OpenRice Index
  
Anin Dita
This is Anin Dita living in Jend. A. Yani. I am a Student Aceh, Jepang, Korea are my favorite cuisines. I also love Street Foods, Kafe, Restaurant and Sushi, Pancakes / Waffle / Crepes, Pizza & Pasta, Sashimi.
Member 1 First(s)
No. of Review3 Review(s)
編輯推介數目0 Editor's Choice
Recommended0 Recommended
Popularity60 View(s)
Replies in Forum0 Comment(s)
Upload Photos2 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant0 My Restaurant(s)
Follow0 Following
粉絲2 Follower(s)
Anin Dita  Level 1
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 1 to 3 of 3 Reviews in Indonesia
Mengasah Lidah di Shinmen Ramen Smile Apr 04, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Jepang | Restaurant | Ramen | Halal | Kumpul Keluarga

Berhubung rasa lapar udah nggak tertahankan lagi, Shinmen Ramen cabang Ciwalk menjadi pilihan tempat makan hari itu. Restorannya unik, di bagian depannya ada bangku batu berlatar belakang sumpit bertuliskan 'Shinmen' dan kalau masuk bakal melewati tirai khas kedai-kedai di Jepang. Di lantai satu ada tempat duduk yang lesehan dan yang berjejer berhadapan dengan conveyor belt pengantar sushi persis seperti di Jepang, sementara di lantai dua tempat duduk yang di pinggirnya dekat udara terbuka dan bisa memandang jalanan di bawah.

Buat yang pecinta ramen atau mie, coba sesekali makan Jyah Jyah Men. Alih-alih mirip mie ramen, Jyah Jyah tuh bentuknya lebih mirip spageti, tapi dikasih saus sama merica yang membakar, lebih mantap juga kalau ditambah parutan keju - tapi harganya jadi naik, loh. Kita juga bisa membuat ramen variasi kita sendiri dengan bahan-bahan yang udah disediakan, misalnya nih: dalam satu porsi ada mie hijau (vegetable), kuah miso, ditambah topping gyoza. Porsi ramennya besar banget, dijamin membuat perut kenyang sekali makan.
 
Recommended Dish(es):  Greentea Shake,Jyah Jyah Men,Ramen,Chicken Katsu
 
Date of Visit: Mar 17, 2013 

Spending per head: Approximately Rp27000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 5  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Street Foods

Malem-malem mau makan tapi bosen makan di cafe atau restoran, iseng-iseng aja pergi ke Cie Rasa Loom, restoran penyaji makanan khas Aceh yang konon legendaris akan rasa bumbunya yang menusuk lidah dan bikin ketagihan. Di terusan Buah Batu sebelahnya Rabbani, tempat parkirnya selalu penuh sehingga kalau bawa mobil atau motor harus pinter-pinter cari tempat parkir.

Restoran ini rame banget kalau malam hari, tapi kesannya jadi asik. Bangunannya ada 2 lantai tapi lebih disarankan di lantai bawah aja - biar cepet mesennya dan dekat ke mana-mana, heuheu. Makanannya cukup komplit, sebut aja roti cane, mie aceh, kue timpan, kopi telor, teh tarik, dan sebagainya. Selagi menunggu pesanan diantarkan, kita bisa nonton TV yang digantung di atas di dekat kasir; dan kemudian.... foila~! Makanan datang. Paling suka sama roti canenya karena gurih dan waktu digigit renyah banget, jadi rasanya bukan kayak roti yang kita bayangin. Martabaknya juga enak, apalagi kalau dimakan bareng acar bawang merah segar. Porsinya ga begitu besar jadi kalau nambah ya maklum lah~

Semakin malam Cie Rasa Loom malah semakin rame. Lumayan lah kalau lagi ga ada tujuan malam minggu trus dateng minum kopi smile
 
Recommended Dish(es):  Martabak Aceh,Roti Cane,Kopi Telor,Teh Tarik,Mie Aceh
 
Spending per head: Approximately Rp25000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Jawa | Restaurant | Kumpul Keluarga


Solo adalah kota di Jawa Tengah yang memiliki variasi makanan yang cukup banyak untuk mereka yang suka wisata kuliner. Sebut saja nasi lemak wongso lemu, bistik jawa, surabi, semuanya bisa didapat dengan harga terjangkau dan rasanya pun dijamin tidak mengecewakan. Kalau tidak mau bersusah-susah mengitari Solo untuk mencari tempat makan tersebut (karena rata-rata tempat makan di Solo itu letaknya persis di kawasan pemukiman warga), cobalah datang ke RM Adem Ayem.

RM Adem Ayem terletak di Jalan Slamet Riyadi, dekat exit Tol Kartosuro sehingga pengunjung dari luar Solo dengan mudah mengaksesnya. Restorannya memiliki dua lantai yang bersih dan rapi, dan sajian andalannya adalah makanan jawa rumahan yang lebih khas Solo. Pelayanan yang diberikan juga ramah dan pelanggan biasanya akan dilayani oleh orang yang sama dari mulai duduk sampai keluar pintu. Harganya pas di kantong dan rasanya unik; seperti yang di foto ini, namanya galantin.

Galantin yaitu daging sapi yang dikukus disajikan bersama pelengkap sayur, telur, kentang, mayonnaise, dan kuah kecap yang serasi. Selain disajikan kukus dan diberi kuah, galantin bisa juga digoreng dan disajikan seperti steak - soal pilihan tergantung dari pilihan masing-masing, saya sih suka keduanya hehe. Waktu dikunyah dalam mulut akan terasa kelembutan dan rasa gurih yang menonjol dari si daging sapi. Karena galantin sifatnya panas, ini cocok dinikmati saat hujan atau dikombinasikan dengan es teh.

 
 
Recommended Dish(es):  Galantin,Selat,Bistik Jawa
 
Date of Visit: Dec 29, 2012 

Spending per head: Approximately Rp27000(Breakfast)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0