OpenRice Index
  
missgranger
This is missgranger living in Kelapa Gading. I am a Employee, work in Kelapa Gading. I like to hang out in Kelapa Gading. Jawa, Jepang, Amerika are my favorite cuisines. I also love Street Foods, Restaurant, Roti & Kue and Sushi, Es Krim/Yogurt, Dessert.
Member 7 First(s)
No. of Review26 Review(s)
編輯推介數目0 Editor's Choice
Recommended2 Recommended
Popularity224 View(s)
Replies in Forum0 Comment(s)
Upload Photos89 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant19 My Restaurant(s)
Follow23 Following
粉絲46 Follower(s)
missgranger  Level 2
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 1 to 5 of 26 Reviews in Indonesia
Thai Charcoal BBQ Smile Jul 12, 2015   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Thailand | Street Foods

Selama ini saya sering sekali berwisata kuliner di komplek Cafe Tenda Wisma Gading Permai (WGP). Tapi memang hanya makan di tempat yang sama terus. Tanpa sadar ternyata sekarang makin banyak resto baru di komplek ini.

Kali ini saya mencoba Lum Dee Thai BBQ yang letaknya hanya sekitar 3 blok dari pintu masuk WGP.

Lum Dee Thai BBQ ini memiliki konsep perpaduan memasak dengan merebus (seperti Shabu-Shabu) dan membakar (Grilled). Bingung? Jangan bingung. Coba lihat bentuk pan (pancinya). Ternyata pan terdiri dari permukaan yang datar di bagian tengahnya, dan dikelilingi oleh bagian yang cekung ke bawah layaknya pot (panci). Jadi makanan yang bisa dipanggang seperti ayam, daging sapi, udang, dan lainnya dimasak di bagian atas pan yang datar. Lalu makanan yang direbus seperti pok choi, mie, telur, dan lainnya direbus di bagian yang bawah dan cekung.
Pan

Pan

 
Pan

Pan

 
Uniknya, kita dapat memasak makanan kita sendiri dengan menggunakan arang. Jadi kita tinggal memilih menu masakannya dan kita sendiri yang memasaknya. Saya sendiri mencoba Ayam Lada Hitam (IDR 15.000,-) dan Sapi Manis BBQ (IDR 18.000,-). Untuk sayurannya saya pilih Pok Choi (IDR 7.000,-) dan tambahan Telur Mentah (IDR 3.500,-).

Untuk minumannya dapat memesan Thai Milk Tea-nya (IDR 12.000,-) yang enak!

Salah satu yang bikin enak dari masakan ini adalah bumbu yang disajikannya. Ada dua macam, yang satu seperti ulekan dari bawang putih dan yang satunya lagi ulekan dari bawang putih juga, tapi ditambahkan saos sambal sehingga pedas. Bumbu ini sama seperti saos udang rebus di restauran seafood, atau juga seperti sambal Bangkok.

 

 

 

 
Lum Dee Thai Charcoal

Lum Dee Thai Charcoal

 
Supplementary Information:
Tips jika ingin makan di sini, pakailah pakaian yang nyaman. Karena kalau kita duduk dekat arang, terasa sekali panasnya! Hihihihi lol
 
Recommended Dish(es):  Sapi Manis BBQ,Thai Milk Tea
 
Table Wait Time: 10 minute(s)


Date of Visit: Jun 26, 2015 

Spending per head: Approximately Rp50000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 4

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Roti & Kue | Donut | Halal

Di klaim sebagai donut dengan penjualan nomor 1 di Jepang, kini hadir di Indonesia. Mall Of Indonesia menjadi gerai pertama yang mendapat kehormatan dari Mister Donut.

Hadir dengan keunikannya tersendiri, yaitu Donut ini memiliki berbagai macam variasi dan cukup tebal dan tidak terlalu manis.
Pilihan Donut

Pilihan Donut

 
Saya paling suka Mochido atau Mochi Donut yang kenyal seperti Donut. Atau coba Old Fashion Donut yang bentuknya ternyata terinspirasi dari donut jaman dulu yang bentuknya tidak bulat sempurna seperti donut jaman sekarang.
Kopi Susu yang dapat di Refill

Kopi Susu yang dapat di Refill

 
Berbeda dengan coffe shop lainnya, kopi susu Cafe Au Lait yang hot di sini dapat di-refill. Pas kan untuk menemani makan donut kita. Jangan khawatir, karena tersedia kursi untuk kita ngopi-ngopi sambil bersantai dengan keluarga di sini.

 

 
 
Recommended Dish(es):  Mochido,Cafe Au Lait
 
Table Wait Time: 5 minute(s)


Date of Visit: May 09, 2015 

Spending per head: Approximately Rp50000(Tea)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 5

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Steak Harga Terjangkau Smile May 06, 2015   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Barat | Restaurant | Steak & Grills | Halal | Kumpul Keluarga

Selama ini orang selalu mengira kalau makan steak itu pasti dikenal dengan harga yang mahal. Berbeda dengan Joni Steak yang menawarkan harga yang terjangkau namun kualitas dan rasa tetap nomor 1.

Terletak di pinggir jalan raya yang dekat dengan Pasar Baru, Joni Steak menyediakan ruangan makan baik indoor maupun outdoor. Jika tidak ingin kepanasan atau kena debu dan asap jalanan Jakarta, lebih baik memilih untuk duduk di dalam ruangan.

Menu pembuka yang saya pesan adalah Garlic Bread (IDR 8.000,-). Tidak seperti restauran "sebelah" yang terbuat dari Roti Perancis yang panjang, Garlic Bread versi Joni Steak lebih besar dan terbuat dari roti biasa namun lebih tebal. Rasanya lebih crispy saat di kunyah.

Menu selanjutnya adalah Tenderloin Steak Impor 200gr (IDR 62.000,-). Dagingnya ketika dipotong dan dikunyah sangat mudah. Dengan saus black pepper membuat rasa daging menjadi tambah nikmat.

Menu terakhir adalah Sirloin Steak Impor 200gr (IDR 60.000,-). Dengan saus mushroom, membuat menu ini menjadi tambah enak. Jika tidak makan banyak, lebih baik memilih 100gr saja. Karena porsi 200gr ini cukup membuat perut begah.

Untuk suasana, dikarenakan ruangan yang tidak terlalu luas dan meja-kursi yang diletakkan berdekatan, membuat kurang nyaman. Tapi soal pelayanan, di sini cukup baik. Karena tidak perlu lama menunggu, pesanan sudah datang.

 

 

 
 
Recommended Dish(es):  Garlic Bread
 
Table Wait Time: 10 minute(s)


Date of Visit: May 02, 2015 

Spending per head: Approximately Rp70000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 5

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

The Delicious Classic Honey Toast Smile Mar 01, 2015   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Barat | Restaurant | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga

Beatrice Quarters ini terletak di Gading Walk Kelapa Gading Mall. Kita bisa memilih untuk duduk di luar ruangan atau di dalam. Pada kesempatan pertama saya dan teman-teman untuk makan di sini, kami memilih untuk makan di luar ruangan.

Karena kami sudah makan, jadi kami memilih makanan ringan saja.
Must try menu

Must try menu

 
Menu pertama yang kami coba adalah Classic Honey Toast (IDR 58.000,-). Roti yang dipanggang ini cukup besar dan bisa dimakan bersama-sama. Bentuknya yang besar sempat membuat saya bingung bagaimana cara memakannya. Ternyata sang pelayang menawarkan diri untuk memotongnya. Surprise! Ternyata di dalam roti ada potongan-potongan roti kecil. Saya suka paduan rasa manis dari honey dan juga es krim vanilla-nya.

Menu kedua yang kami coba adalah Chocolate Bliss (IDR 55.000,-). Chocolate Bliss terlihat seperti cake, tapi ternyata terbuat dari roti. Kami kurang suka dengan rasanya, karena terlalu manis dan banyak krim.

Secara keseluruhan Beatrice Quarters ini cocok sebagai tempat untuk ngobrol-ngobrol bersama teman sambil mencoba Roti Bakarnya. smile
 
Recommended Dish(es):  Classic Honey Toast
 
Table Wait Time: 15 minute(s)


Celebration:  Birthday 

Spending per head: Approximately Rp50000(Tea)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Es Krim/Yogurt


Saya pernah dengar sebuah percakapan antara dua penyiar radio Female Radio dalam segmen Foodtective. Dalam siaran radio tersebut sedang membicarakan makanan dan minuman yang "aneh". Mendengar pernyataan "aneh" dari salah satu penyiar radio, si narasumber mengatakan bahwa "bukan makanan atau minumannya yang aneh, tapi cara pembuatannya yang berbeda dari biasanya".

Nah, kali ini saya mencoba salah satu makanan yang cara pembuatannya aneh yaitu, es krim. Mungkin agak sedikit ketinggalan tren ya, dimana yang lainnya udah nyoba berbagai jenis es krim ini. Hehehehe maklum sempet maju mundur mau cobanya karena harganya yang luar biasa jauh dari harga es krim biasanya >.<

 
Es krim "aneh", atau yang bahasa kerennya disebut es krim nitrogen, yang pertama kali saya coba adalah Elicxir Gading Walk. Terletak dekat dengan pintu masuk Gading Walk (yang arah dari Breadtalk), sungguh sangat terlihat antusiasme pengunjung yang ingin mencoba es krim unik ini. Saat saya kesana adalah hari minggu, jadilah ada sebuah antrian yang panjang di depan gerai Elicxir ini.

 
Karena ini adalah es krim yang unik, harus coba rasa yang unik dong ya. Saya pesan Cookies & Banana Addict. Es krim campuran rasa pisang ditambah dengan (sepertinya) crackers di bagian atasnya, jadi kalau dimakan ada sensasi "kres-kres" gitu tongue . Tapi.... Hiks... Rasanya bukan rasa yang saya suka. Karena crackers-nya kurang enak dan tidak seperti yang dibayangkan.

 
Teman saya pesan Evolcado Addict yang enak bangetttt! Jadi ada es krim alpuket yang ditambah (kalau tidak salah lagi ya) gula terus di bakar. Wah, selalu deh dia pilih rasa yang saya suka, next time harus minta dia yang order nih ^^. Soal harga, kedua es krim tersebut harganya IDR 45.000,-

 
Oh iya, soal tempat, disayangkan Elicxir cabang Gading Walk ini tidak ada tempat duduk yang memadai. Kira-kira hanya ada tiga meja bulat yang kecil. Jadi kalau mau rame-rame dan berlama-lama kayaknya kurang pas.

Kembali ke soal "aneh" di pembuka posting ini, ternyata memang benar, rasa, tekstur, dan tampilan es krim nitrogen ini tidak jauh beda dengan es krim biasa lainnya. Perbedaan hanya terletak pada cara pembuatannya saja. Itu pun kalau kita tidak lihat cara pembuatannya pasti berpikir ini adalah es krim yang biasa.

Jadi, es krim "aneh" apa saja yang sudah kamu coba? smile

 
Spending per head: Approximately Rp50000(Other)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 1  |  
Pelayanan
 2  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 2

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0