat jejeran meja kursi dan kaca besar di satu sisi ruangan untuk menambah kesan luas. Di bagian ujungnya kita langsung dapat melihat dapur yang berkonsep open kitchen sehingga memungkinkan pengunjung untuk melihat proses pembuatan ramen secara langsung.
Open Kitchen

Open Kitchen

 
Kami disambut hangat oleh sang pemilik yang langsung merekomendasikan menu-menu andalan Tsurukamedou. Tentu saja yang menjadi menu wajib coba disini adalah Tonkotsu Ramen, namun berhubung saya tidak mengkonsumsi daging babi, maka saya menjatuhkan pilihan pada Tori Ramen. Ramen yang dihidangkan oleh Tsurukamedou adalah Hakata Style Ramen dimana mienya berdiameter kecil dan kaldunya terbuat dari rebusan tulang babi sehingga memiliki kuah yang kental dan milky. Untuk kualitas yang maksimal, kaldu tersebut harus direbus selama dua hari baru kemudian dapat diolah bersama mie. Dalam hal ini Tsurukamedou memang konsisten untuk menjaga kualitasnya dengan mengikuti standar ketat penggunaan bahan-bahan dan proses pemasakan seperti Tsurukamedou yang ada di Jepang. Tidak heran jika hampir seluruh bahan yang digunakan masih harus diimpor langsung dari Jepang untuk menjaga rasa otentik Hakata Style Ramen. Tidak heran jika jam makan siang ataupun jam makan malam, Tsurukamedou seringkali banyak dipenuhi oleh WNA Jepang yang tengah asik bersantap menikmati ramen.
Sederhana Minimalis

Sederhana Minimalis

 
Sederhana dan simpel, itulah kesan yang saya tangkap setelah melihat interior dan daftar menu Tsurukamedou. Dalam daftar tersebut memang tidak terlalu banyak jenis makanan yang bisa dipilih. Rupanya Tsurukamedou ingin fokus menjaga kualitas masakannya sehingga tidak ingin terlalu banyak menambahkan menu-menu lainnya. Terdapat tiga varian Tonkotsu Ramen yang menggunakan kaldu dari tulang babi dan dua macam Tori Ramen yang menggunakan kaldu dari tulang ayam yang siap diracik oleh chef asal Jepang langsung. Selain itu Tsurukamedou juga menyediakan Tori Katsu, Karaage, Ebi Furai, Gyoza dan Chahan yang isiannya bisa dipilih sesuai selera antara ebi, pork atau ayam.

Tori Katsu (32k)

 
Katsu ayam yang perfect menurut saya. Fillet ayam yang tebal, juicy dan lembut dilapisi oleh tepung roti yang renyah. Simple and yummy dish!

Spicy Tori Karaage (32K)

 
Terdapat dua varian tori karaage yaitu spicy dan non spicy, kami memilih untuk memesan spicy karaage. Penampilan karaagenya yang agak kehitaman merupakan efek dari bahan campuran tepung spicynya. Saya suka sekali karaagenya karena lapisan luarnya yang super renyah dipadu dengan lembutnya daging paha ayam yang gurih. Rasa pedas dari hidangan ini justru baru timbul sesaat setelah dimakan dengan tingkat kepedasan yang tidak berlebihan.

Tori Ramen (45K)

 
Seporsi Tori Ramen ini dilengkapi dengan Nori, daging ayam, jamur, half soft boiled egg, dan irisan daun bawang. Karena Tsurukamedou adalah Hakata Style Ramen, maka mie yang digunakan adalah mie yang berukuran tipis/kecil, kaldu ayamnya terasa sangat gurih namun tetap ringan, campuran topping ramennya membuat citarasanya lebih lezat lagi. Ntah kenapa, saya suka sekali dengan tekstur ayam di Tsurukamedou, mereka bisa memasaknya dengan tingkat kematangan yang benar-benar pas sehingga tekstur dagingnya lembut dan juicy!

Tori Shisen Ramen (45K)

 
Varian lain dari Tori Ramen yang bercitarasa pedas. Toppingnya agak sedikit berbeda karena hanya dilengkapi oleh irisan daun bawang, daging ayam dan tauge. Kuahnya yang bening dan agak kemerahan ini memang cukup pedas, namun rasa pedasnya juga tidak sampai menutupi rasa gurih dari kaldu ayamnya. Satu tambahan yang harus dipesan ketika memesan Tori Shisen Ramen ini adalah soft boiled eggnya yang juga tidak boleh dilewatkan.

Grilled Gyoza (32K)
Gyoza di Tsurukamedou bisa dipesan dengan isian dan cara memasak yang berbeda. Untuk isiannya dapat menggunakan tori (ayam), buta (babi) dan ebi yang kemudian bisa digoreng ataupun digrilled. Malam itu kami memilih untuk mencoba grilled ebi gyoza yang hadir bersama dipping saucenya. Aroma jahe yang cukup kuat tercium dari gyozanya, isiannya padat dan gurih berbalut kulit tipis gyoza dengan aroma wangi dari panggangan. lezat!

 
Ebi Chahan (30K)
Chahan atau yang biasa disebut sebagai nasi goreng ini hadir dalam tiga pilihan topping yaitu ebi, tori dan buta. Seporsi Ebi Chahan berisi udang, cincangan daun bawang, jamur, serta telur yang diorak arik yang kemudian diolah bersama nasi putih. Pemasakan chahan ini tidak menggunakan kecap manis sebagaimana umumnya nasi goreng ala Indonesia dan tidak terlalu oily. Penampilannya boleh sederhana, tapi rasanya lezat luar biasa! Ketika disuap, maka gurihnya chahan langsung menyebar di dalam mulut, belum lagi aroma smokey yang timbul akibat pemasakan dengan api besar menambah kelezatan Ebi Chahan. Wajib coba!

Mango Jelly

 
Sebagai penutup bersantap, maka pengunjung akan mendapatkan konyaku jelly secara cuma-cuma alias gratis. Kali ini kami mendapat mango jelly yang rasanya manis menyegarkan. teksturnya yang kenyal dan dingin menjadikannya dessert yang sempurna setelah menikmati hidangan yang panas dan spicy.

Tsurukamedou mungkin memang terbilang baru di antara ramen-ramen lain di Jakarta, meskipun begitu ternyata dalam segi citarasa Tsurukamedou tidak kalah, bahkan jauh lebih baik dibandingkan dengan beberapa restoran ramen lainnya. Saya sangat senang dengan pembawaan sang owner yang super humble hingga tidak segan membantu untuk membereskan meja dan menyapa para pengunjung. Ditambah lagi pelayanan yang sigap serta sikap konsisten dalam mengusung kesederhanaan dalam konsepnya, saya harap Tsurukamedou dapat lebih berkembang lagi ke depannya.

Tsurukamedou Jakarta
JL. Ratu Kemuning Raya blok A2 No. 8A
Taman Ratu- Greenville, Jakarta Barat
(021) 5694 0712


 
Recommended Dish(es):  Super Tonkotsu Ramen,Chahan
 
Date of Visit: May 19, 2013 

Spending per head: Approximately Rp60000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 5

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   2 Vote(s)   View Results
Recommend
0

Mexican-Korean Food at Mojo Smile Jun 09, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Korea | Meksiko | Restaurant | Kumpul Keluarga

Beberapa waktu yang lalu, saya berkesempatan mencoba Mojo dalam rangka gathering openrice bersama openricers lainnya. restoran ini berlokasi di ujung jalan Senopati, tepatnya di jalan Kertanegara. Dari penataan interiornya, Mojo memilih untuk mengusung gaya rustic modern yang terlihat pada model furnitur dan dominasi kayu pada dinding dan lantai ruangan.
Pada bagian depan terdapat jendela besar yang dihiasi oleh sulur tumbuhan yang tertata apik. Bagian dalamnya tidak terlalu besar, namun ditata dengan cukup baik sehingga tidak menimbulkan kesan sempit ataupun sumpek. Salah satu bagian dindingnya dihiasi oleh mural. Salah satu sisi ruangannya dilapisi oleh atap kaca dan pada bagian dalamnya terdapat sebuah bar. Tampak puluhan botol digantung di atas bar sebagai hiasan unik yang cukup eye catching.

 
Menu yang dihadirkan Mojo terbilang cukup unik. Hidangan fusion yang dipilihnya yaitu perpaduan antara kuliner Meksiko dan Korea. Inspirasi penggabungan dua macam hidangan dengan kultur yang berbeda ini datang dari ketiga owner Mojo yang pernah mengenyam pendidikan di Los Angeles. Disana, jenis makanan yang paling digemari ialah masakan Meksiko dan Korea, oleh karena itu kemudian mereka mencoba untuk menciptakan hidangan fusion Meksiko Korea yang memang belum ada di Jakarta. Menu yang ditawarkan tidak terlalu banyak, namun banyak di antaranya yang cukup unik. Sebut saja Kim Chee Spaghetti, Foie Gras Burger, Korean Style Tacos, dan Steak ala Plancha.
Deretan minumannya cukup lengkap. Mojo menyediakan berbagai macam pilihan mulai dari juice, soft drinks, mocktails, cocktails dan aneka minuman beralkohol lainnya.

 
La Ramalas (25K)
A peach, fresh lime, white sugar, soda
Minuman yang memiliki warna gradasi yang cantik ini rasanya menyegarkan, sekilas mirip dengan lime squash namun dengan sentuhan rasa manis alami peach yang juga menyegarkan.

G.S.L (25K)
Guava, strawberry, lemon
GSl memang diambil dari nama bahan yang digunakan untuk membuat mocktail yang satu ini. Rasanya didominasi oleh manisnya jambu yang berpadu dengan asamnya lemon yang refreshing dan cacahan strawberry segar dalam minumannya.

Port O Pi (25K)
Fresh Ginger, lemon grass, slice of lemon, soda
Mocktail ini adalah minuman favorit saya, rasanya mirip dengan ginger ale, hanya saja aroma dan rasa jahenya lebih kuat karena menggunakan jahe segar. Rasanya segar dan tidak terlalu manis dengan rasa hangat menenangkan dari jahenya. Love it!

Korean Wings (35K)
Gochujang Glaze, Sesame Seeds and Chilli Flakes

 
Ayamnya tidak overcooked, bagian luarnya dilapisi kulit ayam yang digoreng kering. Gochujang glazednya sungguh lezat! Citarasanya berpadu apik antara asam pedas gochujang dengan aroma wangi dari wijen.

Classic Tacos (50K)
Steak/Chicken/Chorizo, Pico De Gallo, Guasacaca, Jalapeno Relish, Taco Sauce
Untuk isian tacos pengunjung diperbolehkan untuk memilih antara steak, ayam ataupun chorizo yang merupakan semacam sosis khas meksiko. Selain itu tacos juga berisi pico de gallo (cincangan tomat, bawang putih dan paprika), jalapeno, taco sauce dan guasacaca, saus guacamole khas Venezuela yang biasanya memiliki rasa yang lebih tajam. Rasanya lezaat!

 
Korean Style Tacos (45K)
Short Ribs/Chicken/Pork Belly, Cabbage, Kim Chee, Cucumber Pickles, "KB" Sauce
Sama seperti Classic Tacos, Korean Style Tacos juga memiliki isian yang bisa dipilih. Untuk kali ini kami mencicipi tacos yang diisi oleh short ribs. Saya suka paduan tekstur sayuran segar dan short ribsnya yang berlumur saus Korean BBQ. Favorit saya!

Kim Chee Spaghetti (45K)
Nori Strips, Smoked Beef, Chilli Padi Crumb and Fried Quail Eggs

 
Cross culture pasta! Sekilas tampilannya tidak jauh berbeda dari spaghetti bersaus tomat lainnya, namun setelah dicicipi, ternyata rasanya sungguh lezat. Meskipun menjadi salah satu campuran bahannya, namun tidak ada rasa asam yang tajam dari kim chee, justru rasanya sedikit pedas dengan rasa asam yang samar-samar terasa. Satu lagi nilai plus hidangan ini ialah sausnya yang bisa berpadu dan meresap sempurna di pastanya. Telur puyuh goreng dan nori strips memperkuat keunikan hidangan yang satu ini.

Californian Cheese Burger (55K)

 
Menurut sang owner, keunikan menu ini terletak pada saus rahasianya. Dengan melihatnya saja memang tampilannya lebih dari cukup untuk menerbitkan air liur. Patty tebal berlumur saus dibungkus selada segar dan bun yang lembut ini ditemani oleh french fries sebagai pendampingnya. Saya suka pattynya yang tebal, juicy dan dibumbui dengan baik.

Chipotle Glazed Herb Chicken - Quarter Chicken (55K)
Lime Cilantro Rice, Glazed Carrots, and Char Scallions Vinaigrette
Satu lagi menu andalan dari Mojo yang terbuat dari ayam yang dimasak dalam waktu yang cukup lama dengan penggunaan berbagai macam rempah-rempah. Meskipun begitu, tekstur dagingnya masih moist dan juicy. nasi lime cilantronya juga cukup[ unik, sedikit asam, namun mampu membangkitkan selera makan. Dua jempol untuk glazed carrotnya yang tasty, empuk dan bebas bau langu!

 
MOJO Fried Rice with Duck Eggs Mata Sapi (45K)
Short Ribs/Chorizo, Green Peas, Diablo Sauce, Mojo Verde
Nasi goreng yang dihidangkan kali ini berisi short ribs. Saus diablo khas Meksiko ini juga merupakan pasangan yang tepat bagi daging, sehingga mampu menaikkan citarasa short ribs yang empuk dan nasi gorengnya itu sendiri. Telur bebek mata sapi dan salsa verde sengaja ditaruh pada bagian atas nasi goreng untuk memberikan tambahan citarasa dan tekstur creamy pada nasi goreng.

Chipotle-pears 180G Braised Short Ribs Bone in Olive-Tomato Rice, Creamed Corn, Mojo Verde and Fried Shallots (99K)

 
Menu yang satu ini mengingatkan saya akan bibimbap, karena cara makannya sama-sama harus diaduk dan diacampur dahulu menjadi satu baru kemudian dicicipi.Tomato rice yang agak asam dan saus ribs yang manis gurih serta jagung yang creamy benar-benar saling melengkapi. Hidangan lezat ini wajib dicoba!

Jika pengunjung mencari dessert atau makanan kecil, maka churros bisa menjadi pilihan. Di samping itu, beberapa varian drunken ice cream yang dibuat sendiri oleh Mojo seperti Baileys Ice Cream atau Vodka Cranberry Ice Cream juga layak dicoba.
Overall, di balik konsep Mojo yang hadir sebagai tempat 'nongkrong', saya sangat terkesan dengan hidangan-hidangan fusionnya yang unik dan lezat. Hal ini membuktikan totalitas Mojo sebagai Kitchen & Bar. Di samping itu, pelayanan yang diberikan juga cukup memuaskan. Pastinya saya sendiri masih akan kembali ke Mojo untuk mencicipi menu lainnya. Jika berencana untuk mengunjungi Mojo di akhir pekan, maka sebaiknya buatlah reservasi terlebih dahulu untuk menghindari antrian.

Mojo Kitchen & Bar
FB : https://en-gb.facebook.com/pages/MOJO-Kitchen-Bar/433133743426855
Twitter : @MOJO_Jkt
Jl. Kertanegara No. 70 Jakarta Selatan
(021) 700 70529


 
Recommended Dish(es):  Steak Ala Plancha,Kim Chee Spaghetti
 
Date of Visit: May 14, 2013 

Spending per head: Approximately Rp100000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   2 Vote(s)   View Results
Recommend
0

Korean Food ala Seigo Dakgalbi Smile May 20, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Korea | Restaurant | Halal | Kumpul Keluarga

Beberapa waktu yang lalu saya diundang ke opening salah satu restoran Korea baru yang bernama Seigo Dakgalbi. Tidak seperti kebanyakan restoran Korea yang mengunggulkan Korean BBQnya, maka Seigo Dakgalbi justru mengangkat Dak Galbi menjadi menu andalan mereka.

Secara harfiah, Dak Galbi dapat diartikan sebagai "tulang rusuk ayam", tapi jangan harap menemukan tulang rusuk ayam dalam hidangan ini. Dak Galbi sendiri merupakan masakan yang terbuat dari ayam yang ditumis dengan saus gochujang yang agak pedas bersama dengan irisan sayur-sayuran segar. Biasanya Dak Galbi dimasak di atas meja pemesannya langsung, untuk itu diperlukan bahan - bahan baku yang segar demi menjamin kelezatan rasa dakgalbi.

Environment
Sleek & Clean

Sleek & Clean

 
Restoran ini menempati lokasi yang cukup luas, separuh ruangannya didominasi oleh jendela-jendela kaca yang besar. Jika datang saat malam hari, kita dapat menikmati pemandangan lampu-lampu yang berasal dari padatnya kendaraan di salah satu jalan protokol dan jalan tol Jakarta. Kesan minimalis dan bersih muncul saat memasuki Seigo, sentuhan warna biru dan merah pada furnitur mempercantik ambiancenya. Panggangan tersedia hampir di setiap meja yang nantinya digunakan jika pengunjung memesan Dakgalbi.

Food & Beverages
Seigo Dakgalbi menawarkan aneka makanan dan street food khas Negeri Ginseng tersebut dalam menunya. Untuk citarasanya sebagian memang sudah disesuaikan dengan orang Indonesia agar lebih cocok di lidah, namun dengan tidak menghilangkan rasa orisinil khas Korea.
Our beverages

Our beverages

 
Nun Sungi Ice (25,909K)
Saya memesan minuman yang menjadi salah satu minuman yang direkomendasikan. Nun Sungi Ice ini terbuat dari jelly ball dan jelly yang berbentuk mie dengan ice cream nangka. Rasanya lezat, creamy dengan manis yang tidak berlebihan dan terdapat rasa gurih dari es krim serta aroma wangi nangka yang samar-samar.
Yu Cha Cha (22,886K) & Yache Juice (22,886K)
Yu Cha Cha merupakan minuman yang terbuat dari jeruk lengkap dengan parutan kulitnya untuk menambah intens rasa dan aromanya. Rasanya asam manis menyegarkan!
Sedangkan Yache juice merupakan minuman sehat yang terdiri dari campuran buah dan sayur segar yang dijus. Saya kurang suka dengan minuman yang satu ini karena aroma & rasa sayurnya masih dominan.
Korean Street Food Fiesta

Korean Street Food Fiesta

 
Dakkochi (33,250K)
Sate ayam ala Korea ini digoreng tepung hingga renyah dan disajikan dengan saus pedas manis. Ayamnya lezat, tidak overcooked, tapi tidak ada yang spesial pada menu yang satu ini.
Odeng Duikim (3,886K)
Bola odeng yang berisi telur dan kemudian digoreng dan dimakan dengan saus pedas manis. Rasanya juga tidak terlalu istimewa.
Sengson Duikim (24,182K) & Seewo Odeng (8,205K)
Sengson Duikim merupakan daging fillet ikan yang digoreng tepung dengan saus mayo-lime. Mayo limenya tidak terlalu terasa, ikannya cukup enak, tapi lagi-lagi tidak terlalu istimewa.
Seewo Odeng adalah udang yang dililit odeng dan kemudian digoreng. Udangnya cukup juicy tapi saya tidak terkesan dengan (lagi-lagi) odeng yang digoreng. Saus pedas manisnya mampu mengangkat rasa Seewo Odeng.
Bulgogi & Toekbuki

Bulgogi & Toekbuki

 
Bulgogi (35,341K)
Bulgogi adalah masakan khas Korea yang terbuat dari daging sapi yang dimasak mirip dengan yakiniku. Rasanya gurih manis dengan irisan paprika merah dan hijau yang bertaburan di sela sela dagingnya. Biasanya di Korea, bulgogi dimakan dengan daun selada/daun wijen dan juga kimchi. Satu suka menu yang satu ini, manis gurihnya balance!
Toekbuki (38K)
Toekbuki merupakan salah satu Korean street food yang cukup terkenal. Biasanya toekbuki terbuat dari tepung beras dan berbentuk silinder yang dipotong-potong. Teksturnya kenyal, disajikan dengan saus khas yang bercitarasa pedas manis. Saya suka rasa dan tekstur toekbukinya walaupun menurut saya kuah/sausnya masih terlalu encer.
Sundubu Jigae & Kimbap

Sundubu Jigae & Kimbap

 
Sundubu Jigae (43,182K)
Semacam sup tahu khas Korea yang berisi egg tofu, bihun korea (dangmyeon), seafood dan telur dan disajikan di dalam hotbowl. Rasanya perpaduan antara gurih dan sedikit pedas.
Kimbab Beef (47,068K)
Kalau Jepang punya sushi, maka Korea punya kimbab. Sebagai negara satu rumpun, maka wajar saja apabila beberapa masakan khas negara mereka juga hampir mirip. Kimbab ini merupakan nasi yang digulung dengan nori dan berisi irisan daging sapi, crabstick, timun, wortel, telur dan odeng. Sebagai pengganti shoyu, Kimbab dinikmati dengan saus yang bercitarasa asin gurih.

Bibimbab (48,795K)
Bibimbap

Bibimbap

 
Bibimbab ini merupakan nasi campur ala Korea. Hidangan ini berisi nasi, beef, tauge, wortel, pumpkin, jamur enoki dan pakcoy dengan tambahan saus korea dan telur setengah matang. Di beberapa restoran, seringkali telur yang dihidangkan merupakan telur mentah agar nanti menjadi matang dengan sendirinya saat diaduk di hotbowl. Saya suka dengan rasanya yang gurih manis dengan tekstur sayuran yang masih segar.

Odeng (34,977K)
Odeng

Odeng

 
Seperti yang telah sempat disinggung sebelumnya, odeng merupakan makanan Korea yang terbuat dari tepung terigu dan daging ikan dan berbentuk lembaran. Odeng ini kemudian ditusuk dan direbus serta disajikan dengan kuah kaldu. Odeng ini salah satu menu favorit saya di Seigo Dakgalbi, rasanya yang gurih dan sedikit chewy serta gurihnya kaldu sangat cocok dimakan ketika cuaca sedang dingin.

Dakgalbi (50,091K - 101,477K)
Dakgalbi

Dakgalbi

 
Belum pas rasanya jika bertandang ke Seigo tanpa mencoba menu Dakgalbinya. Terdapat tiga macam Dakgalbi yaitu Original (ayam), Seafood (Udang, cumi, ayam) dan Vegetables (toek/ rice cake) dengan dua ukuran yaitu regular (2-3 orang) dan large (4-5 orang).

Sebagai pelengkapnya, kita dapat memilih nasi, mie bahkan extra cheese agar rasanya semakin kaya. Rasanya gurih dengan rasa pedas yang cukup kuat. Saya sendiri sangat menikmati Dakgalbi ini. One of my favorite dish at Seigo.

Jika kita akan memesan Dakgalbi ini maka sang chef akan langsung memasakkan di atas meja. Pengunjung memang tidak diperbolehkan memasak sendiri karena proses memasak Dakgalbi yang kurang tepat akan mengakibatkan kelezatannya tidak maksimal. Biasanya jika tidak terlatih memasaknya, maka kematangan Dakgalbi ini bisa jadi tidak merata.

Dari sekian banyaknya restoran Korea yang menjamur, sepertinya Seigo Dakgalbi mampu memikat hati para penggemar kulinernya melalui Dakgalbinya yang terbilang masih jarang ditemui di restoran restoran Korea sejenisnya. pelayanan servicenya pun ramah dan cukup cepat dalam menyajikan aneka hidangan lezat, belum lagi staf dan para chef yang ditraining khusus langsung di Korea. Jadi sepertinya tidak ada alasan untuk tidak mencoba Seigo Dakgalbi!











Seigo Dakgalbi

www.facebook.com/seigodakgalbiresto
https://twitter.com/SeigoDakgalbi

Tebet Green Mall UG Floor A1 Jakarta
(021)2938 0753/ 3938 0754
 
Recommended Dish(es):  Dakgalbi,Bulgogi,Sundubu Jigae
 
Date of Visit: Jan 27, 2013 

Spending per head: Approximately Rp100000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
   3 Vote(s)   View Results
Recommend