OpenRice Index
  
missgranger
This is missgranger living in Kelapa Gading. I am a Employee, work in Kelapa Gading. I like to hang out in Kelapa Gading. Jawa, Jepang, Amerika are my favorite cuisines. I also love Street Foods, Restaurant, Roti & Kue and Sushi, Es Krim/Yogurt, Dessert.
Member 7 First(s)
No. of Review26 Review(s)
編輯推介數目0 Editor's Choice
Recommended2 Recommended
Popularity224 View(s)
Replies in Forum0 Comment(s)
Upload Photos89 Photo(s)
Upload Videos0 Video(s)
My Recommended Reviews0 Recommended Review(s)
My Restaurant19 My Restaurant(s)
Follow23 Following
粉絲46 Follower(s)
missgranger  Level 2
Follow Follow  Comment Leave a Message 
Sort By:  Date Smile Smile Cry Cry  Editor's Choice  Overall Score 
 
 
 
 
 
  Full View Full View   |   Map View Map View
Showing 6 to 10 of 26 Reviews in Indonesia
Steak Harga Terjangkau Smile May 06, 2015   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Barat | Restaurant | Steak & Grills | Halal | Kumpul Keluarga

Selama ini orang selalu mengira kalau makan steak itu pasti dikenal dengan harga yang mahal. Berbeda dengan Joni Steak yang menawarkan harga yang terjangkau namun kualitas dan rasa tetap nomor 1.

Terletak di pinggir jalan raya yang dekat dengan Pasar Baru, Joni Steak menyediakan ruangan makan baik indoor maupun outdoor. Jika tidak ingin kepanasan atau kena debu dan asap jalanan Jakarta, lebih baik memilih untuk duduk di dalam ruangan.

Menu pembuka yang saya pesan adalah Garlic Bread (IDR 8.000,-). Tidak seperti restauran "sebelah" yang terbuat dari Roti Perancis yang panjang, Garlic Bread versi Joni Steak lebih besar dan terbuat dari roti biasa namun lebih tebal. Rasanya lebih crispy saat di kunyah.

Menu selanjutnya adalah Tenderloin Steak Impor 200gr (IDR 62.000,-). Dagingnya ketika dipotong dan dikunyah sangat mudah. Dengan saus black pepper membuat rasa daging menjadi tambah nikmat.

Menu terakhir adalah Sirloin Steak Impor 200gr (IDR 60.000,-). Dengan saus mushroom, membuat menu ini menjadi tambah enak. Jika tidak makan banyak, lebih baik memilih 100gr saja. Karena porsi 200gr ini cukup membuat perut begah.

Untuk suasana, dikarenakan ruangan yang tidak terlalu luas dan meja-kursi yang diletakkan berdekatan, membuat kurang nyaman. Tapi soal pelayanan, di sini cukup baik. Karena tidak perlu lama menunggu, pesanan sudah datang.

 

 

 
 
Recommended Dish(es):  Garlic Bread
 
Table Wait Time: 10 minute(s)


Date of Visit: May 02, 2015 

Spending per head: Approximately Rp70000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 5  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 5

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

OTW Food Street Kelapa Gading OK May 01, 2015   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Kafe | Kencan / Berpasangan | Hang Out

 
OTW Food Street terletak persis di sebelah jalan raya. Bagi pengendara mobil wajib berhati-hati karena kalau semakin malam, semakin susah cari parkir. Maklum, karena sebenarnya daerah ini awalnya adalah komplek rumah. Namun semakin ramai bisnis makanan yang ramai di Kelapa Gading, jadi semakin banyak rumah yang dijadikan tempat makan.

 
Saya dan teman-teman mencoba datang ke OTW Food Street ketika pulang kantor, sekitar jam 6 sore. Ternyata sudah ramai pengunjung. Ternyata, OTW Food Street hanya buka Selasa-Minggu dari jam 4 sore.

Kami dilayani oleh pramusaji yang ramah dan sigap. Dengan cekatan Ia menanyakan jumlah kami dan langsung menunjukkan tempat duduk yang kosong. Awalnya sempat bingung bagaimana cara memesan makanannya, tapi setelah diberikan menu saya baru mengerti bahwa konsep resto ini adalah seperti mini food court.

Jadi, di OTW Food Street terdapat 4 macam food stall, yaitu menyediakan menu:

- Nasi, Mie, Roti Bakar dan Burger
- Minuman
- Martabak
- Cendol dan Kue Cubit

Di masing-masing food stall terdapat meja kasir. Jadi kita memesan jenis makanan/minuman per kasir. Saran saya untuk menghindari lamanya antrian di kasir, bagi tugas dengan teman-teman untuk memesan makanan/minuman di tiap kasir.

 
Tidak perlu khawatir, karena OTW Food Street juga menerima pembayaran Kartu Debit. Setelah membayar, kita akan diberikan nomor pesanan untuk di taro di meja.

 
Lalu saya pesan apa? Karena kami sedikit ramai, jadi saya pesan Long John Bread Beef Paste + Beef Kebab + Egg + Veggies (IDR 48.000,-). Sebenarnya pesanan ini sedikit terpengaruh sama meja sebelah yang memesan menu ini juga. Mau tau kenapa? Karena rotinya panjang banget, mungkin ada sekitar 30cm. Lumayan jadi bisa dimakan beramai-ramai. Sayang, setelah dicoba saya kurang menyukai rasanya. Karena dagingnya terlalu tipis dan tidak berasa bumbu. Seakan-akan cuma makan roti + telur + sayuran saja. Jadi sedikit menyesal tidak memesan Black Burger saja huhuhu. Mungkin lain kali ya.

 
Untuk minuman saya pesan Ice Milk Thai Tea (IDR 15.000,-) dan Iced Chocolate Caramel (IDR 18.000,-). Dari keduanya rasanya tidak ada yang spesial. Khusus untuk si penyuka manis, Iced Chocolate Caramel sangat berasa manisnya. Sayang pada hari itu menu Iced Blended Milk-nya (IDR 18.000,-) sedang tidak ada. Padahal sepertinya lebih kelihatan enak.

 
Oh iya, saya juga sempet nyobain Es Cendol Duren (IDR 18.000,-). Awalnya saya gak tau itu ternyata duren, padahal saya gak suka duren. Jadi kalian tau lah selanjutnya apa #zonkk.

Untuk suasana terlepas dari ramainya, sebenarnya asik untuk dijadikan tempat nongkrong. Kalau gak suka kena asap rokok, lebih baik pilih di dalam ruangan. Tapi di luar kalau malam juga asik sih, soalnya ada angin sepoi-sepoi gitu.

 
Jadi kalau ditanya mau balik lagi atau tidak, saya masih mau coba menu yang lainnya. Terutama Black Burger yang jadi incaran saya sebenarnya. Apalagi dengan harga yang (menurut saya) tidak mahal, cocok untuk kantong anak muda kayak saya tongue
 
Table Wait Time: 15 minute(s)


Date of Visit: Apr 29, 2015 

Spending per head: Approximately Rp50000(Night Snack)

Other Ratings:
Rasa
 3  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 5  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

First Experience OK Apr 12, 2015   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Kedai Kopi & Teh | Halal | Business Meeting

Menu pertama yang saya coba adalah Banana Wrap (IDR 40.900,-). Ini adalah pisang goreng yang dicampur dengan topping keju, cokelat, kacang, dan es krim. Untuk rasanya saya sedikit kecewa karena rasanya seperti belum matang. Dan tidak terasa manis.

Menu kedua yang saya coba adalah Cheese Crust (IDR 59.500,-). Makanan ini seperti pizza tipis tanpa topping. Rasa kejunya cukup terasa. Tapi kayaknya untuk makan sharing, porsinya terlalu sedikit.

Untuk minuman saya pesan Avocado Milk (IDR 54.500,-). Sebenarnya ada beberapa macam pilihan Avocado ini, seperti kopi atau mocha. Tapi saya tidak suka kopi jadi memilih susu sebagai penggantinya. Minuman ini adalah campuran Alpukat dan susu. Di atasnya diberikan satu scoop es krim vanilla. Kalau menurut saya rasanya masih kurang manis.

Saya sedikit kecewa dengan pelayanan dan suasana pada saat makan. Saat memanggil pelayan, harus beberapa kali. Untuk menunggu bill pun terasa lama. Entah karena musik yang terlalu keras atau ada hal lain.

Saya pun juga merasa panas saat di dalam restauran. Sepertinya karena lampu sorotnya. Jadi harus beberapa kali pindah tempat supaya tidak kegerahan.
Cheese Crust - Banana Wrap

Cheese Crust - Banana Wrap

 
 
Table Wait Time: 30 minute(s)


Spending per head: Approximately Rp75000(Tea)

Other Ratings:
Rasa
 2  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 1  |  
Higienis
 3  |  
Sesuai dengan harga
 1

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Kafe | Kencan / Berpasangan | Hang Out

Selama ini dikenal akan Waffle-nya, ternyata Prince House adalah Restauran yang menyediakan makanan lain selain Waffle. Terletak di jalur ramai Boulevard Kelapa Gading, tidak ada salahnya untuk mampir sambil menikmati suasana romantis di lantai 2 restauran.
Menu pertama yang saya coba adalah Beef Stroganoff (IDR 39.999,-). Beef Stroganoff terdiri dari lapisan telor dadar di atas hot plate, lalu di atasnya ada nasi, daging plus campuran bumbu bawang bombay, paprika, dan saus krim. Saya suka dengan rasa saus krimnya. Namun sayang sekali daging yang saya makan kurang terasa empuk. Plusnya, porsi menu ini cukup besar. Jadi bisa dipilih sebagai menu sharing.
Menu kedua yang saya pesan adalah Prime Tenderloin Steak (IDR 83.999,-) dengan saus Mushroom. Untuk ukuran restauran bukan spesialisasi steak, menurut saya rasanya sudah cukup lumayan. Perpaduan daging yang empuk dan saus Mushroom yang lezat jadi makin nikmat.
Jika ingin cari suasana yang lebih tenang dan area yang lebih luas, sebaiknya memilih di area lantai 2. Tersedia smoking room dan non-smoking room. Tersedia juga musholla di lantai ini.
 
Recommended Dish(es):  Prime Tenderloin Steak
 
Table Wait Time: 20 minute(s)


Date of Visit: Mar 05, 2015 

Celebration:  Valentine's Day 

Spending per head: Approximately Rp75000(Dinner)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 3  |  
Pelayanan
 3  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0

The Delicious Classic Honey Toast Smile Mar 01, 2015   
Share on TwitterShare on Facebook
Categories : Barat | Restaurant | Kencan / Berpasangan | Kumpul Keluarga

Beatrice Quarters ini terletak di Gading Walk Kelapa Gading Mall. Kita bisa memilih untuk duduk di luar ruangan atau di dalam. Pada kesempatan pertama saya dan teman-teman untuk makan di sini, kami memilih untuk makan di luar ruangan.

Karena kami sudah makan, jadi kami memilih makanan ringan saja.
Must try menu

Must try menu

 
Menu pertama yang kami coba adalah Classic Honey Toast (IDR 58.000,-). Roti yang dipanggang ini cukup besar dan bisa dimakan bersama-sama. Bentuknya yang besar sempat membuat saya bingung bagaimana cara memakannya. Ternyata sang pelayang menawarkan diri untuk memotongnya. Surprise! Ternyata di dalam roti ada potongan-potongan roti kecil. Saya suka paduan rasa manis dari honey dan juga es krim vanilla-nya.

Menu kedua yang kami coba adalah Chocolate Bliss (IDR 55.000,-). Chocolate Bliss terlihat seperti cake, tapi ternyata terbuat dari roti. Kami kurang suka dengan rasanya, karena terlalu manis dan banyak krim.

Secara keseluruhan Beatrice Quarters ini cocok sebagai tempat untuk ngobrol-ngobrol bersama teman sambil mencoba Roti Bakarnya. smile
 
Recommended Dish(es):  Classic Honey Toast
 
Table Wait Time: 15 minute(s)


Celebration:  Birthday 

Spending per head: Approximately Rp50000(Tea)

Other Ratings:
Rasa
 4  |  
Lingkungan
 4  |  
Pelayanan
 4  |  
Higienis
 4  |  
Sesuai dengan harga
 3

  • Keep it up!

  • Looking Forward

  • Interesting

  • Touched

  • Envy

  • Cool Photo
      View Results
Recommend
0