OpenRice Index
  
EnzoGorlami
This is EnzoGorlami living in Depok. I am a Tax Consultant I also love Lounge/Bar.
Member 12 First(s)
No. of Review347 Review(s)
編輯推介數目10 Editor's Choice
Recommended1 Recommended
Popularity1122 View(s)
Replies in Forum1 Comment(s)
Upload Photos263 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant0 My Restaurant(s)
Follow5 Following
粉絲157 Follower(s)
EnzoGorlami  Level 4
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 1 to 5 of 347 Reviews in Indonesia
Sultan Satu Malam Smile Jul 24, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Singapura / Malaysia | Restaurant | Seafood | Kumpul Keluarga

 
Openricers mungkin sudah tau dong kalo Pondok Indah Mall sekarang udah membesar dan ada PIM 3? Yang menarik, disini merupakan suatu wadah khusus yang menjadi tempat makan. Tempat makan yang ada disini juga bisa dibilang berkelas dan esentrik. Tidak hanya western atau asian, ada juga beberapa restoran Indonesia.

Di hari ulang tahun saya, saya berkesempatan mengunjungi Seroeni bersama dengan ... well, lupakan saya pergi dengan siapa. Kisah lalu lah tongue

 

 

 

 
Seroeni ini cukup menarik perhatian saya. Selain dari nama resto yang mengingatkan saya terhadap bunga kesukaan mama, Resto ini terlihat eye catching dengan interior yang ada. Saat masuk, saya melihat ada suasana classic seperti hiasan sangkar burung yang digantungkan di atap, jendela jadul seperti rumah di film Si Doel Anak Betawi, dan teralis besi dengan motif bunga yang menjadi dinding restoran. Disini diputar juga tembang Melayu classic lawas yang membuat suasana kita seperti seorang sultan yang akan menyantap makan malam. Mungkin yang menjadi minus point, tempat disini agak panas yah, tapi tidak sampai membuat kita keringetan kok smile Tempatnya sendiri sebenernya bisa dibilang dibagi menjadi 3 area. Area yang satu yang tempat duduk sofa, area kedua tempat duduk kursi kayu, dan area yang trakhir outdoor yang konsepnya seperti mini garden gitu. Oh iya, basicnya restoran ini fusion antara chinese food & Malaysian food.

 
Saya memilih tempat duduk sofa. Baru duduk saja, saya sudah merasa senang (terlepas dari tempatnya yang agak panas) karena mejanya sendiri dibuat kesan romantis. Ada bunga hidup yang ditaruh di jar kecil yang berisi air, yang memberi kesan damai dan harmoni. Well, pastinya jangan memikirikan daerah harmoni yang semerawut padat merayap itu yah openricers tongue

Saya dilayani oleh seorang pelayan yang sangat ramah. Yang mencengangkan, si pelayan pria ini mampu memberikan informasi yang detail dan akurat tentang menu yang disajikan, padahal saat saya makan, resto ini tergolong masih baru buka. 5 stars for the service !

Kebersihan resto disini terbilang cukup baik mulai dari tempat, meja dan alat makan yang diberikan.

Setelah menunggu sekitar 20 menit, akhirnya menu yang dipesan datang juga

 
Ice Lychee Tea (Rp25.000)
Lychee tea yang segar dengan komposisi pada umumnya yaitu teh yang dicampur dengan sirup lychee. Yang membedakan, disini lychee nya dikasih 2 buah loh tongue

 
Oolong Milk Tea (Rp25.000)
Milk Tea sepertinya sudah menjadi salah satu trend di Jakarta. Oolong Milk Tea ini cukup besar namun ice yang diberikan terlalu banyak menurut saya. Minuman yang berwarna putih pucat ini rasanya cukup manis dan mirip-mirip dengan teh tarik

 
Tofu with Mushroom & Baby Bok-Choy (Rp39.000)
Mungkin namanya kurang familiar dengan kuping kita. Bisa dibilang, ini sih sapo tahu lah. Porsinya cukup banyak, bisa untuk 3 orang. Isinya ada tahu, sayur Pak Coi, dan jamur. Jamur yang dipakai adalah jamur enoki dan Shitake. Rasanya asin dan sangat gurih. Creamy nya ga bikin enek dan lezat juga.

 
Singapore Crispy Sotong (Rp49.000)
Cumi yang dipotong kecil-kecil ini dicampur dengan pangsit goreng mini dan disajikan dengan irisan bawang bombay. Udangnya sendiri digoreng dengan campuran wijen dan dibuat crispy gitu. Well, saya pernah mencoba di salah satu restoran di daerah Senayan yang membuat restoran serupa, yang mana menurut saya yang ini tidak terlalu enak, tapi cukup gurih dan worth to try smile

 
Mayonnaise Prawn (Rp65.000)
Awalnya sempet kesel juga, kok ini udang mahal banget yak. Berhubung saya pecinta udang banget, akhirnya jadi aja mesen. Dan ternyata? Waow porsinya banyak banget. Ini udang bisa di share 4-5 orang loh! Udangnya sendiri dikasi dressing saos mayo dan side dish french fries. Saosnya ngemix banget dengan udangnya yang gede-gede dan digoreng dengan kematangan yang pas. French friesnya besar-besar dan terasa agak asin. Ini menu yang saya rekomendasikan untuk dipesan smile

Overall, makan disini enak untuk couple, enak juga buat makan bareng keluarga. Kalo itungannya sih, makan bareng keluarga disini terbilang murah karena menu yang ada disajikan dengan porsi yang cukup banyak smile
 
Recommended Dish(es):  Mayonnaise Prawn
 
Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

A night at Incognito Smile Jun 21, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Itali | Restaurant | Pizza & Pasta | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga

Gandaria City tidak henti-hentinya memberikan pilihan restoran yang oke untuk fine dining. Hal ini tentu saja membuat pecinta makanan seperti saya untuk terus mengunjunginya untuk mencoba tempat-tempat baru. Kali ini saya berkesempatan mengunjungi Incognito. Incognito ini restaurant yang saat ini ada di dua tempat yakni Emporium Mall dan Gandaria City.

 
Nama resto ini pun cukup unik yang tentu saja mengingatkan kita akan group musik Jazz yang sempet manggung juga di Gandaria City. Saya sempat juga menduga kalo owner dari resto ini pecinta group musik yang dimotori oleh gitaris Jean-Paul "Bluey" Maunick yang piawai mengolah musik bernuansa acid jazz tersebut. Who knows ? Anyway, Incognito kalau dalam bahasa latin dapat juga diartikan sebagai tidak dikenali.

 

 

 

 
Resto ini terletak di lantai UG yang mana merupakan salah satu restaurant yang ada di main street. Tempatnya sendiri agak mojok yah, tapi tidak terlalu sulit ditemui. Nama Resto terpampang jelas di depan resto yang didominasi dengan warna merah ini. Area resto terbagi menjadi dua yaitu indoor (non smoking area) dan outdoor (smoking area). Di indoornya sendiri meja yang tersedia tidak terlalu banyak dan ada yang memakai kursi biasa, ada juga yang memakai sofa. Untuk di luarnya juga tidak terlalu luas, tapi bisa menampung sekitar 20 orang tamu yang datang. Saya memilih duduk di dalam karena dinner di smoking area sangat terlarang dalam kamus saya yang mana menyebabkan badan bau rokok saat pulang & it really makes me feel uncomfortable. Pencahayaan di resto ini terbilang cukup terang namun untuk outdoor lebih redup dan memberi kesan romantis. Kebanyakan sih yang datang kesini lebih ke orang yang bertemu rekanan bisnis atau hangout bersama teman.

 
Menu yang ditawarkan terbilang variatif. Disini untuk makanannya tersedia mulai dari Indonesian food, pasta hingga cemilan layaknya cafe-cafe. Untuk minumannya juga tersedia juice, cokctail, mocktail dan minuman ringan lainnya. Serving time disini agak lama sih, tapi kita tidak perlu khawatir karena tempatnya didesain untuk membuat kita nyaman walau nunggu dalam jangka waktu yang cukup lama tongue

 
Thai Iced Tea (Rp28.000)
Sebenernya minuman ini ga jauh beda dengan thai tea yang disajikan di resto pada umumnya. Porsinya juga banyak jadi lumayan segar. But, If i may, the price is too much for a glass of Thai tea sad

 
Night Incognito (Rp33.000)
Mochtail yang merupakan campuran dari Orange Juice, Pineapple Juice, Lime Juice, Sprite dan Grenadine Syrup. Minuman ini dipercantik dengan hiasan Jeruk Nipis. Ukuran minumannya cukup besar dengan gelas yang agak gendut. Rasanya sendiri asam yang khas dan menyegarkan. It's a good mocktail anyway

 
Fried Mushroom (Rp38.000)
Jamur yang isinya banyak dan gede (Seriusan gede banget) yang digoreng crispy dengan dressing Chili Sauce dan Thousand Island. Jamur yang dipakai disini adalah jamur kancing dan rasanya creamy banget dalamnya. Diluarnya saat digigit juga crispy. Porsi ini cukup untuk 2-3 orang dan terasa kenyang. Fried Mushroom disini disajikan dengan baik dan menjadi salah satu menu favorit saya di resto ini.

 
Dori Dabu-dabu (Rp45.000)
Awalnya saya sudah curiga sih, paket nasi yang memakai ikan dori harganya kok murah banget ya. Saya tetap mencoba memesannya dan saat datang agak kecewa karena ikan dori yang dipakai sangat kecil. Ikan Dorinya disajikan dengan side dish nasi putih dan Sawi Jepang. Ada juga Dressingnya yaitu sambal matah yang dibuat cukup unik dengan beralaskan kulit lumpia yang dibentuk sedemikian rupa sehingga berbentuk seperti mangkok. Ikan Dori digoreng crispy dengan kematangan yang merata. dan rasanya agak hambar menurut saya. Untuk Sawi Jepang yang dipakai cukup banyak dan terlihat masih segar. Dressing yang diberikan pun jenis sambal matah yang cocok untuk menu seafood yang mana terlihat basah dan banyak minyaknya. Well, jika bukan karena sambel matahnya yang segar dan merupakan jenis dressing tradisional favorit saya, mungkin saya tidak akan memakan ikan dorinya sih.

 
Fettucini Aglio Olio (Rp48.000)
Untuk pastanya kita bisa memilih Fettucini atau Spaghetti. Oglio Olio yang disajikan tidak jauh berbeda dengan resto lain yang memberikan resto sejenis. Yang menjadi nilai lebih adalah dalam menu ini ada juga irisan cabe merah yang cukup pedas dan tambahan udang kupas ukuran sedang. Teksturnya menjadi licin dengan tambahan olive oil dan rasanya cukup spicy. Udang yang diberikan cukup banyak dan rasanya enak juga. Overalll, pasta disini cukup enak loh smile

Kebersihan restonya sendiri terjaga dengan sangat baik. Pelayan disini juga ramah dan menguasai dengan baik menu yang disajikan disini.

Overall, makan disini sebenarnya enak, namun alangkah lebih cocok kalau kita datang ke resto ini lebih ke tempat nongkrong aja sih. Small bites nya enak dan kalaupun mau makan berat saya lebih menyarankan pasta nya yang cukup atraktif dan lezat.
 
Recommended Dish(es):  Fried Mushroom,Aglio Olio
 
Spending per head: Approximately Rp100000

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Barat | Restaurant | Steak & Grills | Pizza & Pasta | Halal | Kencan / Berpasangan

 
Saya sering melihat di timeline twitter dan juga cerita dari temen saya bahwa ada restoran yang enak yang berada di Gandaria City bernama Munchies. Saat ada kesempatan, saya langsung mencoba mengunjunginya.

Munchies ini sendiri dapat diartikan ke dalam Bahasa Indonesia yaitu snacks, bisa juga diartikan sebagai kondisi dimana seseorang craving atas makanan tertentu. Munchies ini sendiri so far yang saya tau itu ada 2 di Jakarta yaitu di Kota Kasablanka dan Gandaria City.

 

 

 
Restoran ini terletak di lantai Ground Floor area main street yang mana merupakan tempat yang cocok sebagai fine dining. Letak resto cukup mudah ditemukan yang mana berdekatan dengan Beerdy, E Birra dan Liberica. Resto ini tergolong nyaman yang menyajikan suasana urban yang khas namun tetap classy. Awalnya saya duduk di spot yang menjorok ke luar, namun ternyata saya kurang menyukai sofa yang pendek yang kurang nyaman di punggung dan memutuskan pindah ke sisi dalam dengan alas sofa yang tinggi. Kita bisa melihat ada bar yang dipenuhi dengan pajangan botol minuman sejenis liquor, champagne, spirits atau wine. Musik yang diputar juga memberi suasana romantis yang mana membuat kita lebih betah berlama-lama di resto ini. Yang kurang membuat saya nyaman disini adalah konsep dimana smoking dan non smoking area yang tidak terpisah dan hanya berseberangan. Duduk dimanapun, kita akan pulang dengan badan bau asap rokok which really feel uncomfortable.

Dari semua ornamen yang saya lihat, mungkin yang paling menarik adalah black board yang digambar dengan kapur berwarna. Disini ada sejenis quote, promo atau sekedar gambar yang menarik mata. Saya merasa terbawa ke memory indah masa kecil saya. Waktu saya masih SD kelas satu, di sekolah saya setiap jam istirahat hampir semua murid berlari saat jam istirahat dan berebutan memakai kapur berwarna untuk menggambar. Saya terbilang murid yang anti mainstream karena tidak ikut berebut. Well, bakat menggambar saya kalau diukur 1-10 mungkin bisa dibilang 1. Walau begitu, tidak bisa saya pungkiri bahwa saya selalu senang melihat mereka gambar-gambar dengan kapur warna-warni kala itu. Sekilas membuat saya tersenyum dan mengingat-ingat semuanya. Boleh dong keinget-inget? Asal jangan terjebak nostalgia aja yah openricers tongue

 
Resto ini menawarkan berbagai menu yang atraktif dari makanannya sendiri tersedia mulai dari appetizer, snacks, main course dan desert. Tersedia juga berbagai jenis minuman hot / cold, mocktail, cocktail atau wine. Yang menarik, Munchies menjamin bahwa makanan yang tersedia ada yang mengandung MSG. Bisa dibilang, makanan disini cukup menyehatkan yah openricers smile

 
Holiday in the Sun (Rp40.000)
Sebuah mocktail yang disajikan di Poco Grande Glass. Buat openricers yang belom tau, Poco Grande merupakan jenis gelas yang khusus dipakai untuk menyajikan minuman campuran hasil kreasi bartender. Minuman ini merupakan perpaduan antara Orange Juice, Strawberry Syrup dan Lychee Fruit. Rasa manisnya pas dan terasa segar saat meminumnya. The best part about this drink is the lychee. You guys will never ever find so many lychee in a mocktail. Taste like Heaven ! For me, Holiday in the Sun made by Munchies is one of the best mocktail I ever tasted in my entire life smile

 
Flavoured Blended Coffee - Hazelnut (Rp35.000)
Minuman kopi yang dicampur dengan Syrup Hazelnut yang diblend menjadi sejenis minuman frappie. Rasanya sedikit manis dan didominasi dengan rasa hazelnutnya. Untuk rasa kopinya terasa soft yang mana memberikan sedikit kesegaran. Overall, not bad.

 
Tapas (FREE)
Munchies ini punya berbagai macem promo tiap harinya. kebetulan hari itu promo yang saya dapatkan adalah free tapas setiap ngetweet. Tapas sendiri merupakan snack yang berasal dari Spanyol. Tapas yang disajikan disini merupakan (again) garlic yang diatasnya diberikan campuran selada hijau agak keunguan, fillet ayam, dan irisan tomat. A good appetizer to start your eating

 
Mushroom and Cheese Bruschetta (Rp35.000)
Menu yang selalu menarik perhatian saya adalah mushroom. Saya selalu ingin mencoba segala jenis jamur yang disajikan di sebuah resto. Menu ini sendiri presentasinya sangat cantik dan disajikan diatas baki kayu. Jadi menu ini merupakan Roti Garlic yang garing dengan topping mushroom dan creamy cheese diatasnya. Tidak ketinggalan, ada juga spaghetti goreng (yang berwarna putih seperti mie keriting) yang membuat rasanya cukup unik. Satu porsi ini terdiri dari 5 pieces yang mana bisa dinikmati untuk 2-3 orang sebagai cemilan.

 
Salmon Marinara (Rp64.000)
Merupakan salah satu menu yang recommended di resto ini. Pasta yang digunakan dapat dipilih antara fussili atau spaghetti. Pasta ini dimasak dengan campuran salmon cube cooked dengan saus homemade marinara. Diatasnya diberikan tambahan keju permesan. Salmon yagn diberikan banyak dan tidak terasa amis tentunya. Rasa fussilinya kenyal dan lembut. Saus homemade marinara nya lumayan sedap tapi terlalu asam. Overall rasanya cukup gurih dan enak, tapi buat yang tidak terlalu doyan makanan asam, rasanya jangan memilih menu yang satu ini sih.

 
Seafood Baked Rice (Rp75.000)
Menu ini juga direkomendasikan untuk dicoba sebagai main course di Munchies. Merupakan nasi yang dicampur dengan mix seafood dan homemade tomato sauce dan dipanggang dengan keju mozarella. MIx seafood yang diberikan terbilang banyak dan lelehan mozarellanya benar-benar menggugah selera makan kita. Butuh kesabaran lebih untuk menyantap menu ini karena panas dan porsinya juga banyak. Anyway, its worth the wait for amazing taste smile

Pelayan disini informatif dan sabar sekali dalam menerangkan menu yang ada. Mereka juga sopan terhadap para tamu yang datang. Kebersihan restonya sendiri terjaga dengan sangat baik.

Pengalaman makan di munchies sangat menyenangkan dan romantis. Saya tidak sabar untuk mencoba suasana munchies yang ada di Kota Kasablanka tongue
 
Recommended Dish(es):  Mushroom and Cheese Bruschetta,Seafood Baked Rice,Holiday in the Sun
 
Spending per head: Approximately Rp130000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Ngupi ala None Belande Smile Jun 19, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Kafe | Halal | Kencan / Berpasangan | Hang Out

Saya merupakan orang yang gemar mencoba resto-resto baru, terutama yang belom banyak reviewnya di openrice. Akhirnya setelah tertarik melihat update dari temen di Goedkoop, saya memutuskan untuk mencoba mencarinya.

Goedkoop ini sendiri merupakan partnership antara 3 orang yaitu Andra Hanafiah, Avanda Hanafiah Thanya Ponggawa. Awalnya, mereka adalah teman kecil yang terpisah dan di 2012 bertemu kembali. Mereka mendirikan resto ini atas dasar cinta mereka terhadap breakfast & Coffee. Saat ini, Andra & Avanda (Siblings) sedang berada di New York sejak bulan April untuk belajar culinary basics dan Pastry.

 

 

 

 
Resto ini terletak di Jl. Bendungan Hilir Raya No. 26. Resto terletak diseberang snappy. Resto ini agak tersembunyi tempatnya, bahkan tidak ada papan nama resto. Sedikit kesulitan mencarinya sampai akhirnya saya melihat tulisan nama resto yang mana tersamar di kaca depan. Interior dalamnya terasa seperti rumah jaman dulu. Musik disini memutar lagu-lagu classic yang mana memanjakan kuping kita. Well, mungkin agak sedikit absurd, tapi saat duduk disini, saya membayangkan bahwa saya none-none belande jaman dulu yang duduk di suatu warung kopi mewah dengan kaum sosialitanya. Terasa classic dan elegan. Bisa kita lihat disini meja dan kursi yang digunakan lebih casual dan santai dengan kayu hitam yang mana menambah tingkat kenyaman kita saat ke resto ini. Ubin disini juga berwarna abu-abu yang tak henti-hentinya menambah aura classic di resto ini.

 
Menu yang disajikan cukup komplit mulai dari Broodje, Pannekoek, Snack, Salad, Poffertjes, Main Course atau bahkan desert. Untuk menu minumannya, Sebenernya dibagi dua yaitu Koffie dan Non Koffie. Di setiap pilihan, kita bisa milih untuk hot, over ice atau frappie.

 
Nutella Frappie (Rp28.000)
Everything Taste better with Nutella. Sesuai dengan namanya, minuman yang disajikan digelas yang cukup besar ini menggunakan Nutella sebagai bahan dasarnya. Nutella yang disajikan disini terasa banyak dan kental, belom lagi ditambah dengan Nutella asli diatasnya. I’m so in love with this one.

 
Crème Caramel Frappie (Rp28.000)
Campuran antara Caramel dan Crème yang terasa pekat dan disajikan dengan gelas yang cukup besar juga. Caramelnya terasa dominan yang mana member efek segar dan enak. Minuman ini cocok banget buat penikmat Caramel sih.

 
Rice of the Day (Rp25.000)
Menu yang satu ini cukup unik dimana tidak selalu sama. Setiap hari, menu yang ditawarkan berbeda dan macam-macam masakan nusantara. Berhubung saya datang hari minggu, Rice of the Day yang ditawarkan adalah Nasi Bali. Menu ini dipresentasikan secara unik dimana dibungkus dengan daun yang membuat nasinya menjadi lebih wangi. Didalam bungkusannya pun ada juga 2 sate dan orek tempe. Orek tempenya terasa sedikit manis dan gurih. Untuk satenya sendiri cukup unik dengan menggunakan sate ikan, yang mana dagingnya terasa lembut. Daging ikannya sendiri tidak lengket di batang satenya jadi memudahkan kita saat makan. Dressingnya sendiri kita diberi 2 pilihan yaitu sambel biasa dan sambel matah. Sambel matah disini agak kering ya, karena saya pernah mencoba sambal matah yang ada di Loobie dan sedikit berbeda. Disini sambelnya ga berminyak banget.

 
Chicken Creamy Pesto Spaghetti (Rp37.000)
Creamy Pesto Spaghetti yang dicampur dengan potongan grilled chicken. Spaghettinya sendiri tipis dan cukup banyak. Rasanya lembut dan creamy yang disajikan tidak berlebihan sehingga ga bikin enek. Menu ini sendiri dicampur dengan parutan keju dan bubuk seledri. Ayamnya sendiri tidak terlalu banyak yah, tapi dagingnya cukup empuk. Dengan harga segitu, worthy banget deh mesen menu yang satu ini smile

 
Mac N Cheese (Rp26.000)
Menu yang satu ini dikategorikan kedalam snack which is menurut saya sih lebih ke main course yah. Isinya sih ga jauh beda dengan resto lain yaitu makaroni dan keju yang dipanggang. Porsinya sendiri cukup besar. Menu ini disajikan di piring cantik nan classic. Rasanya terlalu creamy menurut saya tapi tetap lumayan enak. Untuk cheese nya sendiri terasa banyak dan ngemix banget dengan makaroni nya. Another good food here smile

 
Setelah asik makan, tentu aja dong saya pengen pulang. Saat minta bill, saya cukup terkesan dengan cara mereka. Bill ditaruh di sebuah sepatu kecil yang lucu dan menggemaskan. I love it when a restaurant pay attention to such a little things.

Overall, recomended place to chill and eat. Openricers yang ada di daerah Benhil atau sekitarnya, wajib cobain nih resto yang satu ini smile

GOEDKOOP
Jl. Bendungan Hilir Raya No. 62 Jakarta Indonesia
+6221-573 44 30
goedkoopjkt@gmail.com
Senin - Kamis 10.00 – 22.00
Jumat -Sabtu 10.00 – 23.00
Minggu 07.00 – 22.00

dine-in, take away, delivery, and coffee catering
 
Recommended Dish(es):  Nutella Frappie,Chicken Creamy Pesto Spaghetti
 
Spending per head: Approximately Rp80000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Mexican + Korean = Excellent !! Smile May 26, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Korea | Meksiko | Restaurant | Kumpul Keluarga

Restaurants that serve Mexican Food have been growing up lately. You can almost find it easily and it has started to become a trend in Jakarta. But have you imagine a Mexican food make fusion with Korean food? Well, you can find this unique combination in Mojo kitchen and bar .

The idea of making this restaurant is formed when the owner, Steven Odang, lived in LA. Most of the food in LA is Korean and Mexican food. Thus, the idea of combining both of Korean and Mexican food has become appealing to the owner. I thought for the first time that Mojo was taken because the owner loves to watch Powerpuff girls and inspired by the monkey villain character tongue Apparently I'm wrong since Mojo actually has a definition of sexual charm, maybe the owner would like to bring out our inner sexual charm from the food that the restaurant has created and serves.

 
In front of the restaurant door, we are shown by its “hospitality” which described by “Mojo reserves the right to refuse entry to guest who are not properly attired.” Well, to look at the bright side of it, at least we won’t find any of the improper dress that we usually find in 7/11 or some shitty place.

 
When you first step in into the restaurant, you will have the impression of simple but appealing places. Chairs and tables are dominated by wooden furniture. For the wall, it was dominated by wooden wall and blackboard that filled with pictures and illustration. Vintage feeling is strong in here, for sure. In one of the wall, there is a slogan which sounded “Eating is a part of life you should get the best” I considered it as a challenge, so without further ado; bring it on!!

 
1. Raining on Madeira (Rp30.000)
The taste of cucumber juice that dominates this drink makes us feel fresh and refreshed. This drink is mixed with Lychee juice, Lychee Syrup, a slice of lemon, sugar, and Lychee! Perfectly fitted to drink when you’re thirsty and in need of some refreshing taste.

2. GSL (Rp25.000)
Stand for Guava, Strawberry and Lemon, which is blended in this drink. On top of it, they put a slice of strawberry to make the appearance more appealing. The taste is good and delightful. A Ladies drink, I believe so.

3. La Ramalas (Rp25.000)
A peach mix with fresh sugar, white lime and soda. Not too sweet, balanced perfectly and the peach really makes the drink more appealing. I fall in love with La Ramalas!

4. Port O Pi (Rp25.000)
Fresh ginger mixed with lemon grass, slices of lemon and soda. Very gingerly feel and fitted for the oldies and fan of ginger drink. Old but Unique!

 
Classic Taco (Rp50.000)
We are opted to choose between Chicken / steak / Chorizo for the filling. There’s also Pico de Gallo, Guasacaca, Jalapeno relish and taco sauce in the filling. Well, it’s quite good, only to my disappointment, it came in small size,true, it was served in 2 for 1 portion, but still,..

 
Korean Style Taco (Rp45.000)
In this dish, you can feel the fusion of Mexican & Korean Cuisine. The Taco is filled with cucumber pickles, pork belly, cabbage, and Kimchi. I repeat, Kimchi !! So in this menu the outlook is taco but inside you can feel the sensation of Korean Cuisine. It tastes lovely and creamy. A Must try Taco! It’s so innovative smile

 
Mojo Fried Rice (Rp45.000)
Fried rice with short ribs, green peas, Diablo Sauce, Mojo Verse and soft-boiled duck egg. When I cut the egg, the yellow part meltdown through the rice which is increase my appetite. The ribs is so tender and delicious while the fried rice itself taste awesome and a must try for Fried rice lovers. If I may, I recommend this menu when you came and visit Mojo.

 
California Cheese Burger (Rp55.000)
It’s just another cheese burger with side dish of French fries. The fries taste so so while the best part in this menu will be beef. It’s thick but soft and delicious. The others are nothing special.

 
Kimchi Spaghetti (Rp45.000)
This is what we called “When East Meet West”. Spaghetti mixed with beef bacon & Chili Padi Crumb. What makes it more interesting was on the top of it they give fried quail eggs and sea weed. From all the menu they served, this menu was the best in presentation. The spaghetti seasoning taste really delicious. I was wondering, what’s happening? Why all the food in here taste really great?

 
Korean Chicken Wings (Rp35.000)
When I bought chicken wings, I got a free blackberry !! Nah, just kidding. It’s just by coincidence I took the picture next to my friend’s blackberry. The Chicken Wings mix with Gochucang Glaze Seasoning, Sesame Seed & Chili Flakes. It taste so familiar with Chitato, that I feel like eating a chicken wings poured and sprinkled with Chitato's seasonings.

 
Chipotle Glazed Herb Chicken (Rp55.000)
Lime-cilantro Rice served with glazed carrots and char scallions Vinaigrette. The chicken meat is quite tender and perfectly cooked. The taste of the chicken is very interesting to try since we can’t find it in any other restaurant. In this menu also, this is the first time for me to try Lime-cilantro Rice.Which tastes a lil bit sour--in a good way, of course.

They kept their restaurant hygiene very well and the waiters are kind and helpful towards the guest in here.

After all, the challenge to get the best in food which is written on Mojo’s Wall is success. Major admiration towards the restaurant covered me after eating in this restaurant. A must visit restaurant when we are around Senopati Area smile

 
Recommended Dish(es):  Mojo Fried Rice,Kimchi Spaghetti,Korean Style Taco,Raining on Madeira
 
Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0