OpenRice Index
  
imhp3
This is imhp3 .
Member 18 First(s)
No. of Review82 Review(s)
編輯推介數目1 Editor's Choice
Recommended3 Recommended
Popularity714 View(s)
Replies in Forum0 Comment(s)
Upload Photos336 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews1 Recommended Review(s)
My Restaurant23 My Restaurant(s)
Follow1 Following
粉絲189 Follower(s)
imhp3  Level 3
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 1 to 4 of 4 Reviews in Indonesia
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Eropa | Roti & Kue | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga

Selain makan di Riang Sari pada hari terakhir di Bandung pada tanggal 18 April 2013 lalu, kesempatan saat itu juga kami pergunakan untuk membeli oleh-oleh. Secara bertepatan, disebelah Restoran Riang Sari yang terletak di area Riau, Bandung, ada toko oleh- oleh Bandung yang bernama Denhaag.

 
Berbagai macam oleh- oleh yang ditawarkan di outlet ini. Dari yang kering- kering seperti krupuk , Brownies , kue kering sampai Klapertart juga tersedia disini.

 
Karena memang suka sama makanan khas Manado, jadi inilah yang akhirnya menarik perhatiaan saya. Klapertart basah dan kering menjadi pilihanku saat itu.

Klapertart Basah

 
Dua versi Klapertart kering

 

 
Dan juga satu toples kue kering yang lucu. Bentuknya yang mungil dan tentu rasanya juga enak.

 
Lengkap sudah perburuan kuliner trip Bandung kali ini disela jadwal meeting yang padat. Aneka kuliner sudah dicoba dan oleh - oleh juga sudah dibeli. Pulang ke Jakarta dengan perasaan yang senang dan siap menghadapi kenyataan hidup lagi, rutinitas yang padat dan kemacetan yang luar biasa.

Bagi Anda, yang berkesempatan jalan- jalan ke Bandung, silahkan mampi di Denhaag, manjakan diri dan rasakan kelezatannya.

With Love,

Husin Peng
---Semoga Semua Mahluk Hidup Berbahagia---
 
Recommended Dish(es):  Klapertart Bash
 
Date of Visit: Apr 18, 2013 

Spending per head: Approximately Rp40000(Other)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Kuliner Bandung  OK Apr 26, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Food Court | Steak & Grills | Siomay / Batagor | Rombongan | Kencan / Berpasangan

Meeting? Kerja ekstra lebih keras ? Lembur ? Sebenarnya asik- asik saja sih.. Apalagi jika meetingnya digelar diluar kota kayak di Bandung. Tentunya membuat hati sedikit senang, karena setelah jadwal meeting yang padat, agenda yang banyak dan lumayan berat, bisa refreshing sambil kuliner. Ya.. ke Bandung jika tidak kuliner mah namanya bukannya ke Bandung. Kuliner itu wajib hukumnya. Mau jadwalnya meeting atau memang jadwalnya sedang berwisata ke Bandung, tetap KULINER. Titik.

Perjalanan dimulai hari Selasa, 16 April 2013, berangkat dari Jakarta menuju Bandung harus menempuh waktu lebih dari 3,5 jam . Tidak tahu kenapa? Tapi yang pasti adalah karena macetnya luar biasa dari KM 4 sampai selepas pintu tol utama Cikarang. Setelah sampai Bandung, rencana pertama adalah check in @Grand Hotel Setia Budi , tapi niat itu tidak kesampaian, karena keburu dibawa nafsu kuliner.

Tempat kuliner pertama adalah Bebek Goreng H Slamet. Yang menurutku sih biasa saja. Karena sekarang di Jakarta sudah mulai menjamur. Tapi memang yang disini lebih empuk daging bebek gorengnya. Saya sih sebenarnya kurang setuju makan disini, tapi karena pada setuju, ya ikut saja. Selesai makan, check in hotel , kemudian beres- beres , langsung tancap gas meeting perdana. Meeting selesai di angka jam menunjukkan 8 malam. Buru- buru deh ambil langkah seribu. Malam ini berburu kuliner di Paskal , Bandung.

Memasuki arena tarung kuliner ini sama seperti kunjungan sebelumnya. Tetap ramai walau malam ini hujan, udara malam yang sejuk, susunannya juga sama, yang jualan juga kayaknya juga sama. Tapi bisa membuat kangen, bahkan sebelum sampai tempat tujuan, iler pun mulai merasa turun. Mulailah acara yang ditunggu - tunggu ini.

Persinggahan pertama jatuh di Bolu Bakar Tunggal . Karena lupa foto pada saat berada di stan itu, inilah bukti alakadarnya bolu bakar itu sendiri.

 
Berjalan mengelilingi setiap sudut membuat pikiran makin kacau, semua enak , semua mau , jadi bingung dan plin plan. Mau yang mana ya ? Ini mau itu mau?? Akhirnya inilah makanan pilihan malam ini saat berkuliner di Paskal Bandung.

Masakan Manado tetap menjadi makanan favoritku selama ini. Cocok saja dengan cita rasa asal Sulawesi ini. Yang paling saya suka sih ikan woku, ayam rica- rica dan daun kates. Jika kamu yang suka makanan pedas, tidak ada salahnya untuk mencoba kuliner Manado ini. Dijamin... makyyusss...

 

 
Kemudian mie kocok mengundang selera kami selanjutnya,Suasana malam yang dingin, memang sangat cocok makan yang hangat nan pedas kayak ini..

 
Sate ini juga berhasil menangkap selera kami untuk mengunjungi stan mereka..Dari berbagai pilihan daging sate, pilihannya jatuh pada sate daging sate kacang yang enak pisan...

 
Disela - sela makanan itu, tergugah selera akan ronde, jagung bakar dan risol.

 
Sedangkan minuman ini sih biasa , teh hangat tapi gelasnya yang luar biasa, saya suka banget sama barang tempo dulu kayak ini. Rasanya menarik hati gimana gitu..

 
Itulah hasil buruan kuliner malam ini yang seadanya. Terkesan meriah dengan suasana yang adem, rileks dan tenang. Bagi yang belum sempat / belum pernah ke Paskal, tempat ini boleh anda kunjungi jika berkesempatan datang ke Bandung. Banyak pilihan makanan tradisional yang siap membuatmu puas dengan cita rasanya masing- masing. Sekian..

With Love,

Husin Peng
---Semoga Semua Mahluk Hidup Berbahagia ---
 
Recommended Dish(es):  Risol,Mie Kocok,Sate Ayam
 
Date of Visit: Apr 16, 2013 

Spending per head: Approximately Rp70000

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Meeting Sambil Kuliner Smile Apr 26, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Kedai Kopi & Teh | Halal | Business Meeting | Hang Out

Meeting hari kedua tanggal 17 April 2013 akhirnya dilakukan di Restoran Java Bean, Rumah Mode, Bandung. Tapi bisa dibayangkan, bagaimana jalannya meeting yang dilakukan disana? Dengan orang yang banyak , lalu lalang tanpa hentinya, dengan jajanan kulinernya di Java Bean, hingga fashion outlet Rumah Mode itu sendiri yang semuanya sangat menggoda selera, yang sangat bisa mengganggu konsentrasi.

Si Bos tau resiko akan keputusannya meeting di tempat seperti ini. Alhasil , meeting berlangsung dengan santai tapi tetap bisa fokus dan mempunyai hasil meeting yang lumayan memuaskan. Walaupun jalannya meeting diselingi dengan berbagai makanan kuliner. Sambil meeting, sambil makan , minum, kadang jalan- jalan sebentar putar-putar sekeliling Rumah Mode, untuk mencairkan isi kepala yang mulai panas.

Sebelum meeting dimulai, menikmati semangkok mie yamin dari gerai diatas. Rasanya agak manis, ya karena saya kurang cocok sama makanan yang manis, saya harus tambahkan cabai , dan pas dilidah, manis pedas.

 
Ditambah dengan cemilan batagor dan siomay khas Bandung.

 
Es teh tawar menjadi pilihan pertama dengan cangkirnya yang unik.

 
Jajanan kue tradisional lainnya seperti es cendol dan serabi juga menghiasi meja meeting. Dan tak ketinggalan segelas kopi panas yang cukup berhasil menahan kantuk yang luar biasa karena semalam sebelumnya kurang tidur.

Begitulah meeting hari kedua yang cukup berat berlangsung dengan santai, bahkan terlalu santai. Meeting ditempat yang ramai dengan bahan meeting yang banyak,ternyata bisa menjadi alternatif tersendiri. Meeting berlangsung dari jam 3 sore hingga malam jam 9.30, tepat pihak restoran mulai tutup. Mungkin cara ini bisa menginspirasi anda yang sedang persiapkan meeting. Tempat keramaian yang asik, santai, dan dipenuhi dengan kuliner seperti ini bisa menjadi pilihan anda selanjutnya.

With Love,

Husin Peng

---Semoga Semua Mahluk Hidup Berbahagia---
 
Recommended Dish(es):  Batagor,Cendol
 
Date of Visit: Apr 17, 2013 

Spending per head: Approximately Rp40000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Makanan Sunda Smile Apr 26, 2013   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Sunda | Restaurant | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga

Mengakhiri meeting di Bandung pada tanggal 18 April 2013 kemaren tidak menyurutkan niat untuk berburu kuliner. Setelah beres- beres dan check out hotel, langsung saja tancap gas untuk keliling Bandung. Cuaca pagi itu hujan. Iya... hari itu hujannya sepanjang hari. Mulai dari pagi sudah hujan hingga malam tiba di Jakarta. Jalanan lumayan macet, tapi karena sudah tekat. Bagaikan harus melampui sungai dan gunung ( lebay.com) tetap saja kami sekelompok mencari makanan terakhir sebelum harus pulang ke Jakarta hari itu juga.

Seakan berpacu dengan waktu, akhirnya kami memutuskan untuk makan di Riung Sari sekitaran jalan Riau. Salah satu restoran yag menyajikan makanan Sunda .

 
Nasi liwet kompliknya enak.

 
Otak- otak

 
Mendoan

 
Ayam Bakar dan Karedoks
 
Recommended Dish(es):  Mendoan
 
Date of Visit: Apr 18, 2013 

Spending per head: Approximately Rp80000(Lunch)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0