OpenRice Index
  
rianputra88
This is rianputra88 living in Pondok Indah. I am a Patient Relation Officer, work in Pondok Indah. I like to hang out in Sudirman, Kebayoran Baru, Tebet. Padang, India, Multinasional are my favorite cuisines. I also love Stand / Kios, Kopitiam, Street Foods and Buffet, Bebek, Soto/Rawon, Spicy foods.
Member 0 First(s)
No. of Review2 Review(s)
編輯推介數目0 Editor's Choice
Recommended0 Recommended
Popularity16 View(s)
Replies in Forum0 Comment(s)
Upload Photos0 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant2 My Restaurant(s)
Follow0 Following
粉絲3 Follower(s)
rianputra88  Level 1
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 1 to 2 of 2 Reviews in Indonesia
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Manado | Restaurant | Halal | Kumpul Keluarga

Kalau sedang googling mengenai restoran Manado di Jakarta, pasti Beautika yang akan keluar di barisan pertama. Tidak heran, karena restoran satu ini penuh bukan main saat sedang makan siang. Saya datang tepat jam makan siang, sekitar pukul 12, dan sudah penuh bukan main. Begitu masuk, saya langsung ditanya pelayan, mengenai makanan yang saya ingin pesan. Saya langsung pesan: cakalang woku, tumis bunga daun pepaya, perkedel nike dan perkedel jagung, dan tak lupa sambal roa.

Karena penuhnya suasana restoran saat itu, hidangan yang saya pesan datang sekitar 5-10 menit setelah saya duduk. Ruangannya full AC, yang cukup bisa membuat adem kepala karena panasnya Jakarta. Begitu makanannya datang, tidak tanggung-tanggung langsung saya lahap semua.

*) Cakalang Woku: Saya pesan porsi setengah. Tapi walaupun setengah, potongan ikannya cukup besar, dengan kuah yang merah merona. Ikan cakalangnya saya suka, tidak amis, mungkin karena olahan bumbunya yang 'berani'. Tapi jangan takut, walau warna merahnya amat sangat 'menyala', rasanya tidak pedas, tetapi asam segar.

*) Tumis Bunga Daun Pepaya: Ini salah satu yang spesial menurut saya. Bunga daun pepaya identik dengan rasa pahitnya. Tapi tidak dengan Beautika, rasanya sama sekali tidak pahit. Cukup membuat saya menambah lagi dan lagi.

*) Perkedel Nike & Jagung: Perkedel jagung mungkin sudah biasa bagi kebanyakan penduduk Indonesia, tetapi ada satu perkedel yang 'khas Manado', yaitu perkedel Nike. Sekilas bentuknya seperti bakwan biasa, tetapi yang membuat lain adalah tambahan ikan nike-nya yang membuat perkedelnya agak kehitam-hitaman. Saya pikir rasanya akan sedikit asin, ternyata tidak. Malahan menjadi salah satu makanan favorit saya disini.

*) Sambal Ikan Roa: Inilah yang menjadi juara di restoran ini. Rasanya paling menggelegar diantara yang lain. Begitu ditaruh di atas nasi hangat, dan disiram kuah woku, nafsu makan saya tambah menjadi-jadi. Tidak ada yang bisa digambarkan lagi, selain enak, enak, dan enak. Bagi yang tidak suka pedas, lebih baik jangan pernah coba untuk memesan sambal ini.

Selain makanan tadi, saya memesan perkedel nike (lagi) dan panada (pastel Manado, dengan irisan ikan cakalang didalamnya). Total makan siang saya saat itu mencapai Rp 200,000. Memang untuk ukuran satu orang, harganya sangat mahal sekali. Lebih baik jika ingin makan menu seperti ini, ajaklah sahabat, rekan kerja atau keluargamu yang suka makan pedas. Kalau mau makan sendiri, lebih baik pesan ala carte, misal Bubur Manado, atau Mie Cakalang.

TWO THUMBS UP FOR THIS RESTAURANT!!!!
 
Recommended Dish(es):  sambal ikan roa,tumis bunga pepaya,perkedel nike,ikan cakalang,ikan roa,ikan tude
 
Table Wait Time: 5 minute(s)


Date of Visit: Oct 22, 2014 

Spending per head: Approximately Rp70,000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 5  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

1st Pinoy Restaurant in Jakarta OK May 15, 2014   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Restaurant | Kumpul Keluarga

Awalnya bisa mengenal restoran khas Filipina ini berawal dari keisengan saja. Lagi berjalaan ke ATM di lantai basement, terlihatlah di sempilan toko-toko FX Sudirman, sebuah tulisan "MANILA CONNEXION", yang 'tergabung' dengan sebuah coffee & muffin shop. Karena penasaran, saya coba 'googling', dan ternyata memang benar seperti yang sudah saya duga, bahwa ini adalah restoran Filipina. Akhirnya saya menemukan beberapa referensi menarik mengenai restoran ini, walau sebenarnya tidak semua 100% makanan disini adalah makanan khas Pinoy, tapi juga campur dengan makanan khas Indonesia dan Western lainnya. Yah, setidaknya saya masih menemukan 'atmosfer' Filipina dalam restauran ini.

Yang menarik dari restoran ini, karena masakan Filipina asli banyak menggunakan daging babi sebagai bahan utamanya, maka disesuaikan dengan kondisi Indonesia yang kebanyakan Muslim, untuk mengganti daging babi tersebut dengan daging sapi dan ayam. Ada berbagai macam jenis masakan Filipina yang cukup 'menggelitik' selera makanan saya, seperti Adobo (semacam semur daging), Tap-Si-Log (seperti kambing guling), dan yang saya pilih, Beef Tapa (semacam perpaduan perkedel kentang dan Fu Yung Hai dari negeri China, tapi diganti dengan kentang daging giling, dinikmati dengan nasi putih dan saus khusus). Untuk saya pribadi, rasanya memang tidak jauh dengan makanan Indonesia pada umumnya, tapi saya beri nilai plus untuk 'tapa' nya sendiri yang unik, kentang dan daging gilingnya terasa 'blend' di mulut. smilesmilesmile

Untuk pencuci mulut, disini ada Buko Pandan, seperti cendol, tetapi potongannya lebih besar dan terlihat cantik sekali, karena perpaduan warna hijau pandan dan santannya. Tapi saya memilih Halo-Halo (dimana 'halo' sendiri yang bermakna 'campur'), alias es campur khas Filipina. Dalam gelas mangkuk besar tersebut, ada es serut, jello warna-warni, kacang merah, satu scoop es krim (sayangnya disini tidak ada es krim ubi yang berwarna ungu seperti di Filipina sana), dan yang mengejutkan saya, ada sepotong sarikaya (desert khas sumatra yang menggunakan campuran gula merah, santan dan telur) juga, ikut bercampur dalam nikmatnya Halo-Halo. Minuman ini cocok sekali dinikmati disaat panas-panas. Rasanya juga tidak mengecewakan, ENAK DAN SEGER BANGET! Kacang merahnya juga empuk, dan sarikayanya juga enak. Satisfaction guaranteed.

Soal harga, memang 'lumayan mahal', untuk Adobo, Tapsilog dan Beef Tapa harganya mencapai Rp 60,000, dan untuk Buko Pandan dan Halo-Halo mencapai Rp 30,000. Jadi memang harus merogoh kantong lebih dalam lagi utuk menikmati makanan Filipina ini mad. Tapi jangan kuatir, harga snacks nya tidak terlalu mahal kok, seperti Empanada (panada Manado khas Filipina) yang harganya sekitar Rp 25,000. So, don't mind to come along to this resto and feel the Filipino breeze! Enjoy lol
 
Recommended Dish(es):  Chicken Adobo,Beef Adobo,Chicken Tapsilog,Beef Tapsilog,Beef Tapa,Buko Pandan,Halo-Halo,Empanada
 
Table Wait Time: 10 minute(s)


Date of Visit: May 13, 2014 

Celebration:  Anniversary 

Spending per head: Approximately Rp100.000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0